Showing posts with label hukum. Show all posts
Showing posts with label hukum. Show all posts

Monday, 30 December 2013

Polisi Ungkap 3 Kecamatan di Jakarta Barat yang Paling Rawan Narkoba

NarkobaSepanjang tahun 2013 tercatat ada 961 kasus narkoba yang berhasil diungkap oleh Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat. Angka tersebut lebih tinggi dari tahun 2012 yang mencapai 926 kasus. Masalah letak gegrafis digadang-gadang sebagai salah satu penyebab Jakarta Barat menjadi tempat yang potensial untuk peredaran narkoba.

Kasat Narkoba dari Polres Jakarta Barat, AKBP Gembong Yudha, menuturkan berdasarkan catatan dari kepolisian, Dari 961 kasus narkoba sepanjang 2013 Polres Metro Jakarta Barat telah mengamankan 1255 pelaku penyalahgunaan narkoba. 679 diantaranya pemakai, 557 pengedar dan 19 produsen narkoba.

"Jakarta Barat merupakan wilayah terbesar peredaran narkoba dibanding wilayah lainnya di Jakarta," kata Gembong, Minggu, 29 Desember 2013.

Menurut Gembong, ada pun tiga daerah yang menjadi tempat peredaran narkoba paling besar di Jakarta Barat itu adalah di Kecamatan Taman Sari, Kecamatan Cengkareng, dan kecamatan Kalideres.

"Di tiga kecamatan tersebut kami selalu menangkap bandar kelas kakap," tuturnya.

Disampaikan Gembong, berdasarkan hasil analisis polisi mengapa di tiga daerah tersebut bayak beredar nerkoba karena misalnya di Taman Sari
hampir seluruh kecamatan tersebut terdapat tempat hiburan malam. Kemudian di kecamatan Cengkareng, dan Kalideres keduanya merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan daerah penyangga seperti Tangerang dan Banten.

"Untuk cengkareng dan Kalideres sediri di sana banyak juga pemukiman padat. Jadi potensial untuk penyimpanan narkoba," ujarnya.

Gembong menambahkan, adapun lokasi yang potensial untuk melakukan transaksi narkoba di Jakarta Barat selama tahun 2013 berada di sarana umum sebanyak 475 kasus, di pemukiman dan Apartemen 436 kasus, tempat hiburan sembilan kasus, hotel 37 kasus, dan di pasar empat kasus

Monday, 9 December 2013

Singapura Diguncang Kerusuhan, Belasan Orang Terluka

Kerusuhan di Distrik Little India, Singapura, Minggu 8/12/2013.
Sebuah kerusuhan mengguncang Distrik Little India, di Singapura, pada Minggu malam, 8 Desember 2013 waktu setempat. Aksi huru hara dipicu oleh sekelompok pekerja imigran asal Bangladesh dan India yang emosi melihat seorang warga India tewas akibat ditabrak sebuah bus.

Laman Asia One, Senin 9 Desember 2013 melansir akibat peristiwa kerusuhan tersebut, sebanyak 18 orang terluka dan lima mobil termasuk sebuah ambulans ikut hancur akibat menjadi sasaran amukan massa.

Dalam sebuah video yang dipajang di media sosial, ditampilkan dua mobil polisi yang tengah dibalikkan oleh sekelompok massa.

Menurut pernyataan seorang petugas polisi usai melihat seorang pria India berusia 33 tahun menjadi korban kecelakaan lalu lintas, sekitar ratusan orang langsung menyemuti lokasi.

Mereka menyerang bus dan kendaraan milik polisi, begitu tiba di lokasi kecelakaan. Kendati sebanyak 18 orang dilaporkan terluka, namun tidak ada di antara mereka yang mengalami luka serius.

Sementara sebanyak 27 pekerja asing ditahan polisi akibat berbuat kerusuhan di Singapura. Apabila terbukti bersalah, maka mereka dapat dibui selama tujuh tahun di balik jeruji besi dan menerima hukuman cambuk.

Peristiwa kerusuhan ini turut menyita perhatian Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong. Dalam akun Twitternya, Lee menulis tidak ada alasan bagi pelaku untuk berbuat tindakan kekerasan demikian.

"Kejadian apa pun yang menyebabkan peristiwa kerusuhan, tidak ada alasan untuk berbuat rusuh, merusak dan bertindak kriminal," tulis Lee.

Lee pun menyebut bahwa pihaknya akan segera mengidentifikasi pelaku dan menghukum mereka sesuai dengan aturan yang berlaku di Singapura.

Peristiwa kerusuhan yang terjadi di Negeri Singa pada Minggu malam kemarin, merupakan yang terparah sejak peristiwa serupa terjadi tahun 1969 silam. Kerusuhan di tempat umum, sangat jarang terjadi di Singapura lantaran pengawasan yang sangat ketat dari Pemerintahnya.

"Menurut saya, peristiwa yang terjadi semalam sangat tidak dapat ditoleransi," ujar Komisioner Polisi Singapura, Ng Joo Hee.

Menurut Ng, kerusuhan dan aksi pengrusakan bukanlah cara yang selama ini berlaku di sana.

Namun, di saat yang bersamaan, Pemerintah Singapura tidak dapat mengelak bahwa negaranya sangat bergantung kepada tenaga kerja asing, khususnya buruh dari kawasan Asia Tenggara. Mereka umumnya bekerja di beberapa sektor seperti konstruksi.

Deradikalisasi Terorisme, Dialog & Perang Pemikiran

 
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memiliki strategi baru dalam menangkal terorisme. Mereka mencoba jalan dialog untuk deradikalisasi kelompok yang selama ini diduga terkait atau terlibat sejumlah aksi teror di tanah air. 

Penanggulangan teror dirasa tidak cukup dilakukan dengan penangkapan dan penjara. Sebab, akar permasalahannya ada di pemikiran. Banyak pemikiran radikal berkembang diikuti sejumlah aksi radikal. 

"Kita harus luruskan pemikiran radikal yang menjadi akar teror. Ini tidak bisa dilakukan dengan senjata. Ini hanya bisa dilakukan dengan dialog para ulama. Makanya, kita mendatangkan ulama dari Mesir dan Jordania," kata Kepala Badan BNPT, Ansyaad Mbai, saat diskusi 'Menangani radikal terorisme di Indonesia', di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu malam, 7 Desember 2013.

BNPT mendatangkan tiga ulama dari Mesir dan Jordania. Di negaranya, mereka terkenal sebagai ulama mantan tokoh penting Jamaah Islamiyah (JI). Jamaah Islamiyah merupakan organisasi yang sering dikaitkan dengan aksi teroris di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Mereka yang didatangkan adalah Syekh Hisyam al-Najjar dan Syekh Najib Ibrahim. Keduanya mantan tokoh penting Jamaah Islamiah dari Mesir. Kemudian, Syekh Ali Hasan al-Khalaby, tokoh dari Jordania.

"Ketiganya sengaja didatangkan, karena fatwa mereka yang sering dijadikan jargon para teroris di Indonesia," kata Ansyaad.


Dialog dengan ABB
BNPT meminta bantuan ketiga tokoh ini untuk datang dan berdialog dengan para tokoh JI di Indonesia. Minggu 8 Desember, ketiganya diberangkatkan ke LP Nusakambangan untuk menemui para terpidana terorisme yang tengah menjalani masa hukuman di sana. Di antaranya, Abu Bakar Ba'asyir (ABB).

Ansyaad menjelaskan, dialog itu akan berlangsung selama dua hari. Selanjutnya, mereka akan berdialog dengan terpidana kasus yang sama di Lapas Cipingan, Jakarta, selama satu hari. Setelah itu, BNPT akan memfasilitasi ketiga mantan JI Mesir dan Jordania itu untuk berdiskusi di sejumlah kampus di Indonesia.

"Kita berharap, para ulama ini bisa meluruskan dan memberi penjelasan pikiran radikal. Pikiran radikal ini yang menjadi pemicu terjadinya berbagai tindakan teroris seperti peledakan bom. Sedangkan tindakan hukum petugas, tidak meredakan semangat jihad yang salah di pikiran para teroris," kata Ansyaad.

Data Kementerian Hukum dan HAM menunjukkan, napi teroris yang menjalani hukuman di Lapas Nusakambangan berjumlah 41 orang. Salah satunya Abu Bakar Ba'asyir yang menghuni LP Pasir Putih. 

BNPT melakukan pendekatan untuk mengundang para tokoh ini sejak satu tahun lalu. Di antara yang pernah didatangkan untuk berdialog dengan para narapidana itu adalah Wakil Menteri Agama Nasarudin Umar. 

"Saya pernah mencoba berdialog dan berdiskusi dengan mereka. Saya tidak didengar. Mungkin dianggap kafir, karena mewakili pemerintah atau dianggap terlalu muda dan kurang pemahaman," kata Nasarudin, Sabtu 7 Desember.

Ia sangat berharap para ulama yang sering dijadikan referensi berbagai kelompok teroris di Indonesia dapat meluruskan. Pendekatan deradikalisasi ini, terutama menyasar pada pola pikir. 


Perang Pemikiran
Syekh Hisyam al-Najjar menjelaskan, ada kesalahan dalam menangni para teroris. Yakni, selama ini pemerintah Indonesia terpaku pada penanganan dalam konteks perlawanan terbuka dengan mengejar dan menangkap terus menerus para teroris.

"Penangkapan para teroris tidak akan menghentikan penyerangan dan pengeboman. Penanganan para teroris adalah menjelaskan apa yang ada di dalam pikiran mereka. Selama pikiran radikal belum berubah, upaya teror akan terus terjadi," kata dia.

Hal senada disampaikan Ali Hasan al-Halaby. Dia lantas mempertanyakan peran para ulama Indonesia. "Kemana para ulama? Di mana para ulama? Memberi masukan untuk meluruskan pemikiran radikal adalah tugas ulama. Pikiran radikal tidak bisa dilawan hanya dengan penangkapan dan senjata. Ini perlu peran ulama yang memberikan pencerahan terus menerus," katanya. 

Menurut Ansyaad Mbai, terhitung sejak 2000, sudah 900 orang ditangkap terkait dugaan aksi teror. 600 di antaranya divonis bersalah dan dihukum penjara beberapa tahun, hingga yang terberat eksekusi mati. "Kenyataannya itu tidak efektif, teror terus terjadi hingga kini."

Sementara itu, data kepolisian, sejak tahun 2000 hingga 30 April 2013, dipaparkan bahwa terjadi penangkapan sebanyak 845 orang. Dari jumlah itu, 83 orang di antaranya meninggal dunia, pelaku bom bunuh diri 11 orang, dan dieksekusi mati ada lima orang.

Kemudian, ada enam orang yang divonis seumur hidup dan 65 orang dikembalikan ke keluarganya. Sedangkan yang masih dalam proses penyidikan ada 10 orang, persidangan 47 orang, dan vonis pengadilan 618 orang.

Jaringan teror di Indonesia saat ini, menurut kepolisian, diduga terkait aktivitas Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) pimpinan Abu Bakar Ba'asyir. JAT dibentuk ABB pada 2008, setelah JI dinyatakan sebagai organisasi terlarang di Indonesia usai vonis Abu Dujana pada Agustus 2008.

Proses radikalisasi dibangun oleh kelompok radikal, sebelum melaksanakan serangan terorisme. 

Pemahaman-pemahaman radikal yang sering disalahgunakan antara lain: konsep dan makna jihad, thogut, fa'i, ightiyalat, i'dad, dan masjid dhiror. Media radikalisasi biasanya menggunakan internet, media cetak, elektronik, dan media lingkungan sosial.

Rekrutmen berjalan seiring dengan proses radikalisasi, di mana para anggota yang direkrut biasanya dibaiat seorang amir (pemimpin) dalam kelompok tersebut. Keluarga pada umumnya tidak mengetahui aktivitas tersebut, karena dilakukan secara tersembunyi.

Sementara itu, program deradikalisasi yang dilakukan BNPT merupakan evolusi tahap lanjut dari upaya penangkalan aksi teror di Indonesia.

Kepolisian membagi evolusi strategi penganggulangan teror di Indonesia sejak 1945-2013 sebagai berikut :

- Periode 1945-1966 (Orde Lama), menggunakan pendekatan militer. Ketika itu, operasi militer digunakan untuk menangkal Darul Islam (Tentara Islam Indonesia), PRRI, Permesta, dan RMS.

- Periode 1966-1998 (Orde Baru), strategi yang menonjol adalah intelijen dengan dibentuknya badan ekstra yudisial, yaitu Bakortanas dan Kopkamtib.

- Di era reformasi (1998-2013), strategi penegakan hukum yang dipakai.

Saturday, 31 August 2013

Penyelundup Ikan di Saku Celana Terancam Denda Setara Rp850 Juta. Petugas bandara curiga celananya basah serta meneteskan banyak air.

Bawa ikan di saku celana, penumpang pesawat didenda Rp850 miliar
Turun dari pesawat, seorang pria asal Vietnam terancam denda NZD100.000 atau setara Rp850 juta oleh pihak berwenang di Selandia Baru. Dia ketahuan melanggar hukum setelah menyimpan tujuh ekor ikan dalam saku celananya.

Dilansir Orange.co, Jumat 30 Agustus 2013, peristiwa terjadi beberapa waktu lalu saat pria yang tidak disebutkan namanya itu akan melancong dari Australia menuju Kota Auckland, Selandia Baru.

Petugas terminal kedatangan di bandara Auckland mencurigai pria itu, yang tidak diungkapkan namanya. Saku celananya basah serta meneteskan banyak air.

Saat diinterogasi, pria itu mengaku haus dan membawa air dari pesawat. Tak lantas percaya, petugas kemudian memeriksa celana si pria dan menemukan tujuh ikan di dalam kantong plastik.

Tak bisa mengelak, penumpang itu mengaku membawa ikan sebagai oleh-oleh untuk seorang temannya di Selandia Baru.

Juru bicara pemerintah, Craig Hughes, mengatakan pria tersebut akan menghadapi dakwaan yang bisa diganjar hukuman penjara maksimum lima tahun atau denda NZD100.000 (Rp850 juta).

Menurut Hughes, apa yang dilakukan penumpang itu merupakan hal yang disengaja. Dia menyelundupkan ikan ke Selandia Baru tanpa mempertimbangkan sistem hukum dan keamanan yang berlaku.

"Itu sesuatu yang kami anggap sangat serius. Ikan bisa saja membawa penyakit atau memiliki potensi untuk menggantikan spesies yang asli," tuturnya.

Diketahui, Australia dan Selandia Baru adalah negara yang memiliki beberapa aturan ketat, terutama menyangkut kehidupan hewan. Bahkan untuk spesies ikan saja, jika diizinkan memasuki negara tersebut harus terlebih dahulu melalui prosedur karantina yang sangat ketat

Wednesday, 24 July 2013

Jika Presiden Dimaki Ketua FPI "Pecundang Penyebar Fitnah"

SBY meminta penegak hukum menindak tegas pelaku kekerasan.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali menyindir kelompok-kelompok masyarakat yang melakukan razia dan kekerasan atas nama agama. Saat menerima kunjungan pimpinan universitas Islam se-Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Selasa 23 Juli, Presiden mengatakan kekerasan dan perusakan yang dilakukan mereka tak cuma merugikan Indonesia, tapi juga negara lain.

SBY mengisahkan, suatu saat Menteri Agama menerima kunjungan pimpinan sebuah negara Timur Tengah ke Indonesia. Ketika itu Menteri Agama belum dijabat Suryadharma Ali. Berbekal pengalamannya menonton televisi, tamu negara itu bertanya, "Apa sebenarnya tujuan kelompok-kelompok yang melakukan kekerasan itu?"

"Barangkali menertibkan," kata Menteri Agama, ditirukan SBY.

"Tidak bolehlah itu dilakukan dengan kekerasan," tamu negara dari Timur Tengah itu langsung menukas. "Begini, itu merugikan dalam dua hal. Satu, merugikan Islam, karena Islam tidak begitu, dan kedua merugikan Arab, karena mereka menggunakan pakaian Arab."

Mendengarnya, Menteri Agama RI hanya bisa tersenyum, sembari memendam malu.

Mendengar kisah SBY para pimpinan universitas Islam tertawa.

"Ini true story," kata Presiden.

Di luar cerita yang memerahkan telinga itu, dalam sambutannya Presiden mengungkapkan apresiasinya kepada pihak-pihak yang disebutnya telah berusaha menjaga kerukunan beragama. Sebab, kata SBY, kerukunan antar umat beragama di Indonesia sudah dijadikan model negara-negara lain di dunia.

Dilawan warga
Bukan sekali itu SBY menyentil ormas-ormas agama yang doyan tampil garang.

Hari Minggu lalu, Presiden melansir pernyataan langsung menyesalkan bentrok antara Front Pembela Islam (FPI) dan warga Kendal, Jawa Tengah. Dalam insiden ini, sejumlah warga dan anggota FPI terluka. Tak terima atas aksi sepihak FPI, warga setempat melawan. Polisi sendiri sudah menetapkan beberapa anggota FPI sebagai tersangka dalam kasus ini.

Presiden menegaskan langkah yang diambil kepolisian sudah tepat. "Saya menginstruksikan kepada Polri dan para penegak hukum untuk tidak membiarkan kejadian seperti itu, konflik atau bentrokan horisontal. Tidak boleh ada elemen-elemen masyarakat, termasuk FPI, dibiarkan melakukan perusakan," ujar SBY usai menghadiri buka puasa bersama 5.000 anak yatim piatu di Hall D, JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu kemarin.

SBY menyatakan dia memantau langsung peristiwa itu melalui Twitter. Banyak Twitterer yang mengeluhkan dan mengecam ulah FPI tersebut. Presiden juga langsung mendengarkan paparan dari Kapolri dan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan tentang kronologi kasus tersebut.

Kamis lalu, 18 Juli 2013, terjadi bentrok terjadi antara puluhan anggota FPI dan penduduk Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah. Satu orang tewas dalam peristiwa itu. Sejumlah warga dan anggota FPI terluka, sedikitnya satu mobil yang ditumpangi rombongan FPI hangus dibakar massa, dan tiga mobil FPI lainnya rusak diamuk warga yang marah.

Kawanan FPI ini gabungan dari Kendal, Temanggung, dan Kabupaten Semarang. Mereka baru saja merazia lokasi prostitusi dan judi togel di Kota Sukorejo.
Warga setempat tak terima dengan ulah anggota FPI melakukan sweeping di wilayah mereka secara semena-mena. Aksi main hakim sendiri itu menyinggung warga Sukorejo, karena para anggota FPI itu bukanlah warga setempat.

Pecundang!
Disentil Presiden, Ketua FPI Habib Rizieq Shihab tak terima. Dia berang akan pernyataan SBY yang menyebut ormasnya telah mencederai ajaran Islam.

Dalam siaran persnya, Selasa 23 Juli 2013, Rizieq berdalih kerusuhan di Kendal itu bukan dipicu FPI. Bahkan, menurut dia, aksi para anak buahnya itu cuma sekadar "monitoring damai, bukan sweeping".

"Justru FPI yang di-sweeping oleh ratusan preman pelacuran bersenjata. Di Kendal, FPI tidak melakukan perusakan. Justru beberapa kendaraan FPI yang dirusak dan dibakar preman," kata Rizieq, balik menuding.

Dia mengatakan, FPI sudah mendatangi Polres Kendal dan meminta tempat pelacuran ditutup, apalagi di bulan Ramadan. Menurut dia, Kapolres Kendal sudah menyatakan di berbagai media bahwa FPI sudah berkoordinasi dengan aparat sebelum beraksi.

Tak tanggung-tanggung, Rizieq memaki dan menghujat Presiden SBY, "Kasihan, ternyata SBY bukan seorang negarawan yang cermat dan teliti dalam menyoroti berita, tapi hanya seorang pecundang yang suka sebar fitnah dan bungkam terhadap maksiat! Tentu, seorang Presiden yang menyebar fitnah, membiarkan maksiat, ditambah lagi melindungi Ahmadiyah dan aneka megaskandal korupsi, sangat mencederai ajaran Islam!"

Soal caci-maki Rizieq terhadap Presiden ini, Sekretaris Kabinet Dipo Alam di Istana Negara meminta FPI justru berintrospeksi. Dipo menilai kecaman Presiden terhadap FPI adalah hal yang wajar. Itu disampaikan karena memang ada kelompok masyarakat yang mengganggu ketertiban umum.

“Sebagusnya FPI kita ajak untuk introspeksi. Siapa pun, termasuk orang Islam, tidak suka kalau dalam melakukan kebajikan atau syiar Islam, dinodai oleh kekerasan,” ujar Dipo.

Ia memprihatinkan FPI jika niat Presiden menjaga kerukunan bermasyarakat malah disalahartikan, apalagi sampai menuding Presiden menebar fitnah. “Silakan masyarakat menilai sendiri apakah Presiden memfitnah. Saya kira tidak. Syiar Islam bukan dengan cara kekerasan dan main hakim sendiri,” kata Dipo.

Mengenai mulai munculnya tuntutan membubarkan FPI, Dipo mengatakan belum ada pembahasan mengenai hal tersebut. Namun yang jelas, pemerintah bersikap jika ada pelanggaran hukum harus ditindak dengan tegas. Dipo mengimbau FPI bertindak rasional di bulan suci Ramadan, sehingga masyarakat dapat hidup tenteram.

Politisi Demokrat Ruhut Sitompul tak sedingin Dipo menanggapi pernyataan Rizieq. "Terlepas pasal penghinaan presiden sudah dicabut MK melalui judicial review, tapi untuk kelakuan provokator seperti Rizieq ada banyak celah hukum yang bisa dipakai kepolisian dan kejaksaan untuk menangkap Rizieq," kata dia, berapi-api. "Tangkap saja segera karena itu menyangkut presiden RI. Yang dilakukan FPI itu sudah berkali-kali, jangan merasa dia tidak bisa dibubarkan. Jangankan ormas, parpol pun sudah pernah dibubarkan di RI."

Senada dengan Ruhut, Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana menilai pernyataan Rizieq sudah dapat dikategorikan melawan pemerintahan yang sah. Seharusnya, kata Sutan, FPI tunduk pada hukum dan konstitusi.

"Mereka tidak boleh menjalankan aturan sendiri, apalagi membawa-bawa nama Islam. Kita ini bukan negara Islam. Mestinya kita harus menunjukkan ajaran Islam yang damai, bukannya malah menyebarkan ketakutan di mana-mana," kata dia.

Menanggapi ini, Ketua DPP FPI Bidang Dakwah sekaligus Juru Bicara FPI, Habib Muhsin Alattas, mengatakan pihak-pihak yang menuntut FPI dibubarkan tak perlu risau. "FPI akan bubar sendiri jika hukum ditegakkan dengan baik oleh aparat dan pejabat negara," kata dia dalam keterangan persnya.

Muhsin malah menyesalkan pemberitaan media massa terhadap FPI yang di matanya tidak berimbang dan objektif. Menurut dia, tidak ada media yang memberitakan justru FPI yang diserang lebih dulu oleh apa yang disebutnya sebagai "kelompok preman bayaran bos-bos judi".

Kepada wartawan, Selasa, Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan lembaga yang berwenang menegur FPI adalah Menteri Dalam Negeri. "Mendagri (Gamawan Fauzi) sendiri telah menegur FPI dua kali dengan surat tertulis. Teguran keras," kata dia di Istana Negara.

Dia mengaku belum tahu apakah FPI akan kembali mendapat teguran keras berikutnya dan dijatuhi sanksi, terkhusus berkaitan dengan pernyataan terbuka Ketua FPI Rizie Shihab yang memaki Presiden SBY sebagai "pecundang yang suka sebar fitnah dan bungkam terhadap maksiat".

Wednesday, 20 March 2013

Misteri Penculikan dan Pembunuhan Sadistis Pengusaha Bekasi

Imam Assyafi'i (alm), pengusaha komputer asal Bekasi
Imam Assyafi'i (31), pengusaha jual-beli komputer asal Bekasi, Jawa Barat, ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi mengenaskan di dalam mobil Suzuki Vitara B 531 EV miliknya sendiri di areal parkir Terminal 1C kedatangan Bandara Soekarno Hatta, Jakarta.

Mayat Imam tertelungkup di jok belakang mobilnya. Saat ditemukan, tangannya terikat, kepalanya dilakban seperti mumi, dan ada tali kopling yang masih menjerat lehernya. Dengan kondisi ini, bisa dipastikan bahwa Imam adalah korban pembunuhan.
Menurut dugaan sementara polisi, pembunuhan itu terjadi tiga hari sebelum mayat korban ditemukan.
Adalah Dony, warga sekitar yang menemukan mayat Imam ada di dalam mobil sekitar pukul 01.00 WIB, Selasa 19 Maret 2013 dini hari. Awalnya, dia mencium bau busuk di areal parkir yang ternyata berasal dari mobil Suzuki Vitara. Temuan ini kemudian dia laporkan kepada petugas keamanan. Tak berselang lama, petugas dari Polres Bandara yang tiba di lokasi langsung membongkar paksa pintu mobil bagian belakang dan menemukan jasad Imam.
Setelah diidentifikasi, polisi memastikan korban adalah Imam Assyafi'i, warga Jalan Lumbu Utara IID No. 226 RT7 RW19, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat. Keluarga korban yang diminta datang ke kamar mayat RSU Tangerang juga sudah memastikan bahwa itu adalah Imam.

Menurut Humas Polres Bandara Ajun Komisaris Pol. Agustri, hingga kini motif pembunuhan masih belum jelas. Polisi masih menyelidiki aksi sadistis ini dan tengah menunggu hasil autopsi.

Diculik
Sama seperti polisi, keluarga Imam juga tidak mengetahui apa motif di balik pembunuhan ini. Sebelumnya, keluarga sudah melaporkan kasus penculikan pengusaha itu, Senin kemarin.

Menurut adik korban, Ahmad Dardiri, Imam meninggalkan rumah sejak pukul 10.30 WIB, pada Sabtu, 16 Maret 2013, hari ulang tahunnya yang ke-31. Siang itu Imam pamitan akan mengecek barang di Kawasan Industri Pulogadung. Ahmad naik mobil pribadinya, Suzuki Grand Vitara berwarna hitam.

Belum lama pergi, Imam menelepon Taruji (40), salah satu karyawannya. Imam meminta agar segera dilakukan pengiriman barang ke Bandung, Jawa Barat. Satu jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 11.30 WIB, Imam kembali menelepon Taruji. Tapi, tidak ada suara apapun di ujung telepon.

"Setelah diam, tiba-tiba terdengar suara orang sedang bertengkar," Ahmad menuturkan.

Merasa curiga, Taruji kemudian merekam suara ribut-ribut yang terdengar dari telepon korban. Samar-samar, percakapan dalam situasi tegang itu berlangsung sekitar 25 menit. Diperkirakan ada empat orang lebih yang terlibat dalam percakapan yang dibumbui ancaman pembunuhan. Suara salah seorang lelaki, yang diperkirakan adalah Imam, berulang kali meminta maaf agar tidak dianiaya.

"Ya ya ya... sudah, dia minta maaf. Elo nggak pernah ngelakuin ini. Dengerin, jadi setelah ini, dia datang dan elo SMS janji sama gua. Jemput gua di kawasan di pintu masuk, elo jemput gua dalam kondisi begini," begitu antara suara yang terdengar dari telepon Imam.

Dan tak lama kemudian, tedengar suara Imam mengerang kesakitan dan menjerit minta tolong.
Keributan itu seperti terdengar dari dalam sebuah mobil. Menjelang akhir rekaman, salah satu pria mengancam Imam dan memaksanya memberi tahu nomor PIN ATM miliknya. Pelaku lain mengancam akan melukai anak dan istri Imam. Setelah itu, telepon terputus.
Taruji kembali berusaha menghubungi nomor telepon Imam, tapi tidak pernah diangkat. Semua empat nomor telepon milik Imam tidak aktif.

Berdasarkan rekaman itu, keluarga korban kemudian melapor ke Polsek Bekasi Timur pada Minggu, 17 Maret 2013. Yang jadi masalah, meski sudah ada bukti rekaman yang menunjukkan adanya dugaan penganiayaan, petugas malah mengarahkan laporan itu menjadi sekadar kasus orang meninggalkan rumah.

"Bukan kasus penculikan. Inilah yang kami sayangkan, padahal bukti rekaman yang kami buat dalam format CD, sudah diserahkan ke polisi," kata Ahmad.

Pihak keluarga yakin Imam selama ini tidak punya masalah dengan siapapun, apalagi terkait persoalan utang-piutang.

Istri almarhum, Ida Arifah (29), dan dua anaknya, Toriq (7) dan Urfa (2I), tidak henti-hentinya menangisi kepergian suami dan ayah mereka. Mereka berharap para pembunuh Imam segera ditangkap. Keluarga yakin Imam diculik sebelum dibunuh. Mereka menyesalkan, bila saja polisi bertindak cepat, nyawa Imam dapat diselamatkan.

Keluarga makin yakin Imam diculik setelah mengecek rekening BCA miliknya. Mereka mendapati ada sejumlah transaksi yang mencurigakan. Pada Sabtu, 16 Maret 2013, sekitar pukul 15.09 WIB, ada penarikan tunai total senilai Rp10 juta di ATM BCA Mangga Dua, Jalan Mangga Dua Raya 8, Jakarta.
Selain itu, ada transaksi pembelian perhiasan emas sebesar Rp40.075.000 di toko Joen Sin Jewelery di Pasar Baru Blok D No. 45 lantai satu, Jalan Mangga Dua Raya, Jakarta. "Totalnya ada transaksi sebesar Rp50juta lebih. Setelah kami cek, kami telepon bank dan semua rekening korban diblokir," kata Ahmad.

Rekan bisnis
Petugas gabungan dari Polres Bekasi, Polres Bandara Soekarno Hatta dan Polda Metro Jaya masih memburu para pembunuh Imam. Penyelidikan polisi dipusatkan pada pria yang terakhir kali bersama Imam saat dia masih hidup. Dia diduga adalah rekan bisnisnya.

"Inisialnya D. Kami duga hubungannya dengan korban sebagai teman bisnis," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Pol. Rikwanto. Nama D muncul dari keterangan keluarga Imam.
Berdasarkan hasil pemeriksaan rekaman kamera CCTV di Bandara Soekarno Hatta, polisi menemukan fakta bahwa mobil korban masuk Terminal 1C pada Sabtu, 16 Maret 2013, sekitar pukul 14.30 WIB. Imam sendiri menghilang pukul 10.30 WIB di hari yang sama.

Menurut Rikwanto, apakah korban dibunuh dalam perjalanan menuju bandara atau di sekitar bandara, polisi akan mengungkapnya setelah berhasil menangkap pelaku. Dari kondisi tubuh korban yang sudah membusuk, diduga kuat Imam sudah tewas saat mobil masuk Terminal 1C. (Laporan: Nur Khafiva, Tangerang 

Thursday, 14 February 2013

Pembocor Sprindik KPK Bisa Terancam Pidana Informasi

Bocornya dokumen surat perintah penyidikan (sprindik) Komisi Pemberantasan Korupsi yang memuat status tersangka Anas Urbaningrum dapat dikenakan pidana informasi.

Demikian dikatakan Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) Abdul Rahman Ma'mun, saat dihubungi, Jakarta, Rabu (13/2). Selain bisa dikenai sanksi pelanggaran kode etik, pembocor sprindik diinternal KPK dapat dijerat dengan ancaman hukuman dua tahun penjara.

Hal itu diatur dalam UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informai Publik (UU KIP). "Meski mengatur tentang keterbukaan informasi, UU KIP juga memuat ancaman pidana bagi pihak-pihak yang mengakses dan menyebarluaskan secara tidak sah informasi yang dikecualikan atau rahasia," kata Aman, panggilan Abdul Rahman Ma’mun.

Lebih jauh Aman mengungkapkan dalam UU KIP diatur perahasiaan atau pengecualian informasi. Seperti pada Pasal 17 huruf a yang menyatakan "Setiap Badan Publik wajib membuka akses bagi setiap Pemohon Informasi Publik untuk mendapatkan Informasi Publik, kecuali: a. Informasi Publik yang apabila dibuka dan diberikan kepada Pemohon Informasi Publik dapat menghambat proses penegakan hukum, yaitu 1. menghambat proses penyelidikan dan penyidikan suatu tindak pidana."

Aman menambahkan dalam Pasal 54 ayat 1 UU KIP, yang mengatur pidana informasi dikatakan, "Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mengakses dan/atau memperoleh dan/atau memberikan informasi yang dikecualikan sebagaimana diatur dalam Pasal 17 huruf a, huruf b, huruf d, huruf f, huruf g, huruf h, huruf i, dan huruf j dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun  dan pidana denda paling banyak Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah)."

Hingga saat ini RUU Rahasia Negara masih akan dibahas di DPR, sehingga perlindungan terhadap informasi rahasia yang dapat merugikan kepentingan negara diatur dalam berbagai undang-undang sektoral.

Namun yang spesifik mengatur ancaman pidana informasi antara lain adalah UU  KIP. UU tersebut mengatur keterbukaan informasi dan juga mengatur perlindungan terhadap informasi yang dikecualikan atau rahasia, seperti rahasia negara, rahasia bisnis, dan rahasia pribadi. (Donny Andhika 

Thursday, 7 February 2013

Aya Aya Wae. hehehehehe....... Ulama Arab Keluarkan Fatwa Bayi Wajib Berjilbab

Foto ilustrasi anak berjilbab
Masih ingatkah Anda dengan peraturan Pemerintah Kota Lhokseumawe, Nanggreo Aceh Darussalam, yang melarang wanita membonceng motor dengan mengangkang? Nah, kali ini peraturan yang juga membuat kontroversi muncul di Arab Saudi.

Seorang ulama di daratan Arab, Sheikh Abdullah Daoud, menyerukan agar bayi perempuan diharuskan mengenakan jilbab, lengkap dengan cadar. Sheikh Daoud menyerukan aturan ini dalam sebuah wawancara di televisi lokal Al- Majd.

Menurut Daoud, kewajiban jilbab bagi bayi perempuan itu perlu agar terhindar dari pelecehan seksual dan penganiayaan.

Kantor berita Al Arabiya, Minggu 3 Februari 2013 melapotkan bahwa fatwa ini telah menimbulkan kecaman dari berbagai pihak, termasuk masyarakat luas melalui media sosial.

Para pengguna Twitter misalnya, menyerukan agar Sheikh Daoud mempertanggungjawabkan keputusan fatwanya itu. Hal ini karena dinilai mencemarkan nama baik Islam dan melanggar privasi.

Tidak hanya masyarakat biasa, seruan lain juga terlontar dari mantan hakim Saudi, Sheikh Mohammad Al-Jzlana. Menurutnya, pernyataan Sheik Daoud merendahkan Islam dan Syariah.

Al-Jzlana juga menyerukan agar masyarakat mengabaikan fatwa yang tidak diatur dalam peraturan pemerintah. Menurutnya, untuk mengelola maklumat keagamaan, pemerintah Saudi-lah yang lebih berhak mengatur.

Al-Jzlana mengaku kerap merasa sedih setiap kali melihat sebuah keluarga berjalan-jalan dengan bayi yang tertutup. Menurutnya, jilbab telah memberikan ketidakadilan terhadap anak-anak.

Tuesday, 29 January 2013

Cari Mobil Fortuner, Debt Collector Datangi Rumah Raffi. Toyota Fortuner yang biasa dipakai Raffi muncul di tayangan televisi

Seorang karyawan dari PT Verena Finance dan seorang debt collector mendatangi kediaman aktor Raffi Ahmad di jalan  Gunung Balong I, Lebak Bulus III, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin sore, 27 Januari 2013.

Kedatangan mereka bermaksud ingin mengambil mobil Toyota Fornuter warna putih B 173 RYS. Menurut surveyor perusahaan tersebut, Apin Pohan, sudah 3 minggu mencari mobil tersebut, dan baru ketahuan jika mobil itu ada di rumah Raffi.

"Kedatangan kami untuk mengambil mobil Toyota Fortuner yang biasa dikenakan oleh Raffi saat berpergian. Keberadaan mobil diketahui setelah muncul di tvOne semalam," ujar Pohan.

Diceritakan Pohan, pada Oktober tahun lalu, seseorang bernama Putri Intan, yang disebut-sebut sebagai koordinator perkumpulan artis, menghubungi PT Verena. Intan mengajukan pinjaman Rp275 juta untuk membeli Toyota Fortuner.

Raffi menjual mobil itu seharga Rp400 juta. Sedangkan Intan meminjam Rp275 juta karena uang miliknya hanya Rp 125 juta. Dalam buku Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), Fortuner itu tertulis atas nama Syahnaz Shaadiqa, adik kandung Raffi.

Permohonan peminjaman dana untuk Intan memang tidak langsung disetujui. Agar yakin, Pohan menghubungi Raffi. Dari pembicaraan dengan Raffi, diketahui bahwa presenter acara musik itu memang berniat menjual mobilnya kepada Intan seharga Rp400 juta.

"Raffi sendiri mengaku baru saja membeli mobil tersebut sebulan sebelumnya seharga Rp425 juta. Dia bilang, 'Aman, Bro. Mobilnya memang mau saya jual. Kalau ada apa-apa, cari gue," kata Pohan menirukan ucapan Raffi.

Karena Raffi sudah mengiyakan, PT Verena pun mengabulkan pinjaman Intan sebesar Rp275 juta pada 17 Oktober. Sebagai jaminan, BPKB Fortuner diserahkan ke PT Verena. Sesuai perjanjian, Intan akan mencicil pinjamannya ke PT Verena setiap tanggal 17 dengan besar cicilan Rp13.106.000 per bulan selama dua tahun.

"Sesuai perjanjian, tujuh hari tak bayar, mobil harus dititip ke kantor PT Verena," katanya. 

Ternyata, lanjut Pohan, Intan tidak melakukan kewajiban pembayaran sesuai perjanjian. Intan baru sekali membayar cicilan, yakni 17 November tahun lalu. Sedangkan untuk pembayaran bulan Desember dan Januari tahun ini belum dipenuhi Intan.

"Jadi hanya satu bulan itu doang bayarnya. Selebihnya tidak. Saya jadi stres karena dikejar-kejar kantor karena saya yang nurunin uangnya," kata Pohan lagi.

Semenjak pembayaran cicilan bermasalah, Pohan pun selalu berusaha menghubungi Intan. "Tetapi teleponnya tidak pernah diangkat. Waktu ada karyawan dari PT Verena ke rumahnya di Duren Tiga, dia juga tidak mengaku sebagai Intan," tutur Pohan.

Karena tak kunjung mendapat kepastian dari Intan, Pohan pun balik 'mengejar' Raffi. Ternyata, Raffi  sulit dihubungi. Dirinya beberapa kali cari Raffi di stasiun tv swasta, tetapi tidak pernah bertemu. 

"Bayangkan, dua bulan saya tidak ketemu sama Intan dan Raffi," kata Pohan lagi.

Pohan menduga, Raffi dan Intan sengaja bersekongkol agar Intan mendapatkan pinjaman dana dengan dalih membeli mobil. "Kita dibohongi. Pokoknya mobil ini mau kita sita. Sampai tiga minggu pun (Raffi) akan saya tunggu," katanya. 

Monday, 28 January 2013

10 Artis yang Pernah Terjerat Narkoba Catatan KPAI

Raffi Ahmad
Komisi Perlindungan Anak Indonesia mencatat 10 nama artis yang pernah terjerat kasus narkoba. KPAI mengkhawatirkan anak-anak yang mengidolakan artis-artis tersebut.

Dalam acara jumpa pers yang diadakan KPAI di kantornya, Jalan Teuku Umar No 10, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/1/2013), 10 artis yang tercatat KPAI sebagian terkadang muncul dalam acara televisi.

"Masyarakat menghendaki demikian dan industri TV tidak mengontrak, dari awal industri TV mau menyeleksi calon host acara A, salah satu syaratnya bebas narkoba. Kalau sudah terbukti seperti itu ya ada tindakan yang tegas, jangan tampil lagi di TV kecuali betul-betul sudah bebas dari narkoba," ujar Ketua KPAI Badriah Fayuni.

Menurut Fayuni, artis yang terjerat narkoba sebagai korban dan telah menjalani rehabilitasi sehingga terbebas dari narkoba berhak kembali tampil dan mengekpresikan dirinya.

"Kita tentunya tidak boleh juga, apalagi dia korban dan sudah menjalani rehabilitasi total. Tentunya ia punya hak untuk berekspresi kembali. Tapi kalau terbukti dia dalam pengaruh itu, ini akhirnya jadi ngaco acaranya. Ini yang tidak kita inginkan," ujar Fayuni.

Ini dia 10 nama artis yang dicatat KPAI:

1. Yoyo 'Padi'

Drummer band Padi tertangkap memiliki 0,5 gram sabu di sebuah apartemen pada tanggal 27 Februari 2011. Yoyo didakwa pasal 112 subsider 127 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Yoyo divonis satu tahun penjara.

2. Sammy 'Kerispatih'
Mantan vokalis band Kerispatih ini tertangkap di sebuah kamar kost di Setiabudi pada tanggal 2 Februari 2010 dan dikenakan pasal 112 dan 127 UU Psikotropika No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Polisi menyita sabu seberat 0,33 gram dan sebuah alat hisap dari tangan Sammy. Sammy divonis satu tahun penjara.

3. Revaldo
Artis sinetron ini dua kali tersandung narkoba, pertama pada tanggal 10 April 2006 dan kedua pada tanggal 20 Juli 2010. Kasus pertama, Revaldo kedapatan memiliki sabu seberat satu gram, dua linting ganja, dan lima butir ekstaksi. Saat itu ia divonis dua tahun penjara. Pada kasus kedua, Revaldo membawa 62 gram sabu dan satu paket ganja di Jakarta Barat.

4. Gary Iskak
Gary dihukum karena memiliki sabu seberat 0,3 gram, ditangkap pada tanggal 21 September 2007. Pemain film d'Bijis ini mengakui perbuatannya dan divonis 8 bulan penjara serta denda Rp 1 juta.

5. Roy Marten
Artis senior ini tertangkap saat berpesta sabu di Novotel Hotel di Surabaya pada tanggal 13 November 2007. Ia divonis 3 tahun penjara dan didenda Rp 10 juta. Penangkapan ayah dari artis Gading Marten ini karena memiliki 1,5 ons sabu dan 3 alat penghisap. Roy juga diketahui pernah terjerat kasus yang sama pada 2 Februari 2006, memiliki 3 gram sabu dan divonis 9 bulan penjara.

6. Fariz RM
Pencipta lagu Barcelona ini ditangkap memiliki 5 gram ganja pada 28 Oktober 2007. Ia divonis 8 bulan penjara, dan menjalani rehabilitasi di Cibubur.

7. Gogon
Pelawak senior ini ditangkap di Kota Tangerang karena memiliki sabu pada 22 Agustus 2007 lalu. Ia divonis 4 tahun penjara.

8. Doyok
Pelawak kurus ini kedapatan memiliki 0,3 gram sabu dan divonis 1 tahun penjara pada bulan November 2000.

9. Andika 'Kangen Band'
Mantan vokalis Kangen Band ini mengkonsumsi narkotika jenis ganja pada 11 Maret 2011 dan divonis 1 tahun penjara.

10. Jennifer Dunn
Jennifer dua kali terjerat kasus narkoba pada tahun 2005 dan 12 Oktober 2009. Kasus pertama Jennifer kedapatan memiliki ganja, sedangkan kasus kedua karena memiliki ekstaksi. Kasus kedua, Jennifer divonis 4 tahun penjara.

Negeri Unik Antiqua, Minta Ijin WTO Jual Produk Bajakan. Ini menanggapi larangan AS atas akses ke laman-laman judi di Antigua

Bendera bajak laut jadi simbol pembajakan hak cipta
Ketika begitu banyak negara meminta perlindungan hak cipta di Internet, Antigua malah bersikap sebaliknya. Negeri kecil di Kepulauan Karibia itu malah ingin mengelola suatu laman yang bisa menjual musik, film, dan piranti lunak bajakan. 

Menurut stasiun berita BBC, pemerintah negeri dua pulau kembar bernama resmi Antigua dan Barbuda itu, hari ini dijadwalkan memohon kepada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), yang berbasis di Jenewa, Swiss. Dalam permohonan resmi itu, mereka ingin menjalankan bisnis jual-beli di Internet tanpa harus membayar royalti ke pemilik hak cipta selama beberapa waktu. 

Caranya, Antigua akan membuat suatu toko daring (online) khusus, yang bisa menjual file-file film, musik, game, dan piranti lunak lain dengan, untuk sementara waktu, mengabaikan kesepakatan global mengenai pengaturan hak cipta dan merek dagang, ungkap laman TorrentFreak. Dari bisnis itu, Antigua ingin mendapat omset penjualan hingga US$3,4 miliar sebelum membayar royalti.  

Langkah Antiqua ini bukan bermodal nekat. Kantor berita Reutersmengungkapkan, pemerintah Antigua merasa berhak untuk menjalankan praktik bisnis itu setelah bersengketa hukum dengan AS di WTO, yang diperkarakan pada 2003. 

Dalam perkara itu, AS melarang akses ke laman-laman judi yang berasal dari Antigua, termasuk arena taruhan dan kasino berbasis Internet. Bisnis judi daring itu menjadi sumber pendapatan andalan negeri mungil yang hanya berpenduduk 70.000 jiwa tersebut. Antigua mengklaim larangan itu menyebabkan mereka kehilangan pendapatan miliaran dolar. 

Masalahnya, setelah melarang akses ke laman judi Antigua, AS tidak menyediakan kompensasi ke negara itu berupa bantuan ke sumber pendapatan lain. Merasa diperlakukan tidak adil, Antigua menggugat ke WTO dan gugatannya diterima. Namun, tetap saja AS tidak mencabut larangan itu. 

Menurut pengacara yang mewakili pemerintah Antigua, Mark Mendel, mereka lalu mencari cara menjalankan sumber pendapatan lain. Berjualan "produk bajakan" merupakan alternatif utama, selain menjual pernak-pernik seperti kostum tim sepakbola Manchester United. 

Namun alternatif itu ditolak mentah-mentah oleh AS. "Para pemegang hak properti intelektual di Amerika tengah memerangi pembajakan di penjuru dunia. Mereka membenci pencurian hak-hak properti intelektual mereka sehingga mengerahkan banyak dana untuk mencegahnya," kata Mendel. 

Menurut Mendel, langkah ekstrem Antigua itu sebenarnya hanya ingin menuntut perhatian AS agar tidak seenaknya menerapkan larangan bisnis yang bisa menimbulkan kerugian besar, apalagi Washington tidak membantu mereka mencari sumber pemasukan alternatif. 

Ditanya komentarnya, perwakilan AS menjawab secara diplomatis. "AS masih dalam pembicaraan dengan Antigua dalam mencapai jalan keluar yang saling memuaskan terkait sengketa itu," kata juru bicara Perwakilan Dagang AS.

Thursday, 17 January 2013

10 Peradaban yang Memiliki Budaya Paling Kejam

Tidak dapat dipungkiri dalam sejarah peradaban manusia selalu ada kekejian dan kekejaman. Bahkan pembunuhan sudah ada sejak manusia pertama tiba di bumi. Namun beberapa diantara menjadikan kekejaman sebagai bagian budaya mereka. 

10. Celtic Empire


Celtic memiliki reputasi besar sebagai pemburu kepala, dan terkenal untuk meletakkan kepala korban di kereta mereka, dan di depan rumah mereka. Banyak Celtic bertarung secara telanjang (untuk mengejutkan musuh mereka) dan terkenal dengan pedang besi panjang mereka. 

Mereka memotong kepala musuh dalam pertempuran dan melampirkannya ke leher kuda mereka. Barang rampasan bernoda darah mereka serahkan ke pembantu mereka dan menyanyikan lagu kemenangan, dan mereka memaku kepala musuh di atas rumah mereka, sama seperti halnya pemburu yang memasang kepala hewan buruan. 

Mereka membalsem dalam minyak cedar kepala musuh paling terkenal, dan menjaga mereka dengan hati-hati di peti, dan menampilkan mereka dengan bangga kepada orang asing, mengatakan bahwa untuk yang satu ini kepala nenek moyang mereka, atau ayahnya, atau manusia itu sendiri, menolak menawarkan sejumlah besar uang. 


9. Maori Civilization


Para Maori adalah pemukim pertama Selandia Baru, tiba berabad-abad sebelum orang Eropa. Mereka telah dikenal mempraktekkan kanibalisme selama peperangan. Pada bulan Oktober 1809 sebuah kapal narapidana Eropa diserang oleh sekelompok besar prajurit Maori, balas dendam atas penganiayaan anak seorang kepala suku.

Maori membunuh sebagian besar 66 orang di dalamnya, dan membawa korban mati dan hidup dari perahu dan kembali ke pantai untuk dimakan. Hanya sedikit yang bisa selamat, yang bisa menemukan tempat persembunyian di dalam tiang kapal, menakutkan saat mereka melihat teman-temannya sekapal dimakan suku Maori semalaman.


8. Mongol Empire


Mongol dianggap barbar dan biadab. Mereka mendominasi Eropa dan Asia dan yang paling terkenal pasukan berkuda, dipimpin oleh salah satu komandan militer terbesar dalam sejarah, Genghis Khan. 

Mereka sangat disiplin dan master dalam menggunakan busur dan panah pada kuda. Mereka menggunakan busur komposit yang bisa merobek melalui baju perang, dan juga cukup baik dengan tombak dan pedang lengkung. 

Mereka adalah ahli perang psikologis dan intimidasi, dan membangun kerajaan terbesar kedua yang pernah ada, hanya lebih kecil daripada Kerajaan Inggris. Semuanya berawal ketika Temujin (yang kemudian dikenal sebagai Genghis Khan), bersumpah di masa mudanya untuk membawa dunia di kakinya. 

Dia hampir berhasil. Lalu ia mengatur pemandangan di atas Cina, dan sisanya adalah sejarah. Dari Vietnam ke Hongaria, Kekaisaran Mongol menjelma menjadi salah satu kerajaan terbesar dalam sejarah umat manusia.


7. Apache Tribes


Apache adalah seperti ninja-nya Amerika. Mereka akan menyelinap di belakang Anda dan menggorok tenggorokan Anda, tanpa Anda menyadarinya. Mereka menggunakan senjata primitif sebagian besar terbuat dari kayu dan tulang. 

Mereka juga para pejuang pisau terbesar di dunia yang pernah dilihat, dan cukup baik dengan tomahawk dan melempar kapak. Mereka meneror Barat Daya, Amerika Serikat dan bahkan militer pun kesulitan mengalahkan mereka. 

Mereka pejuang gerilya terbaik, dan keturunan mereka mengajarkan pasukan militer modern bagaimana bertarung dengan tangan kosong. Mereka biasanya menguliti korban mereka.


6. Viking Empire


Mereka meneror Eropa dengan penggerebekan dan penjarahan (walaupun tidak semua dari mereka). Mereka ganas dalam pertempuran dan menggunakan senjata yang  menakutkan sesuai dengan perawakan mereka. 

Mereka besar dan menggunakan kapak mereka, pedang dan tombak, ahli dalam menaklukkan kota. Bahkan agama mereka tentang perang, dan mereka percaya bahwa ketika Anda meninggal dalam pertempuran, sekali lagi anda dibangkitkan dalam pertempuran yang tidak pernah berakhir. Mereka adalah tentara ideal yang akan menghancurkan apa saja yang menghalangi.


5. Korea Utara


Mereka yang tertangkap mencuri makanan atau mencoba untuk menyeberang perbatasan, dikenakan eksekusi publik. Kim melanjutkan gaya hidup mewah dan obsesi militer, meskipun perekonomian runtuh. 

Di Korea Utara, dia dan ayahnya yang didewakan, dianggap sebagai penyelamat seluruh alam semesta. 250.000 pembangkang dimasukkan ke "kamp pendidikan ulang". Dia telah mengobarkan perang terhadap Korea Selatan yang melibatkan pembunuhan pemimpin Korea Selatan dan meledakkan pesawat Korea Selatan. 

Dia menyajikan sebuah ancaman besar bagi dunia dalam hal perang nuklir, setelah membujuk Uni Soviet untuk memberi reaktor nuklir, pada tahun 1984.


4. Roman Empire


Sementara Roma mungkin merupakan kerajaan terbesar, Anda tidak bisa mengabaikan kengeriannya. Penjahat, budak dan lainnya dipaksa untuk memerangi satu sama lain sampai mati dalam permainan gladiator. 

Beberapa orang yang paling jahat dalam sejarah Romawi – Caligula, Nero dan lainnya. Kristen adalah kelompok yang pertama kali, ditargetkan untuk dianiaya, oleh kaisar Nero, pada 64 AD.

Beberapa terkoyak oleh anjing, yang lain dibakar hidup-hidup sebagai obor manusia. Pada mulanya mereka dipimpin oleh raja-raja, kemudian menjadi republik (mungkin masa kejayaan mereka yang terbesar) sebelum akhirnya menjadi sebuah kekaisaran. 

Sistem militer dan administrasi yang sangat baik, Kekaisaran Romawi, atau lebih tepatnya Roma kuno, adalah juga salah satu pemerintahan terlama. Dihitung dari pendiriannya sampai jatuhnya Kekaisaran Bizantium, Roma kuno berjaya selama 2.214 tahun.


3. Aztec Empire


Suku Aztec memulai teokrasi rumit mereka di tahun 1300, dan membawa pengorbanan manusia ke era keemasan. Sekitar 20.000 orang dibunuh setiap tahun untuk menenangkan dewa-dewa, terutama dewa matahari, yang membutuhkan “makanan” dari darah setiap hari. 

Hati korban dipotong, dan beberapa mayat dimakan selama upacara. Korban lain tenggelam, dipenggal, dibakar atau dijatuhkan dari ketinggian. Dalam sebuah ritual untuk dewa hujan, anak-anak menjerit dibunuh di beberapa situs sehingga air mata mereka mungkin menyebabkan hujan. 

Dalam sebuah ritual untuk dewi jagung, perawan menari selama 24 jam, kemudian dibunuh dan dikuliti, kulitnya dikenakan oleh seorang imam yanbg melanjutkan tariannya. 

Satu sumber mengatakan bahwa pada penobatan Raja Ahuitzotl’s, 80.000 tahanan dibantai untuk menyenangkan para dewa. Dikatakan bahwa kadang-kadang korban akan dimakan.


2. Nazi Germany


Meskipun peradaban yang sangat singkat, Nazi Jerman adalah negara adidaya, dan sangat mempengaruhi dunia. Sedikitnya 4 juta orang tewas dalam Holocaust (dengan beberapa spekulasi lebih dekat ke 11 juta), dan Nazi Jerman memulai perang terburuk dalam sejarah manusia, Perang Dunia II. 

The Nazi Swastika mungkin adalah simbol yang paling dibenci di dunia. Nazi Jerman memiliki sekitar 268.829 kilometer persegi tanah. Hitler adalah salah satu orang paling berpengaruh yang pernah ada, sejauh ini sebagai salah satu yang paling menakutkan.


1. Soviet Union


Komunisme bertanggung jawab atas jutaan kematian lebih, bahkan dari Nazi Jerman. Komunis seperti Josef Stalin, Mao Zedong, Pol Pot, Nicolae Ceausescu dan lain-lain telah membunuh jutaan orang. 

Dari semuanya itu Uni Soviet adalah yang terburuk. Stalin, sendirian, membunuh 1-60 juta orang. Uni Soviet itu mungkin salah satu musuh terbesar Amerika Serikat. 

Hidup di bawah Stalin menempatkan semua rakyat kedalam ketakutan, membuat Uni Soviet lebih buruk dari Nazi Jerman, di mana mayoritas Jerman masih bisa merasakan tingkat keselamatan selama mereka mendukung konsep Nazi. 

10 Hukuman Mati Paling Ngeri Dan Kejam

 
1)Ditanam Hidup-hidup
Hukuman ini telah digunakan kepada individu ataupun secara kelompok.Mangsa biasanya diikat dan kemudian ditempatkan dalam sebuah lubang dan ditanam. Salah satu yang paling terkenal adalah pembunuhan ketika Perang Dunia II semasa tentera Jepun menanam hidup-hidup warga sipil China.Tahukah korang berapa mangsa yang ditanam hidup-hidup ? Mengikut info,hampir 10,000 orang telah ditanam hidup2 dalam tanah!mai !..kejam siott..
 
2)Snake Pit
ini adalah salah satu lagi bentuk Penyiksaan yang boleh dikatakan kejam dan ngeri. Narapidana dilemparkan ke dalam lubang dalam dengan ular berbisa.Beberapa pemimpin terkenal dikatakan mati dengan cara ini termasuklah Ragnar Lodbrok, panglima perang Viking, dan Gunnar Raja Burgundi.

3)Cakar Sepanyol
Penyiksaan ini umumnya digunakan di Eropah selama Abad Pertengahan. Digunakan untuk merobek kulit mangsa, senjata ini boleh robek melalui apa pun, termasuk otot dan tulang.Mangsa diikat telanjang, kadang-kadang di depan umum.Bentuk penyiksaan ini biasanya dimulakan pada tungkai kaki dan hanya menyiksa leher dan wajah saja.
 
4)Dihiris Perlahan Lahan
Ling Chi, diterjemahkan sebagai “lambat mengiris” atau “kematian yang masih tersisa” itu digambarkan sebagai kematian dengan seribu luka. Penyiksaan seperti ini bermula pada tahun 900 M sampai tahun 1905, bentuk penyiksaan dengan cara ini perlahan-lahan membuat luka dan menghilangkan beberapa bahagian tubuh, memperpanjang hidup mangsa penyiksaan selama mungkin.
 
5)Dibakar
Kematian dengan membakar telah digunakan sebagai suatu bentuk hukuman mati selama berabad-abad dan sering dikaitkan dengan kejahatan seperti pengkhianatan dan sihir. Sekarang ini dianggap sebagai hukuman yang kejam.Sebelum abad ke-18, yang dibakar pada tiang panjang adalah amalan umum.Mangsa diikat dan dibakar dihadapan orang ramai yang menyaksikan hukuman ini.

6)Necklacing
Hukuman ini banyak dilakukan di Afrika Selatan.Necklacing sayangnya masih sangat umum hari ini. Necklacing dimasukkan pada mangsa dan lengan, dan kemudian dibakar. Necklacing dasarnya menyebabkan tubuh akan berubah menjadi meleleh.
 
7)Dipijak Gajah
Di Asia Selatan dan Asia Tenggara,Gajah telah menjadi bentuk hukuman mati selama ribuan tahun.Haiwan in dilatih untuk melaksanakan dua cara. Perlahan-lahan, dalam cara yang berkepanjangan, menyiksa atau menghancurkan, yang menewaskan mangsa dengan sekelip mata.Pembunuhan dengan gajah ini berguna untuk mempertinggi rasa takut kepada rakyat jelata, membuktikan bahawa mereka bahkan memiliki kemampuan untuk mengendalikan binatang liar.

8)Guillotine
Guillotine adalah salah satu bentuk penyiksaan yang paling terkenal .Terdiri dari pisau tajam diikatkan pada tali, kepala mangsa diletakkan di tengah-tengah bingkai dan kemudian pisau dijatuhkan dan menyebabkan orang yang dipenggal mati serta merta!

9)Digantung, ditusuk, dan dicincang
Hukuman ini biasanya dijalankan kepada seorang pengkhianat di Inggris.Mangsa akan digantung, ditarik dan dipotong-potong pada abad pertengahan.Hukuman ini telah dihapuskan pada tahun 1814.
Prosesnya hukuman ini dijalan :
a)Mangsa diseret pada bingkai kayu yang disebut rintangan ke tempat penyiksaan akan dijalankan.
b)Mangsa digantung dengan leher untuk waktu yang singkat sampai hampir mati.
c)Isi perut dan alat kelamin mangsa dibakar. Akhirnya, tubuh terbelah menjadi empat bahagian yang terpisah dan selepas itu kepala mangsa akan dipenggal!

10) The Brazen Bull
The Brazen Bull dikenali juga dengan Banteng Sisilia merupakan salah satu bentuk penyiksaan paling kejam.Dimulakan di Yunani kuno, kuningan padat dilemparkan ke dalam bentuk banteng kosong, dengan pintu di bahagian samping yang terbuka dan terkunci.
Untuk memulakan penyiksaan,Mangsa ditempatkan dalam banteng kuningan dan api telah dinyalakan dibawahnya. Api logam dipanaskan sampai benar-benar kuning, menyebabkan mangsa di kukus sampai mati.Banteng itu direka sedemikian rupa supaya jeritan mangsa akan terdengar sebagai sebuah muzik.