Kebingungan saat ini berkecamuk di otak dan dada. Yang kubingungkan adalah kebenaran paling benar itu apa? Siapa? dan Bagaimana?
Termasuk tawaran konsep kehidupan setelah mati yang ditawarkan para agamawan yang bersumber dari kitab suci masing masing. Bahkan dalam satu agamapun terdapat berbagai penafsiran tentang kehidupan ke depan setelah mati.
Ataukah setelah mati ya habis dan selesai, sebagaimana konsep yang ditawarkan oleh ilmuwan yang tidak beragama, yang mendasarkan pada penelitian fakta fakta alam?
Itulah kini yang kadang berkecamuk di otakku, dan kukira banyak berkecamuk pada jutaan manusia lain di bumi ini.
Untuk agar kita tidak teromabang ambing kita harus meyakini dan memilih konsep konsep itu yang kita anggap paling benar. Baik itu yang berdasarkan agama maupun yang bukan berdasarkan agama.
Dan mungkin kalau aku memilih yang berdasarkan agama yang kuanut, meski kadang masih terombang ambing.
Dalam hal ini. dosa besarkah aku?
Kejam sangadd
Mnsia diperlkukan seperti ini
Di sini .. di negeri ini.
Ketika kita tidak lagi saling percaya.
Ketika benda jadi nomor satu.
Dan kasih sayang jadi nomor satu juga..... Lihat Selengkapnya
Sebagai penutup rakusnya hidup.
Sebagai tabir sulitnya mendapat makan dan minum.
Semua menyangka bahwa dunia adalah hasil.
Menyangka bahwa Tuhan itu sulit untuk adil.
Semua seperti lupa kita masih manusia.
Yang punya raga dengan rasa haus dan laparnya.
Yang punya akal dengan pikiran dan ilmunya.
Yang punya hati dengan perasaan dan prasangkanya.
Yang punya jiwa dengan kemurnian nuraninya yang tenang.
Pada dasarnya ..
Kita semua hanya ingin dicintai.. damba peduli.
Itu saja. :)
Peran Pemerintah
1. Kemiskinan yang terjadi oleh sebab... Lihat Selengkapnya
a. Korupsi - markus di kepolisian - kejaksaan - depkeu
PPATK - menunjukan tiap 2 jam ada transaksi mencurigakan
b. Pemerintah yang terlahir dengan manipulasi DPT dan suara rakyatnya
2. Pendidikan yang mahal oleh sebab
a. mahalnya pendidikan
b. rendahnya SDM guru
c. tak tersalurkannya manusia potesial karena kel miskin
d. Sarana pendidikan terbatas
3. Perceraian keluarga oleh sebab
a. beban hidup yang tinggi
b. pendidikan rendah
keluarga yang menyaksikan kekerasan orang tua mereka sendiri - dan di bantu oleh TV-TV dan media cetak maupun radio
Sempurna dech kejahatan kebekuan hati dan ambisi-2 begini - ketika membutuhkan saluran - saudara mereka sendiri jadi sasarannya - sementara di balik praktek mereka - ada transaksi yang mengendalikan dan melestarikan teror seperti ini terus.
tapi ingatlah - jangan kalian putus asa - saya ingin gambarkan seperti dalam status saya saat ini
"Th-2050, ibu-2 dipedesaan akan bercerita tentang sejarah bangsa... bagaimana darah ditumpahkan untuk kehormatan telah melahirkan kemerdekaan - namun setengah abad kemudian -- lahir sebuah pemerintahan yang menghapus jasa-jasa para pahlawannya... Sambil berkata :" syukurlah nak... pemerintahan seperti itu sudah tak lagi dapat berdiri lagi, sekolah gratis, rakyat sejahtera... ayo bobo !!"
1. Lepaskan diri dari ketergantungan dari pemerintah
2. Jaga bangsa - tanah air dan negara sebagai iman kalian pada Allah dengan rasa cinta kasih sesama.
... Lihat Selengkapnya
Sumber malapetaka adalah pemerintahan ZALIM
pak melano : kita menyayangkan kenapa ini harus terjadi???