Sunday, 2 December 2012

Untuk Palestina, Berdoa Saja tidak Cukup

Oleh Asma Nadia 
Mungkin seharusnya kita malu jika saat ini hanya memberikan doa untuk saudara-saudara seiman di Palestina. Jika sekadar doa seharusnya kita malu, saya tidak menemukan kata yang tepat bagi Muslim yang bahkan tidak peduli pada apa yang terjadi di Palestina.

Betapa tidak, ketika masih begitu banyak Muslim yang tidak tersentuh dengan pembantaian yang terjadi, banyak non-Muslim justru mulai berani menunjukkan kepedulian mereka pada Palestina.

Saat masih berseragam Manchester United (MU), Christiano Ronaldo pernah berfoto dengan mengenakan selendang khas Palestina atau kafiyeh. Padahal, sebuah perusahaan sepatu harus membayar sang bintang 5 juta pound (75 miliar) kepada Ronaldo sebagai ikon.

Tidak hanya rela dijadikan ikon gratis untuk Palestina, Ronaldo juga tidak sungkan mengenakan kafiyeh Palestina saat berkunjung kesana pada 2005 dan 2007.

Warga Palestina menyambut dengan suka cita kedatangan Ronaldo meskipun dalam pengawalan ketat. 
Lebih dari itu, penyerang Portugal yang biasa disebut CR7 bahkan rela melelang sepatu emasnya untuk disumbangkan bagi pendidikan anak- anak di Gaza. European Gol den Shoe tersebut diraihnya sebagai top skor Eropa 2011 ketika mengemas 40 gol di ajang La liga. 

Nilai trofi sepatu emas itu sekitar 1,5 juta euro atau hampir Rp 22 miliar. Tindakan yang bukan tanpa risiko sebab dengan semua itu, Christiano harus siap menghadapi publikasi buruk dari media yang berafiliasi ke Israel.

Dukungan buat Palestina juga datang dari legenda Argentina Diego Maradona yang menerima kafiyeh dan mengenakannya sambil berujar "Viva Palestina".

Tidak mau ketinggalan, legenda Brasil, Ronaldo de Lima. Saat mengunjungi Palestina beberapa tahun lalu, ia juga mengenakan syal yang sama. Peraih tiga gelar Pemain Terbaik Dunia itu pun menyempatkan berfoto bersama penduduk setempat.

Rasanya aneh jika pesepak bola non-Muslim saja yang bergerak untuk Palestina. Seorang pesepak bola Muslim, bomberSevilla, Frederick Oumar Kanoute, membuka seragam kausnya sehingga tampak t-shirt yang mendukung Palestina dalam selebrasi setelah mencetak gol kedua ke gawang Deportivo la Coruna di ajang Piala Raja Spanyol, beberapa waktu silam. Ia didenda karena aksinya tersebut, tapi tak peduli karena tindakannya membuat Palestina tidak dilupakan.

Ketika baru-baru ini menjalankan Operation Pillar of Cloud pada November 2012, Israel mendapat serangan dari peretas internasional, Anonymous. Peretas lintas negara dan lintas agama ini sangat ditakuti sampai-sampai tahun 2012, majalah TIME memasukkan Anonymous sebagai salah satu grup paling berpengaruh di dunia.

Grup tersebut menyiapkan aksi melawan Israel yang disebut sebagai barbaric, brutal, and despicable treatment of the Palestinian people.

Departemen Informasi Israel mengaku mendapatkan 60 juta kali serangan dalam semalam, namun semuanya gagal. Padahal, kenyataannya, banyak situs yang jebol. Harian the Dot melaporkan Anonymous berhasil menghapus database dari Bank of Jerusalem dan Kementerian Luar Negeri Israel. Selain menurunkan situsMSN Israel, mereka juga mencoret- coret halaman depan Windows.co.il. Tak hanya itu, Anonymous juga disebut telah membocorkan data pribadi 5.000 pejabat Israel, berikut username dan password, serta sempat mengambil alih situs militer IDF, Mastercard, dan membuat situs Bing offline. 

Anonymous mengatakan bahwa serangan terhadap situs Israel mencapai 10 ribu, sebagai balasan atas agresi mereka ke Gaza yang me langgar hak asasi manusia.

Belajar dari berbagai pihak yang berbuat nyata untuk Palestina, bukankah seharusnya kita malu jika sebagai sesama Muslim tidak berbuat lebih?

Kita bisa berseru, mem-broadcast, mengutuk melalui media sosial yang dimiliki, atau menyebarluaskan berita agar perjuangan Palestina lebih bergaung. Kita bisa menyumbang dana ke berbagai lembaga amal yang sudah terbukti berkecimpung langsung di palestina, seperti Mer-C, ACT, Dompet Dhuafa, dan lainnya. 
Kita juga bisa memboikot barang produksi Israel atau perusahaan yang mendukung Israel, dengan melibatkan keluarga, teman, tetangga, serta semua kenalan untuk melakukan hal yang sama, dan mengagendakannya sebagai perjuangan seumur hidup hingga Palestina merdeka.

Setelah semua ikhtiar dilakukan, barulah saatnya mengiringi dengan berdoa. Sebab, tanpa melakukan usaha lain, hanya duduk dan memanjat kan doa, kita telah menempatkan diri pada selemah-lemahnya iman.

Gara-gara Tumor Otak, Keluarga Ini Terancam Dideportasi

Penyakit tumor otak yang dialami seorang lelaki asal Inggris, Crystal, membawa 'musibah' bagi keluarganya. Akibat penyakitnya itu, keluarga Crystal terancam dideportasi dari negara Selandia Baru. 

Sebagaimana dilansir Dailymail, Minggu (2/12/2012), akibat tumor otak yang dideritanya itu, Crystal harus mengeluarkan biaya banyak untuk pengobatannya. Akibatnya, harta pria berusia 49 tahun ini habis. Padahal keluarga Crystal sudah bertempat tinggal di Selandia Baru selama 7 tahun. 

Keluarga Crystal sudah tinggal di Selandia Baru selama tujuh tahun dengan tiga anak mereka, mendirikan dan menjalankan dua bisnis yang sukses. Tetapi aplikasi mereka untuk tinggal lebih lama lagi ditolak otoritas setempat karena akibat tumor itu, Crystal tidak bisa lagi bekerja.

Wakil Imigrasi Selandia Baru, Bruce Burrows mengatakan aplikasi keluarga Crystal untuk menetap di Selandia Baru ditolak karena mereka dianggap hanya akan fokus pada biaya pengobatan Crystal. Bahkan mereka juga divonis tidak mampu membeli tiket pesawat kembali ke Inggris.

"Aplikasi keluarga Crystal untuk tinggal di Selandia Baru ditolak karena mereka dirasa terlalu berfokus pada biaya pengobatan Crystal," kata Burrows.

Crystal sebelumnya bekerja di Inggris selama 20 tahun di bidang perminyakan, setelah itu dia pindah ke perusahaan Caltex di Selandia Baru. Sementara keluarganya tiba di Selandia Baru dengan visa kerja pada bulan Feberuari 2006 hingga akhirnya memiliki 2 bisnis yang sukses.

Namun sayang, saat mengajukan permohonan untuk tinggal permanen di Selandia Baru, Crystal didiagnosa menderita tumor otak dan akhirnya pengajuan tersebut ditolak.

Sementara suaminya sedang berjuang melawan penyakit parah, istri Crystal berusaha untuk menjaga kedua bisnisnya berjalan. Namun karena bekerja begitu keras, istri Crystal pun didiagnosa menderita pneumonia.

Untuk membiayai kebutuhan hidup dan pengobatan, mereka akhirnya harus menjual sejumlah harta, termasuk kendaraan Van mereka. Mereka mengalami masalah keuangan dan akhirnya bangkrut.

Saat ini ada beberapa bantuan yang datang untuk keluarga malang itu, saat pemerintah Selandia Baru mengatakan telah meninjau kasus keluarga dan sedang mempertimbangkan. Banding keluarga saat ini sedang dipertimbangkan oleh Pengadilan Imigrasi dan Perlindungan.A

Kurikulum Pendidikan Akan Berubah Lagi, Mengapa? Masyarakat diminta memberikan masukan atas rencana ini

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh.
Pemerintah kini sedang melakukan perubahan kurikulum pendidikan. Rencana perubahan itu sebenarnya sudah digagas sejak 2010. Rancangan itu kini sedang memasuki tahap uji publik. Sejumlah perubahan mendasar antara lain menyangkut materi pelajaran yang berbasis tematik integratif dan ada juga soal penambahan jam pelajaran.

Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh, perubahan kurikulum ini didasari tuntutan zaman. Kebutuhan pasar dari lulusan sekolah juga berubah. "Jadi tidak apa-apa berubah selama memiliki rasionalitas yang kuat," kata Muhammad Nuh dalam keterangan tertulis kepada VIVAnews, Sabtu 1 Desember 2012.

Untuk itu, menurut M Nuh, masyarakat diminta memberikan masukan atas rencana perubahan kurikulum ini. "Kami lempar ke publik demi mendapat tanggapan. Pemerintah tidak boleh sendirian memutuskan perubahan kurikulum itu," katanya. 

Kurikulum penyelenggaraan Ujian Nasional, kata M Nuh, akan ditekankan pada dua hal sekaligus yaitu proses dan output. 

M Nuh menegaskan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi suksesnya perubahan kurikulum yaitu guru, manajemen sekolah, dan kesiapan buku.

Rumah Sakit Unggulan di DKI Jakarta. Daftar Rumah Sakit di Jakarta yang mempunyai layanan unggulan

RSPP Jakarta
Provinsi DKI Jakarta terus membenahi diri, salah satunya melalui peningkatan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit (RS) seluruh DKI Jakarta.
Banyak RS di Provinsi DKI Jakarta mempunyai pelayanan unggulan masing-masing. Berikut di bawah ini beberapa RS DKI Jakarta yang mempunyai pelayanan unggulan;
Nama Rumah Sakit ,Jenis RS dan Jenis Pelayanan Unggulan 
Jakarta Pusat
1    RS Pertamina Jaya    Umum,    Medical Cek Up Kelautan, Medical Cek Up On Site
2    RS Islam Jakarta    Umum,    Laparoskopi, Urologi, Orthopedi Trauma, Bedah Mulut, Layanan Hemodialisis
3    RS PK. Sint Carolus    Umum,    RS Sayang Ibu dan Bayi, Bedah Ortopedi, Pelayanan Tumbuh Kembang Anak, Pelayanan Perinatal Resiko Tinggi
4    RS Moh.Husni Thamrin Internasional Salemba    Umum,    Paviliun NAZA, Unit NICU PICU, ICU ICCU, Burn Unit, Presidential Suite, Kateterisasi Jantung dan Angiografi, Endoskopi, Laparoskopi, Neurosurgery Unt, Traumatic Unit, Ambulance Center, Evakuasi Medis
5    RSIA Budi Kemuliaan    Ibu & Anak,    Pusat Pelayanan dan Pelatihan Emergency Obstetri dan Neonatal
6    RS THT Prof. Nizar,    THT,    Operasi FESS
7    RSK Bedah Sahid Sahirman Memorial,    Bedah    Urologi, Kesehatan Wanita, Pusat layanan diagnostik dan Medical Cek Up dengan Alat kesehatan yang mutakhir

Jakarta Utara
1    RS Gading Pluit    Umum,    Multi Sliced Computed Tomography (MSCT) Scan 64 slice, MRI 1,5 Tesla Magnetom Avanto Total Imaging Matrix, Endo-Laparoscopic Surgery, Neurosurgery, Vertebroplasty & Vesselplasty, Hydrotherapy, Stroke Center
2    RS Pelabuhan Jakarta    Umum,    Poli Diabetes
3    RS Pantai Indah Kapuk    Umum,    Kidney Center, Klinik Cochlear Implant, Breast Center, Brain & Spine Center, Klinik Diabetes, Klinik Gangguan Tidur dan Mendengkur, Klinik Tumbuh Kembang Anak, Klinik Laktasi
4    RS Atma Jaya    Umum,    Fetomaternal dan Perinatologi
5    RS Royal Progress    Umum,    Pencegahan dan Pengobatan Diabetes dan Tiroid; Klinik Paru dan Pernafasan
6    RS Sukmul Sisma Medika    Umum,    Medical Cek Up Kelautan
7    RS Paru Firdaus    RS Paru,    Penyakit Paru dan Pernafasan

Jakarta Barat
1    RSUD Cengkareng    Umum,    Layanan Cath Lab Jantung, mulai operasional April 2011, pelayanan 97 persen untuk Keluarga Miskin
2    RS Royal Taruma    Umum,    Mammografi, CT Cardiac, MRI Brain, ICU-ICCU, NICU-PICU, Analyzer Microbiology, Bone Care Clinc, Geriatri Clinic dan perawatan Geriatri, Cerebrovasculer laboratory, Rujukan Penyakit Infeksi, Unit Perawatan Stroke, Bone Mass Densitometry, USG dan Biopsi Prostat, Pemeriksaan Ultra Sound 3D-4D
3    RS Bhakti Mulia    Umum,    Kesehatan Ibu Hamil dan Bayi
4    RS Bedah Cinta Kasih Tzu Chi,   Bedah    Bedah Mulut, Orthodonti, Minimal Invasive Surgery, Bedah Orthopedi, Trans Urethral Resection, Vitrectomy, Operasi katarak dengan phaco, Turbinoplasty/conchanoplasty, Tonsilotomy dengan laser
5    RS Hermina Daan Mogot    Umum,    Klinik Obsgyn dan Anak, NICU, Klinik Tumbuh Kembang

Jakarta Selatan
1    RS Siaga Raya    Umum,    Pemeriksaan Osteoporosis dengan Bone Densitometry, Klinik Orthopedi dan Traumatologi, Pertolongan Emergency, Arthroscopy Surgery, Arthrosplasty, Fisioterapi, Orthososis dan Prosthesis, Reconstructive Surgery pada Post Traumatc Deformity
2    RS Jakarta    Umum,    Brain Center, Orthopaedic Traumatology & Sport Medicine Center, Hyperbaric Center, Beauty & Health Clinc, Dental Clinc, Klink Tumbuh kembang Anak "Kania", Medical Cek Up
3    RS Tebet    Umum,    Polklinik Perawatan kaki Diabetes (Luka dan Sehat), Polklink dan Rawat Inap Penyakit Gula, Penyakit Jantung, Pembuluh Darah dan penyakit Saraf
4    RS Tria Dipa    Umum,    Pelayanan Bedah Estetika, rekonstruksi THT/Bedah Kepala Leher, Pelayanan Operasi Katarak Metode Fecoemulsifikasi
5    RSIA Muhammadiyah Taman Puring    Ibu & Anak,    Klinik Fertilitas, Onkologi Obstetri dan Ginekologi, Geriantolog, Tumbuh Kembang Perina Khusus
6    RS Sanatorium Dharmawangsa    Jiwa    Day Care Adiyuswa, Psikotest bagi anak anak usia sekolah, Fasilitas rehabilitasi bagi para pasien, Night Hospital (fasiltas rawat inap bagi pasien dengan problem psikiatri)
7    RSB Duren Tiga    Bersalin,    Persalinan Tanpa Nyeri terdiri dari: Hypnopregnancy-Hypnobirthing, ILA (Intra Labor Analgesia, PCA (Pain Control Analgesia)
8    RSB Avisena    Bersalin,    Polikilinik Kebidanan (USG, CTG), Paket hemat persalinan
9    RSIA Kemang    Ibu & Anak,    Pelayanan Laktasi, IMD dan Rawat Gabung bu dan Anak dalam 1 ruangan
10    RS Gigi & Mulut FKG Univ.Prof.DR.Moestopo,    Gigi & Mulut    Dental Implant, Dental Laser
11    RSB Asih    Bersalin,    USG 4 Dimensi dan Laparaskopi

Jakarta Timur
1    RS Premiere Jatinegara    Umum,    Urologi, Jantung dan Bedah Jantung, Bedah Digestif dan Bedah Saraf
2    RS Budhi Asih    Umum,    Stroke Center
3    RS TK.III DIK PUSDIKKES KADIKLATAD    Umum,    Trauma Center
4    RS POLRI Pusat Raden Said Sukanto    Umum,    Kedokteran Kepolisian (Forensik), Perawatan Tahanan, Pusat Pelayanan terpadu (PPT), Emergency Traumatic Center, Endoscopy, Mata (Vheco Emulsification) Medical Cek Up, Perawatan Neonatus
5    RS Persahabatan    Umum,    Penanganan Penyakit Paru dan Pernafasan
6    RS Mediros    Umum,    Penyakit Dalam Ginjal, Hipertensi, SLE
7    RS Dharma Nugraha    Umum,    Pengobatan kanker (CT Scan, USG 4 dimensi, Team Kanker)
8    RS Islam Jiwa Jakarta Timur,    Jiwa    Emergency Jiwa dan narkoba
9    RSIA Bunda Aliyah    Ibu & Anak,    Klinik Fetomaternal, Perinatologi, NICU-PICU
10    RSIA Sayyidah    Ibu & Anak,    Imunologi Reproduksi 

Sosialisasi Raperda RDTR DKI Jakarta. Penyusunan Raperda RDTR ini, sudah dimulai tahun 2008 yang lalu.

Ruang terbuka hijau di Jakarta masih sangat minim.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini, melalui Dinas Tata Ruang Provinsi DKI Jakarta, telah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan.

Penyusunan Raperda RDTR ini, sudah dimulai tahun 2008 yang lalu, dan sampai saat ini sedang diselenggarakan kegiatan Penjaringan Aspirasi Masyarakat sebagai langkah akhir untuk mendapatkan masukan dan tanggapan dari masyarakat, sejalan dengan pembahasan Raperda RDTR tersebut di DPRD Provinsi DKI Jakarta.

RDTR Kecamatan merupakan rencana operasional dan landasan hukum pembangunan tata ruang di Provinsi DKI Jakarta, turunan dari Rencana Tata Ruang Wilayah DKI Jakarta 2030. RDTR Kecamatan ini perlu disosialisasikan kepada masyarakat sampai tingkat kelurahan agar substansi RDTR tersebut dapat diketahui dan diakses secara langsung oleh masyarakat.

Beberapa hal penting dan strategis yang dirumuskan dalam Raperda RDTR dan perlu mendapat masukan dan tanggapan dari masyarakat, diantaranya adalah:
•    Masukan-masukan terkait dengan upaya-upaya dalam mengatasi masalah transportasi; Masukan-masukan terkait penanganan banjir dan genangan;•    Masukan-masukan terkait dengan upaya-upaya dalam mengatasi masalah transportasi;
•    Masukan-masukan terkait dengan penyediaan Ruang Terbuka Hijau;
•    Masukan-masukan lainnya, seperti: penetapan ketinggian bangunan untuk hunian horizontal diperbolehkan maksimal 3 lantai, penyediaan ruang untuk sektor informal (rusunawa dan rusunami).

Selain itu, juga intensifikasi perbaikan dan penataan kampung, baik melalui program MHT atau pun program penataan lainnya.

Sosialisasi (public expose) Raperda RDTR Kecamatan di tingkat kelurahan ini akan dibuat dalam bentuk pemasangan informasi mengenai Raperda RDTR dalam bentuk poster dan leaflet, baik berupa penjelasan, peta, serta penyebaran form aspirasi dimana masyarakat dapat memberikan usulan dan masukan mengenai penyempurnaan Raperda RDTR.

Selain melalui kegiatan sosialisasi RDTR di tingkat kecamatan dan kelurahan, penyebaran materi sosialisasi dan form usulan aspirasi masyarakat juga dilakukan dengan memanfaatkan media, antara lain: Website publikasi informasi RDTR, yaitu www.sosialisasirdtrdkijakarta.com, Sekretariat Jakarta City Planning Galery di Gd. Dinas Teknis Abdul Muis, Jl. Abdul Muis No. 66 Lt.3 Jakarta Pusat, Call Center di 021-385 7777, dan iklan media massa lainnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh masyarakat dapat memberikan masukan positif yang ditekankan pada aspek spasial terhadap penyusunan Raperda RDTR Kecamatan Provinsi DKI Jakarta guna mewujudkan Jakarta sebagai kota yang nyaman, berkelanjutan dan dihuni oleh masyarakat yang sejahtera.

Masih Ada Anak HIV/AIDS yang Diusir dari Sekolah. Ada anak pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Karangasem didiskriminasi

Peringatan Hari AIDS sedunia
Hari Sabtu 1 Desember 2012 bertepatan dengan hari HIV/AIDS internasional. Di Bali, ratusan anak-anak dari sekolah dasar di Denpasar menggelar aksi menggambar. Tema yang diambil tentang bagaimana persepsi anak tentang penyakit yang menggerogoti kekebalan tubuh itu.

Menggambar bersama itu digelar di Monumen Bajra Sandhi, Renon, Denpasar. Menurut Ketua Yayasan Spirit Paramacitta, Putu Ayu Utami Dewi, di Bali, terdapat sekitar 6.504 pengidap HIV/AIDS. Dari jumlah itu, yayasan mendampingi sebanyak 1.454 orang yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Bali.

"Dari jumlah itu 47 di antaranya adalah anak-anak di bawah usia 14 tahun. Kami baru menjangkau 35 anak," kata Ayu, Sabtu 1 Desember 2012.
Menurut Ayu, perkembangan penularan terhadap anak-anak lebih banyak terjadi di pedesaan. "Biasanya mereka juga keluarga miskin," ujarnya.

Yang lebih miris, imbuh dia, pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Karangasem mengalami diskriminasi. Ia diminta orangtua siswa lain untuk pindah sekolah. "Ada yang dilarang sekolah di Karangasem. Diminta pindah sekolah. Pihak sekolah menghubungi kami untuk konsultasi," ulas dia.

Beruntung, setelah Ayu dan rekannya di yayasan memberi penjelasan tentang HIV/AIDS dan penularannya, penderita yang masih duduk di kelas 2 SLTP itu dapat diterima lingkungannya.

"Kami jelaskan jika HIV/AIDS tidak menular melalui kontak sosial. Akhirnya tidak jadi diminta pindah. Sekarang sudah kembali normal dan diterima," kata dia.

Menurut dia, hal itu terjadi lantaran program HIV/AIDS untuk anak-anak belum ada. Melalui acara "melukis harapan dunia" ini, yayasan ingin memberikan gambaran kepada anak-anak.

"Kalau ada yang terinfeksi harus diperlakukan dengan baik," tegas Ayu pada acara yang diikuti 30 sekolah di Denpasar itu.
Dengan digelarnya acara ini, Ayu berharap peran guru dapat ditingkatkan dalam memberi pemahaman kepada peserta didik mereka. Ini juga dilakukan untuk menekan stigma diskriminasi.

Ke depan, Ayu berharap yayasannya dapat menerbitkan modul melalui buku dongeng tentang penyakit HIV/AIDS, utamanya soal pencegahan dan penularannya. "Kami akan meminta dukungan dari Dinas Pendidikan untuk membuat booklet, buku cerita dalam bentuk dongeng tentang penyakit ini," ujar Ayu. 

"Amerika Seharusnya Akui Kemenangan Palestina" Mengapa pemerintahan Barack Obama enggan mengakui Palestina

Warga Palestina merayakan peningkatan status di PBB
Palestina akhirnya diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai suatu negara. Tapi sejumlah negara tidak setuju dan ada juga yang abstain. Salah satu negara yang tidak setuju adalah Amerika Serikat, negeri yang dikenal sebagai sekutu, sekaligus pelindung negeri Israel.
"Kalau Amerika Serikat menjunjung tinggi demokrasi, seharusnya mereka mengakui keberadaan negara Palestina itu," kata Hidayat Nur wahid kepadaVIVAnews. 

Sebagaimana diketahui bahwa sebanyak 138 negara anggota PBB mendukung kemenangan Palestina dalam sidang majelis umum 29 November lalu. Hanya 9 negara yang menolak termasuk Amerika dan 41 negara abstain.

Banyaknya negara yang mendukung keberadaan Palestina itu, kata Hidayat, adalah hasil nyata dari perjuangan warga Palestina selama bertahun-tahun. Kini negeri yang selalu ditekan Israel itu menjadi negara pemantau non-anggota PBB. Ini berarti Palestina telah diakui menjadi sebuah negara.

"Kita akan lihat apa yang terjadi di masa yang akan datang. Mudah-mudahan Palestina menjadi bangsa yang barsatu dan berdaulat," kata Hidayat.

Ribuan Orang Pendukung Presiden Mursi Jejali Kairo. Kini giliran pendukung presiden yang turun ke jalan

Presiden Mesir Mohamed Mursi
Krisis di Mesir kembali berulang. Setelah aksi massa besar-besaran menolak dekrit Presiden Mesir Mohamed Mursi, kini giliran pendukung presiden yang turun ke jalan. 

Seperti dilansir CBS News, ribuan orang turun ke jalan mendukung dan membentangkan foto-foto presiden yang didukung mayoritas kelompok muslim itu. Kelompok Persaudaraan Muslim yang mengusung Mursi berharap aksi ini bisa memberikan "serangan balik" untuk massa penolak Mursi, kemarin. 

Aksi ribuan massa pendukung Mursi ini tumpah-ruah di depan Universitas Kairo. "Kami semua mendukung keputusan Presiden," teriakan yel-yel dukungan itu terdengar berkali-kali dari sisi luar kampus. 

Dalam pekan ini, ratusan ribu orang berdemonstrasi ke jalan-jalan menolak dekrit yang dikeluarkan Mursi. Kelompok penentang itu menilai dekrit Mursi ibarat "Firaun Baru".

Presiden Mursi membantah menerbitkan dekrit otoriter yang akan melanggengkan kekuasaannya. Menurut dia, dekrit itu diperlukan demi dipercepatnya upaya reformasi dan menggerus pengaruh pendukung Husni Mubarak di Mesir.

Dalam dekrit itu, Mursi menjamin perlindungan hukum bagi parlemen, yang didominasi dari partai pemenang Pemilu, yang ditugaskan membuat konstitusi baru. Nantinya, para pembuat konstitusi itu akan bebas dari gugatan apa pun terkait penyusunan konstitusi.

Perlindungan yang sama juga diberikan kepada para politisi yang duduk di majelis tinggi. Dekrit itu juga memberi wewenang baru kepada presiden, yang membuat dia bisa langsung memecat jaksa agung era Mubarak untuk diganti dengan yang baru. Dekrit ini tidak bisa diganggu-gugat selama enam bulan ke depan, atau sampai konstitusi baru dihasilkan.

"Tujuan dekrit ini, salah satunya adalah menciptakan imparsialitas dan menghindari politisasi pengadilan. Presiden menekankan bahwa dekrit ini hanya sementara, tidak dimaksudkan untuk mengonsentrarikan kekuasaan," tulis pernyataan kantor kepresidenan pada Minggu, 25 November 2012, dilansir CNN.

Pekan lalu, lebih dari 500 orang terluka saat terjadi bentrok antara polisi dan demonstran di Kairo. Seorang anggota Ikhwanul Muslimin tewas dan 60 terluka saat kantor mereka di kota Damanhour diserang oleh penentang Mursi.

VIDEO: Warga Yahudi Prancis Dukung Palestina. Mereka ingin Palestina-Israel berdampingan sebagai negara berdaulat

Warga Palestina merayakan peningkatan status di PBB.
Dukungan pemerintah Prancis atas perubahan status Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa menjadi ‘negara pengamat non-anggota PBB’ disambut baik oleh warga Yahudi di kota Paris.

Meski dukungan Prancis kepada Palestina ini menuai kecaman dari Amerika Serikat sebagai sekutunya, namun warga Prancis berpendapat warga negara Palestina harus segera merasakan kemerdekaan setelah mengalami berbagai penderitaan dan penindasan oleh Israel.

Kebijakan pemerintah Prancis mendukung terbentuknya negara Palestina ini juga didukung oleh warga Yahudi Paris yang tinggal di Distrik Marais – distrik yang moyoritas dihuni oleh mayoritas Yahudi. Warga Distrik Marais ikut gembira atas keputusan peningkatan status Palestina di PBB itu.

Mereka berharap, jika upaya diplomasi Palestina berhasil dan Palestina akhirnya bisa menjadi negara berdaulat, maka kekerasan oleh Israel dapat berkurang atau hilang sama sekali. Warga Yahudi di Distrik Marais ingin Palestina dan Israel dapat hidup berdampingan secara damai sebagai dua negara dalam satu area bersama.

Lihat videonya di tautan ini.

Sementara itu, Amerika Serikat justru mengkritik voting Majelis Umum PBB yang menghasilnya peningkatan status atas Palestina. Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton berpendapat, hasil voting itu menjadi rintangan menuju terwujudnya perdamaian Palestina. Lihat sikap AS di tautan video ini.

Utang Rp6 Triliun ke Pertamina atau Perbaiki Gedung Sekolah? Dana itu untuk membayar tambahan kuota bahan bakar minyak bersubsidi

Premium habis di SPBU
Pemerintah berencana menomboki kekurangan subsidi bahan bakar minyak dengan meminjam dana ke PT Pertamina sebesar Rp6 triliun. Dana itu untuk membayar tambahan kuota bahan bakar minyak bersubsidi sebesar 1,27 juta kiloliter.

Anggota Komisi VII Bidang Energi, M Yasin, menilai, untuk mengambil langkah ini pemerintah harus mendapatkan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat. Sebab, mekanisme mencari dana talangan untuk menutupi kekurangan keuangan negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara harus seizin DPR.

Menurut Yasin, dana sebesar Rp6 triliun itu sama saja dengan alokasi dana perbaikan ribuan gedung sekolah rusak. Angka itu bukan jumlah yang sedikit.

"Dana itu bisa digunakan untuk memperbaiki gedung sekolah yang rusak, yang belum mendapat jatah APBN atau menstimulus guru-guru di perbatasan atau pedalaman," kata Yasin kepada VIVAnews.

Selain itu, Yasin menambahkan, rencana pemerintah meminjam dana ke Pertamina pun tidak bisa serta-merta dilakukan dan tidak bisa dianggap sepele. Jika pemerintah pinjam ke Pertamina tanpa persetujuan DPR, akan menjadi preseden hukum yang merumitkan ketatanegaraan.

Terlebih, berdasar Undang-Undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara pasal 23 ayat (1), yaitu pemerintah dapat memberikan hibah atau pinjaman kepada menerima hibah atau pinjaman dari pemerintah atau lembaga asing dengan persetujuan DPR.

"Ini jelas DPR harus ikut memutuskan bagaimana menalangi kekurangan subsidi BBM itu," kata politisi dari Fraksi Kebangkitan Bangsa ini.
Rencana pemerintah yang akan berutang kepada Pertamina sebesar Rp6 triliun itu sudah disampaikan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Rudi Rubiandini. Utang itu tidak termasuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2013.

"Yang penting sekarang DPR setuju dulu bahwa boleh menambah atau tidak. Kalau boleh, itu nanti tidak dibayar sekarang, tapi harus menunggu APBN Perubahan 2013," kata Rudi Rubiandini di Bidakara, 29 November lalu.