Saturday, 3 May 2014

Menggeliatnya Gunung Berapi di Jawa

Polisi Tutup Jalur Pendakian MerapiStatus Gunung Merapi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah ditingkatkan dari normal menjadi waspada. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Gatot Saptadi ketika dihubungi VIVAnews, Rabu 30 April 2014 mengatakan peningkatan status dilakukan berdasarkan rekomendasi dari Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta.

"Selasa, 29 April 2014 Pukul 23.50 WIB kami nyatakan status Merapi meningkat menjadi waspada," katanya.

Menurut Gatot, BPBD sudah berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Sleman agar menyampaikan informasi peningkatan status Merapi kepada masyarakat agar meningkatkan mitigasi kebencanaan. Dari sisi kebencanaan menurutnya BPBD akan mengoptimalkan semua kebutuhan. Gatot juga merekomendasikan agar jalur pendakian di Gunung Merapi untuk sementara ditutup. Selain itu, aktivitas galian atau pertambangan agar dikurangi, terutama yang jaraknya dekat dari Gunung Merapi.

"Masyarakat di sekitar Merapi juga akan segera dikondisikan mengenai status ini. Kami harap semua tetap tenang sambil tentunya tetap waspada," ujarnya.

Kepala BPPTK Yogyakarta, Subandriyo menjelaskan, meningkatnya status Merapi dikarenakan gempa low frequency (LF) yang sering terjadi. Menurutnya gempa yang terdengar berupa dentuman berkali-kali dari radius 8 kilometer mengindikasikan pergerakan fluida gas yang meningkat. Peningkatan aktivitas di Gunung Merapi saat ini disebabkan oleh aktivitas gas vulkanik yang dapat memicu terjadinya letusan minor.

"Naiknya status dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat, aparat dan pemangku kepentingan. Kami minta masyarakat tidak terpancing isu-isu mengenai status Merapi ini," katanya.

Namun menurut Subandriyo, untuk gempa saat ini berbeda dengan kondisi pada 2010 lalu. Gempa menurutnya belum mengarah ke erupsi magmatis. Subandriyo mengatakan gempa tektonik sejak Selasa, 29 April hingga Rabu, 30 April 2014 berdasarkan hasil pemantauan sementara peningkatan aktivitas Gunung Merapi lebih disebabkan oleh aktivitas gas vulkanik.

"Sampai saat ini belum ada indikasi pergerakan magma sampai ke permukaan,” katanya.

Menurut Subandriyo, saat ini gempa masih bersifat low frequency (LF), dalam catatan BPPTK sejak Selasa malam hingga Rabu siang tercatat sudah 29 kali terjadi gempat tektonik.  Sedangkan mengenai suara gemuruh yang sering terdengar, menurut Subandriyo disebabkan adanya turbulensi vulkanik yang memicu suara gemuruh hingga terdengar dalam radius 8 km.

Saat ini BPPTK juga merekomendasikan dalam suratnya bernomor 326/04/BGV.K/2014 agar jalur pendakian untuk sementara dilarang kecuali untuk penelitian.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menyiapkan 35 lokasi pengungsian jika sewaktu-waktu Gunung Merapi meletus. Kesiapan tersebut disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Yuli Setiono, Rabu 30 April 2014.

"Untuk evakuasi terakhir ada di balai desa. Kami juga siapkan 24 jam Posko Bayu induk di BPBD di kompleks Pemkab Sleman, dan posko utama Pakem yang berada di selatan Pasar Pakem,” ujarnya.

Mengenai jalur evakuasi, diakui oleh Yuli sebagian jalur yang mengalami kerusakan saat ini dalam proses pengajuan anggaran ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Semoga segera dapat direalisasikan, untuk itu juga kami meminta kepada penambang pasir agar jangan menggunakan jalur evakuasi. Kami sendiri sudah menyiapkan jalur bagi penambang pasir,” jelasnya.

Yuli mengatakan Pemkab Sleman telah menyiapkan titik kumpul di seluruh dusun jika diperlukan. Menurutnya untuk lokasi titik kumpul yang telah beralih fungsi agar dikembalikan ke fungsi semula.

“Dengan peningkatan status oleh BPPTK tadi malam, kami sudah menginformasikan kepada masyarakat yang pertama jangan panik dan tetap beraktivitas seperti biasa. Karena ketenangan adalah modal awal untuk kesiapsiagaan masyarakat saat menyelamatkan diri jika terjadi letusan,” katanya.

Yuli juga mengingatkan masyarakat Sleman untuk mengurangi aktivitas di malam hari. “Untuk kegiatan malam hari  agar dikurangi kemudian kendaraan disiapkan hal ini sebagai bentuk kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi status Gunung Merapi. Tapi sekali lagi kami imbau warga tetap tenang,” katanya.

Selain itu langkah lain yang harus dilakukan warga, sambung dia  adalah menyiapkan tas siaga. Tas siaga tersebut berisi surat berharga, obat-obatan, pakaian secukupnya dan makanan.

“Sedangkan jalur pendakian kami nyatakan tertutup bagi pendaki kecuali mitigasi bencana dan penelitian,” ungkapnya.

Gunung Slamet Dinyatakan Siaga
Selain Merapi, status Gunung Slamet di Provinsi Jawa Tengah juga telah dinaikkan dari waspada (level II) menjadi siaga (level III) terhitung mulai Rabu 30 April 2014.

"Status dinaikkan oleh  Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi karena adanya peningkatan aktivitas sejak pukul 10.00," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Rabu 30 April 2014.

Menurut Sutopo pada Selasa, 29 April 2014 kemarin, sejak pukul 00.00 hingga 06.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) terjadi 30 kali gempa letusan. Tidak hanya itu, juga terjadi 67 kali gempa hembusan asap. Asap berwarna putih tebal kecoklatan - kelabu tebal setinggi 150 - 700 m. Selain itu juga terdengar 26 kali suara dentuman dan terlihat luncuran lava pijar mencapai 1.500 meter dari kawah.  

Secara umum intensitas dan frekuensi letusan semakin meningkat. Tubuh gunung menurut Sutopo memperlihatkan penggelembungan dari pos pengamatan di stasiun Cilik dan Buncis yang menunjukkan inflasi. Rekomendasi daerah yang harus dikosongkan dinaikkan menjadi radius 4 km dari puncak kawah. Sutopo menambahkan dilarang untuk melakukan pendakian, berkemah atau melakukan wisata hingga berada di dalam radius 4 km.  

"Masyarakat diimbau tetap tenang, jangan terpancing isu-isu menyesatkan," ujarnya.

Sutopo mengatakan belum perlu ada pengungsian karena permukiman yang ada saat ini masih berada pada zona aman. Permukiman penduduk terdekat sekitar 10 - 12 km dari puncak G. Slamet yaitu  di Desa Jurang Manggu, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.

"Aktivitas masyarakat dapat berlangsung normal," jelasnya.
  
Kepala BNPB Syamsul Maarif menurut Sutopo setelah menerima laporan dari Kepala PVMBG terkait peningkatan status Siaga dan telah memerintahkan jajaran BNPB segera melakukan koordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Tengah dan BPBD lima kabupaten yang berada di sekitar Gunung Slamet yaitu Kabupaten Pemalang, Banyumas, Brebes, Tegal, dan Purbalingga.

"Rencana kontinjensi agar segera disempurnakan, disosialisasikan dan dilatihkan kepada masyarakat. Semua potensi sumber daya di daerah agar didata dan dihitung semua kebutuhannya," ungkap Sutopo.


Geolog sekaligus pemerhati merapi dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Yogyakarta, Sari Bahagiarti Kusumayudha ketika dihubungi VIVAnews mengatakan peningkatan status di Gunung Slamet harus lebih diperhatikan oleh semua pihak daripada peningkatan status di Gunung Merapi.

"Slamet dari waspada menjadi siaga, Merapi dari normal menjadi waspada," ujarnya, Rabu 30 April 2014.

Sari menjelaskan peningkatan status yang terjadi di Merapi sudah menjadi siklus setiap empat atau lima tahunan. Menurutnya sangat wajar apabila Merapi yang telah cukup lama tertidur kembali bangun, menggeliat dan batuk. Namun bukan berarti siklus tersebut diabaikan. Peningkatan status menurutnya terjadi karena beberapa hal seperti peningkatan intensitas gempa, guguran lava atau hembusan asap.

"Itu semua berhasil dideteksi oleh alat-alat pemantau," katanya.

Setelah dideteksi, langkah antisipasi yang harus ditempuh adalah terus memantau peningkatan aktivitas dan melakukan sosialisasi ke masyarakat agar terhindar dari bahaya erupsi. Menurut Sari apabila Merapi kembali mengalami erupsi seperti pada tahun 2006 maupun 2010, maka erupsi yang akan terjadi belum bisa diprediksi akan seperti apa.

"Jadi harus terus menerus dipantau agar tidak kecolongan," katanya.

Sari kembali mengingatkan Slamet tidur lebih lama daripada Merapi. Selain itu tipe letusan Slamet juga lebih lemah dibandingkan Merapi. Selain karakteristik dan tipe letusan yang harus diperhatikan menurut Sari adalah kepadatan penduduk. Sari mengatakan kepadatan penduduk di Slamet jauh lebih rendah dibanding Merapi. Selain itu radius pemukiman penduduk yang tinggal di Slamet juga jauh dari radius berbahaya apabila terjadi erupsi.

Pada tahun 2010 lalu menurut Sari letusan yang terjadi di Merapi selain meledak ke atas juga ada guguran awan panas yang turun melalui lereng.

"Jadi Slamet harus diperhatikan dan Merapi juga harus terus dipantau," katanya

Jakarta dan Kota-kota Pesisir Lain di Dunia Terancam Tenggelam

http://media.viva.co.id/thumbs2/2013/06/14/209744_mangga-dua-tergenang-banjir-rob_663_382.jpgMemiliki banyak gedung pencakar langit yang kokoh dan modern, sejumlah kota besar di pesisir menyimpan potensi bencana yang mengerikan. Sewaktu-waktu mereka semua bisa tenggelam.
Kekhawatiran itu sudah dilontarkan berkali-kali oleh para pakar di masa yang berbeda. Terakhir, peringatan itu disampaikan para peneliti dari Deltares Research Institute, Belanda.

Kesimpulan itu didasarkan pada hasil penelitian yang mereka terbitkan awal April lalu. Peneliti Deltares menyatakan, tanah di kota-kota pesisir dunia turun 10 kali lebih cepat dari kenaikan air laut akibat pemanasan global. Salah satu kota yang menjadi perhatian penelitian ini adalah Jakarta, ibu kota negara kita.

"Penurunan tanah dan naiknya ketinggian air laut ini terjadi bersamaan. Dan, keduanya menyebabkan masalah yang sama, banjir yang makin luas, dalam, dan lama surut," kata pemimpin peneliti Deltares Research Institute, Gilles Erkens, seperti dikutip dari laman Independent, 29 April 2014.

Saat ini, Jakarta memang memiliki tanggul sepanjang 30 kilometer (km) untuk melindungi kota dari banjir. Namun, jika tanggul ini jebol, Deltares memperkirakan sekitar sejuta orang akan kebanjiran dalam waktu 48 jam.

Apa penyebab penurunan tanah itu? Ada yang paling utama. Pertama adalah penyedotan air tanah besar-besaran untuk memenuhi kebutuhan warga dan industri. Kedua, pembangunan gedung pencakar langit yang terus terjadi.

Untuk itu, Erkens pun menilai, kota-kota pesisir--termasuk Jakarta--harus menghentikan penyedotan air tanah. Sekarang juga. "Tapi tentu saja, harus ada sumber air minum lain untuk kota-kota ini," kata dia.
Selain Jakarta, para peneliti Deltares juga memperingatkan kota-kota di pesisir lainnya, seperti Ho Chi Minh, Bangkok, dan Dhaka.
Kota-kota pesisir dunia itu, imbuhnya, bisa belajar dari dua kota pesisir yang mampu mengatasi musibah tanah turun, yakni Tokyo dan Venesia. Tanah di Tokyo pernah turun sampai dua meter sebelum akhirnya pengelola kota itu membatasi penggunaan air tanah.

"Demikian pula dengan Venice," katanya. Venesia yang terkenal dengan Kota Air-nya, mengalami penurunan yang signifikan karena ekstraksi air dari bawah tanahnya.

Menurut peneliti dari University of Padova, Pietro Teatini, permasalahan yang dihadapi kota pesisir ini tergantung dari lokasi dan cara penanganan. “Seberapa dalam penurunannya itu tergantung dari padat tidaknya tanah di bawah bangunan tersebut,” kata Pietro Teatini, seperti dikutip dari dari laman BBC.

Bukan Fenomena Baru

Peneliti utama di Pusat Kajian dan Penerapan Teknologi Lingkungan pada Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Nusa Idaman Said, tak kaget dengan hasil penelitian Deltares Research Institute tersebut.
"Itu sih bukan fenomena yang baru," kata dia dalam perbincangan dengan VIVAnews, 1 Mei 2014. Menurutnya, sudah sejak lama Jakarta memang menghadapi masalah ini. Solusi demi solusi bukannya tak diambil pemerintah.

"Sebetulnya, ketinggian tanah di beberapa daerah Jakarta memang sudah lebih rendah dari permukaan air laut," kata dia. Oleh karena itu, Pemerintah sudah membangun tanggul-tanggul di sekitar utara Jakarta untuk mencegah air laut pasang sebagai salah satu solusi.

Selain itu, Pemerintah Jakarta juga memompa sungai-sungai di bagian utara karena sudah tidak mampu menampung air laut. "Contohnya di Ancol dan jalan menuju bandara Soekarno-Hatta," kata dia.

Beberapa tahun lalu, kata dia, jalan menuju bandara tampak lebih tinggi dibanding genangan air. "Sekarang sudah sama ketinggiannya. Makanya sering banjir," jelas Said.

Senada dengan peneliti Deltares, Said pun menilai konsumsi air tanah dan pembangunan gedung pencakar langit menjadi salah satu penyebab turunnya tanah di Jakarta. Dia mengaitkannya dengan kondisi geologi Jakarta yang semula adalah rawa.

"Sebetulnya, penurunan tanah itu adalah proses kompaksi tanah," kata dia mulai menjelaskan. Pembangunan gedung-gedung, mau tak mau, membebani tanah rawa yang semula berongga sehingga makin padat.

Demikian juga penyedotan air tanah. Rongga-rongga yang semula diisi air, kemudian kosong sehingga terus memadat. "Proses kompaksi ini akan terjadi terus, terutama di wilayah gedung-gedung yang memakai air tanah," kata dia.

Dia menilai, langkah paling konkret untuk memperlambat penurunan tanah itu adalah penggunaan teknologi. Pembangunan tanggul-tanggul yang saat ini dikerjakan Pemerintah adalah salah satu upaya berbasis teknologi untuk mencegah dampak buruk penurunan tanah.

"Hanya saja, tanggulnya mau dibikin seperti apa? Bisa saja dibuat dengan teknologi tinggi seperti di Belanda. Tapi, kan biayanya mahal. Ada tidak uangnya?" kata dia. Dia mengakui, tanggul-tanggul yang dibangun di pesisir Jakarta kalah jauh dengan Belanda karena anggaran terbatas. Dia mengakui, Pemerintah memang harus memikirkan solusi komprehensif untuk masalah penurunan tanah ini.
Catatan VIVAnews, para ahli yang tergabung dalam konsorsium Jakarta Coastal Defence Strategy (JCDS) pernah melansir prediksi mereka bahwa Jakarta akan benar-benar tenggelam pada 2025 jika penggunaan air tanah tidak segera dihentikan.

Menurut data, dalam kurun 1974-2010, wilayah Muara Baru, Cilincing, Jakarta Utara turun hingga hingga 4,1 meter. Sementara wilayah lainnya seperti di Cengkareng Barat mengalami penurunan 2,5 meter, Daan Mogot 1,97 meter, Ancol 1,88 meter (titik pantau di area wisata Ancol), Cempaka Mas 1,5 meter, Cikini 0,80 meter dan Cibubur 0,25 meter.

Selama kurun waktu 1974-1982, land subsidence belum terjadi begitu signifikan seperti saat ini, karena ketika itu penggunaan air tanah tidak setinggi sekarang dan bangunan juga masih relatif sedikit. Pada 1982-1991, tanah Jakarta mulai mengalami penurunan, dan pada 1991-2010 kondisi itu makin meluas dan memburuk.

Setali tiga uang, penelitian tim dari Kelompok Keilmuan Geodesi Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 2010 pun menyimpulkan hal yang sama bahwa tanah Jakarta mengalami penurunan. Tim ini meneliti tanah Jakarta dalam rentang waktu 10 tahun, sejak 1997 hingga 2007.
Dari penelitian mereka disimpulkan, penurunan permukaan tanah bervariasi 2 sentimeter hingga lebih dari 12 cm selama kurun waktu tersebut.

Penurunan permukaan tanah di sejumlah wilayah ini berdampak pada badan jalan dan saluran drainase. Badan jalan ikut turun dan saluran drainase retak-retak dan rusak.
Data Dinas Pengembangan DKI Jakarta bahkan lebih mengerikan. Pada periode tahun 1982 hingga 1997 terjadi amblesan tanah di  kawasan pusat Jakarta yang mencapai 60 cm hingga 80 cm. Karena merata, amblesan ini menjadi tidak terasa. Bila penurunan ini terus berlanjut, "tenggelamnya" Jakarta tinggal tunggu waktu.

Brunei Mulai Terapkan Hukum Syariah. Aktivis HAM dan PBB gerah, namun Sultan Bolkiah tak peduli.

Sultan Brunei Darussalam, Hassanal BolkiahKamis, 1 Mei 2014, Brunei Darussalam akhirnya menerapkan secara resmi hukum pidana syariah. Banyak aral melintang, terutama suara-suara sumbang di kanan-kiri yang menentang rencana Brunei tersebut. Namun, Sultan Hassanal Bolkiah tidak gentar dan tetap mencanangkannya.

Rencana ini pertama kali diumumkan oleh Sultan pada Oktober 2013 dan akan berlaku enam bulan setelahnya, atau April 2014. Saat ini, Brunei adalah negara pertama di Asia yang menerapkan hukum syariah secara nasional.

"Ini karena kami butuh pada Allah Yang Mahakuasa, dengan segala kemurahanNya, telah menciptakan hukum untuk kita, sehingga bisa menegakkan keadilan," kata Sultan Bolkiah kala itu.

Akhirnya, pada Rabu 30 April 2014, dalam sebuah upacara resmi, Sultan Bolkiah mengumumkan bahwa syariat Islam akan ditegakkan di Bumi Brunei mulai Kamis 1 Mei 2014. Penerapan dilakukan secara bertahap, mulai dari yang paling ringan hingga ke keseluruhan.

Tahapan pertama dilakukan bagi pelanggaran dengan hukuman denda atau penjara, seperti hamil di luar nikah, tidak menghormati bulan Ramadan, tidak salat Jumat bagi pria, dan menyebarkan agama lain.

Tahapan kedua yang akan dimulai 12 bulan mendatang akan berlaku hukuman cambuk atau potong tangan bagi pencuri atau meminum minuman keras (khamr).

Sementara itu, tahap terakhir adalah pelaksanaan hukum syariah secara keseluruhan. Hukuman rajam dan pancung, akan diberlakukan tahun depan, yang meliputi kejahatan seperti perzinaan, sodomi, penistaan Islam, menghina Al-Quran dan Nabi Muhammad shallalahu alaihi wasallam.

Rajam adalah hukuman dengan cara melempari seseorang dengan batu hingga tewas. Dalam penerapannya, hukuman cambuk, pancung, dan rajam dilakukan di depan publik untuk memberikan efek jera bagi masyarakat.

"Alhamdulillah, dengan ini kita mengulangi lagi sejarah perundangan Islam yang pernah diamalkan dulu di negara ini. Hukum ini diterapkan untuk menolong agama Allah di Bumi yang bertuah ini. Allah telah berjanji untuk menolong kita jika kita menolong agamanya. Seperti yang tertuang dalam Al-Quran Surat Muhammad:7," kata Sultan yang menurut para diplomat asing semakin relijius di usianya yang menginjak 67 tahun.

Sejak pertama kali mendengar Brunei akan menerapkan syariah Islam, apalagi ketika mendengar kata "rajam, cambuk, dan potong tangan", kelompok aktivis HAM dan PBB mulai gerah.

Kantor Komisaris Tinggi untuk HAM PBB mendesak Brunei menunda penerapan hukum syariah untuk meninjau kembali, apakah sudah memenuhi standar hak asasi manusia internasional atau tidak.

"Di bawah hukum internasional, merajam orang sampai mati merupakan penyiksaan atau perlakuan kejam, tidak manusiawi atau merendahkan orang," kata juru bicara Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Rupert Colville awal April lalu, diberitakan BBC.

Human Right Watch lebih frontal dengan mengatakan bahwa dengan menerapkan hukum syariah, Brunei telah kembali ke abad pertengahan. "Hukum ini memuat langkah otoriter hukuman abad pertengahan yang brutal yang tidak punya tempat di abad 21 yang modern," kata Direktur Asia HRW, Phil Robertson.

Protes juga datang dari kelompok LGBT (Lesbian Gay Biseksual dan Transeksual) yang merasa kaum mereka terancam rajam jika melakukan sodomi. Bentuk protes mereka adalah memboikot hotel di bawah bendera Dorchester Collection milik Kerajaan Brunei. Boikot juga diserukan oleh para selebriti Hollywood.

Aktivis HAM berdalih hukuman ini akan mendiskriminasi kaum wanita dan menjadi ancaman bagi non-Muslim di negara dengan pendapatan per kapita hampir US$50.000 itu. Ada sekitar 20 persen non-Muslim dari 440.000 rakyat Brunei, lebih dari 70 persennya adalah penganut Islam.

Reuters menuliskan, kekhawatiran terbesar datang dari para pekerja asing di berbagai sektor, terutama sektor minyak yang jadi komoditas utama negara tersebut. Sebanyak 30.000 buruh migran Filipina beragama Katolik Roma juga terancam.

Jawaban Sultan
Menanggapi berbagai kritik dan protes dari masyarakat internasional, Sultan menjawab dengan tegas dalam pidatonya Rabu lalu. Pemimpin negara kaya minyak dan gas itu mengaku tidak peduli pada suara-suara sumbang. Dia menegaskan bahwa penerapan syariah ini hanya untuk mencari ridho Allah semata, bukan untuk mencari siapa yang suka atau tidak.

"Adapun teori yang bermunculan itu sudah lumrah dan tidak pernah berkesudahan. Ucapan mereka tidak lebih dari teori, bandingkan dengan apa yang kita pilih, tuntutan Allah. Tuntutan Allah bukan teori, tapi hukum wajib yang tidak ada keraguan padanya," kata Sultan berusia 67 tahun ini.

"Teori mereka bilang hukum Allah itu kejam dan tidak adil. Padahal Allah sendiri yang mengatakan bahwa undang-undangnya adil. Maka apalah artinya teori ini jika berhadapan dengan wahyu Allah?" tegas Sultan lagi.

Dalam pernyataan Kantor Perdana Menteri Brunei Darussalam, disebutkan bahwa hukum syariah Islam di negara itu dilakukan secara hati-hati berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah. Tujuan utamanya bukanlah hukuman, tetapi pencegahan berdasarkan konsep amar ma'ruf nahi munkar (mengajak pada kebaikan dan mencegah keburukan).

Tidak Sembarangan
Penerapan hukum Islam ini juga tidak semudah yang dikira, perlu pembuktian seksama dan kompleks. Artinya, tidak bisa serta merta seseorang dirajam atau dipotong tangannya.

Seperti misalnya hukum rajam bagi pezina. Hukuman ini hanya berlaku bagi mereka yang sudah menikah, yang belum menikah dicambuk 100 kali. Selain itu, harus dihadirkan bukti empat orang saksi laki-laki yang menyaksikan adegan perzinahan itu dengan gamblang. Dengan persyaratan ini, rajam tidak bisa dilakukan begitu saja.

"Sangat penting jika kita dan komunitas internasional tidak hanya fokus pada hukumannya, tapi juga fokus pada proses mengumpulkan bukti, yang sangat rumit dan ketat," kata Hayati Saleh, Jaksa Agung Brunei seperti dikutip dari Sydney Morning Herald.

Persyaratan yang ketat juga berlaku untuk hukum potong tangan bagi pencuri. Hukuman ini hanya akan diberlakukan bagi mereka yang mencuri barang senilai atau lebih dari seperempat dinar (4,25 gram emas). Kurang dari itu adalah penjara.

Hukum syariah juga memastikan hak-hak korban atau ahli waris diperhitungkan. Seperti misalnya kasus pembunuhan, ahli waris yang punya keputusan utama apakah pelaku dihukum qishash atau tidak. Ahli waris berhak memaafkan dengan cuma-cuma atau dengan membayar diyat.

Ulama senior di Brunei, Awang Abdul Aziz membantah jika hukuman syariah akan berujung pada sikap ekstrem, kekejaman atau penghakiman terhadap beberapa pihak. "Hukuman pemotongan tangan, cambuk atau rajam tidak bisa sembarangan. Ada kondisi-kondisi tertentu dan metode ini sangat adil," kata Awang.

"Mari kita tidak hanya dilihat dari potong tangan, rajam atau pencambukannya. Ini bukan sembarang potong, rajam atau cambuk. Ada beberapa kondisi dan metode yang adil serta tidak memihak," lanjutnya lagi.

Walaupun menerapkan hukuman mati dalam undang-undangnya, namun eksekusi tidak pernah benar-benar dilaksanakan di Brunei sejak 1957.

Kekayaan Brunei
Brunei Darussalam adalah negara kecil dengan perekonomian yang fantastis. Negara yang terletak di Pulau Kalimantan ini adalah satu dari lima negara di seluruh dunia yang tanpa utang luar negeri.

Berdasarkan data Dewan Pengembangan Ekonomi Brunei, perekonomian negara itu naik perlahan tapi stabil. Tingkat inflasi dalam dua dekade terakhir stabil di angka 1,5 persen. Masyarakatnya hidup senang dengan pendapatan per kapita mencapai US$31.000.

Tidak ada pajak pendapatan, uang kesehatan dan pendidikan gratis. Kebijakan bebas pajak ini juga berlaku bagi para pekerja asing.

Harga BBM negara penghasil minyak ini sangat rendah, setara Rp5.882 per liternya. Pemerintah mensubsidi hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat, termasuk perumahan, listrik, dan air. Investor juga dimanja di negara ini, dengan 20 tahun bebas pajak perusahaan, bebas bea impor bahan mentah, mesin, suku cadang komponen, aksesori, atau struktur bangunan.

Perekonomian Brunei didominasi oleh industri minyak dan gas dalam 80 tahun terakhir. Pada 2010, produksi minyak Brunei mencapai 170.000 barel per hari. Sekarang, Brunei adalah produsen minyak keempat terbesar di Asia Tenggara dan kelima terbesar eksportir gas alam cair di dunia.

Namun, ada kekhawatiran jumlah minyak Brunei mulai menipis. Negara ini akhirnya mulai menggalakkan sumber pemasukan lain di masa depan, di antaranya adalah meningkatkan sistem perbankan, pariwisata, dan menambah lapangan pekerjaan.

Brunei akan jadi negara ke-10 yang menerapkan syariah Islam secara penuh di dunia. Diharapkan Brunei akan berhasil mengurangi angka kriminalitasnya. Salah satu negara yang sukses menerapkan hukum syariah adalah Arab Saudi yang termasuk memiliki angka kriminal terendah di dunia.

Sultan Brunei: Hukum Syariah untuk Menolong Agama Allah

 Diberitakan Reuters, penerapan syariah Islam yang pertama dilakukan oleh sebuah negara di Asia Tenggara ini akan diberlakukan secara bertahap di Brunei. Tahap pertama, atau dari yang paling ringan, diumumkan langsung oleh Sultan Hasanal Bolkiah pada sebuah upacara kenegaraan, Rabu 30 April 2014.

"Alhamdulillah, dengan ini kita mengulangi lagi sejarah perundangan Islam yang pernah diamalkan dulu di negara ini. Hukum ini diterapkan untuk menolong agama Allah di bumi yang bertuah ini. Allah telah berjanji untuk menolong kita jika kita menolong agamanya. Seperti yang tertuang dalam Al-Quran Surat Muhammad:7," kata Sultan yang menurut para diplomat asing semakin relijius di usianya yang menginjak 67 tahun.

Sultan membantah laporan media bahwa pemerintah Brunei menunda penerapan hukum Syariah. Menurutnya, penetapan 1 Mei sebagai hari pertama diberlakukannya hukum Syariah masih dalam rentang enam bulan sejak UU penetapan hukum syariah pada 22 Oktober 2013 diumumkan.  Waktu enam bulan adalah tempo pemberlakuan UU setelah ditetapkan di Brunei.

"Dengan bertawakal kepada Allah serta bersyukur, Kamis, akan mulai perintah hukuman syariah tahap pertama," kata Sultan.

Tahapan pertama akan dilakukan bagi pelanggaran dengan hukuman denda atau penjara, seperti hamil di luar nikah, tidak shalat Jumat bagi pria, dan menyebarkan agama lain. Sementara tahapan kedua yang akan dimulai 12 bulan mendatang akan berlaku hukuman cambuk atau potong tangan bagi pencuri atau meminum minuman keras (khamr).

Sedangkan tahap terakhir, hukuman rajam dan pancung, akan diberlakukan pada tahun berikutnya yang meliputi kejahatan seperti perzinaan, sodomi, penistaan Islam, menghina Al-Quran dan Nabi Muhammad shallalahu alaihi wasallam.

Penerapan hukum Syariah ini walaupun diprotes aktivis HAM, namun disambut baik oleh beberapa pihak di negara tetangga, Malaysia. Pemimpin Partai Islam Malaysia (PAS) mengatakan bahwa langkah Brunei ini membuat daya tawar mereka untuk menerapkan hukum Syariah di negara bagian Kelantan semakin tinggi. Kelantan adalah negara bagian mayoritas simpatisan PAS.

Brunei adalah negara kecil dengan lebih dari 70 persen dari 400.000 penduduknya adalah pemeluk agama Islam. Negara kaya minyak dan gas ini memiliki pendapatan per kapita hampir US$50.000. Dengan kekayaan alamnya, pemerintah Brunei tidak membebankan pajak penghasilan pada warganya, dan memberikan fasilitas pendidikan dan kesehatan gratis.

Ketika Sri Mulyani Bersaksi di Sidang Century

Sri Mulyani Indrawati bersaksi di Pengadilan Tipikor.Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akhirnya memberikan kesaksian di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jumat 2 Mei 2014. Sri yang kini menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia bersaksi di persidangan mantan Deputi Gubernur Bidang Pengelolaan Moneter dan Devisa Bank Indonesia Budi Mulya.

Dalam kesaksiannya di muka persidangan, Sri yang juga mantan Kepala Komite Stabilitas Sistem Keuangan, mengaku didesak BI untuk segera memutuskan status Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik atau tidak. Pada rapat KSSK tanggal 21 November 2008, Sri mengatakan diminta oleh BI pada hari itu juga untuk segera menentukan apakah akan menutup atau menyelamatkan Bank Century.

Atas dasar itulah, Sri mengaku pada 21 November 2008, diputuskan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik sehingga diambil alih oleh Lembaga Penjamin Simpanan. Namun, Sri mengaku saat itu dia sempat meminta waktu untuk menentukan status Century. Sementara BI hanya memberi waktu 4,5 jam untuk mengambil keputusan.

"Betul (saya tanyakan kenapa tidak bisa ditunda sampai Senin dan hanya diberi waktu 4,5 jam). Namun, BI katakan mereka tidak bisa lagi beri FPJP (Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek) maka tanggal 21 November 2008, harus ditentukan apakah ini ditutup atau tidak, atau ditetapkan berdampak sistemik," katanya.

Dalam situasi mendesak menurut Sri Mulyani, akhirnya diputuskan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik dan diambil alih LPS. Dengan nilai Penyertaan Modal Sementara sebesar Rp632 miliar agar Capital Adequacy Ratio atau rasio kecukupan modal menjadi positif 8 persen. Dengan alasan penyelamatan dan mencegah krisis ekonomi serta agar sistem keuangan tidak mengalami permasalahan, maka keputusan melakukan penyelamatan, yang menjadi pertimbangan putusan tersebut dikeluarkan.

"Malam hari itu dibutuhkan Rp632 miliar dengan pertimbangan mencegah sistem keuangan rusak yang nilainya Rp1.700 triliun. Sebagai pembuat kebijakan saya pertimbangkan keluarkan Rp632 miliar dengan sistem keuangan masyarakat tidak resah, seperti yang terjadi tahun 1997/1998. Jadi, perbandingannya antara menutup Bank Century dengan biaya lebih besar lagi, yaitu kepercayaan masyarakat yang mungkin akan runtuh," ungkap Sri.

Merasa ditipu

Secara tidak langsung Sri mengakui merasa tertipu oleh BI lantaran data dan angka yang diberikan untuk menyelamatkan Bank Century ternyata berubah. "Saya kecewa dengan data BI. Tetapi, sebagai Menkeu saya bertanggung jawab atas perekonomian di Indonesia," ujarnya.

Sri mengatakan angka penyelamatan yang awalnya dikatakan Rp632 miliar meningkat menjadi Rp4,6 triliun akibat ada surat-surat berharga  yang dimacetkan. "Saya kaget Rp632 miliar jadi Rp4,6 triliun. CAR 3,2 persen jadi minus 35,92 persen. Bisa mati berdiri saya kalau berubah terus," ujarnya.

Di persidangan, Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi  Burhanuddin sempat bertanya kepada Sri, apakah pernah melaporkan persoalan Bank Century kepada Jusuf Kalla, yang saat itu menjabat sebagai wakil presiden. Sri mengaku menemui Jusuf Kalla. Ketika itu, Sri menghadap ke Jusuf Kalla bersama Gubernur BI yang masih dijabat Boediono. Mereka menghadap untuk melaporkan soal pengambilalihan Bank Century oleh Lembaga Penjamin Simpanan.

Dalam kesaksiannya, Sri mengaku mendengar soal Bank Century pertama kali dalam kapasitas sebagai Ketua KSSK, tepatnya pada 13 November 2008. Pada saat itu, ia tengah berada di Washington DC, Amerika Serikat, sehingga konsultasi dengan pihak BI dilakukannya dengan cara telewicara.

Dua bulan sebelumnya, kata dia, dunia dilanda keguncangan karena keputusan AS tidak membailout Lehman Brothers, sehingga terjadi guncangan sangat besar. "Karena persepsi keuangan dunia mengalami guncangan sangat besar, tidak ada satu negara pun yang bisa menahan. Sehingga ini krisis global terbesar. Harga saham semua jatuh. Di Indonesia pada Oktober dilahirkan perppu, karena keadaan yang memaksa," ujarnya.

Peran Sri Mulyani

Dalam surat dakwaan Budi Mulya dikatakan Sri berperan terkait penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik, sehingga diberikan Penyertaan Modal Sementara  oleh LPS sebesar Rp 6.762.361.000.000.

Pada rapat KSSK dengan Komite Koordinasi tanggal 21 November 2008, sekitar pukul 04.30 WIB, yang dihadiri oleh Sri Mulyani selaku Ketua KSSK, Boediono selaku anggota KSSK, Raden Pardede selaku Sekretaris KSSK dan Arief Surjowidjojo selaku konsultan hukum, secara tiba-tiba diputuskan bahwa Bank Century ditetapkan sebagai bank gagal berdampak sistemik. Selanjutnya, meminta LPS melakukan penanganan terhadap bank tersebut.

Padahal, dalam rapat pra KSSK yang dilakukan pada 20 November 2008 sekitar pukul 23.00 WIB, belum diputuskan perihal penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. Mengingat, banyak pendapat yang menyatakan bahwa Bank Century tidak terkategori sebagai bank berdampak sistemik. Sebagaimana, dikatakan oleh Rudjito selaku Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, Fuad Rahmany dan Agus Martowardojo.

Selanjutnya, dalam Rapat Dewan Komisioner LPS diputuskan jumlah PMS untuk memulihkan Bank Century mencapai Rp 2.776.000.000.000, yang akhirnya terealisasi mulai 24 November 2008 sampai 1 Desember 2008.

Namun, di tengah waktu pertransferan PMS tersebut terjadi masalah yang membuat Sri Mulyani menekankan pada BI untuk membuat pertanggungjawaban atas penanganan Bank Century. Meski merasa kecewa akan sikap BI, pemberian PMS tetap dilanjutkan sampai 1 Desember 2008. Pemberian PMS terus berlangsung sampai 24 Juli 2009 dan jumlahnya mencapai Rp 6.762.361.000.000. Padahal, upaya penyelamatan tersebut terbukti tidak mampu membantu Bank Century, terlihat dari CAR per 31 Desember 2008 yang menurut hasil audit kantor akuntan publik Amir Abadi Jusuf & Mawan, masih dalam posisi negatif 22,29 persen.

Diduga memang ada skenario untuk memberikan PMS ke Bank Century. Skenario dimulai ketika rapat tanggal 16 Nopember 2008 yang dihadiri oleh Sri Mulyani (Menkeu/Ketua KSSK), Boediono, Miranda, Muliaman Hadad, Siti Fadjrijah, Fuad Rahmany, Noor Rachmat, Poltak L Tobing (LPS), Firdaus Djaelani (Kepala Eksekutif LPS) dan Suharno Eliandy (LPS).

Dalam rapat tersebut, Firdaus Djaelani mengatakan bahwa biaya menutup Bank Century lebih rendah dibandingkan harus menyelamatkannya. Namun, Boediono mengatakan perhitungan Firdaus hanya berdasarkan sisi mikronya saja. Sehingga, data tersebut diindahkan. Sebaliknya, DG Bi memerintahkan DPNP untuk menyiapkan konsep Analisis Dampak Sistemik (ADS) Bank Century untuk dipresentasikan dalam rapat KSSK tanggal 19 November 2008.

Tetapi, pada saat rapat dengan KSSK yang dipaparkan hanya gambaran umum kinerja perbankan di Indonesia. Sehingga, KSSK belum memutuskan bank Century berdampak sistemik sebagaimana diinginkan oleh BI. Bahkan, nampaknya BI memang memaksakan agar Bank Century ditetapkan sebagai bank gagal berdampak sistemik. Terbukti, dari RDG tanggal 20 Nopember 2008, DG BI mengarahkan DPNP mempersiapkam kajian untuk mendukung alasan penetapan sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Untuk mewujudkan keinginan DG BI tersebut ditempuh berbagai macam cara. Termasuk, menggunakan pendekatan psikologi pasar atau masyarakat dalam analisa dalam sistemik Bank Century. Dengan tujuan, agar secara kuantitatif tidak terukur


Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti Abdul Fikar Hajar ketika dihubungi VIVAnews, mengatakan apa yang disampaikan Sri Mulyani di persidangan sangat sedikit sekali kaitannya dengan perkara yang menjerat Budi Mulya. Menurutnya dakwaan jaksa mengenai penerimaan uang oleh Budi Mulya yang berasal dari pemilik Bank Century Robert Tantular sebesar Rp 1miliar sama sekali tidak mengemuka di persidangan.

"Yang disampaikan oleh Sri Mulyani kurang mendetail dan hanya memberikan penjelasan secara global," katanya.

Namun menurut Abdul, kesaksian Sri harus ditindaklanjuti oleh JPU KPK. Kesaksian mengenai dampak sistemik, psikologi pasar termasuk latar belakang pengambilan keputusan Bank Century sebagai bank gagal harus dikembangkan oleh jaksa dalam persidangan selanjutnya. Abdul mengatakan pernyataan Sri yang merasa tertipu oleh BI juga harus ditanyakan oleh jaksa kepada mantan Gubernur BI Boediono.

"Pada persidangan selanjutnya dimana Pak Boediono dijadwalkan memberikan kesaksian, pernyataan Sri Mulyani harus diklarifikasi agar publik memperoleh kejelasan," ujarnya.

Menurut Abdul jika Boediono berbelit-belit dalam menyampaikan keterangan di persidangan dan apa yang disampaikannya berbeda dengan kesaksian Sri pada hari ini maka keduanya harus kembali dihadirkan di persidangan.

Anggota tim pengawas Century DPR-RI Hendrawan Supratikno  mengatakan kesaksian Sri di pengadilan menunjukkan konsistensinya. Keterkejutan Sri ketika memberikan kesaksian menurut politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut menunjukkan episentrum permasalahan ada di BI. Menurut Hendrawan manajemen pengawasan yang buruk dan adanya unsur kesengajaan dalam pemberian FPJP menunjukkan adanya permasalahan di tubuh bank sentral.  "Informasi yang disampaikan oleh BI ke KSSK tidak akurat," ujarnya.

Hendrawan menambahkan hal tersebut menurutnya tidak perlu terjadi mengingat Bank Century adalah bank yang berada dalam pengawasan BI. Hendrawan juga menyetujui apabila kesaksian Sri diklarifikasi kepada Boediono pada persidangan pekan depan. Menurut Hendrawan, jaksa dan hakim serta pengacara di persidangan harus kembali mempelajari data-data yang telah disampaikan oleh Timwas ke KPK.

Menurut Hendrawan, kehadiran Boediono di persidangan akan menjadikan perkara Bank Century menjadi terang benderang. Sebagai gubernur bank sentral, Boediono diharapkan menjelaskan secara detail dan menyeluruh mengenai latar belakang pengambilan keputusan pemberian FPJP kepda Bank Century.

Pemanggilan Boediono

JPU KPK telah menjadwalkan pemanggilan atas Wakil Presiden Boediono sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Kesaksian mantan Gubernur Bank Indonesia tersebut diperlukan untuk sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. Namun, Boediono rupanya belum menerima surat resmi dari KPK. Padahal, sudah beredar kabar Boediono akan dipanggil pada Jumat 9 Mei 2014, pekan depan.

"Yang saya dengar minggu lalu di persidangan beliau dijadwalkan 9 Mei, sampai sekarang memang pemanggilan resmi belum kami terima," kata Juru Bicara Wakil Presiden, Yopie Hidayat, kepada VIVAnews, Jumat 2 Mei 2014.

Menurut Yopie jika surat resmi itu sudah diterima, dipastikan Boediono akan hadir dalam persidangan itu. Nama Boediono sendiri disebut sebanyak 67 kali dalam surat dakwaan Budi Mulya. Terdakwa Budi Mulya melakukan tindak pidana korupsi terkait pengucuran Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) untuk Bank Century bersama-sama dengan Boediono selaku Gubernur BI, Miranda Swaray Gultom selaku Deputi Gubernur Senior BI, Siti Chalimah Fadjrijah selaku Deputi VI Gubernur BI, Budi Rochadi selaku Deputi VII Gubernur BI, dan dua pemilik Bank Century yaitu Robert Tantular dan Harmanus H Muslim. 

Di dalam surat dakwaan, mereka disebut mengubah peraturan Bank Indonesia, demi mengelontorkan dana FPJP kepada Bank Century. Peraturan nomor 10/26/PBI/2008 tertanggal 30 Oktober 2008 mensyaratkan bahwa sebuah bank harus memiliki rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) minimal 8 persen. Sementara, CAR Bank Century per 30 September 2008 hanya punya 2,35 persen. Artinya bank ini seharusnya ditutup dan tidak diselamatkan.

Saturday, 26 April 2014

PRAHARA UKRAINA BELUM AKAN BERAKHIR

Malam Paskah. Rimbun deretan pohon aprikot yang tengah ranum itu memberi ketenangan. Malam berlangsung damai. Penduduk kota Slovyansk, timur Ukraina, sudah lebih banyak  bercengkrama di dalam rumah. Namun mendadak, di sebuah sudut kota, situasi berubah mencekam. Pukul dua dini hari terdengar letusan senjata api. Baku tembak sengit pun pecah. Lima orang dilaporkan roboh meregang nyawa.

Penembakan itu terjadi pos pemeriksaan milik separatis Ukraina pro-Rusia. Kota Slovyansk di timur Ukraina itu memang telah dikuasai militan pemberontak. Menurut versi mereka kepada Reuters, insiden menjelang pagi, Minggu 20 April 2014, itu diawali oleh datangnya empat kendaraan ke pos mereka. Tanpa aba-aba, orang-orang di kendaraan itu menembaki pos. Maka mereka pun membalas dengan tembakan.

Usai baku tembak, pemandangan sekitar terlihat menghitam. Sebuah mobil pikap hangus terbakar. Bodinya bolong-bolong ditembus peluru di kedua sisinya. Para jurnalis melihat dua mayat dekat lokasi penembakan. Kamar jenazah kota mengaku menerima tiga jasad. Sementara militan pro Rusia mengatakan lima orang tewas, tiga anggota mereka dan dua penyerang.

Insiden itu adalah sebuah babak baru prahara Ukraina. Ketegangan antara Rusia dan negara bekas pecahan Uni Sovyet itu sudah memasuki fase kulminasi. Sejumlah orang ingin bergabung kembali dengan Rusia. Sementara sebagian ingin bergabung dengan Uni Eropa. Akibatnya kekerasan meletus di mana-mana.

Separatisme

Gerakan separatisme berbau Rusia menyebar dari Crimea ke wilayah timur Ukraina pada pekan kedua  April. Salah satu pemicunya adalah diproklamirkannya kemerdekaan Donetsk dari Ukraina oleh massa pro-Rusia. Referendum kemerdekaan akan digelar tidak lama lagi. Hal ini membuat pemerintah Kiev ketar-ketir.  Masalahnya, mereka baru saja kehilangan Crimea.

Anggota militan separatis berbahasa Rusia ini berbahaya. Berpakaian militer, bertopeng dan bersenjata, mereka menguasai gedung-gedung pemerintahan di 10 kota di provinsi-provinsi timur. Selain Donetsk, ada Luhansk dan Kharkiv. Barikade kawat berduri dipasang di sekeliling gedung. Pasukan bersenjata tanpa atribut berjaga penuh.

Mereka menyerukan intervensi Rusia untuk segera menggelar referendum seperti Crimea, untuk pisah dari Ukraina dan bergabung dengan Si Beruang Merah

Militer dan polisi Ukraina juga bak macan ompong. Beberapa kali mereka menyerah tanpa perlawanan saat pangkalan direbut pasukan asing.

New York Times menulis, operasi militer untuk mengkonfrontir militan pro-Rusia terbukti tidak berhasil. Sebanyak 21 kendaraan lapis baja yang dikerahkan malah berpisah,  menyerah atau mundur. Di beberapa kesempatan, saat berhadapan dengan militan separatis, militer dan polisi Ukraina malah memihak mereka. Upaya pemerintahan Kiev yang katanya akan menurunkan pasukan anti teror juga belum terdengar kabarnya.

Ukraina menyalahkan Rusia yang menurut mereka mulai agresif mendukung gerakan separatis. Menurut Ukraina, penembakan di Slovyansk terjadi atas provokasi "kekuatan luar". Secara tidak langsung mereka menuding Rusia.

Moskow membantahnya dan mengatakan bahwa kejadian itu diprovokasi kelompok nasionalis pro-Barat, Right Sector. Rusia punya bukti-buktinya. Salah satunya adalah kartu nama Dmytro Yarosh, pemimpin Right Sector. Yarosh membantahnya.

Sejak peristiwa di Crimea, Ukraina yakin betul Rusia telah menurunkan pasukan ke negara mereka. Belum lagi ditambah 40.000 pasukan Rusia yang diturunkan Presiden Vladimir Putin di sepanjang perbatasan Rusia. 

Rusia juga tidak pandai berbohong. Berkali-kali Presiden Rusia Vladimir meralat pernyataannya.  Seperti saat Putin mengatakan bahwa puluhan ribu pasukan disiagakan di perbatasan untuk keperluan latihan. Belakangan juru bicara Putin, Dmitry Peskov mengakui bahwa tentara itu dikerahkan untuk menjaga negara, kalau-kalau kerusuhan di Ukraina menyebar ke Rusia.

Putin juga dengan tegas mengatakan telah mencaplok Crimea. Padahal sebelumnya dia membantah tuduhan Rusia coba menginvasi wilayah yang jadi pangkalan kapal perang mereka itu. Pasukan Rusia yang diturunkan ke Crimea, kata Peskov, adalah bentuk "perlindungan bagi warga berbahasa Rusia".

Gejolak kali ini di timur Ukraina juga satu lagi bukti perubahan sikap Rusia. Sebelumnya, Kremlin menegaskan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka tidak akan memasuki wilayah lain selain Crimea di Ukraina. Belakangan, Putin menyebut provinsi tenggara Ukraina sebagai "Rusia Baru".

Pasukan tanpa atribut di Crimea juga terbukti adalah tentara Rusia. Dalam foto yang dengan jeli diteliti oleh media Barat, terlihat bahwa beberapa orang tentara yang saat ini berada di Ukraina adalah tentara Rusia yang pada 2008 lalu menginvasi Georgia 
Barat yang digawangi Amerika Serikat juga mulai bawel mengecam tindakan Rusia. Namun Putin tetap bergeming dan menangkis setiap serangan terhadap negaranya. Sanksi AS dan sekutunya terhadap Moskow juga ditanggapi santai.

Dimulai dari Kiev

Kemelut di Ukraina itu dimulai dari revolusi di ibukota Kiev pada Februari 2014. Revolusi itu berhasil menggulingkan Presiden Viktor Yanukovych yang pro-Rusia. Revolusi dipicu langkah Yanukovych membatalkan rencana kesepakatan pemberian dana Uni Eropa (UE) yang diperlukan masyarakat. Pria yang kini tidak diketahui rimbanya itu menolak syarat dari UE untuk menghentikan hubungan ekonomi dengan Rusia.

Membatalkan kerja sama dengan UE, Yanukovych malah menandatangani perjanjian ekonomi dengan Rusia. Langkahnya ini menuai kecaman dari rakyat yang langsung turun ke jalan. Kerusuhan terjadi saat lebih dari 100.000 orang bentrok dengan aparat. Lebih dari 100 orang tewas, ratusan lainnya terluka.

Yanukovcyh berhasil digulingkan. Dan Rusia marah besar. Pasukan pro-Rusia mulai bergerak di semenanjung Crimea, tempat ditambatkannya Armada Laut Hitam. Referendum warga akhirnya memutuskan wilayah otonomi Crimea dan Sevastopol pisah dari Ukraina dan bergabung dengan Rusia.

Amerika Serikat yang berembuk dengan Jerman dan Inggris serta negara-negara Eropa lainnya akhirnya mengeluarkan Rusia dari kelompok negara G8. Pertemuan G8 yang rencananya akan diadakan di Sochi, Rusia, Juni mendatang dibatalkan. G8 yang berubah menjadi G7 memindahkan pertemuan ke Brussels.

Rusia lagi-lagi menanggapinya dengan santai. "G8 adalah organisasi informal yang tidak ada kartu anggotanya, maka dari itu, tidak bisa mengeluarkan siapa pun. Seluruh masalah ekonomi dan finansial diputuskan di G20, dan G8 hanya jadi forum dialog antara negara Barat dan Rusia. Kami tidak melihat kerugiannya jika tidak ikut berkumpul," kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.

AS menegaskan tidak akan menggunakan cara militer untuk mengatasi masalah ini. Dan memilih menjatuhkan sanksi. Selain larangan bertransaksi untuk bank AS dengan bank Rusia,  Barat juga menerapkan larangan bepergian dan tidak memberi visa pada sejumlah pejabat Rusia dan Ukraina yang pro-Moskow.

Untuk pertama kalinya sejak konflik pecah di Crimea, Ukraina dan Rusia bertemu di satu meja di Jenewa pada 17 April 2014. Pada pertemuan selama enam jam yang juga dihadiri AS dan Uni Eropa itu, Ukraina menyerukan agar pasukan bersenjata pro-Rusia untuk menyerah, meninggalkan gedung pemerintah dan jatuhkan senjata.

Ukraina dan Rusia juga sepakat untuk tidak kontak senjata, mencegah tindak provokasi dan menolak setiap bentuk intoleransi, termasuk sentimen anti-Yahudi. Rusia juga mengatakan bahwa penggunaan kekerasan dari Ukraina terhadap para militan separatis hanya akan memicu perang saudara.

Sikap pesimis soal perjanjian ini disiratkan baik oleh AS dan Rusia. Presiden AS Barack Obama mengatakan bahwa perjanjian itu "menunjukkan secercah harapan", namun "kami tidak akan terlalu bergantung padanya". AS telah mengancam akan menjatuhkan sanksi lebih berat pada Rusia jika perjanjian ini dilanggar.

Pemerintah Putin menyatatakan akan manut pada perjanjian, namun tidak demikian dengan militan pro-Rusia di Ukraina -yang diduga berasal dari unsur tentara Kremlin juga. Salah satunya adalah kelompok separatis di Donetsk yang menyatakan tidak mundur dari gedung pemerintah sampai referendum pisah dari Ukraina digelar.

"Lavrov dan Kerry (John Kerry, Menlu AS) yang memutuskan, memangnya mereka siapa buat kami? Kami adalah Republik Donetsk. Kami adalah rakyat yang memutuskan nasib sendiri," kata Vasili Domashev, yang menyebut dirinya wakil komandan di gedung pemerintah dikuasai di Donetsk, kepada New York Times.

Uni Soviet Baru

Perdana Menteri Ukraina Arseniy Yatsenyuk mengatakan bahwa Rusia sangat berambisi untuk mencaplok Ukraina. Hal ini, kata Yatsenyuk tidak lain karena Putin ingin membentuk kembali Uni Soviet yang baru. "Presiden Putin punya mimpi mengembalikan Uni Soviet. Dan setiap harinya, dia berjalan semakin jauh dan jauh, dan hanya Tuhan yang tahu kemana akhir tujuannya," kata Yatsenyuk dalam wawancara dengan NBC.

"Saya yakin anda ingat pidato Putin yang terkenal di Munich, saat dia mengatakan bahwa bencana terbesar di abad ini adalah runtuhnya Uni Soviet. Saya katakan, bencana terbesar abad ini adalah kembalinya Uni Soviet di bawah naungan Presiden Putin," tegas Yatsenyuk lagi.

Salah satu cara yang digunakan Putin menyatukan kembali Uni Soviet adalah dengan dalih melindungi warga negara berbahasa Rusia. Alasan ini jugalah yang digunakan Putin untuk menurunkan pasukannya di Crimea. Menurut Putin, warga berbahasa Rusia di Ukraina dimarjinalkan. Negara-negara bekas Soviet seperti Estonia, Latvia dan Lithuania diduga akan jadi sasaran selanjutnya.

Sebenarnya cara seperti ini pernah digunakan Nazi Jerman 80 tahun yang lalu. Saat itu, Jerman di bawah kediktatoran Hitler mulai mencaplok negara-negara di sekelilingnya dengan alasan melindungi warga berbahasa Jerman dari diskriminasi. Jargon Hitler tahun 1930an itu adalah "mempersatukan dan melindungi warga-warga berbahasa Jerman”, persis seperti alasan Putin sekarang.

Untuk membendung upaya Rusia ini, Ukraina meminta tidak hanya bantuan diplomatik dan ekonomi, tapi juga militer. "Kami perlu meningkatkan militer Ukraina. Kami perlu memodernisasi keamanan dan kekuatan militer kami. Kami perlu bantuan konkret," kata Yatsenyuk.

AS memang menyatakan tidak akan menggunakan cara kekerasan untuk menghadapi Rusia. Namun belakangan AS dilaporkan telah mengirimkan ratusan tentara mereka mendekat ke Ukraina. Lebih dari 500 pasukan AS dikirimkan ke Polandia dengan alasan untuk latihan. Negara berikutnya yang akan dikunjungi tentara AS adalah Lithuania, Latvia dan Estonia - semuanya mengelilingi Ukraina.

Graham Allison, Professor ilmu pemerintahan di Harvard Kennedy School mengatakan bahwa memang tidak ada kepentingan apapun bagi AS di Ukraina. Namun bukan berarti AS akan membiarkan Putin mencaplok satu per satu negara eks Soviet.

Bahkan menurut Allison, krisis di Ukraina secara tidak langsung akan membahayakan kepentingan nasional AS. Dia mengatakan, kejadian di Crimea akan ditiru di beberapa negara lainnya, Latvia contohnya.

Bukan tidak mungkin, terinspirasi dari Crimea, masyarakat Latvia akan membentuk kelompok separatis yang akan disokong Rusia. Ada 25 persen warga Latvia yang berbahasa Rusia, potensial mendorong bergabung dengan Kremlin. Jika sudah begini, Rusia dipastikan akan kembali mengirim pasukannya, tanpa atribut agar tidak dikenali.

Latvia dan negara-negara Baltik lainnya adalah anggota NATO. Berdasarkan kesepakatan NATO, AS harus membantu dengan kekuatan militer jika negara anggota NATO lainnya diserang. Tertulis dalam Ayat 5 NATO, "Serangan terhadap satu anggota NATO, berarti serangan terhadap semua anggota."

"Pemimpin di Washington dan Moskow harus menindaklanjuti dengan langkah-langkah yang tegas untuk mencegah konflik di Ukraina menjadi perang saudara," kata Allison kepada CNN.

Dan, prahara Ukraina agaknya memang belum akan berakhir. 

WAJAH BARU PENGHUNI SENAYAN 2014 - 2019

Karikatur Aceng FikriSejumlah nama baru berhasil menyodok masuk dan mengempaskan politisi tersohor dari perebutan kursi wakil rakyat. Politisi muda dan politisi yang kuat di daerah berhasil mendapatkan kursi Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah.

Ada sejumlah nama yang mengundang kontroversi karena kasus. Ada pula yang latar belakangnya jauh dari dunia politik. 

Mereka bakal mengisi kursi penyelenggara negara yang berkewenangan membuat hukum di tanah air selama lima tahun ke depan.

Aceng Fikri

Pria ini mengundang kontroversi. Mantan Bupati Garut Aceng Fikri. Dia diberhentikan dari jabatan bupati karena tersandung kasus nikah kilat. 

Sempat gagal menjadi caleg karena batu sandungan tersebut, dia sukses mendapatkan kepercayaan rakyat melalui pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah.

Terpilihanya Aceng membuat kaget Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar. "Ah yang benar? Saya kehabisan kata-kata, kaget, surprise," kata Linda di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat, 25 April 2014. 

Linda juga mengaku heran ada masyarakat yang memilih Aceng sebagai wakilnya di Senayan. Sebab, kata dia, Aceng pernah menjadi sorotan karena kasusnya yang menyinggung martabat perempuan.

"Ternyata masyarakat ya masih seperti itu ya. Saya juga mesti melihat lebih jauh ini," kata dia.

Kasus Aceng mencuat pada Desember 2012 ketika dia masih menjabat sebagai Bupati Garut. Dia dimakzulkan dari jabatannya oleh DPRD Garut atas rekomendasi Mahkamah Agung karena telah menikah siri dengan anak yang baru berusia belasan tahun Fani Oktora pada 14 Juni 2012. 

Pernikahannya berlangsung kilat, empat hari. Dia menceraikan Fani hanya dengan pesan singkat pada 17 Juli 2014.

Kasus ini mendapat sorotan publik dan beberapa tokoh politik langsung memantaunya dari Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi hingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. 

Aceng menyadari banyak hujatan tertuju kepadanya karena kasus itu. Sebab itu, selama kampanye dia mengandalkan sebuah stragegi khusus: meminta maaf setiap kali bertemu dengan masyarakat.

"Saya dihujat atas latar belakang saya, makanya saya lebih menonjolkan permintaan maaf. Ya sambil mengklarifikasi," ucap Aceng.

Tahu terpilih, Aceng tak kuasa menahan haru. Tetes air mata berlinang. Dia bersyukur karena masih dipercaya oleh masyarakat Jawa Barat untuk menjadi salah satu wakilnya di DPD.

"Saya sangat terharu, karena ternyata saya masih dipercaya dan dipilih oleh masyarakat di Jawa Barat," ucapnya sambil menitikan air mata.

Oni SOS

Oni SOS dikenal sebagai pelawak. Dia selalu mengenakan pakaian khas Sunda, mirip almarhum Kang Ibing. Oni yang akrab disapa Kang Oni ini, dia dipastikan lolos menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

"Insya Allah, saya masuk jadi salah satu anggota DPD dari Jawa Barat," kata pelawak bernama asli Oni Suwarman itu, Rabu, 23 April 2014.

Pria kelahiran Kabupaten Subang yang kini menetap di Bandung itu memperoleh suara tertinggi dari Kota dan Kabupaten Bandung dengan perolehan suara masing-masing 206.852 dan 294.924 suara. 

Di Garut, Kang Oni memperoleh suara tertinggi dengan 127.091 suara, mengalahkan Aceng di posisi kedua dengan suara 121.218.

Saat kampanye, dia tidak menawarkan program aneh untuk pembangunan Jawa Barat. Dia hanya bercita-cita ingin menjadi seorang negarawan penghibur dan bisa membuat masyarakat Jawa Barat tertawa bahagia. Tapi tidak jelas apa yang dimaksud Oni.

Soal nasib grup lawak SOS, dia mengaku akan tetap setia dan terus menghidupkan grup lawak itu. Hanya saja, soal pengelolaan, dia akan menyerahkan ke orang lain.

Lucky Hakim

Pesinetron Lucky Hakim berhasil duduk di kursi kehormatan DPR RI akhirnya membuahkan hasil. 

Berdasarkan perhitungan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jawa Barat sebanyak 126.457 dari 1. 770.967 pemilih dapil Jabar 6, yang mencakup kota Bekasi dan Depok, memilih Lucky untuk menjadi wakil rakyat di DPR.

Lolosnya Lucky mengikuti jejak rekannya sesama selebritis Anang Hermansyah yang menjadi calon legislatif dari partai yang sama, Partai Amanat Nasional (PAN).

“Saya baru tahu hasil akhirnya ba’da magrib tadi keputusan rekapitulasi di KPUD Provinsi Jawa Barat. Saya langsung sujud syukur,” katanya.

Lucky pun tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan masyarakat kepadanya. Baginya menjadi anggota dewan adalah tugas baru yang tidak main-main.

“Saya sangat berterima kasih pada masyarakat Bekasi dan Depok. Insya Allah saya akan menjalankan fungsi dewan,” janji Lucky.

Menjadi anggota DPR RI nanti, laki-laki kelahiran Cilacap, 12 Januari 1980 ini mengincar masuk komisi 4 yang membidangi kehutanan, perikanan, pertanian, perkebunan dan pangan. Lucky mengatakan, hal yang pertama akan dibenahinya sebagai anggota dewan adalah masalah pangan.

Fahira Idris

Fahira Idris terpilih sebagai anggota DPD dari daerah pemilihan DKI Jakarta. Berdasarkan rekapitulasi hasil pemilu 2014 di tingkat provinsi, putri mantan Menteri Fahmi Idris itu meraup 511.323 suara mengungguli AM Fatwa, Dailami Firdaus, dan Abdul Azis Khafia yang sama-sama terpilih.

Nama Fahira Idris naik daun pada 2010. Namanya marak disebut setelah dia berdebat seru dengan FPI di Twitter. Di statusnya, ia menyapa FPI: "Dear FPI, apakah seperti itu Islam yang diajarkan Nabi Muhammad?"

Pada tahun itu pula, sebuah poll bertajuk The Most Inspiring Tweeter mencatatkan Fahira Idris (@fahiraidris) terpilih sebagai Tweeps yang paling memberikan inspirasi bagi pengguna lainnya.

Fahira, yang kala itu memiliki 8.780 pengikut dan telah posting 28.448 pesan, terpilih dari 16 nominator lain dari Amerika Serikat, Inggris, India, Filipina, dan Malaysia. Sebanyak 71 persen responden memilihnya sebagai sumber inspirasi penting di situs microblogging tersebut. 

Namanya kembali membetot perhatian publik tanah air dengan Gerakan Nasional Anti Miras (GeNAM) yang bertujuan menyelamatkan anak bangsa dari bahaya miras.

Monday, 21 April 2014

Mitos dan Kontroversi Sejarah RA Kartini.

[SnockKartini1.jpg]Mengapa setiap 21 April kita memperingati Hari Kartini? Apakah tidak ada wanita Indonesia lain yang lebih layak ditokohkan? Masih banyak pahlawan wanita Indonesia yang berjuang. Contoh Cut Nyak Dien, Laksamana Malahayati, Cut Meutia, dll. Kenapa Mesti Kartini saja yang diperingati padahal kalau kita membaca sejarah, banyak juga Pejuang wanita Indonesia yang tidak mau tunduk dengan Belanda (penjajah).
Pada Tahun 2009 Sejarawan yang menamatkan magister bidang sejarah di Universitas Indonesia ini mempertanyakan: Mengapa Harus Kartini? Mengapa setiap 21 April bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini? Apakah tidak ada wanita Indonesia lain yang lebih layak ditokohkan dan diteladani dibandingkan Kartini?

Tentu saja, pertanyaan bernada gugatan seperti itu bukan pertama kali dilontarkan sejarawan.

Quote:
Pada tahun 1970-an, di saat kuat-kuatnya pemerintahan Orde Baru, guru besar Universitas Indonesia, Prof. Dr. Harsja W. Bachtiar pernah menggugat masalah ini. Ia mengkritik ‘pengkultusan’ R.A. Kartini sebagai pahlawan nasional Indonesia.

Ia secara halus berusaha meruntuhkan mitos Kartini: “Dan, bilamana ternyata bahwa dalam berbagai hal wanita-wanita ini lebih mulia, lebih berjasa daripada R.A. Kartini, kita harus berbangga bahwa wanita-wanita kita lebih hebat daripada dikira sebelumnya, tanpa memperkecil penghargaan kita pada RA Kartini.”Dalam artikelnya di Jurnal Islamia (INSISTS-Republika, 9/4/2009), Tiar Anw`r Bahtiar juga menyebut sejumlah sosok wanita yang sangat layak dimunculkan, seperti Dewi Sartika di Bandung dan Rohana Kudus di Padang (kemudian pindah ke Medan). Dua wanita ini pikiran-pikirannya memang tidak sengaja dipublikasikan.

Tapi yang mereka lakukan lebih dari yang dilakukan Kartini. Berikut ini paparan tentang dua sosok wanita itu, sebagaimana dikutip dari artikel Tiar Bahtiar. Dewi Sartika (1884-1947) bukan hanya berwacana tentang pendidikan kaum wanita. Ia bahkan berhasil mendirikan sekolah yang belakangan dinamakan Sakola Kautamaan Istri (1910) yang berdiri di berbagai tempat di Bandung dan luar Bandung. Rohana Kudus (1884-1972) melakukan hal yang sama di kampung halamannya.

Quote:
Selain mendirikan Sekolah Kerajinan Amal Setia (1911) dan Rohana School (1916), Rohana Kudus bahkan menjadi jurnalis sejak di Koto Gadang sampai saat ia mengungsi ke Medan. Ia tercatat sebagai jurnalis wanita pertama di negeri ini. Kalau Kartini hanya menyampaikan ide-idenya dalam surat, mereka sudah lebih jauh melangkah: mewujudkan ide-ide dalam tindakan nyata. Jika Kartini dikenalkan oleh Abendanon yang berinisiatif menerbitkan surat-suratnya, Rohana menyebarkan idenya secara langsung melalui koran-koran yang ia terbitkan sendiri sejak dari Sunting Melayu (Koto Gadang, 1912), Wanita Bergerak (Padang), Radio (padang), hingga Cahaya Sumatera (Medan).Bahkan kalau melirik kisah-kisah Cut Nyak Dien, Tengku Fakinah, Cut Mutia, Pecut Baren, Pocut Meurah Intan, dan Cutpo Fatimah dari Aceh, klaim-klaim keterbelakangan kaum wanita di negeri pada masa Kartini hidup ini harus segera digugurkan. Mereka adalah wanita-wanita hebat yang turut berjuang mempertahankan kemerdekaan Aceh dari serangan Belanda. Tengku Fakinah, selain ikut berperang juga adalah seorang ulama-wanita.


Di Aceh, kisah wanita ikut berperang atau menjadi pemimpin pasukan perang bukan sesuatu yang aneh. Bahkan jauh-jauh hari sebelum era Cut Nyak Dien dan sebelum Belanda datang ke Indonesia, Kerajaan Aceh sudah memiliki Panglima Angkatan Laut wanita pertama, yakni Malahayati.Jadi, ada baiknya bangsa Indonesia bisa berpikir lebih jernih: Mengapa Kartini? Mengapa bukan Rohana Kudus? Mengapa bukan Cut Nyak Dien? Mengapa Abendanon memilih Kartini? Dan mengapa kemudian bangsa Indonesia juga mengikuti kebijakan itu? Cut Nyak Dien tidak pernah mau tunduk kepada Belanda.


Ia tidak pernah menyerah dan berhenti menentang penjajahan Belanda atas negeri ini.Meskipun aktif berkiprah di tengah masyarakat, Rohana Kudus juga memiliki visi keislaman yang tegas. “Perputaran zaman tidak akan pernah membuat wanita menyamai laki-laki. Wanita tetaplah wanita dengan segala kemampuan dan kewajibannya. Yang harus berubah adalah wanita harus mendapat pendidikan dan perlakukan yang lebih baik.


Wanita harus sehat jasmani dan rohani, berakhlak dan berbudi pekerti luhur, taat beribadah yang kesemuanya hanya akan terpenuhi dengan mempunyai ilmu pengetahuan,” begitu kata Rohana Kudus.Seperti diungkapkan oleh Prof. Harsja W. Bachtiar dan Tiar Anwar Bahtiar, penokohan Kartini tidak terlepas dari peran Belanda.Harsja W. Bachtiar bahkan menyinggung nama Snouck Hurgronje dalam rangkaian penokohan Kartini oleh Abendanon. Padahal, Snouck adalah seorang orientalis Belanda yang memiliki kebijakan sistematis untuk meminggirkan Islam dari bumi Nusantara. Pakar sejarah Melayu, Prof. Naquib al-Attas sudah lama mengingatkan adanya upaya yang sistematis dari orientalis Belanda untuk memperkecil peran Islam dalam sejarah Kepulauan Nusantara.Dalam bukunya, Islam dalam Sejarah dan Kebudayaan Melayu ((Bandung: Mizan, 1990, cet. Ke-4), Prof. Naquib al-Attas menulis tentang masalah ini:“Kecenderungan ke arah memperkecil peranan Islam dalam sejarah Kepulauan ini, sudah nyata pula, misalnya dalam tulisan-tulisan Snouck Hurgronje pada akhir abad yang lalu.Kemudian hampir semua sarjana-sarjana yang menulis selepas Hurgronje telah terpengaruh kesan pemikirannya yang meluas dan mendalam di kalangan mereka, sehingga tidak mengherankan sekiranya pengaruh itu masih berlaku sampai dewasa ini.”Apa hubungan Kartini dengan Snouck Hurgronje? Dalam sejumlah suratnya kepada Ny. Abendanon, Kartini memang beberapa kali menyebut nama Snouck


SUMBER :  http://forum.viva.co.id/sejarah/1591377-mitos-dan-kontroversi-sejarah-ra-kartini.html

Saturday, 19 April 2014

KEBINGUNGAN POROS TENGAH

Prabowo Subianto dan  Ketua Umum PPP Suryadharma Ali.Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi berkoalisi dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Jumat, 18 April 2014, kedua partai mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai calon presiden di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

Ketua Umum PPP Suryadharma Ali, yang akrab disapa SDA, menegaskan partainya sudah menetapkan untuk menjalin koalisi dengan Gerindra. Koalisi ini menurut SDA merupakan kesepakatan secara bulat dari seluruh pengurus di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partainya.

"Koalisi sudah mengkristal. Ketua umum bersama pengurus DPP sepakat  berkoalisi dengan Pak Prabowo," katanya di kantor DPP PPP, Jakarta, Jumat 18 April 2014.

Tidak hanya berhenti pada koalisi resmi kedua partai, SDA juga menyatakan dukungan penuh dari PPP terhadap pencalonan Prabowo sebagai calon presiden (Capres). “Kami menilai Prabowo cocok memimpin Indonesia ke depan. Ini menurut pandangan kami. Yang lain mungkin punya pandangan berbeda,” kata SDA.

Menurut SDA, koalisinya dengan partai Gerindra adalah karena kesamaan visi dan misi untuk membuat Bangsa Indonesia lebih baik ke depan. Namun, ia tidak bersedia menjelaskan kesepakatan politik kedua partai dalam koalisi ini.

"Seluruhnya diarahkan untuk kepentingan bangsa. Bersatu dulu, kita punya visi dan misi yang sama untuk memperjuangkan bangsa ini. Tidak ada politik transaksi," ujarnya.

Ketika ditanya soal kemungkinan dijagokan sebagai calon wakil presiden (Cawapres), SDA enggan menjawab apakah dia disiapkan untuk menduduki kursi cawapres mendampingi Prabowo. "Saya tidak mau mengandai-andai, mengalir saja. Apa yang akan terjadi nanti kita lihat nanti," katanya.

Namun, PPP sepertinya tak bulat memberikan suara pada Prabowo. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy tak hadir dalam pendeklarasian Prabowo.

Saat dihubungi VIVAnews, Romi menyatakan partainya tetap membuka diri untuk menjalin koalisi dengan partai-partai lain. "Kemarin malam sudah ada pertemuan sebelumnya dengan partai Islam, menurut saya Poros Tengah hanya sebuah alternatif saja, sebagai pemecah kebuntuan istilahnya," kata Romi ketika dihubungi VIVAnews, 18 April 2014.

Romi mengatakan, pertemuan semalam hanya sebatas pertemuan politik saja dan bukan pertemuan yang langsung menuju ke arah pengambilan keputusan. Menurutnya, PPP juga tidak menutup kemungkinan akan menyerukan koalisi ramping yang terdiri dari empat partai yaitu Partai Demokrasi

Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan terakhir adalah PPP.

Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti menilai koalisi antara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang baru saja diresmikan oleh Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto adalah koalisi yang membingungkan.

Pasalnya menurut Ray, baru Kamis 17 April malam kemarin, PPP melakukan pertemuan dengan partai-partai Islam dan memunculkan opsi Koalisi Indonesia Raya. "Belum apa-apa sudah berkoalisi, jadi apa gunanya pertemuan kemarin malam, apa untungnya jika ujung-ujungnya partai nasional lagi yang memegang kekuasaan," kata Ray ketika dihubungi VIVAnews, Jumat 18 April 2014.

Saat ini Ray melihat cita-cita yang diusung oleh partai-partai Islam telah memudar. Menurut Ray yang tersisa hanya sebuah kesepakatan untuk mendapatkan keuntungan yang diraih untuk kepentingan masing-masing.

Poros Tengah Didekati Prabowo

Pencalonan Prabowo oleh PPP jelas memperkuat langkah Prabowo mendekati partai-partai Islam. PPP dan Gerindra 'melangkahi' hasil pertemuan tertutup selama tiga jam semalam, antara petinggi partai-partai Islam yang juga dihadiri oleh sejumlah tokoh Islam.

Pertemuan yang dihadiri Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, Bendahara Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Bacruddin Nasori, Sekjen Majelis Pertimbangan PAN, Azwar Abubakar, dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, (PKS) Anis Matta, bersama dengan  tokoh-tokoh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), dan MUI itu sepertinya baru sebatas forum silaturahmi. Usai pertemuan, Amien Rais mengatakan pihaknya tengah menyatukan pendapat tentang koalisi ini.

"Jadi, tadi saya dengar sendiri teman-teman parpol Islam ini akan bekerja sama, menyetel orkes yang indah begitu, kemudian mencari platform. Memang tidak mungkin tanpa kekuatan lain," kata Amien.

Senada dengan Amien, Anis Matta, mengemukakan hal yang sama. Anis mengatakan bahwa mereka tengah menyamakan pandangan tentang koalisi.

"Targetnya hanya menyamakan persepsi dulu bahwa perolehan suara parpol Islam sangat signifikan. Ini waktunya untuk memikirkan kemungkinan kita memiliki capres sendiri dari parpol Islam," ujarnya.

Anis mengatakan usai pertemuan itu, akan ada pertemuan selanjutnya untuk membicarakan hal tersebut. Sayangnya, dia tidak menyebutkan waktu pasti pertemuannya. "Masalah ini tidak mungkin diselesaikan dalam satu kali pertemuan, ya," katanya.

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengapresiasi pertemuan itu. Namun JK mengakui memang sulit menyatukan mereka seperti yang pernah terjadi di tahun 1999 saat mengusung pasangan Presiden Abdurrahman Wahid dan Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri.

"Cita-cita itu kan pasti baik, tetapi kadang tidak mudah dilaksanakan karena masing-masing partai punya cara yang tidak mudah," kata JK di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Semua parpol Islam menurut JK memiliki ideologi yang hampir sama. Namun, di internal partai yang berasas Islam tersebut para elite dan tokohnya memiliki kepentingan yang berbeda-beda.

Mantan Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut mengakui tidak bisa menghadiri pertemuan para elite dan tokoh-tokoh partai Islam tadi malam, lantaran punya agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan. JK menambahkan, semua partai itu kini sama, baik itu yang berideologi Islam maupun nasionalis.

"Di mana-mana partai Islam itu sudah nasional semua," ujarnya.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif mengatakan perolehan suara partai Islam dalam Pemilu legislatif 2014 ini cukup signifikan dan jika bersatu atau berkoalisi maka dapat mengusung calon presiden dan calon wakil presiden. Meski begitu, menurut pria yang akrab disapa Buya ini, untuk mewujudkan partai Islam berkoalisi tidaklah mudah.

Buya Syafii berpendapat, sebaiknya tokoh yang nantinya akan diusung menjadi capres dan cawapres berasal dari tokoh di luar partai Islam. Namun tetap yang santri seperti dalam buku "Tokoh Islam Non Parpol".

"Jika masing-masing parpol berbasis Islam mengusung capresnya masing-masing maka koalisi partai Islam sulit terwujud," kata Buya Syafii di Yogyakarta, Jumat 18 April 2014.

Buya Syafii menambahkan, harus ada kebesaran hati dari partai politik berbasis Islam agar koalisi ini terbentuk. Sebab, pada akhirnya adalah untuk kepentingan umat Islam. "Patut disyukuri perolehan suara partai berbasis agama Islam ini meningkat, karena banyak pihak yang memprediksi suara akan jeblok," ujarnya.

PKB Tak Mau Ikut

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB),  Marwan Ja'far, mengatakan partainya cenderung berkoalisi dengan partai berbasis nasionalis dari pada partai berbasis Islam. Alasannya, ia tidak melihat figur yang bisa menjadi pemimpin dari partai berbasis Islam.

"Belum ada figur yang mampu menjadi kandidat capres atau cawapres dalam kerangka partai berbasis Islam. Saat ini kondisinya dilematis," katanya di Jakarta, Jumat 18 April 2014.

Dia meragukan berbagai tokoh partai Islam yang saat ini muncul ke permukaan. Para tokoh tersebut dianggapnya dalam posisi yang belum meyakinkan untuk menjadi capres ataupun cawapres.

"Kalau toh mau, belum tentu mampu. Kalau toh mampu, belum tentu mau. Kondisinya sangat dilematis," ungkapnya.

Ia menambahkan alasannya, yakni sampai saat ini belum ada tokoh Islam yang punya elektabilitas dan popularitas tinggi, hingga mampu bersaing dengan tokoh dari partai nasionalis. Ini penting di mana persaingan pilpres sangat mengutamakan figur. "Sementara, waktu untuk mendongkrak popularitas dan elektabilitas sangat mepet," katanya.

Sisi finansial partai Islam menjadi perhatian Marwan. Menurutnya biaya kampanye dalam pemilihan presiden sangat tinggi. Ia meragukan partai Islam mempunyai kemampuan finansial.

"Mulai sosialisasi, membuat iklan, kunjungan ke daerah hingga membantu relawan pembentukan tim sukses, semuanya itu membutuhkan biaya tinggi," ujarnya.

Menurut Marwan dalam situasi politik yang dinamis, semua kemungkinan bisa terjadi. Menurutnya politik sangat dinamis dan penuh nuansa ketidakpastian. Marwan menekankan dalam politik kontemporer Indonesia sudah tidak relevan lagi mendikotomikan antara partai berbasis nasionalis dengan partai berbasis Islam.

"Islam itu rahmatan lil'alamin. Segala kemungkinan politik sedang kami kaji secara mendalam dan komprehensif. Dalam konteks Indonesia, Islam tidak perlu diformalisasikan, tapi dilaksanakan secara substantif. Yang penting spirit Islam mewarnai Indonesia," katanya.

UANG ADALAH TUHAN

Mayer Amschel Rothschild (1744-1812), pendiri House of Rothschild
Mungkin hal yang paling penting untuk mengetahui tentang kekuasaan di dunia saat ini adalah bahwa sebagian besar negara tidak memiliki kontrol atas mata uang mereka sendiri. Sebaliknya swasta, bank nirlaba pusat - seperti Federal Reserve System di AS - membuat uang dari apa-apa dan kemudian meminjamkannya dengan bunga kepada pemerintah masing-masing. Ini adalah penipuan yang sangat menguntungkan, tapi itu bukan yang terburuk.



Tidak hanya bank sentral memiliki kekuatan untuk menciptakan uang secara gratis , mereka juga memiliki kekuatan untuk menetapkan suku bunga , untuk memutuskan berapa banyak kredit yang dikeluarkan , dan untuk memutuskan berapa banyak uang yang dimasukkan ke dalam sirkulasi . Dengan kekuatan ini bank sentral dapat - dan melakukan - mengatur siklus boom dan bust , memungkinkan pemilik super- kaya bank untuk mendapatkan keuntungan dari investasi selama booming , dan membeli aset-aset dengan harga murah selama patung . Dan itu masih belum keseluruhan cerita .

Yang paling menguntungkan dari semua kegiatan bank sentral adalah pembiayaan perang besar , terutama dua Perang Dunia . Ketika negara-negara yang terlibat dalam peperangan , dengan kelangsungan hidup mereka dipertaruhkan , pemerintah menguras sumber daya mereka untuk batas dalam kompetisi untuk menang . Perjuangan untuk mendapatkan lebih banyak pendanaan menjadi sama pentingnya dengan kompetisi di medan perang . Rentenir, cinta peminjam ( per-kreditan ) yang putus asa , dan kekayaan besar telah dibuat dengan memperluas kredit kepada kedua belah pihak dalam konflik : semakin lama perang terus berlanjut , semakin banyak keuntungan bagi bank sentral .

Kekayaan terpusat Menghasilkan Daya yang lebih

Beberapa laki-laki terbesar di Amerika Serikat yang takut akan sesuatu. Mereka tahu ada kekuatan di suatu tempat, sangat terorganisir, begitu halus, begitu waspada, sehingga saling bertautan, begitu lengkap, begitu meluas bahwa mereka lebih baik tidak berbicara atas napas mereka ketika mereka berbicara dalam kutukan itu.

- Woodrow Wilson (1856-1924), Presiden ke-28 Amerika Serikat

Sistem politik kami, berdasarkan partai yang bersaing untuk terpilih, secara intheren rentan terhadap korupsi. Sama seperti perjuangan untuk pembiayaan adalah penting dalam kampanye militer, jadi itu penting dalam kampanye politik. Donor kaya bisa mendapatkan perlakuan khusus, ketika datang ke undang-undang dan regulasi yang mempengaruhi kepentingan bisnis mereka. Korupsi seperti ini, bagaimanapun, adalah hanya puncak gunung es.

Cara yang lebih efektif bahwa kekayaan diterjemahkan menjadi kekuatan adalah dengan menempatkan agen - individu yang setia kepada pendukung kaya - ke posisi pengaruh dan kekuasaan. Sebagai contoh, ketika Rothschild dan Rockefeller bergabung untuk mendirikan Federal Reserve , mereka merekrut seorang profesor diketahui , Woodrow Wilson , berjanji untuk membuat Presiden , dan dijamin janji kembali, bahwa ia akan menandatangani RUU Federal Reserve ketika saatnya tiba .

Dengan pengaruh mereka atas bos partai , kontrol mereka terhadap surat kabar , dan pendanaan terbatas , mereka mampu mendapatkan Wilson terpilih . Dia mungkin kemudian menyesali tawar-menawar dengan setan , seperti yang disarankan dalam kutipan di atas .

Sebuah contoh yang lebih modern adalah Obama , yang pada tahun 2009 ditugaskan oleh Henry Kissinger ( dirinya agen kunci dari Rockefeller ) untuk menciptakan sebuah " tatanan dunia baru . " Seperti Wilson , Obama muncul dari politik mana, yang meroket ke Kepresidenan , dan membuktikan kesetiaannya di kantor . Dalam kasus Obama , ini terlibat segera mengubah Gedung Putih ke agen pusat - bankir dari Wall Street - Timothy Geithner dan teman-temannya . Mereka membuat kebijakan; Obama membuat pidato .

Hal semacam ini telah berlangsung selama berabad-abad , pertama di Eropa dan kemudian di Amerika Serikat . Apa yang dimulai sebagai penempatan agen kunci telah berkembang dari waktu ke waktu . Apa yang kita miliki sekarang adalah sebuah web internasional kontrol , dengan agen kunci ditempatkan dalam partai politik , pemerintah dan lembaga mereka , media , papan perusahaan , badan intelijen , dan militer . Di tengah-tengah web adalah dinasti bank sentral - Dewa Uang - yang tetap sebagian besar di belakang layar , menarik helai kekuasaan yang sesungguhnya .


Teknik Transformasi

Dalam politik , tidak ada yang terjadi secara kebetulan . Jika itu terjadi, Anda dapat bertaruh itu direncanakan dengan cara itu.

- Franklin D. Roosevelt (1882-1945) , Presiden ke-32 Amerika Serikat

Apakah Anda pernah melamun tentang apa yang akan Anda lakukan jika Anda memiliki kekayaan dan kekuasaan ? Untuk beberapa jawabannya mungkin kehidupan luang dan kesenangan , tapi bagi banyak pikiran mereka akan beralih ke mengubah dunia , membuat dunia 'lebih baik' .

Contoh ikon akan Bill Gates , yang lebih suka menggunakan sebagian besar kekayaannya untuk membuat perubahan di dunia - terutama hubungannya dengan pengurangan populasi - daripada mengabdikan untuk mengumpulkan kekayaan lebih besar .

Para Dewa Uang ( The Gods Of Money) seperti itu . Mereka punya kekayaan dan kekuasaan , lebih besar , selama beberapa generasi , dan tidak seperti Anda dan saya , mereka dapat melakukan lebih dari lamunan . Usaha mereka telah terlibat dalam selama beberapa abad belum mengumpulkan lebih banyak kekayaan , melainkan telah mengubah dunia ke dalam jenis yang diinginkan mereka sendiri fiefdom pribadi . Mereka telah mencapai ini dalam serangkaian proyek transformasional pada skala global. Apa yang disebut sebagai ' The New World Order ' hanyalah terbaru dalam proyek seri ini .

The Great America Project : Sebuah Basis Ideal Operasi

Ketika koloni Amerika mencapai kemerdekaan dari Inggris , sebuah negara baru diciptakan yang jelas memiliki potensi untuk menjadi kekuatan dunia benar-benar hebat . Sebuah benua besar , lebih besar dari seluruh Eropa , dan dengan sumber daya yang sangat besar , yang tersedia untuk ditaklukkan dan dieksploitasi . Jika Rothschild bisa menguasai Amerika , mereka bisa menggunakannya sebagai basis operasi untuk mengkonsolidasikan kekuasaan mereka secara global .

Tahun 1800-an AS tumbuh menjadi kekuatan industri yang tangguh . Kami meng-asosiasikan kenaikan ini berkuasa dengan nama-nama seperti Carnegie , Mellon , JP Morgan , dan Rockefeller , yang kemudian dikenal sebagai ' baron perampok ' . Namun itu Rothschild uang , dan bank , yang memainkan peran utama dalam pembiayaan proyek industrialisasi ini Rothschild -linked . Keluarga Rothschild dengan hati-hati mempersiapkan basis masa depan mereka operasi . JD Rockefeller adalah yang terbesar dari para baron perampok , dan ia mampu bergabung dengan Dewa Uang pantheon pada kurang lebih sama dengan istilah Rothschild .

Dengan AS didirikan sebagai kekuatan industri utama , langkah berikutnya adalah untuk Dewa Uang untuk mengambil kontrol yang kuat dari raksasa ini mereka membantu menciptakan . Seperti dijelaskan di atas , ini dicapai dengan biasa di belakang layar manipulasi melalui penciptaan Federal Reserve pada tahun 1913 .

Proyek Perang Dunia 1

Langkah berikutnya adalah untuk memainkan kekuatan Eropa melawan satu sama lain . Dengan dukungan dari Rothschild , seperti yang dijelaskan dalam buku Hidden History (lihat sidebar di halaman 14 edisi ini New Dawn ) , sebuah komplotan rahasia elit Inggris rekayasa ' Perang Besar ' dengan Jerman , yang industri dan kekuatan finansial mulai gerhana bahwa dari Kerajaan Inggris . Tujuannya komplotan rahasia adalah untuk melestarikan supremasi Inggris . Para Dewa Uang , bagaimanapun, memainkan permainan yang lebih dalam . Jerman kalah perang , tapi itu adalah AS yang muncul sebagai penerima manfaat utama , bukan Inggris .

Sementara negara-negara Eropa yang melelahkan diri dalam perang , AS memasok mereka dengan cara-cara untuk melakukannya , dan persediaan tersebut sedang dibayar oleh kredit dimungkinkan oleh Federal Reserve baru - yang telah didirikan tepat pada waktunya untuk tujuan itu . Ketika perang berakhir , kekuatan Eropa berutang jumlah astronomi ke AS , dan AS telah sangat memperluas kapasitas industri dalam proses penyediaan bahan perang .

Sebelum perang , AS, Inggris , dan Jerman yang lebih atau kurang setara sebagai kekuatan industri . Dengan hanya keterlibatan militer diabaikan , AS muncul dari perang jauh kekuatan industri terbesar, dan negara terkaya di dunia juga. Namun AS hanya satu Power Besar di antara banyak . Itu tidak memiliki armada kelas dunia juga tidak memiliki tentara yang kelas dunia