Lampu senter tidak terlalu membantu menerangi lorong gelap yang mereka lalui. Ditambah beban berat tangki oksigen serta panasnya baju terusan anti radiasi yang mereka kenakan, situasi sangatlah tidak nyaman.
Apalagi, baju anti radiasi itu pun cuma namanya saja. Pada kenyataannya, pakaian itu hanya melindungi mereka sedikit saja dari bahaya radiasi.
Tapi tak sedikitpun keluhan keluar dari mulut mereka. Padahal, mereka sedang bertaruh nyawa di tempat itu. Setiap detik, bisa saja ledakan dan radiasi merenggut nyawa mereka. Jika pun tak meninggal seketika, berbagai penyakit mengerikan telah mengintai mereka dalam 20-30 tahun ke depan; atau bahkan lebih cepat dari itu.
Apalagi, baju anti radiasi itu pun cuma namanya saja. Pada kenyataannya, pakaian itu hanya melindungi mereka sedikit saja dari bahaya radiasi.
Tapi tak sedikitpun keluhan keluar dari mulut mereka. Padahal, mereka sedang bertaruh nyawa di tempat itu. Setiap detik, bisa saja ledakan dan radiasi merenggut nyawa mereka. Jika pun tak meninggal seketika, berbagai penyakit mengerikan telah mengintai mereka dalam 20-30 tahun ke depan; atau bahkan lebih cepat dari itu.


