Tuesday, 21 January 2014

GITA WIRJAWAN : NETT KITA DEFISIT 5 MILLIAR US DOLLAR TAHUN 2013. AMERIKA SERIKAT MEMBERI SUBSIDI KE PETANI 80 SAMPAI 100 MILLIAR US DOLLAR PER-TAHUN.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg51O6zArn7wup96jKsHjnCXU0tg6a4AzCx5OF14TnQpiBDvGEInt6SzpiS-NuRwANd3pOtGXjZ7zf527qCHiuIklH8CraDs23hJuVJ4PDUmL3D15_GOhGGsfw5dmUQT_gSWHig30b6-R51/s1600/gita_wirjawan.jpgMenteri Perdagangan, Gita Wirjawan, mengusulkan agar Indonesia mengimpor dua juta ekor sapi betina produktif per tahun untuk meningkatkan polulasi sapi. Hal ini dinilai penting untuk lebih memudahkan pemerintah mengendalikan tingkat inflasi di masa mendatang.
"Efek sapi ke inflasi ini tidak kecil," ujar Gita dalam kesempatan diskusi bersama tim redaksi VIVA Group di Ruang Rapat ANTV, Kompleks Epicentrum, Jakarta, Senin 13 Januari 2014.
Gita menjelaskan bahwa kondisi stok sapi di dalam negeri tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pasar dan permintaan masyarakat yang tinggi terhadap daging. Sehingga 50 persen kebutuhan daging harus dipasok dari impor.
Sementara harga sapi bakalan dan sapi siap potong di negara asal impor begitu tinggi. Gita mengusulkan agar Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan direvisi demi memudahkan pemerintah mengimpor sapi berdasarkan zona, bukan negara demi mendapatkan biaya impor sapi lebih rendah.
Impor sapi yang lebih rendah akan membuat harga jual daging di pasar lebih murah. Menurut Gita, ini juga penting mendorong peningkatan konsumsi daging masyarakat. "Kandungan protein daging itu kan tinggi, untuk mencerdaskan kehidupan bangsa," kata Gita.
Gita juga yang merupakan peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat, menyatakan komitmen untuk meraih kemenangan dengan strategi menarik simpati pemilih golongan putih alias golput. "Saya lihat golput itu bisa 35-40 persen selama ini. Kenapa tinggi? Supply pemimpin kurang appealing," kata dia.
Simak perbincangan tim Redaksi VIVA Group dengan Gita Wirjawan berikut ini.
Bagaimana dengan Follow up kesepakatan WTO di Bali?
Kemarin di Bali disepakati tiga hal: paket negara miskin, paket pertanian, dan paket fasilitasi perdagangan.
Yang pertama ini paket untuk negara miskin terkait dengan keinginan negara miskin supaya mereka diberikan bantuan, bantuan dari negara maju dan berkembang yang besar supaya kepabeannya, kepelabuhannya, dan apapun lah yang bisa memperlancar ekspor mineral negara miskin agar bisa lebih bagus. Itu di belakangnya ada financial assistant. Yang kedua, perkecualian untuk negara miskin, khususnya negara Afrika. Kalau mereka mau ekspor kapas, mereka dikenakan tarif. Ketiga, tentunya adalah di Asia, kalo ada ekspor dari negara miskin, mayoritas negara Afrika. Kalau di Asia Tenggara, termasuk Laos dan Myanmar. Itu semua disepakati, keinginan negara miskin.
Yang beda dengan WTO Bali ini adalah prinsip single undertaking. Jadi kalau ada suatu negara yang populasinya cuma 5 juta dan dia merupakan  salah satu 160 negara anggota, itu dia bisa memveto kesepakatan. Kalau China, penduduknya 1,3 miliar, PDB-nya lebih besar, suaranya satu. Nah ini bagus, 160 negara ini kemarin  sepakat untuk mendukung keinginan negara miskin.
Yang kedua, paket pertanian yang disepakati oleh kita semua kemarin pada intinya permintaan grup negara berkembang atau G-33. Memang yang paling vokal itu India. Indonesia sebetulnya Ketua G-33. Tapi Indonesia harus menjaga posisi netral, persepsi objektif, karena kita adalah tuan rumah. Kita mendukung permainan peran oleh India sebagai anggota G-33 untuk kepentingan paket pertanian. Paling penting adalah di mana negara berkembang yang punya sektor pertanian yang besar itu bisa dapat perkecualian antara lain supaya kita bisa berikan subsidi kepada sektor pertanian dan petani. Kita bisa lakukan penimbunan atau stock holding. Jadi seperti beras, gandung, dan produk pertanian tertentu itu bisa ditimbun.
Selama ini kan dilarang, justru yang diperbolehkan itu negara maju. Mereka negara maju itu agak kelewatan, mereka memberikan subsidi kepada petaninya. Kalau di Amerika itu subsidinya US$80-100 miliar per tahun. Kalau di Uni Eropa itu 80 miliar euro per tahun. Sedangkan negara–negara berkembang tidak pernah bisa melakukan subsidi, ini dilarang oleh WTO.
Lalu, kami juga meminta penimbunannya tidak bisa dibatasi seperti apa yang dulu diinginkan Putaran Uruguay  tahun 1986, yaitu kalau mau melakukan penimbunan tidak boleh lebih dari 10 persen dari produksi nasional dan berdasarkan harga tahun 1986. Nah, kita bilang tunggu dulu, bos. Ini harga kan sudah berubah di abad 21. Solusi interennya adalah  oke anda boleh lakukan subsidi dan lakukan penimbunan tidak ada batasan. Tapi di solusi permanennya kami minta tidak ada batasan-batasan penimbunan seperti di kesepakatan Uruguay dulu dan ini harus menggunakan 15 persen dari harga saat ini. Ini yang nanti akan dirumuskan dalam solusi permanen. Alhamdulillah, kemarin disepakati untuk dapat pengecualian sementara. Itu bagus.
Bagian terakhir dari paket pertanian yang disepakati adalah tarif rate quota atau TRQ. Tarif rate quota ini apa? Ini perlindungan kepada petani. Kalau ada impor produk pertanian dari luar, khususnya dari negara maju atau negara-negara yang kuat, itu kita bisa kenakan tarif sampai 60 persen. Ini cukup tinggi untuk bisa berikan perlindungan kepada petani ataupun sektor pertanian. Ini yang nyata dan bisa dinikmati termasuk oleh Indonesia sekarang. Nah, itu paket pertanian.
Yang terakhir mengenai  fasilitasi perdagangan. Ini adalah bagaiman secara keseluruhan, 160 negara anggota, bisa memperlancar kepabeanan, memperlancar sistem kepelabuhanan udara atau laut supaya ekspor impor bisa makin lancar.
Kalau dihitung-hitung kemarin Paket Bali cukup bersejarah, karena selama 18 tahun, sejak 1985 berdirinya WTO, tidak pernah ada kesepakatan. Putaran Doha, bagus kan retorikanya, mulia sekali untuk kepentingan negara berkembang dan negara miskin bisa dilindungi. Tapi, tidak ada yang nyata. (Kesepakatan) Cancun, ada orang Korea yang bakar diri, protes. Lalu di Seatle, demo besar-besaran di Hongkong. Kemudian di  Jenewa tidak pernah ada kesepakatan.
Jadi kalau dihitung-hitung, ini adalah 10 persen dari Paket Doha. Paket Doha itu ada 18 sampai 19 hal yang harus disepakati supaya benar-benar terjadi keseimbangan antara negara maju dengan negara berkembang  dan negara miskin.
Dari sekian kesepakatan itu, apakah sudah ada yang terealisasi?
Sudah. Paket pertanian. Kita sudah bisa mengenakan tarif sampai 60 persen. Ini sudah diperbolehkan. Jadi kalau ada sikap pemerintah untuk mengenakan tarif terhadap produk-produk pertanian yang bisa bersaing dengan produk lokal, kita bisa mengenakannya sampai 60 persen. Itu tidak akan digugat. Kita juga bisa memberikan subsidi sekarang, itu tidak dianggap pelanggaran oleh WTO.
Kalau kemarin tidak ada kesepakatan di Bali, anggaplah kita memberikan subsidi untuk beras atau apapun lah, kita bisa digugat di WTO. Kita mau lakukan penimbunan jagung, kedelai, beras, rotan, dan lain sebagainya, itu bisa digugat di WTO. Sekarang tidak bisa digugat. Itu sudah effective immediately sejak tanggal 6 Desember 2013. Jadi itu nyata.
Memang India punya kepentingan politik karena mereka akan pemilu bulan Mei. Terus itu sektor pertanian sensitif sekali.

Ini soal pembenahan postur neraca perdagangan. Prediksinya defisit agak menurun. Tapi ditengarai bebannya akan ada di penguatan nilai tukar dolar AS yang lebih tinggi lagi tahun ini. Bagaimana Menteri Perdagangan membenahi postur neraca perdagangan tahun ini agar kita tak masuk zona krisis?
Saya melihat begini, sebelas bulan pertama 2013, ekspor non migas kita volumenya naik 33 persen dan persentase kenaikan volumenya itu lebih tinggi daripada kenaikan 2011 dan 2012. Tahun 2011 kita kan golden year, tapi di 2013 persentasenya lebih bagus dari sisi volume.
Kenapa ekspor non migas 2013 kita, walau surplus, tapi nilanya tidak setinggi surplus tahun 2011? Karena harga komoditi di pasar internasionalnya jatuh sampai akhir semester pertama. Tapi, kalau kita lihat kelapa sawit, bahkan batubara, dan produk-produk komoditas lainnya, sampai bulan September sudah mulai terjadi konsolidasi. Sawit itu sejak September naik, bukan hanya harganya, tapi volumenya juga naik. Ada demand dari China dan India yang sudah meningkat.
Kondisi ini ditopang oleh pertumbuhan ekonomi atau pemulihan ekonomi di negara maju, seperti Jepang dan Amerika Serikat. Amerika Serikat pada kuartal ketiga pertumbuhan ekonominya di atas 4 persen. Kelihatannya harga minyak juga masih stabil, Nimex masih di bawah US$100 dolar atau sekitar US$95 per barel. Walau ini musim dingin, pasar sahamnya terus naik, yield treasury untuk 10 tahun di Amerika sudah lebih dari 3 persen, padahal 5 bulan yang lalu masih 2,4 persen. Artinya, tapering off membuat uang yang ditarik dari seluruh dunia, totalnya lebih dari US$3 triliun dipompa oleh Federal Reserve sejak akhir 2008, imbasnya ke seluruh dunia cari yield di bond (obligasi) dan di capital market (pasar saham). Pasar modal Amerika Serikat kenaikan kinerjanya lebih tinggi daripada pasar modal Asia tahun lalu. Kelihatannya ini pun bakal berkelanjutan.
Kalau pemulihan ekonomi di Amerika dan Jepang bisa berkelanjutan, pasti akan membutuhkan produk-produk yang keluar dari pabrik-pabrik di China dan negara berkembang. Tentunya penggunaan kapasitas di pabrik-pabrik tersebut akan membutuhkan produk-produk primer dari negara seperti Indonesia. Karena itu saya merasa ekspor non migas kita, yang sudah kelihatan volumenya naik 33 persen, ini akan berkelanjutan.
Surplus non migas kita di tahun 2013 sekitar US$6-7 miliar. Sampai akhir November  2013 surplus kurang lebih US$6,5 miliar. Kalau dihitung sampai Desember bisa surplus lagi, tambahan, anggaplah US$7 miliar dolar.
Problemnya kenapa kita selalu defisit. defisit nett-nya adalah minyak mentah. Impornya kan sekitar 400 ribu barrel per hari. Itu menggerogoti neraca perdagangan kita. Impor migas tahun lalu sampai akhir tahun 2013 defisit bisa mencapai US$12 miliar dolar. Defisit migas US$12 miliar, surplus nonmigas US$7 miliar, jadi nett kita defisit US$5 miliar di tahun 2013.
Tapi, saya percaya kalau pemulihan ekonomi negara maju berkelanjutan, surplus non migas kita tahun 2014 meningkat dari US$7 miliar dolar, apa lagi kalau kita bisa naikkan lifting. Tidak mungkin kita bisa turunkan konsumsi. Kalau harga minyak stabil, defisitnya bisa lebih kecil 2014. Defisit 2014 mungkin bisa turun dari capaian 2013 US$5 miliar dolar.
Kalau di rapat kabinet, apakah yang Anda katakan itu adalah prioritas? Apalagi mengingat pemerintahan tinggal beberapa bulan lagi. Apakah ada regulasi dan langkah yang akan segera keluar?
Kalau saya lihat, non migas sudah jalan cukup bagus, pengaruhnya ke postur neraca perdagangan,kita, neraca transaksi berjalan. Tinggal inflasinya. Inflasi ini kan ada impornya juga, imported inflation. Kalau kita lihat, tarif listrik listrik dijaga, harga minyak dijaga, apalagi kalau ada subsititusi ke biodiesel bisa dilakukan, itu double impact, bisa kurangi impor dan subsidi.
Efek dari volatile food terhadap inflasi ini yang menurut saya susah dikendalikan. Karena apa? Kadang kita harus impor cabai. Kita hampir selalu impor bawang putih. Produksi nasional bawang putih hanya 5 persen dari kebutuhan. Itu masih tidak rentan anomali cuaca dari negara asal, jumlahnya juga tidak terlalu besar.
Tapi yang lumayan besar efeknya itu memang sapi. Sapi tuh efek ke inflasi ini tidak kecil. Kita kan impor kan pakai dolar, jadi itu akan dipengaruhi oleh nilai tukar dan bisa berdampak ke inflasi. Apalagi kalau ada anomali cuaca.
Kebutuhan sapi kita tahun 2014 itu bisa sampai sebesar 4 juta ekor. Sedangkan produksi nasional kita yang bisa disembelih itu cuma 2 juta ekor. Jadinya, 50 persen kebutuhan nasional untuk sapi itu harus diimpor.
Problemnya adalah undang-undang kita  membatasi dari mana kita bisa impor sapi hidup. Dulu, ada interpretasi Mahkamah Konstitusi yang mana kita harus. menggunakan pendekatan negara, bukan zona. Kalau ada negara asal sapi, ada zona yang bebas dari penyakit mulut dan kuku, tapi satu zona saja tidak bersih, kita tidak boleh menggunakan impor ini.
Negara-negara Asia Tenggara lain menggunakan pendekatan zona. Kalau zonanya bersih, boleh dia impor dari situ. Jadi, zona-zona yang bersih itu disertifikasi oleh PBB, lembaga internasional berbasis Prancis.
Jadi kita tidak boleh beli sapi dari negara lain, hanya dari Australia. Kita boleh mengimpor sapi hidup dari Australia, Selandia Baru, Jepang, Amerika, Kanada. Sedangkan harga sapi hidup di India itu setengah harga dari yang di Australia. Tapi kita tidak boleh impor dari India.
Tapi dulu  SBY pernah MoU dengan Brasil?
Ya. Tapi Brasil negaranya jauh. Sapi hidup tidak boleh di kapal lebih dari 8 jam itu katanya dagingnya tidak enak kalau dipotong. Kalau kita ke Malaysia, 80 persen sapi yang mereka impor dari India, makanya sapi di Malaysia itu harganya jauh lebih murah daripada di Indonesia. Singapura juga sapinya lebih murah daripada di Indonesia, padahal mereka tidak punya peternakan.
Nah, menurut saya Ini yang harus disikapi. Sebetulnya ini kan bisa disikapi. Ini kerjaannya hulu, bukan hilir. Maka undang-undangnya harus diubah.

Sudah coba diangkat isu ini?
Wah, sudah berkali-kali. Kalau ini bisa diubah, kita bisa kendalikan inflasi lebih bagus daripada sebelumnya. Tapi, saya lihat, beras kayaknya terkendali pasokannya daripada tahun lalu. Surplus kan. Cabai, bawang putih, bawang merah, kemarin saya tidak lihat ada tanda-tanda anomali cuaca di 2014 dan relatif stabil.

50 persen sapi dari impor. Harga ditargetkan turun di Rp76 ribu per kilogram, tapi sekarang harga masih di atas Rp90 per kilogram ribu waktu desember lalu. Maka ditengarai ada indikasi kartel. Apa yang akan dilakukan Kementerian Perdagangan karena harga belum turun sesuai target?
Waktu kita menargetkan Rp76 ribu, nilai tukar dolar itu masih kisaran Rp10 ribu. Sekarang  sudah Rp12 ribu lebih. Jadi kita hitung, sekarang harga sapi Rp90 ribu dikurangi saja 20 persen, sudah kena target. Kalau saya lihat, aktivitas Rumah Pemotongan Hewan sudah lebih bagus. Mereka sudah dapatkan stok dari luar dan dalam. Harganya sudah lebih bagus secara relatif. Dulu, karena ada kelangkaan, mereka pasang harga yang lebih tinggi.
Dulu. Waktu dolar Rp10 ribu, itu sapi hidup yang siap potong itu harganya Rp30-33 ribu per kilogram. Begitu karkas, bisa sampai Rp60 sekian ribu. Jadi realistis sekali kalau kita targetkan di pasar Rp76 ribu per kilogram. Tapi tiba-tiba nilai tukar rupiah bergejolak. Ini yang meningkatkan biaya sapi hidup yang masuk ke RPH, termasuk karkas dan di pasar. Ini sudah meningkat harganya.
Kalau kita lihat ke depan, kita akan datangkan sapi bakalan dan siap potong. Sapi bakalan porsinya akan lebih banyak, itu sapi yang didatangkan untuk digemukkan 3-4 bulan, lalu dipotong. Kalau sapi siap potong itu 1-2 minggu itu akan dipotong.
Tapi, untuk jangka menengah saya bilang kita harus impor dengan skala yang lebih besar untuk sapi betina produktif. Ini yang berkali-kali saya push ke Kementerian Pertanian dan Kemenko Perekonomian, dan kabinet. Berapa impornya, ya 2 juta saja per tahun. Setiap sapi betina produktif ini bisa melahirkan 1 anak selama 1 tahun dalam 9 tahun. Kalau itu kita impor 1 juta sampai 2 juta ekor per tahun, ini melipatgandakan populasi sapi.
Sebab problemnya juga populasi sapi kita sudah turun. Dua tahun yang lalu, populasi sapi hampir 16 juta ekor. Sekarang tinggal 13 koma sekian juta ekor. Ini artinya di hulu harus disikapi. Kalau hulunya tidak beres, ya  hilirnya yang keteteran.
Sekarang saya sedang prakarsai konsep ini dan mudah-mudahan bisa disetujui oleh kabinet. Kalau sekiranya bisa, ini akan sangat bisa menjawab kebutuhan kita di jangka menengah sampai jangka panjang.
Keberatan kira-kira muncul dari mana untuk program pembenahan di hulu ini?
Seharusnya tidak ada.

Berapa sapi yang akan diimpor untuk tahun ini?
Kalau tahun ini harus mendatangkan kurang lebih 700-an ribu ekor dalam waktu dekat. Ini sapi bakalan dan sapi siap potong.  Tapi ini sapi jantan.
Yang harus didatangkan justru yang betina dan produktif. Ini tidak ada larangan dari Australia. Ini harus dimanfaatkan. Mereka ada stoknya. Kalau ini didatangkan, lalu melahirkan setiap tahun satu sapi. Bayangkan kalau stok pertama didatangkan dua juta ekor, selama sembilan tahun bisa membuahkan 18 juta ekor. Apalagi kalau kita setiap tahun impor dua juta ekor sapi betina produktif, itu akan meningkatkan populasi sapi kita. Tapi ini perlu pemikiran jangka menengah dan panjang. Tidak bisa cari untung segera. Ini yang kadang harus digarisbawahi.
Yang 700 ribu ini bakalan?
Bakalan dan siap potong. Tapi, kita bisa memerlukan sampai 2 juta ekor impor. Tahapan pertama, business plan 700 sekian ribu sapi.
Ini di luar yang impor lebaran kemarin?
Ya. Kalau yang kemarin kan kita impor bakalan kuartal keempat itu 40 sekian ribu, diakselerasi dan yang siap potong itu datangkan 75 ribu dengan yang tahapan pertama 25 ribu jadi total 100 ribu.
Mengenai undang-undang yang harus diubah, karena membatasi untuk impor sapi dari negara mana saja tadi, apakah Anda sudah pernah sowan ke partai-partai?
Saya sudah sowan ke Menteri Pertanian. Kuncinya di sana. Ini harus diprakarsai oleh Kementerian Pertanian.Tapi setiap tahun beliau bilangnya Insya Allah terus.
Silakan saja tanya ke Menteri Pertanian. Katanya dia akan bawa ke DPR sejak tiga tahun lalu. Saya bicara soal ini sudah lama lho.
Dengar-dengar Anda akan naikkan harga referensi daging dari Rp76 ribu? Kira-kira kapan?
Kita akan naikkan dalam waktu dekat. Tapi, memang sapi ini masalah fundamental lho. Konsumsi kita untuk daging juga masih rendah, di bawah konsumsi negara lain. Konsumsi daging kita masih 2,5 kilogram  per kapita per tahun. Argentina itu 55 kilogram, Brazil 40 kilogram, Jerman 40 sampai 45 kilogram. Singapura dan Malaysia sudah 15 kilogram.
Kita masih 2,5 kilogram. Padahal ini penting, karena kandungan protein daging itu kan tinggi, untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Stok sapi kita hanya 13 sekian juta. Di Brasil saja stok sapinya 200 juta. padahal penduduknya cuma 49 juta.
Impor sapi betina produktif,  yang baru saja saya wacanakan, hitungan saya kalau mau kita naikkan konsumsi daging dari 2,5 kilogram ke 20 kilogram per kapita per tahun kita perlu stok 60 juta ekor sapi. Sekarang cuma 13,5 juta. Jadi memang harus dinaikkan stoknya.
Soal bisnis online 70 sampai 75 pesen dikuasai pemain kuat seperti Facebook dan Google. Apakah ada pengaturan khusus?
Ya. Ini kecenderungannya kalau tidak diatur akan membunuh pemain lokal.  Jawabannya akan segera keluar. Kementerian Perdagangan akan menggolkan Rancangan Undang-Undang Perdagangan. Dari zaman Menteri Rahmat Saleh, 30 tahun yang lalu, undang-undang ini tidak pernah gol. Dalam RUU Perdagangan ini salah satu poinnya ada mengenai e-commerce. Selama ini  tidak ada kepastian hukum dari e-commerce. Kalau misalnya beli buku di amazoncom, tidak dikenai pajak. Ini mematikan dotcom dotcom lainnya karena kan dikenai pajak. Tapi kalau Facebook, amazon.com, Twitter, e-bay tidak ada pajak. Nah, RUU Perdagangan ini akan memayungi kepentingan kita untuk mengambil sikap fiskal terhadap kompetitor. Insya Allah, akhir bulan ini akan diketok di DPR.
RUU Perdagangan semangatnya, pertama, menghormati kerangka kesepakatan perdagangan sebelumnya. Kalau kita ada perdagangan bebas dengan ASEAN dan segalanya, kita tidak akan mengobok-obok. Kedua, kita mendukung industri dalam negeri.
Ketiga, kita sangat mendukung perlindungan konsumen. Jangan sampai sayur-sayuran dan buah-buahan yang mengandung formalin, dimakan oleh anak-anak kita. Juga mainan yang gampang terbakar yang dibuat oleh luar negeri. Keempat,  adalah e-commerce. Ini yang satu-satunya futuristik. Bagaimana supaya bisa memberikan perlindungan kepada pelaku usaha lokal.
Kementerian Perdagangan kapan akan menerbitkan Permendag tentang ekspor? Pemerintah telah mengeluarkan larangan tentang ekspor tambang mentah. Kalau sudah ada PP-nya, bagaimana Permendagnya dan kapan keluar?
Jadi kita harus tegap dan tegar terhadap hilirisasi. Masa depan harus tercermin dalam kapasitas kita dalam ekspor barang-barang yang telah diproses. Itu value added tinggi sekali. Di pipe line ini banyak yang sudah bangun smelter. Mereka mengejar supaya bisa ekspor.
Tentang konvensi capres Demokrat, Anda masih ingin terus berkompetisi padahal survei hasil menunjukkan elektabilitas Anda lebih rendah dari Dahlan Iskan?
Ya. Memang rendah banget. Saya akui.  Tapi saya punya kepercayaan bahwa lembaga survei tidak selalu benar. Survei itu tidak memotret golput. Saya lihat golput itu bisa 35-40 persen selama ini. Kenapa tinggi? Supply pemimpin kurang appealing.
Tapi kalau saya lihat fenomena sosial media, pengikut saya cukup signifikan meningkat dalam dua bulan terakhir ini. Di Facebook fans sudah lebih dari 1,1 juta. Awal November baru 3 ribuan. Di Twitter follower sudah ada 430 ribu. Ini juga kalau saya perhatikan, banyak yang muda, cewek juga banyak. Saya bisa merasakan komunikasi batinnya bahwa mereka inilah yang selama ini golput. Tapi saya tidak tahu. Biar Yang Di Atas menentukan semua ini dan rakyat. Kami ikhtiar saja semaksimal mungkin sampai titik konvensi. Kalau belum diperkenankan, ya belum diperkenankan. Tapi, saya menghormati opini survei-survei yang ada.
Masih percaya dengan konvensi Demokrat atau ada opsi jadi capres partai lain?
Tidak ada. Saya berteman dengan keluarga pak Ical, bu Mega, dan pimpinan partai lainnya. Tapi saya tidak ada deal-deal dengan siapa pun. Saya untuk sementara ini mengikuti ini dan saya komitmen untuk menang di konvensi. Tapi saya yakin kalau saya berikhtiar saya akan menang di konvensi. Intinya saya harus berikhtiar dan berdoalah.
Saya percaya bahwa konvensi ini yang paling demokratis. Ini satu-satunya mekanisme yang menyajikan pilihan yang bermutu. Ada 11 orang peserta dan disodorkan kepada 250 juta rakyat. Jadi masyarakat tinggal memilih. Jujur saja, ini satu-satunya yang available kan untuk kader muda dan mungkin punya keinginan untuk berkecimpung dalam proses politik.
Anda pernah menyatakan bahwa kabinet sebaiknya tidak boleh ada orang dari parpol. Ini berdasarkan kondisi saat ini menteri-menteri sudah sibuk untuk urusan pemilu. Bagaimana dengan Anda yang sibuk di konvensi?
Saya percaya selama empat tahun terakhir ini mungkin kurangnya koordinasi satu dengan yang lain karena nuansa politik yang kental. Sulit bagi seorang menteri disuruh mengurusi urusan teknis 100 persen, di sisi lain harus urus umbul-umbul dan katering untuk acara partai. Saya percaya bahwa kepemimpinan ke depan, harus dikelilingi teknokrat sebanyak mungkin untuk kepentingan teknis, apalagi untuk kementerian teknis yang sifatnya di hulu.
Bagaimana komentar Anda soal dianggap sebagai antek neolib?
Adakah yang bisa menjelaskan kepada saya arti neolib?  Saya mendekatkan diri  ke rakyat lewat jembatan komunikasi yang lumayan bagus. Kedua, golputnya dirangkul. Mungkin sekarang mereka belum lihat yang sosok yang appeal. Ketiga, policy saya cukup sangat pro rakyat selama ini.
Saya Menteri Perdagangan yang mengeluarkan peraturan yang membatasi minimarket 150 outlet, saya membatasi restoran franchise 250 outlet. Saya Menteri Perdagangan pertama yang melarang ekspor bahan baku rotan karena ratusan ribu pekerja di Cirebon di-PHK akibat mereka tidak bisa mendapatkan bahan bakunya di Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Tapi, sejak policy itu dikeluarkan awal tahun 2012, lebih dari seratus ribu lapangan tersedia kerja di Cirebon dan di kota-kota lainnya di Indonesia.
Saya Menteri Perdagangan pertama yang mengeluarkan peraturan di mana 80 persen produk dijual di retail modern harus di dalam negeri. Saya Menteri Perdagangan pertama yang mengeluarkan Peraturan Menteri di mana ekspor timah kita mengacu ke bursa timah kita harus mengacu ke bursa di Indonesia, bukan ke London. Kenyataannya Indonesia adalah pengekspor terbesar kedua di dunia, kenapa harus harus mengacu ke London Metal Exchange.
Bukti nyata, harga timah di bursa berjangka Indonesia US$23.100 per ton, sedangkan di London Metal Exchange cuma US$21.000 per ton. Per ton ini bedanya 2.100 dolar. Menurut saya ini untuk kesejahteraan rakyat. Ini kebijakan yang menggunakan harga bursa kita dan ekspor timah September di atas 80 ribu ton. Yang begini-begini menurut saya sih kalau masih dibilang neolib, mungkin kita harus segera diskusi lagi. Itu saja sebagai bahan pertimbangan.
Dan hasil WTO Bali itu Anda bisa lihat hasilnya sangat pro rakyat. Setiap negara miskin dan berkembang punya hak veto. Kalau mereka tidak happy dengan kesepakatannya, mereka tidak akan tinggalkan Bali.
Tapi WTO kurang mencuat beritanya ya?
Saya itu sudah bilang ke seluruh dunia. Seminggu sebelumnya, ada 20 sampai 30 pemred saya undang. Tapi itu mereka kelihatannya memang sudah pesimis. Omongan merekam ini ibarat jenazah dibawa dari Jenewa. Tapi saya tidak begitu pandangannya, ini ibarat orang pingsan yang masih bisa dibangunkan lagi. Dan kenyataannya kan bangun lagi, setelah 18 tahun.
Setiap hari di Bali waktu itu ada media briefing. Tapi ratusan kursi disediakan, yang datang itu bule-bule dari Pakistan, India, Afrika, Amerika Latin. Indonesia? Paling yang kelihatan hanya beberapa.
Padahal ada isu paling mengena, kita bisa kenakan tarif sampai 60 persen untuk produk pertanian impor. Ini proteksi untuk para petani.
Anda kan seorang menteri dan juga peserta konvensi, bagaimana dengan dukungan dari keluarga? Ada pembagian khusus waktu dengan keluarga di tengah kesibukan Anda?
Alhamdulillah, waktu di awal itu selamat waktunya untuk konsultasi dan konsolidasi. Mereka lebih penuh dengan keikhlasan dan menghormati proses.
Weekend Sabtu-Minggu saya dengan anak saya olah raga. Atau paling kita ke mal saja. Kalau ke pasar weekdays. Seminggu 2-3 kali lah cek harga pasar. Dulu, cek harga saham, sekarang saya cek harga cabai dan sebagainya. Hahaha…
Soal agenda konvensi. Bagaimana cara Anda untuk membagi waktunya?
Untuk debat? Mampu. Kita tanggal 21 dan 23 itu juga malam jam 7-9.
Saya sih benar-benar ingin jadi pemimpin berdasarkan 3. Tesis utamanya dari rakyat ke rakyat. Tiga hal yang nyambung ke tesis itu adalah: Pertama, Bagaimana pemimpin bisa lebih mendengar suara rakyat. Kedua, Bagaimana kita bisa urun rembuk bersama rakyat, bukan hanya turun tangan saja. Tapi, mencari jawabannya bersama rakyat dan ada solusi. Ketiga, Jangan sampai ada yang tertinggal, terpinggirkan, atau minoritas, Semuanya harus inklusif. Kalau kita membicarakan kenaikan kesejahteraan lahir dan batin, ini harus semuanya.
Ini komitmen saya dan itu adalah pesan yang ingin saya sampaikan dan ini akan jadi muara kepentingan debat. Ini akan bisa dikupas apakah untuk kepentingan sosial, budaya, keamanan, hukum. Ujung-ujungnya pertama, kepentingan rakyat terjawab. Harga jengkol, kedelai, sapi, itu terjangkau. Fasilitas pendidikan, kesehatan itu terjangkau.
Kedua, Dalam arti kita, bangsa kita, dalam konstruksi geopolitik, harus bisa dirasakan rakyat. Jangan sampai kita sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, populasi terbesar nomor empat di dunia, negara termiskin terbesar di dunia, perekonomian terbesar 15 di dunia tidak dimanfaatkan untuk kepentingan kita. Yang selalu saya ceritakan adalah relevansi kita dalam konstruksi geopolitik, itu harus tercermin dalam kapasitas kita mempengaruhi saudara kita di Palestina, masalah Laut China Selatan, selat Hormus, mempengaruhi apa pun di dunia.
Saya yakin di abad 21 ini kita punya kesempatan dahsyat untuk jadi middle power, kekuatan tengah yang bisa melakukan dua hal.
Pertama, menjembatani deficit shock power antara negara Timur Tengah dan Amerika Serikat.
Kedua, kekuatan tengah yang bisa menjembatani dua perekonomian besar di dunia, yaitu Tiongkok dan Amerika Serikat. Saya lihat kita itu pilihan peran netral untuk jembatani Tiongkok dan Amerika Serikat yang akan menjadi perekonomian terbesar selama 30-50 tahun ke depan.
Kenapa? Karena Tiongkok sejarahnya dengan Jepang dan Korea Selatan kurang indah. Dan Jepang dengan Korea Selatan juga punya sejarah yang indah dengan Amerika Serikat. Jadinya, diperlukan peran yang netral, secara geografis dan geopolitik. Indonesia harus berperan di situ karena akan memenuhi aspirasi rakyat kalau kita bisa meningkatkan relevansi geopolitik. Nah ini siapa yang akan dicari pemimpin ke depan. Itu alasan saya mengikuti konvensi.
Kritikan internal Demokrat mengenai Anda ikut konvesi capres?
Secara langsung tidak ada.
Tanggapan dari SBY?
Dia yang mengajak saya secara langsung. Pembicaraan pertama dan kedua saya tidak terlalu respon. Tapi, setelah beberapa kali diajak, akhirnya saya bilang: gini-gini saya harus konsolidasi sama keluarga, Pak. Akhirnya, saya duduk sama istri, anak, ibu, dan mertua. Setelah konsolidasi baru saya confirm, ok. Jadi saya siap, ikhlas, dan ikhtiar.
Bukankah Anda sempat mau mundur?
Betul. Mundur dari Mendag. Saya sampaikan dua kali ke Presiden. Pertama, waktu itu saya mau masuk ke konvensi, saya bilang ke beliau, pak, kalau begini, saya mau fokus. Saya tidak mau realita ada benturan kepentingan. Saya seakan-akan menggunakan anggaran sebagai menteri dan saya juga ikut konvensi. Tapi Presiden minta saya terus saja.
Saya percaya bahwa siapa pun yang menang di konvensi itu berpengaruh terhadap elektabilitas populernya Partai Demokrat, bisa positif, netral, dan negatif. Tergantung rakyat melihat bagaimana sosok peserta konvensi.
Jika Anda terpilih sebagai capres di konvensi, apakah bisa memberikan pengaruh elektabilitas besar?
Insya Allah. Saya rasa generasi muda kita ini haus dengan kepemimpinan yang bisa bikin kita lepas landas dan terbang. Saya sih yang tidak bangga kalau bisa lihat kejayaan kita. Yang paling nyata. Kejayaan kita itu apa sih? Di sini ada yang pakai handphone buatan dalam negeri? Kejayaan kita, menurut saya, semuanya pakai handphone buatan Indonesia. Kejayaan kita adalah kebutuhan kita untuk pendidikan, kesehatan, dan segala macam, itu harganya terjangkau. Simpel.
Ya jangan sampai, kita hanya bisa sekedar bukin handphone. Tapi kita buat handphone yang lebih bagus dan lebih murah dari handphone yang dibuat di China. Sekarang produk Samsung, Apple, dan Blackberry sudah dibuat di China.
Apakah Anda akan fokus menjadi capres saja? Tapi jika ada yang meminta Anda jadi orang kedua bagaimana?
Saya sekarang fokus untuk memenangi konvensi dan konvensi itu untuk pemilihan capres. Insya Allah.

TERNYATA REZIM DI SURIAH LUAR BIASA KEJAM DAN SADIS, TIDAK BERPRIKEMANUSIAAN

Foto mayat korban kekejaman rezim Bashar al-Assad di SuriahSebuah tim penyidik internasional berhasil memperoleh ribuan foto bukti pembantaian sadis yang dilakukan tentara rezim Bashar al-Assad di Suriah. Foto-foto ini menampilkan mayat para korban yang kurus kering, disiksa dan penuh luka di tubuhnya.

Berbagai bukti ini ditampilkan dalam laporan tim gabungan penyidik kejahatan perang internasional dan para ahli forensik dunia yang dipublikasikan CNN, Senin 20 Januari 2014. Dengan berbagai bukti ini, Assad yang selama ini menyalahkan teroris atas pembunuhan di Suriah tidak bisa mengelak lagi.

"Ini adalah 'pistol penembaknya'. Setiap penyidik pasti akan senang melihat bukti-bukti ini - foto dan prosesnya. Ini adalah bukti langsung adanya mesin pembunuh rezim Assad," kata David Crane, salah satu penyidik. Crane adalah orang yang menyeret mantan Presiden Liberia Charles Taylor atas kejahatan perang pada Pengadilan Khusus di Sierra Leone. Taylor divonis 50 tahun.

Foto-foto ini mereka dapatkan dari seorang fotografer pemerintah Suriah yang telah membelot. Pria bernama kode "Caesar" itu menyerahkan 27.000 foto kepada tim penyidik. Dia sendiri telah kabur ke luar negeri dan membawa serta 55.000 foto bukti penyiksaan rezim.

Caesar mengaku bekerja sebagai fotografer polisi militer. Saat perang saudara pecah tiga tahun lalu, dia bertugas mendokumentasikan para tahanan yang tewas. Setiap harinya, kata dia, sebanyak 50 mayat dia foto.

Caesar menggambarkan situasi di penjara itu persis seperti rumah jagal. Laporan tim penyidik mengatakan bahwa ini adalah bukti "pembunuhan yang sistematis, diperintahkan dan dikomandoi dari atas."

Tim forensik dan pengacara telah meneliti sekitar 835 foto dan melakukan pemeriksaan mendalam pada 150 individu di dalamnya.

 
Dibiarkan Kelaparan
Gambar-gambar itu sangat mengerikan. Selain kurus tak terurus, darah terlihat masih mengucur di dada mereka. Kulit mereka berwarna hitam, merah, ungu, dan pink karena memar dan luka.

Di salah satu foto, terlihat seorang pria tubuhnya penuh bekas sayatan. Beberapa terlihat bekas jeratan di lehernya, diduga oleh benda seperti timing belt karet yang biasa terdapat di motor.

Berdasarkan penyelidikan, 62 persen dari mayat itu dikuruskan, yaitu dibiarkan kelaparan. Tubuh mereka hanya tinggal tulang berbalut kulit. Kebanyakan berusia antara 20-40 tahun.
"Mereka bukan orang-orang yang kurus, atau kurang makan karena perang. Tapi ini adalah orang-orang yang dibiarkan sangat kelaparan," kata dr Stuart Hamilton, ahli forensik.

Salah satu pengacara yang meneliti foto-foto ini, Sir Desmond de Silva, mengatakan bahwa cara penyiksaan seperti ini adalah metode yang digunakan tentara Nazi di kamp penahanan pada Perang Dunia II.

"Bukti-bukti ini bisa menjadi dasar dakwaan atas kejahatan terhadap kemanusiaan, tanpa ada keraguan sama sekali," kata de Silva.

Namun de Silva mengatakan bahwa keputusan untuk menyeret Assad ke meja hijau bukan di tangan mereka. Tugas mereka hanyalah mengevaluasi bukti dan bukti-bukti yang ada sekarang sudah cukup kuat untuk bisa diterima di pengadilan internasional.
Warga Aleppo, Suriah, menangisi jasad bocah korban serangan udara rezim AssadSuriah bukan anggota Pengadilan Kriminal Internasional. Satu-satunya cara untuk menyeret seseorang di negara itu ke pengadilan dunia adalah dengan referensi dari Dewan Keamanan PBB. Namun sayangnya, Suriah punya antek kuat yang menjadi anggota tetap DK PBB, yaitu Rusia.

Rusia bersama China, diketahui kerap memveto resolusi DK PBB yang mengecam kekerasan di Suriah. Namun jika suatu saat Assad bisa dihadapkan di pengadilan internasional, de Silva menegaskan bahwa foto-foto ini bisa dipastikan akan disertakan jadi barang bukti.

"Kami hanya bisa meletakkan amunisi di pistol. Namun yang membidik dan menarik pelatuknya adalah orang lain," kata de Silva.

NEGERI INI DARURAT BENCANA. DIBUTUHKAN SOLUSI YANG CEPAT

Sejumlah warga menunggu truk yang akan membawa mereka mengungsi dari Desa Payung yang terkena dampak debu vulkanik erupsi Gunung Sinabung.Indonesia darurat bencana. Awal tahun 2014, sebagian wilayah Tanah Air ditimpa banyak peristiwa alam. Banjir, tanah longsor, puting beliung, gelombang laut yang tinggi, hingga gunung meletus.

Lebih dari sepekan, banjir masih melanda Ibu Kota Jakarta. Curah hujan hingga Senin, 20 Januari 2014, masih tinggi. Tingginya debit air dari Bogor, Jawa Barat, juga menjadi penyebab beberapa wilayah Jakarta terendam.
Sejumlah warga menunggu truk yang akan membawa mereka mengungsi dari Desa Payung yang terkena dampak debu vulkanik erupsi Gunung Sinabung.Banjir membuat warga terpaksa mengungsi. Berdasarkan data Pusdalops BPBD DKI Jakarta, Minggu 19 Januari, akibat banjir, sebanyak 30.784 jiwa mengungsi di 140 titik pengungsian. Sebanyak 48.263 jiwa (10.520 KK) terdampak langsung dari banjir.

Daerah yang terendam banjir di Jakarta meliputi 564 RT, 349 RW, 74 kelurahan di 30 kecamatan. Korban meninggal dunia tercatat tujuh orang. Kebanyakan korban meninggal terkait langsung dengan banjir seperti, tenggelam, terseret arus dan tersengat aliran listrik di rumahnya yang terkena banjir. Sisanya karena sakit.

Banjir dan curah hujan yang masih tinggi juga memaksa PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memadamkan 492 gardu listrik di seluruh Jakarta dan Tangerang. Langkah ini penting dilakukan demi keselamatan masyarakat.

Banjir di Bekasi membuat Pemerintah Kota Bekasi, menetapkan musibah itu sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Penetapan status KLB diputuskan dalam rapat koordinasi penanggulangan banjir bersama seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di ruang rapat wali kota, Senin 20 Januari 2014.

Mereka menilai banjir tahun ini lebih parah ketimbang tahun lalu. Diketahui, banjir di Bekasi tahun 2013 hanya menimpa empat lokasi. Sementara, tahun ini wilayah yang tertimpa banjir sebanyak 71 lokasi. Sebanyak 7.149 jiwa atau 2.860 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi.

Di Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, ratusan rumah di Perumahan Total Persada, terendam banjir. Ketinggian air mencapai tiga meter. Seribu lebih kepala keluarga terpaksa mengungsi, karena tak bisa lagi menempati rumah mereka. Banyak juga warga yang memiliki rumah berlantai dua lebih memilih bertahan. Seorang kakek bernama Sim Shiam alias Mpek (63 tahun) meninggal dunia karena tenggelam.

Banjir juga terjadi di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Banjir menerjang 12 kabupaten. Sebanyak 15.090 rumah warga terendam air. Banjir juga mengakibatkan jalur Pantura Subang terputus.

Bencana banjir juga melanda 144 desa di 24 kecamatan di Indramayu. Sebanyak 18.984 rumah, 82.959 hektare sawah dan empang warga terendam banjir. Satu orang dilaporkan tewas akibat terseret arus sungai saat banjir.

Di Semarang, Jawa Tengah, banjir menyebabkan 3.939 rumah di Kecamatan Semarang Utara terendam banjir. Drainase yang buruk membuat genangan banjir menjadi lama surut. Ketinggian air di dalam rumah bervariasi, antara 10 centimeter hingga 40 centimeter.

Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di Jepara, sejak tiga hari terakhir, menyebabkan ratusan rumah warga di Desa Batukali terendam banjir. Luapan air Sungai Tanjung yang melintasi desa setempat juga menggenangi ratusan hektare areal pertanian milik warga.

Sedikitnya 660 rumah warga Batukalli tergenang banjir sejak Minggu malam, 19 Januari 2014. Ketinggian air di pemukiman penduduk mencapai 1 meter.

Selain itu, banjir juga menggenangi 325 hektare areal persawahan milik warga. Warga mulai khawatir bila banjir tidak kunjung surut, tanaman padi yang baru satu bulan akan membusuk dan mati.

Banjir bandang di Sulawesi Utara yang terjadi Rabu 15 Januari 2014, menyebabkan 15 ribu orang mengungsi dan berdampak pada 90 ribu jiwa. Sebanyak 19 orang meninggal dunia. Korban luka yang dirawat inap ada 27 orang dan 706 orang yang melakukan rawat jalan.

Bencana itu terjadi di delapan kabupaten/kota yakni, Manado, Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Sitaro.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, Minggu 19 Januari 2014, kerugian akibat bencana itu mencapai Rp1,87 triliun. Kerugian meliputi kerusakan rumah, fasilitas umum, pertanian, peternakan, kantor, dan infrastruktur.


Teror Gunung Sinabung
 http://statik.tempo.co/data/2013/09/16/id_220256/220256_620.jpgIntensitas vulkanik gunung Sinabung di Sumatera Utara masih tinggi. Meski gempa hybrid sebagai indikator pembentukan kubah lava mengalami penurunan pada hari Sabtu 11 Januari 2014, namun gempa vulkanik dalam justru meningkat.

Sebanyak 26.088 warga mengungsi. Demi mengantisipasi dampak buruk, pemerintah meminta agar seluruh warga yang tinggal di radius 10-20 km untuk mengungsi ke tempat aman, sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Kepala Tim Pemantau dan Penyelidikan Gunung Sinabung, I Gede Suwantika, mengungkapkan kondisi ini masih terus terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Kata Gede, erupsi yang intens terjadi belakangan ini merupakan bentuk pembebasan energi vulkanik yang terjadi di dalam perut Sinabung.

"Ya, sulit diprediksi. Beginilah tanda gunung api aktif. Aktivitasnya berlangsung lama. Laharnya tidak keluar sekaligus. Seperti sekarang ini erupsinya terus menerus dan muntahan material di dalamnya pun keluar sedikit demi sedikit," kata I Gede Suwantika.

Beberapa desa di Kecamatan Namanteran terisolir karena akses jalan sulit dilalui. Debu vulkanik tebal 5-10 cm menjadi lumpur terkena hujan. Ribuan hektar lahan pertanian dan perkebunan di Karo rusak. Hujan abu hingga Medan dan sekitarnya karena terbawa angin ke timur.

Tidak ada korban jiwa dari dampak langsung erupsi Sinabung. Potensi lahar dingin makin nyata. Lembah-lembah sungai di sisi tenggara-selatan sudah banyak terisi material piroklastik. Warga diminta tidak beraktivitas di sungai yang hulunya di Sinabung.

Solusi Bencana
Untuk menyelesaikan bencana banjir di ibu kota, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Senin 20 Januari 2014, di bendungan Katulampa, Bogor, Gubernur Joko Widodo bertemu Gubernur Ahmad Heryawan beserta pihak terkait seperti, Bupati Bogor Rachmat Yasin, Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad, dan Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Mohammad Hasan.

Pertemuan membuahkan dua kesepakatan yakni, pembangunan dua waduk di Bogor mulai tahun 2015, dan optimalisasi penataan kawasan Puncak, Bogor.

Untuk membangun dua waduk di Bogor, Pemprov DKI mengibahkan anggaran sebesar Rp1,2 triliun ke Pemerintah Kabupaten Bogor. Dana itu untuk pembebasan lahan pembangunan waduk Ciawi dan waduk Sukamahi.

Gubernur Jokowi yakin jika dibangun dua waduk di Bogor, bisa mengurangi air yang masuk ke Jakarta sebesar 40 persen. "Ini agar masalah banjir di Jakarta bisa selesai," kata Jokowi di Bendungan Katulampa.

Jokowi menjelaskan, anggaran sebesar Rp1,2 triliun itu sudah dimasukan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2014 sebesar Rp200 miliar. Kemudian sisanya akan dianggarkan lagi di  Anggaran Pendapatan dan Belanja Perubahan (APBDP) 2014. 

"Kalau tidak seperti ini, tidak akan dimulai-mulai. Ini sudah berapa tahun ditunda, sudah sejak 10 tahun yang lalu. Tidak dimulai-mulai loh," kata Jokowi.

Terkait penataan vila di Puncak, Pemprov DKI juga sudah menghibahkan ke Pemerintah Kabupaten Bogor. Tahun 2013, Pemprov DKI sudah menghibahkan dana sebesar Rp2,1 triliun untuk membongkar vila di Puncak.

"Tahun ini dananya dua kali lipat," kata Bupati Bogor Rachmat Yasin.

Sepanjang tahun 2013, Pemerintah Kabupaten Bogor sudah membongkar 231 dari total 800 vila yang tersebar di kawasan Puncak. Untuk tahun ini, pemerintah Bogor menargetkan pembongkaran vila sebanyak 400 unit.

Pemerintah Kota Bekasi menyediakan dana sebesar Rp4 miliar untuk pencegahan dini terhadap penyakit akibat banjir. Seperti pengadaan obat-obatan, perawatan sakit kulit, batuk, diare, dan kedinginan dengan pengadaan selimut. Distribusi makanan ke dapur-dapur umum pengungsi juga dipastikan terpenuhi dengan baik, agar masyarakat tidak semakin menderita.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan, jumlah keseluruhan anggaran yang dibutuhkan selama status KLB, nominalnya masih akan dibicarakan dengan Dewan Kota Bekasi. Sembari menunggu anggaran tersebut, pemerintah daerah melakukan sejumlah kegiatan untuk membantu warga agar air lekas menyusut.

Seperti pembersihan aliran kali dari sampah, memperlancar drainase dari kawasan pemukiman ke kali terdekat, menambal tanggul yang bocor. Adapun rencana besar yang segera dilaksanakan tahun ini adalah membangun folder di aliran gendong Kali Bekasi atau anak-anak Kali Bekasi.

Seperti pembangunan tandon air seluas 1,8 hektar di dekat Perumahan IKIP Pondokgede, dan tandon air di Kecamatan Pondokmelati seluas 7.500 meter. Sistem sodetan air juga akan dilakukan agar buangan air ke Banjir Kanal Timur (BKT), berjalan normal.

Yang menjadi masalah bagi Kota Bekasi adalah limpasan air dari Gunung Geulis, Hambalang, Cileungsi, dan Cikeas. Air dari aliran kali tersebut yang sering meluap ke area pemukiman warga di Kota Bekasi, sehingga pemerintah daerah perlu membuat sodetan ke Kanal Banjir Timur (KBT) Jakarta.

Agar rencana tersebut terealisasi, pemerintah daerah akan mengajukan permohonan ke Gubernur DKI Jowo Widodo, agar pembuatan sodetan bisa dilaksanakan.

Upaya lain yang akan dilakukan Pemerintah Kota Bekasi adalah membangun sumur imbuhan. Teknis sumur tersebut dibuat dengan cara dibor hingga kedalaman sekitar 200 meter, yang diharapkan dapat menyedot air dengan cepat.
"Kami butuh sekitar 25 sumur imbuhan di Kota Bekasi," kata Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Bekasi Dadang Hidayat.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk penanggulangan sejumlah bencana alam yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

Kepala BNPB Syamsul Maarif, Sabtu 18 Januari 2014, mengatakan khusus untuk DKI Jakarta, BNPB mengalokasikan dana sebesar Rp50 miliar.

Untuk mencegah adanya penyelewengan dalam penyaluran bantuan, Syamsul mengaku didampngi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

SBY Segera Kunjungi PengungsiJuru Bicara Partai Demokrat, Ikhsan Modjo, menegaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tetap memberikan perhatian yang penuh terhadap masalah bencana alam yang terjadi di Tanah Air.

Dalam waktu dekat, Presiden berencana mendatangi para pengungsi letusan Gunung Sinabung di Sumatera Utara dan korban banjir bandang di Manado, Sulawesi Utara.

Menurut Ikhsan Modjo, Presiden sejak minggu lalu sudah melakukan rapat kabinet terkait bencana alam dan memberikan instruksi kepada para menteri terkait, termasuk BNPB untuk mengambil tindakan cepat.

Selama ini banyak pihak mengkritisi presiden lambat menangani bencana dan dianggap tidak peduli dengan korban bencana di Sumatera Utara dan Manado karena sibuk mengurus Partai Demokrat. Seperti akhir pekan 18-19 Januari ini, Presiden menyempatkan diri bertemu pengurus Demokrat untuk konsolidasi Pemilu 2014.

"Itu pernyataan tidak benar. Jangan lupa, Presiden melakukan kegiatan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat hanya di weekend atau hari libur," Ikhsan menegaskan.

Lebih lanjut, Ikhsan menuturkan bahwa bencana alam yang dihadapi di Indonesia juga dialami di belahan dunia lain, seperti gelombang panas di Australia, angin topan di beberapa negara Asia tenggara, serta cuaca dingin ekstrem di Amerika Serikat.

"Dalam kondisi alam seperti ini, saatnya untuk semua komponen bangsa bekerjasama, berkontribusi, dan turun langsung mengantisipasi dan membantu koran bencana. Bukannya saling menyalahkan dan mempolitisasi isu bencana alam," kata Ikhsan.

Monday, 20 January 2014

IHH.... NEGRIIII.....PENUMPANG GELAP DI RODA PESAWAT

Benda-benda berlumur darah tiba-tiba jatuh dari langit Jeddah, Arab Saudi,  Ahad dini hari di awal Januari 2014.  Di perempatan Mushrefa,  benda-benda itu berceceran.  Pemandangan di perempatan itu sontak membuat siapa saja yang melihatnya ngeri.

Seorang saksi menelepon polisi pada pukul 2.30 pagi. “Saksi mengatakan potongan tubuh manusia jatuh di perempatan permukiman Mushrefa," kata juru bicara kepolisian Kota Laut Merah, Nawaf bin Naser al-Bouq, kepada Arab News.

Tidak diketahui pasti dari mana potongan tubuh itu jatuh. Namun, penyelidikan polisi memberikan kesimpulan potongan tubuh itu kemungkinan besar milik imigran ilegal yang nekat menumpang di roda pesawat.

Dugaan polisi itu cukup masuk akal. Soalnya cerita tubuh manusia tiba-tiba meluncur dari langit, dan jatuh berdebam di bumi, bukan hal baru.  Seorang pria kulit hitam, misalnya, jatuh dari langit dan tubuhnya menghantam mobil di Portman Avenue, Mortlake, daerah pinggiran London, Inggris pada September 2012 lalu.

Saking kerasnya menghantam bumi, potongan tubuhnya tersebar hingga radius 27 meter.

Di Inggris bahkan kejadian itu kerap berulang. Dua pekan sebelum kasus mayat di Portman Avenue, pria yang sudah jadi bangkai ditemukan di sistem pendaratan pesawat Boeing 747 di bandara Heathrow, London. Pesawat itu usai menuntaskan penerbangan 6.000 mil dari Cape Town, Afrika Selatan.

Tahun 2001, dua pemuda asal Kuba tewas di dekat bandara Gatwick, Inggris. Keduanya bernama Maikel Almira, 16, dan Alberto Rodriguez, 15, kehabisan oksigen dan kedinginan saat pesawat itu mencapai ketinggian.

Mereka memanfaatkan longgarnya pengamanan di bandara Havana. Dalam surat terakhir untuk ibunya, Almira mengatakan akan mencari kerja ke Amerika Serikat.  Sialnya, mereka salah naik pesawat.

Seharusnya mereka naik pesawat dari bandara di Havana menuju Miami, AS. Namun, mereka malah naik pesawat Boeing 777 milik maskapai British Airways yang terbang ke bandara Gatwick. Penerbangan itu memakan waktu delapan jam. Suhu di udara bisa mencapai -57 derajat celcius.

Menurut ahli forensik Colin Hunter-Craig, seperti dikutip Daily Mail, keduanya diduga mati hanya beberapa menit setelah pesawat tinggal landas. "Saya yakin mereka mati saat pesawat naik. Pesawat ini bisa mencapai ketinggian 37.000 kaki dalam 20 menit. Ini lebih tinggi dari gunung Everest," kata Hunter-Craig.

"Para pendaki memang ada yang mencapai Everest tanpa oksigen, tapi mereka naik perlahan sambil beradaptasi. Jika kau naik di ketinggian itu dengan cepat, seperti para pemuda ini, kau tidak bisa adaptasi. Mereka mati karena kekurangan oksigen atau hipoksia," lanjutnya lagi.

Di Rusia juga terjadi peristiwa sama. Juni 2013 lalu, staf Bandara Vnukovo di Moskow menemukan mayat di roda pesawat Airbus A-330, penerbangan dari Italia. Menurut penyelidikan, mayat itu sudah ada di situ selama empat hari, ikut terbang ke berbagai negara.

Pria itu diidentifikasi bernama Giorgio Abduladaze, usia 22 tahun asal Georgia. Penyidik menduga kuat, Abduladze tewas karena kedinginan di ketinggian. Saat "menumpang" atau tenar disebut “stowaway”, dia hanya mengenakan T-shirt dan celana pendek. Tak mempan menangkis dingin.

"Sepertinya pria itu mati karena udara dingin, kami menduga dia adalah penumpang gelap," ujar salah seorang penyidik, dilansir Russia Times.

Tahun 2009, insiden serupa terjadi di wilayah Timur Jauh, Rusia. Saat itu, mayat Filipp Yurchenko, 19, ditemukan meringkuk di bagian roda pesawat Boeing A320 milik Maskapai Vladivostok Avia. Otopsi menunjukkan, dia meninggal akibat kekurangan oksigen dan radang dingin akibat cuaca di ketinggian yang bisa mencapai -55 derajat celcius.

Banyak kasus juga terjadi di Amerika Serikat. Pada 2000 lalu, Badan Penerbangan Amerika Serikat (FAA) mengatakan ada 13 kasus tercatat di negara itu, hanya tiga yang selamat. Tahun 2001, ada enam orang berusaha masuk AS di roda pesawat, semuanya tewas. Tahun 2002, lima tewas dan seorang selamat.

Sejak 1947

Kasus-kasus di atas adalah sebagian kecil dari insiden penumpang gelap di roda pesawat. Menurut Dr Stephen Veronneau dari FAA, ada 96 orang yang menumpang 85 penerbangan untuk keluar negaranya sejak 1947. Hanya 23 orang yang selamat, atau sekitar 20,3 persen, 73 lainnya menemui ajal (lihat Infografik: Kisah Penantang Maut).

Amerika Serikat atau negara-negara Eropa menerapkan pengamanan lebih ketat di bandara mereka pasca serangan teror 9/11. Namun di sejumlah negara, bandara-bandara tidak memiliki pengamanan memadai, memungkinkan seseorang menyelinap masuk, dan memanjat roda pesawat.

Tentu, cara itu penuh risiko. Beberapa di antara mereka tewas karena tergencet roda pesawat, atau jatuh saat kompartemen roda terbuka. Sisanya tewas karena hypothermia atau radang dingin, hipoksia, dan acidosis -terbentuknya asam di cairan tubuh yang bisa menyebabkan koma atau kematian.

Kondisi yang ekstrem terjadi karena di kompartemen roda pendaratan yang sempit tempat mereka sembunyi tidak ada pemanas, pengatur tekanan udara atau oksigen.

Menurut para ahli, di ketinggian 18.000 kaki, hipoksia akan menyebabkan kelemahan, kejang, sakit kepala ringan dan gangguan penglihatan. Di ketinggian 22.000 kaki, penumpang gelap akan berjuang untuk tetap sadarkan diri, saat itu tingkat oksigen di darah mereka turun drastis. Di atas ketinggian 33.000 kaki, paru-paru membutuhkan tekanan buatan untuk berfungsi normal, jika tidak akan fatal.

Di ketinggian ekstrem, suhu bisa mencapai di bawah titik beku, sekitar -63 C. Kebanyakan yang bertahan dari situasi ini akan tidak sadarkan diri. Saat pintu kompartemen roda terbuka, mereka yang tertidur akan jatuh ke tanah dari ketinggian ribuan kaki di udara. Remuk menghantam tanah.

"Mereka mati akibat jatuh atau membeku. Ada ketidaktahuan yang fatal. Jika mereka tahu situasi apa yang akan mereka hadapi, mereka tidak akan melakukannya," kata ahli penerbangan, David Learmount, dari majalah Flight International, kepada BBC.

Selamat
Tapi kisah menumpang di roda pesawat tak selalu berakhir mengenaskan. Tahun 2010 lalu, seorang pemuda asal Rumania berhasil selamat dalam penerbangan selama 90 menit dari Wina menuju London. Pemuda 20 tahun ini berhasil selamat karena penerbangan itu singkat dan terbang di bawah ketinggian 25.000 kaki lantaran cuaca buruk (baca juga bagian 3 tentang pengalaman penumpang gelap warga Indonesia yang selamat: Nyali Gila dari Langit).

Menurut polisi, pria itu ingin kerja di Inggris. Dia berhasil melompati pagar kawat di bandara Wina dan masuk ke kompartemen roda sebuah pesawat jet pribadi menuju Heathrow.

Pria itu dibiarkan bebas dan tidak didakwa. Karena Inggris dan Rumania sama-sama negara anggota Uni Eropa, maka warga bebas bepergian, dan bekerja di sesama negara anggota.

Kisah ajaib lainnya adalah selamatnya Fidel Maruhi, pria asal Tahiti, pada 2000 silam. Saat itu, dia terbang selama 7,5 jam dari Papeete ke Los Angeles, Amerika Serikat. Saat ditemukan di kompartemen roda, dia tidak sadarkan diri dan kondisi tubuhnya enam derajat di bawah normal.

Maruhi mengaku tidak tahu apa yang terjadi saat penerbangan, karena pingsan sesaat setelah tinggal landas. Dia dikembalikan ke Tahiti setelah kalah di pengadilan.

Desember 2003, seorang warga Kuba bernama Victor Alvarez Molina juga berhasil selamat. Dia terbang dari Havana menuju Montreal, Kanada. Dia ditemukan dalam kondisi hypothermia, kedinginan luar biasa, dalam penerbangan empat jam tersebut.

Keberuntungan masih menyertainya. Dia selamat karena ada kebocoran pada pipa kompartemen, mengalirkan udara hangat. Selain itu, pipa ini juga jadi pegangannya ketika pintu kompartemen terbuka. Tidak seperti Maruhi, Molina berhasil mendapatkan status pengungsi, dan akan memboyong seluruh keluarganya ke Kanada.

Beberapa dari penumpang gelap ini nekat melakukannya hanya untuk senang-senang, mencari ketegangan. Contohnya pada 2010, Delvonte Tisdale, 16, yang ditemukan tewas pada penerbangan dari Charlotte, North Carolina, menuju bandara Logan, Boston, menumpang pesawat Boeing 737 milik US Airways.

Tapi umumnya para penumpang gelap di roda pesawat adalah mereka dari negara miskin atau berkembang. Tujuan mereka adalah Eropa atau Amerika Utara. Motivasinya pun beragam. Mulai dari menghindari hukuman di negara asal, atau mencari penghidupan lebih baik di Barat.

"Kami tidak tahu apa alasan khusus dari mereka, tapi berdasarkan studi kami dengan para pengungsi, mereka kadang terpaksa mengambil langkah ekstrem demi kabur dari negaranya," kata Deborah Harris, kepala operasi lembaga Refugee Council, dikutip dari BBC.

"Dalam situasi konflik, mereka kadang harus meninggalkan rumah secepatnya, dan tidak punya uang serta harta benda. Jadi mereka mengambil langkah putus asa demi bisa kabur," ujarnya.

Monday, 13 January 2014

LUAR BIASA.... TERNYATA JAMSOSTEK MEMILIKI ASET RP 150 TRILIUN

http://static6.com/201304/jamsostek-gandeng-btn-130401b.jpgJamsostek sudah berbenah. Perusahaan yang melayani jaminan sosial tenaga kerja ini, memperbanyak jumlah kantor cabang, demi mendekatkan diri dengan para pekerja. Direktur Utama Jamsostek yang baru, Elvyn G. Masassya, juga akan menggeber layanan. Jika sebelumnya memerlukan waktu 1 hingga 2 minggu untuk mencairkan klaim, "Sekarang kami usahakan perbaikan agar satu hari bisa dapat, "katanya kepada Tim VIVAnews, di ruang kerjanya di Gedung Jamsostek beberapa hari lalu.
Elvyn sangat optimis dengan sejumlah perubahan yang dilakukan, perusahaan ini bakal kian berkembang. Asal semua infraktuktur yang ada mendukung perusahaan yang kini memiliki aset sekitar Rp150 triliun itu. Peluang berkembang pesat itu sudah di depan mata. Elvyn, yang kondang sebagai pengamat dan malang melintang di sejumlah perusahaan itu, bersama jajarannya siap mewujudkan cita-cita itu.
Sebelum bekerja di Jamsostek, dia pernah menjabat sebagai komisaris PT Bank Bali, Direktur PT Bank Permata Tbk, Corporate Secretary PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan Direktur PT Tuban Petrochemical Industries. Selain sibuk bekerja, dia juga menjadi seorang penyanyi jazz, penulis lagu, dan produser rekaman. 

Pria kelahiran Medan, Sumatera Utara, 46 tahun yang lalu itu begitu antusias menjelaskan kepada VIVAnews terkait PT Jamsostek yang berubah menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ketenagakerjaan per 1 Januari 2014.

Berikut wawancara VIVAnews terkait perubahan PT Jamsostek menjadi BPJS Kesehatan.

Masih banyak masyarakat yang belum paham perubahan Jamsostek menjadi BPJS ketenagakerjaan. Dengan perubahan itu bagaimana peran Jamsostek nantinya?

Sebagaimana kita ketahui bahwa Undang-undang SJSN No. 40 Tahun 2005 mengharuskan adanya sistem  jaminan sosial secara keseluruhan di Indonesia.  Demi mengimplementasikan sistem jaminan sosial itu, kemudian lahirlah Undang-undang No. 24 Tahun 2011.

Undang-undang yang terakhir itulah yang mengamanahkan lahirnya 2 BPJS. Yang pertama adalah PT Askes (Persero) berubah menjadi BPJS kesehatan. Lalu PT jamsostek berubah menjadi BJPS ketenagakerjaan.

Bahasanya sama, tetapi dia bertransformasi, berubah bentuk, lalu lingkup pekerjaannya juga mulai berbeda dan seterusnya. Jadi kalau ada pertanyaan posisi Jamsostek dimana? Maka jawabannya Jamsosteknya tidak ada lagi.

PT Jamsostek akan bubar tanpa likuidasi dan beralih aset liabilitiesnya, program-program, dan kegiatan-kegiatannya menjadi BPJS ketenagakerjaan. Nah, perubahan-perubahan itu terjadi pada 1 Januari 2014. Perubahan itulah yang kita sebut dengan transformasi.

Jamsostek akan bertransformasi dari PT Persero yang merupakan BUMN menjadi badan hukum publik per 1 Januari 2014.  Semula di bawah BUMN, menjadi langsung melapor ke Presiden sebagai konsekuensi badan hukum publik.

Dari sisi program, saat ini Jamsostek ada empat program yakni jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan jaminan pemeliharaan kesehatan. Jaminan pemeliharaan kesehatan beralih ke BPJS kesehatan. Sehingga BPJS ketenagakerjaan hanya memiliki 3 program untuk dilaksanakan. Mulai 1 Januari 2014.
Tetapi, per 1 Juli 2015, BPJS ketenagakerjaan harus menambah satu pekerjaan lagi namanya program pensiun.

Dengan kata lain, transformasi PT Jamsostek menjadi BPJS ketenagakerjaan berubah secara lembaga pada 1 januari 2014 dan beroperasi penuh pada 1 Juli 2015.

Makna beroperasi penuh adalah melaksanakan empat program yakni jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan pensiun.

Apa bedanya dengan yang sekarang?

Kalau yang sekarang ini fokusnya hanya pekerja formal, per 1 Januari yang menjadi target adalah pekerja formal dan informal. Ruang lingkupnya seluruh pekerja Indonesia, yang jumlahnya sekitar 120 juta orang.

Lalu bagaimana manfaatnya?

Manfaatnya tidak akan lebih rendah dari sekarang. Kalau jaminan hari tua, para pekerja akan mendapatkan ketika pensiun, iuran serta pengembangannya. Nanti juga akan dapat seperti itu.

Jaminan kecelakaan kerja, misalnya, kalau sekarang bisa berobat sampai sembuh dan bekerja kembali, nanti juga tetap seperti itu. Kalau kematian dapat santunan, nanti juga begitu.

Tetapi, pada BPJS ketenagakerjaan ada tambahannya. Misalnya, kalau peserta mengalami kecelakaan dan anaknya masih kecil, maka selain mendapatkan biaya pengobatan untuk sembuh atau kalau dia meninggal dunia, anaknya akan mendapatkan beasiswa.

Dengan kata lain, jaminan sosial setelah ditangani oleh BPJS ketenagakerjaan akan memberikan manfaat lebih banyak daripada sebelumnya.

Proses transformasinya sudah sampai mana?

Kami mulai menyiapkan transformasi ini sejak 2012. Pada tahap itu kami sebut fase rekonsiliasi. Dalam fase itu kami review semua operasional dan siapkan masukan ke pemerintah untuk regulasi.

Tahun 2013 itu fase transformasi, fit in infrastructure. Jadi, kami perbaiki sistem bisnis, proses persiapan SDA, dan lain sebagainya.

Ada 7 elemen yang kami transformasikan yakni kepesertaan, pekerja yang jadi member mereka. Gimana kita memberikan akses untuk mereka.

Pada 2013 kami sudah siapkan tambahan channel distribution untuk para pekerja. Kami sekarang sudah memiliki 127 kantor cabang penuh, 54 kantor cabang pembantu, dan 512 outlet. Sebelumnya itu tidak ada.

Kami lakukan perbaikan pelayanan, sebelumnya, jika orang datang ke Jamsostek untuk klaim, mungkin dapat uangnya seminggu atau dua minggu. Sekarang kita sudah lakukan perbaikan satu hari bisa dapat.

Dari sisi IT kami mengembangkan elektronik payment, elektronik claim dan elektronik registrasi. Sekarang mau daftar harus datang ke kantor Jamsostek, nanti orang menjadi peserta cukup daftar di website atau pergi ke channel distribution kita.

Untuk pekerja informal, akan ada semacam kartu pulsa isi ulang. Ada nomornya disana sehingga mereka mudah jadi peserta.

Perbaikan juga dilakukan di bidang investasi, SDA, GCG dan lainnya. Dengan kata lain untuk menyiapkan diri menjadi BPJS ketenagakerjaan, kami lakukan overall transformation sehingga lembaga baru ini bisa memberikan pelayanan lebih baik daripada sebelumnya.

Bagaimana dengan sosialisasi?
Sosialisasi sudah dimulai sejak 2012 dengan menggunakan seluruh channel baik itu media elektronik, surat kabar langsung atau tidak langsung.

Saya menugaskan seluruh Kepala Cabang di Indonesia untuk bertemu dengan para anggota Jamsostek untuk menyampaikan ini.

Kami gunakan TV, radio, spanduk, dan seminar. Di kota-kota, kita lakukan FGD. Yang terbaru adalah saya sebagai Dirut mengirimkan surat kepada seluruh perusahaan anggota Jamsostek.

Sebanyak 600.000an perusahaan dan 12 juta peserta untuk mendapatkan informasi tentang ini. Tentu saja selain itu kita harus coba lakukan upaya yang lain.

Program sosisalisasi ini tidak akan berhenti walaupun tanggal 1 Januari, kita sudah jadi BPJS ketenagakerjaan.

Bagaimana dengan perbedaan gab sektor formal dan informal?
Seluruh pekerja menjadi potensial untuk jadi target. Pekerja formal itu ada pemberi kerjanya. Jadi kita akan sosialisasi ke perusahaan dan sosialisasi ke serikat pekerja.

Untuk sektor informal tentu berbeda. Kami akan gunakan strategi berbeda. Untuk informal kami akan sediakan prepaid. Jadi mereka tidak usah ke kantor cabang, cukup nanti mereka di aktivasi prepaid.

Itu ada kartu untuk jaminan kecelakaan kerja Rp100.000 untuk jadi peserta setahun, mereka langsung jadi anggota aktif.

Bagaimana cara memferivikasi?


Kami bekerja sama dengan Kemendagri sehingga sepanjang mereka aktivasi dengan EKTP. Selain itu, kami akan bekerja sama dengan paguyuban-paguyuban.

Berapa targetnya?


Saat ini pekerja yang aktif per Desember 2013 ada 12,2 juta orang. Tahun depan kami targetkan bertambah hingga 15,6 juta.

Dalam 5 tahun mendatang kami berharap 40 juta peserta Jamsostek.

Kenapa agak susah dibandingkan dengan total angkatan kerja?
Pekerja formal itu 40 juta, informal 70 juta. Tentu, yang informal harus bayar sendiri iurannya, sedangkan formal dibayarkan oleh pemberi kerja dan pekerjanya.

Oleh karena itu, kita harus lebih realistis kesadaran menamamkan mindset di pekerja informal bahwa jaminan sosial adalah kebutuhan, tentu membutuhkan waktu.

Dan kami berharap lompatan menjadi 40 juta itu juga harus yang sangat signifikan mengingat cakupan geografis yang luas dan jumlah perusahaan di Indonesia ini jutaan.

Lalu, bagaimana dengan sisi aset dan kewajiban?

UU itu mengatakan aset dan liabilities akan beralih demi hukum secara otomatis ke BPJS ketenagakerjaan, artinya aset yang ada sekarang tetap akan dimiliki BPJS ketenagakerjaan.

Sekarang kami mengelola aset investasi Rp150 triliun. Aset ini di kembangkan dalam bermacam instrumen investasi. Ada di saham obligasi, deposito berjangka, reksadana, properti dan penyertaan.

Kami memiliki target untuk memberikan hasil investasi Rp14,6 triliun dari dana tersebut, tentu ke depan dana ini akan dikelola sesuai dengan aturan yang diperbolehkan.

Aturan sudah disiapkan dalam bentuk PP, Perpres dan mulai diaplikasikan 1 Januari. Dengan kata lain dari aspek operasional tidak ada yang berubah.

Kami sudah menyiapkan visi baru yakni menjadi BPJS yang berkelas dunia terpercaya, bersahabat, unggul dalam operasional, dan pelayanan.

Apakah ada pengalihan aset ke BPJS kesehatan?

Prinsipnya gini, untuk melakukan pengelolaan itu ada iuran, jadi pekerja harus membayar iuran. Besarannya sekarang sedang difinalkan, tetapi relatif tidak berbeda dengan yang sekarang.

Bedanya kalau sekarang di Jamsostek seluruh iuran itu ditanggung oleh pemberi kerja, nanti ada sebagian kecil yang harus dibayar oleh peserta.

Karena itu memasang prinsip kemandirian dan gotong royong. Dan prinsip jaminan sosial itu memang mengamanatkan harus ada kontribusi dari pemberi kerja dan pekerjanya agar ia bisa memiliki dana yang cukup untuk memberikan pelayanan.

Termasuk seperti kami, ada iuran yang wajib dibayar seperti jaminan hari tua 5,7 persen, jaminan kecelakaan 0,22 persen sampai 1,74 persen dari penghasilan.

Kenapa berbeda? Tergantung resiko dimana dia bekerja. Lalu jaminan kematian sebesar 0,3 persen.

Iuran ini kami kelola, lalu kami investasikan, kalau ada klaim kami pakai untuk bayar klaim. Prinsip jaminan sosial itu seperti itu.

Asetnya bagaimana?

UU mengatakan program jaminan kesehatan, programnya mereka kelola, lalu pesertanya yang tadinya disini jadi disana, lalu aset dan liabilitiesnya.

Itu adalah iuran yang dibayarkan peserta, tentu kami serahkan kesana juga. Tetapi kewajiban melayani peserta jadi tanggung jawab mereka. Jadi yang pindah itu aset liabilities dan peserta.

Peralihan ini harus berdasarkan hasil audit, jadi kami di audit dulu sampai akhir tahun. Soal keputusannya nilainya berapa aset dan liabilitiesnya, berapa yang diserahkan.

Harus daftar lagi?

Otomatis akan berpindah. Jadi kalau anda memiliki kartu Jamsostek, itu bisa dipakai di BPJS kesehatan, sampai kurun waktu tertentu mereka menerbitkan kartu baru untuk anda.

Secara badan Jamsostek ada yang berubah?

Tentu ada perubahan dan adjustmen. Ada kantor cabang kami. Demi mencapai tujuan kami butuh strategi yang baru. Ke depannya akan ada adjustment dalam organisasi kita.

Rencana strategis untuk tahun depan?
Kami akan mengembangkan konsep baru untuk program jaminan kecelakaan kerja. Kami akan kembangkan return to work.

Kalau sekarang peserta Jamsostek, kecelakaan kerja berobat itu sampai sembuh sudah. Nanti kami buat bagaimana dia sampai sembuh dan kembali kerja lagi.

Kalau dia punya trauma kami kasih caranya mengatasi trauma itu. Ini namanya program return to work.

BENARKAH YANG BERHASIL DIPOTRET NASA ADALAH GAMBARAN TANGAN TUHAN? . KOSMIK INI MUNCUL SAAT SEBUAH BINTANG MELEDAK

NASA memotret Agama dan astronomi memang kerap tumpang tindih dan tak sejalan. Namun, gambar X-ray hasil bidikan teleskop Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) terbaru menyerupai 'tangan Tuhan'.
Terlepas dari penampakan 'supranaturalnya', potret yang dinamai 'tangan Tuhan' itu diproduksi dari fenomena astrofisika alam. Kosmik 'tangan Tuhan' itu muncul saat sebuah bintang meledak dan melontarkan awan besar berisi material, seperti dikutip dari laman Space.com edisi 9 Januari 2014.
Energi yang terlontar dari fenomena ini kemudian ditangkap oleh Nuclear Spectroscopic Telescope Array (NuSTAR) milik NASA yang mampu menangkap energi X-ray tinggi, sekitar 7 hingga 25 kiloelektron volt (keV). Dari awan material itu, NuSTAR menangkap citra berwarna biru.

Sementara itu, Chandra X-ray Observatory NASA menangkap citra hijau dan merah. Chandra X-ray Observatory mampu menangkap energi X-Ray rendah yang berkisar antara 0,5 hingga 2 keV.

"Sudut pandang NuSTAR yang unik--dalam energi X-ray yang tinggi-- menunjukkan pada kita obyek-obyek dan wilayah yang sudah dipelajari dengan baik, semuanya dalam pencahayaan yang baru," jelas peneliti NuSTAR, Fiona Harrison.

Dikutip dari laman NASA, gambar baru itu menunjukkan sebuah pulsar, yaitu bintang neutron yang berputar cepat dan memuntahkan energi ke ruang sekitarnya. Hal ini menciptakan sebuah struktur kompleks dan menarik, termasuk sebuah kosmik besar berbentuk tangan.
Pulsar itu kemudian dinamai PSR B1509-58 atau pendeknya B1509 yang berputar 7 kali per detik dan meniupkan angin berisi partikel selama pergolakan bintang menuju kematiannya. Peneliti menduga, Pulsar ini sudah berusia 17 ribu dan terletak sekitar 17.000 tahun cahaya.

Seiring waktu, partikel-partikel tersebut berinteraksi dengan medan magnet di sekitar mereka dan menciptakan cahaya sinar-X dalam bentuk tangan. Pulsar itu sendiri terletak di titik cahaya putih pada gambar di atas. Sementara penampakan citra merah pada bentuk jari merupakan struktur terpisah yang disebut RCW 89.

Peneliti tak yakin betul apakah lontaran material atau interaksi partikel pulsarkah yang kemudian membentuk rupa tangan itu. "Kami bahkan tidak tahu apakah bentuk tangan itu hanya ilusi optik," jelas Hongjun An dari McGill University di Montreal.
'Tangan Tuhan' ini merupakan salah satu contoh pareidolia, fenomena psikologis di mana manusia cenderung mempersepsikan bentuk yang akrab dalam gambar samar atau kabur. Pareidolia lainnya bisa berbentuk binatang atau wajah di awan, bentuk pria di bulan.

Saturday, 11 January 2014

MENUJU TITAH CAPRES PILIHAN SANG KETUA UMUM

Joko Widodo mencium tangan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati SoekarnoputriDewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan merayakan ulang tahun partai itu yang ke-41, Jumat 10 Januari 2014. Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menandai perayaan itu dengan memotong tumpeng.

Setelah memberikan potongan tumpeng pada Sekretaris Jenderal PDIP, Tjahjo Kumolo, dan Ketua Bidang Politik PDIP yang juga anak Megawati, Puan Maharani, potongan berikutnya untuk Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, yang merupakan kader PDIP. Setelah menerima potongan tumpeng, Jokowi lantas menyalami Mega dan mencium tangan dengan khidmat.

Tepuk tangan kader-kader PDIP yang ikut perayaan kecil di Kantor DPP PDIP di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pun menggema. Riuh.

Usai acara, ketika ditanya makna cium tangan itu, Jokowi menjawab diplomatis. Bukan cium tangan minta restu jadi calon presiden, Jokowi membantah. "Minta restu apa? Ini cuma acara ulang tahun biasa,” kata dia.

Mantan Wali Kota Solo itu mengatakan, tak ada makna khusus dari cium tangannya kepada Megawati. Menurut dia, hal tersebut lumrah ia lakukan sebagai orang Jawa. "Tradisi orang Jawa Tengah kan memang mencium tangan orang yang dihormati,” ujar Jokowi.

Hak Prerogatif Mega

Jokowi memang menjadi magnet utama dari PDIP saat ini. Sebuah survei yang dilakukan Pol-Tracking Institute menemukan, Jokowi lebih dipilih menjadi presiden oleh internal partainya ketimbang Megawati. Berdasarkan hasil survei yang dirilis Pol-Tracking Institute, Minggu 22 Desember 2013, tingkat keterpilihan Jokowi di kalangan pemilih PDIP mencapai 69,25 persen.

Sementara itu, Megawati hanya 14,97 persen dan Puan Maharani, putri bungsu Megawati hanya 0,8 persen. Responden yang menjawab tidak tahu 13,37 persen.

Survei ini dilakukan pada 13 September-11 Oktober 2013, terhadap 2010 responden dengan usia minimal 17 tahun di seluruh provinsi di Indonesia. Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan metode multi stage random sampling, margin of error mencapai 2,19 persen.

Pol-Tracking Institute tak hanya mengukur tingkat keterpilihan Jokowi di kalangan pemilih PDIP, tapi juga pemilih di seluruh Indonesia. Jokowi tak terbendung dengan tingkat keterpilihan tertinggi yaitu, 58,37 persen.

Sementara itu, Megawati 7,16 persen, dan Puan Maharani 0,59 persen. Yang menjawab tidak tahu sebesar 27,6 persen.

Suara akar rumput PDIP jelas tak terbendung meminta Megawati menyatakan Jokowi sebagai calon presiden. Namun, bagaimana tanggapan Mega?

Dalam pidatonya di acara itu, Megawati Soekarnoputri menyatakan tak peduli analisis orang-orang mengenai sosok calon presiden 2014 yang pantas maju dari partainya. Megawati mengatakan dengan tegas, siapa pun yang maju menjadi capres PDIP, itu atas perintahnya.

“Orang, baik dari internal maupun eksternal partai, boleh saja membuat analisis. Tetapi, seperti yang telah berulang kali saya katakan, saya sebagai Ketua Umum PDIP yang punya hak prerogatif (menunjuk capres PDIP),” kata Megawati yang bulan ini berusia 67 tahun itu.

Mega mengatakan, Rapat Kerja Nasional III PDIP di Bali sudah memutuskan bahwa pencalonan presiden akan dilakukan setelah pemilu legislatif selesai. Pemilu baru digelar 9 April 2014.
“Jadi, tolong bersabar saja. Kalau yang lain sudah mengumumkan capres, itu strategi partai lain. PDIP punya strategi sendiri,” ujar dia.

Megawati mengimbau kader-kader PDIP untuk tak terbawa arus dengan mendorong pengurus DPP PDIP menyampaikan capres lebih awal. “Kami fokus saja dulu pada Pemilu. Semua sudah ada aturannya. Sesuai instruksi DPP Partai, dengan kerja keras, kami harus mencapai target 20 persen suara nasional,” ujar dia.

Mega Tak Maju Lagi

Soal siapa calon presiden dari PDIP ini, politikus senior PDIP Panda Nababan mengatakan, Megawati tak akan maju menjadi capres lagi. “Mbak Mega bilang, ‘Panda, kamu pikir saya tidak tahu malu? Saya sudah sering kalah (dalam pemilu). Tahun 2014, saya sudah nenek-nenek’,” kata Panda menirukan ucapan Megawati.

Panda bahkan membantah rumor Jokowi akan berpasangan dengan Megawati sebagai calon wakil presiden. Rumor itu, kata Panda, isu sesat.

Panda mengatakan, isu itu diembuskan sebagai strategi untuk mengaburkan manuver politik PDIP. Sebetulnya, ujar Panda, Megawati tak lagi berminat menjadi calon presiden pada Pemilu 2014.

Di internal PDIP sudah beredar rumor, Mega akan mengajukan kader-kader muda untuk maju sebagai capres. “Ada (Gubernur DKI Jakarta) Jokowi, (Gubernur Jawa Tengah) Ganjar Pranowo, dan (Wali Kota Surabaya) Risma,” ujar Panda.

Belakangan ini, Megawati memang kerap hadir di sejumlah acara bersama Jokowi, Ganjar, atau Risma. Paling sering bersama Jokowi, karena keduanya kini sama-sama berdomisili di Jakarta. Namun, Megawati tak hanya mengajak Jokowi "jalan-jalan" di seputaran Jakarta.
Mereka berdua misalnya sama-sama mengisi ceramah di Yogyakarta pada akhir Desember 2013. Pertengahan Desember 2013, Mega mengajak Jokowi dan Risma menghadiri seminar di Univesitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan.

Wednesday, 8 January 2014

TIKUS BAGASI BERAKSI, MASKAPAI DAN PENGELOLA BANDARA, TANGGUNG JAWAB DONG...

http://v-images2.antarafoto.com/g-pr/1388923533/pembobol-bagasi-bandara-33.jpgEmpat pekerja pengangkut barang (porter) di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencurian barang milik penumpang maskapai Lion Air. Hanya butuh satu hari untuk membekuk "tikus bagasi" pesawat ini.

Supandi, Ateng, Suheri, dan Fitriandi, pekerja pengangkut barang PT Prathita Titian Nusantara (PTN) berhasil dibekuk tim gabungan dari Kantor Pelaksana Pengamanan Pelabuhan Udara (KP3U) Bandara Supadio dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Sabtu 4 Januari 2014.

Kepala KP3U Bandara Supadio, AKP Cucu Safiyudin, Selasa 7 Januari 2014 menjelaskan, begitu mendapat informasi adanya pencurian barang milik penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, pihaknya langsung melakukan invetigasi.

Sebanyak 16 karyawan outsourcing dan beberapa pegawai sekuriti bandara diperiksa. Kamera pengintai (CCTV), juga diperiksa secara mendetail.

"Kami analisis, kami persempit ruang gerak mereka, di mana mereka membongkar barang penumpang. Kami gunakan teknik investigasi kami. Akhirnya, kami dapati keempat tersangka ini. Mereka melakukan aksinya saat menyusun barang di bodi pesawat," ujar Cucu.

Setelah berhasil mengambil barang milik korban, para tersangka menyembunyikannya di semak-semak pinggir jalan, tak jauh dari lokasi bandara. "Setelah kami interogasi, mereka mengakui perbuatannya," kata dia.

Saat ini hanya ada empat orang yang diduga kuat sebagai pelaku. Namun, kata Cucu, tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang terlibat. Kasus ini sudah diserahkan ke Direktorat Reserse Polda Kalimantan Barat.

Penumpang yang kehilangan barang itu adalah Titi Yusnawati, istri Kasat I Direktorat Narkoba Polda Kalimantan Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Prasetyono. Saat itu, Titi menggunakan maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT 715, dari Bandara Supadio menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Pesawat take off sekitar pukul 16.00 WIB dan landing di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 18.30 WIB. Namun, kaget bukan kepalang, saat Titi akan mengambil tas kopernya di ruang tunggu bagasi, ia melihat kunci gembok sudah rusak.

Titi kemudian membuka kopernya. Perhiasan senilai ratusan juta rupiah miliknya sudah raib. Peristiwa ini pun dilaporkan ke pihak kepolisian Bandara Soekarno-Hatta.

Tanggung jawab maskapai

General Manager Bandara Supadi, Chandra Dista Wiradi, kepada VIVAnews mengatakan, keamanan barang milik penumpang adalah adalah tanggung jawab maskapai penerbangan dan perusahaan ground handling.

"Kami juga terkait dengan kegiatan di bandara, seperti menyiapkan petugas sekuriti bandara. Kami memasang CCTV di tempat-tempat menaruh barang dan mengambil barang. Kami hanya bisa mengawasi di sisi itu," ujar Chandra.

Chandra menyatakan tugas karyawan bandara terkait barang bawaan penumpang adalah saat pemeriksaan di Security Check Point (SCP) 1 dan 2.

Pada pemeriksaan itu, jika ada barang bawaan penumpang yang melanggar ketentuan, pasti akan ditahan dan dilarang masuk. Tapi jika tidak, maka penumpang dan barang bawaannya dipersilakan lewat.
Begitu pengecekan selesai, barang-barang yang akan masuk ke bagasi langsung ditangani perusahaan ground handling.

"Sampai masuk di troli, kami masih punya CCTV. Begitu sudah di bodi pesawat, sudah bukan tanggung jawab kami. Saat check-in itu sampai barang kembali lagi ke tangan penumpang, itu tanggung jawab maskapai," katanya.

Pihak bandara merasa dirugikan akibat kasus pencurian barang milik penumpang. Namun, kata Chandra, yang seharusnya melakukan evaluasi secara formal dan menyeluruh adalah pihak maskapai. Sebab perusahaan ground handling bekerja untuk maskapai. 

"Untuk menunjuk perusahaan ground handling itu tergantung maskapainya. Maskapai percaya perusahaan ground handling yang mana. Kebetulan yang terkena itu perusahaan PTN (Prathita Titian Nusantara)," katanya.

Chandra juga telah melakukan evaluasi terhadap seluruh jajarannya di Bandara Supadio terkait kasus pencurian ini. Dari hasil evaluasi itu, tidak ada anggotanya yang terlibat kasus pencurian.

Terkait kasus ini, Chandra mengaku telah menyampaikan ke pihak regulator yakni, Direktorat Bandar Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, untuk mengevaluasi perusahaan-perusahaan ground handling. Termasuk rekrutmen karyawannya.

"Langkah saya yang paling awal adalah meminta pertanggungjawaban dari PTN terhadap orang-orangnya yang melakukan kesalahan. Kami di Angkasa Pura ini yang selalu terpojokkan," tuturnya.

Selain itu, Chandra juga mengimbau kepada penumpang pesawat, jika membawa barang-barang berharga, sebaiknya dilaporkan ke pihak maskapai penerbangan. Hal itu penting, agar pihak maskapai lebih terikat.
"Kalau maskapainya dikasih tahu, itu kan akan mengikat. Nanti akan dibuat berita acara," katanya.

Kepala Dinas Pengamanan Bandara Supadio, Urip Raharjo, menegaskan keamanan bagi barang-barang milik penumpang di Bandara Supadio cukup aman. Arahan dan imbauan bagi para penumpang juga sudah tertera di loket maupun papan informasi terkait standar pelayanan dan keamanan bandara.

"Tidak masalah kalau penumpang membawa perhiasan tanpa menunjukan nota pembelian maupun surat izin segala macamnya. Tapi seharusnya pemilik perhiasan tersebut melaporkan ke pihak maskapai bahwa dia membawa barang berharga," katanya.
Banyak kasus 'tikus bagasi'Kasus pembongkaran atau pencurian barang milik penumpang di bandara bukan kali itu terjadi. Sudah berkali-kali, tapi pelakunya banyak tak tertangkap. Berikut beberapa kasus pencurian barang milik penumpang pesawat :
18 November 2013
Rahmat Fauziy (27 tahun), penumpang Citilink dengan nomor penerbangan QG 804 tujuan Surabaya-Jakarta, kehilangan laptop merk Macbook Pro Md 104 seharga Rp26,6 juta, ijazah atas nama Rahmat Fauziy mulai TK, SMP, SMU, dan S1 (sarjana). Akibatnya, Rahmat melaporkan Citilink ke polisi. Baca selengkapnya di sini.
6 November 2012Penyanyi beken Agnes Monica pernah punya pengalaman buruk terhadap petugas Bandara Soekarno-Hatta. Tiga kopernya dibongkar paksa di bandara sepulangnya dari Amerika Serikat.

Agnes menuangkan kekesalannya itu lewat akun Twitter pribadinya, @agnezmo. "Ada 3 koper yang dirusak kuncinya (bukan kunci TSA/Transportation Security Administration). Oh my gosh. Jaman sekarang, mentalnya kalo masih gini, gimana bisa maju??? " kata Agnes.

"Kalau sekali ini dibiarkan, kita jadi mendidik mereka untuk berpikir bhw ini ga apa-apa and they can get away with it. Tolong ya PHK yg berwenang? Dan ga MENDIDIK namanya kalo kita membiarkan aja kelakuan seperti ini. Negara Indonesia ini negara HUKUM. Bukan survival of the fittest,” kata Agnes.

"Dan maaf kalo akhirnya kejadian ini 'memaksa' saya untuk tulis di media publik, karena sudah sering kejadian dan dianggap enteng. It's time to make a change kali yaaaa??????"

8 Oktober 2011Advokat Umbu S Samapaty mengaku kehilangan koper yang disimpannya di bagasi pesawat Lion Air. Barang yang di dalam koper tersebut berisi cincin dan perhiasan lainnya senilai Rp2,959 miliar.

Kemudian dia menggugat Lion Air ke pengadilan. Di tingkat pertama, gugatan Umbu ditolak hakim. Belakangan dia digugat balik oleh Lion Air. Kasus ini masih bergulir.

5 September 2011Polisi berhasil menangkap dua 'tikus bagasi' yang merupakan pekerja di Bandara Soekarno-Hatta. Kedua pencuri itu adalah tenaga outsourcing yang bekerja sebagai petugas kebersihan dan juga porter di bandara.

Korbannya Arif Setiawan, penumpang dari Surabaya menuju tujuan Jakarta. Arif kehilangan ransel yang berisi kamera SRL Canon EOS 7D, sebuah handphone dan hardisk eksternal. Saat itu dia meletakkan ranselnya tidak jauh dari conveyor di terminal 1 C. Namun tiba-tiba ranselnya hilang.

5 Maret 2010Porter Bandara Juanda ditangkap saat beraksi. Sugianto ditangkap setelah tertangkap basah mengutil isi tas seorang penumpang pesawat Garuda tujuan Jakarta. Uang senilai Rp11,5 juta berhasil dia gasak.

Rupanya, bukan kali itu saja Sugianto melakukan aksi tak terpuji. Dia mengaku sudah pernah mencuri sebelumnya dan tidak ketahuan. Saat itu dia berhasil mencuri sebuah handphone dari tas seorang penumpang.

30 Oktober 2006Polisi KP3 Bandara Ngurah Rai membekuk enam pencuri barang bawaan penumpang pesawat. Para pelaku merupakan oknum petugas Bandara Ngurah Rai.

Humas Poltabes Denpasar AKP I Gusti Gede Suyasa di Mapolsek KP3 Bandara Ngurah Rai, Denpasar, mengatakan kasus itu merupakan pengembangan dari banyaknya laporan dari perusahaan penerbangan setelah menerima komplain dari penumpang yang kehilangan barang. Aksi pencurian ini telah berlangsung sejak lama dan marak terjadi bulan September dan Oktober 2006.

Para tersangka adalah oknum petugas bandara yang bertugas memindahkan barang bawaan penumpang dari bagasi ke badan pesawat atau sebaliknya. Mereka bertugas sebagai porter, loading master (orang yang mengatur di bagasi agar sesuai dengan beban pesawat), serta petugas keamanan.

KASIHAN BANGET YA VETERAN PERANG AMERIKA. BAHKAN VETERAN PERANG IRAK DAN AFGANISTAN, ADA YANG JADI GELANDANGAN

 Chris, veteran perang AS di Irak dan Afganistan, kini jadi gelandangan di Kota BostonChris, demikian dia dipanggil, dulu adalah seorang tentara Amerika Serikat. Dia mengaku pernah ditugaskan di dua medan besar, Irak dan Afganistan.
Namun, kembali ke negerinya, Chris adalah orang yang gagal. Pewarta foto kantor berita Reuters pada Selasa kemarin menemui Chris menjadi gelandangan di Kota Boston, yang dikenal sebagai kota pendidikan karena bertebaran sejumlah kampus ternama. 

Di tengah cuaca yang sangat dingin, Chris berdiri di pinggir jalan Newbury cukup lama dengan mengandalkan penutup kepala dan jaket militer. Sambil menjulurkan sebuah gelas karton yang sudah kosong, dia berharap ada orang-orang yang berbaik hati memberi derma.

Sesekali ada yang memberi dia uang receh ke dalam gelas. Mereka tampak iba kepada Chris, yang mantan tentara kini malah menjadi gelandangan.

Dia termasuk puluhan ribu orang tuna wisma yang kian menderita akibat serangan cuaca super dingin di 2/3 wilayah AS, termasuk Boston. Salju yang menumpuk tebal di jalan-jalan dan angin dingin yang menusuk tulang dalam suhu di bawah nol derajat celcius membuat Chris selama berhari-hari harus menginap di penampungan.

Apalagi kini makin banyak tuna wisma yang berbondong-bondong ke penampungan karena tidak kuat menahan kejamnya hawa dingin di luar. Para pengelola pun kewalahan menampung mereka.

Menurut data National Alliance to End Homelesness, ada lebih dari 600.000 orang yang hidup sebagai tuna wisma di Amerika Serikat. Sebanyak 9 persen atau lebih dari 57.000 orang di antaranya adalah veteran perang.

Maka, pemerintah di beberapa negara bagian di AS mulai memikirkan cara yang pantas untuk menghargai para veteran perang untuk tidak lagi menggelandang sekaligus menyelamatkan mereka dari serangan cuaca super dingin.

Kota Phoenix di negara bagian Arizona, misalnya, menjadi pelopor bagi program pemberian apartemen bagi para veteran perang yang menggelandang. Keberhasilan Phoenix ini diikuti oleh Salt Lake City di Utah yang juga sukses menggelar program yang sama.

Program ini digelar sejak 2010 lalu di Phoenix yang saat itu hanya memiliki 222 veteran tuna wisma. Per Januari 2013, menurut laporan Kementerian Pembangunan dan Perumahan Kota AS, veteran perang yang tidak punya rumah di kota ini meroket hingga 1.000 orang.

Satu Kamar
Walikota Phoenix Greg Stanton kepada Washington Post bulan lalu mengatakan, seluruh veteran tuna wisma telah tuntas diberikan apartemen satu kamar pada 18 Desember 2013. Sebelumnya November lalu, kota Phoenix telah mengalokasikan dana sebesar US$100.000 (Rp1,2 miliar) untuk sekitar 56 veteran yang belum mendapatkan rumah.

Selama tiga tahun pemberantasan tuna wisma veteran, Phoenix telah menggunakan dana dari pemerintah sebesar US$6,5 juta (Rp79 miliar) dan hampir US$2 juta (24,4 miliar) dari kas kota.

Kesuksesan serupa diikuti oleh kota Salt Lake City, negara bagian Utah. Walikota Salt Lake City Ralph Becker pada wawancara dengan MSNBC Minggu lalu mengatakan bahwa saat ini hanya tinggal delapan veteran yang tidak punya rumah di kotanya. Para veteran ini menolak diberikan tempat tinggal dan akan terus dibujuk.

Untuk merumahkan para veteran, kota ini mengeluarkan dana dari kas kota sebesar US$1,8 juta (Rp22 miliar) dan dari bantuan pusat sebesar US$6,5 juta (Rp79 miliar). Becker mengatakan bahwa seluruh lapisan di pemerintahannya bekerja sama untuk menyukseskan program ini.

"Ini adalah keputusan yang dibuat seluruh komunitas dan kami mendedikasikan diri selama bertahun-tahun. Sumber daya, yang tidak pernah cukup, telah datang dari berbagai komunitas," ujar Becker yang menambahkan bahwa kotanya dan Phoenix tengah melancarkan "kompetisi persahabatan" dalam mengentaskan masalah tuna wisma.

Program kedua kota ini sejalan dengan komitmen pemerintah pusat sejak tahun 2010 untuk memberikan rumah bagi veteran tuna wisma. Presiden Barack Obama menargetkan masalah ini tuntas pada 2015 mendatang.

"Kita harus terus maju, karena tidak boleh ada seorang pun di Amerika, termasuk veteran, hidup di jalanan," kata Obama.