Tuesday, 20 November 2012

SEJARAH KONFLIK PALESTINA ISRAEL DARI MASA KE MASA

Ratusan orang sipil Palestina tewas menggenaskan, sedangkan ratusan lainnya luka-luka. Kutukan atas serangan tersebut berdatangan dari berbagai negara, namun sayangnya Amerika Serikat ternyata mem-veto resolusi PBB atas serangan Israel ke Gaza tersebut
Konflik Palestina – Israel menurut sejarah sudah 31 tahun ketika pada tahun 1967 Israel menyerang Mesir, Yordania dan Syria dan berhasil merebut Sinai dan Jalur Gaza (Mesir), dataran tinggi Golan (Syria), Tepi Barat dan Yerussalem (Yordania).. Sampai sekarang perdamaian sepertinya jauh dari harapan. Ditambah lagi terjadi ketidaksepakatan tentang masa depan Palestina dan hubungannya dengan Israel di antara faksi-faksi di Palestina sendiri. Tulisan ini dimaksudkan sebagai pengingat sekaligus upaya membuka pemahaman kita mengenai latar belakang sejarah sebab terjadinya konflik ini.

2000 SM – 1500 SM

Istri Nabi Ibrahim A.s., Siti Hajar mempunyai anak Nabi Ismail A.s. (bapaknya bangsa Arab) dan Siti Sarah mempunyai anak Nabi Ishak A.s. yang kemudian mempunyai anak Nabi Ya’qub A.s. alias Israel (Israil, Qur’an). Anak keturunannya disebut Bani Israel sebanyak 7 (tujuh) orang. Salah satunya bernama Nabi Yusuf A.s. yang ketika kecil dibuang oleh saudara-saudaranya yang dengki kepadanya. Nasibnya yang baik membawanya ke tanah Mesir dan kemudian dia menjadi bendahara kerajaan Mesir. Ketika masa paceklik, Nabi Ya’qub A.s. beserta saudara-saudara Yusuf bermigrasi ke Mesir. Populasi anak keturunan Israel (Nabi Ya’qub A.s.) membesar.

1550 SM – 1200 SM

Politik di Mesir berubah. Bangsa Israel dianggap sebagai masalah bagi negara Mesir. Banyak dari bangsa Israel yang lebih pintar dari orang asli Mesir dan menguasai perekonomian. Oleh pemerintah Firaun bangsa Israel diturunkan statusnya menjadi budak.

1200 SM – 1100 SM

Nabi Musa A.s. memimpin bangsa Israel meninggalkan Mesir, mengembara di gurun Sinai menuju tanah yang dijanjikan, asalkan mereka taat kepada Allah Swt – dikenal dengan cerita Nabi Musa A.s. membelah laut ketika bersama dengan bangsa Israel dikejar-kejar oleh tentara Mesir menyeberangi Laut Merah. Namun saat mereka diperintah untuk memasuki tanah Filistin (Palestina), mereka membandel dan berkata: “Hai, Musa, kami sekali-kali tidak akan memasukinya selama-lamanya, selagi ada orang yang gagah perkasa di dalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Rabbmu (Tuhanmu), dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja.” (QS 5:24)

Akibatnya mereka dikutuk oleh Allah Swt dan hanya berputar-putar saja di sekitar Palestina. Belakangan agama yang dibawa Nabi Musa A.s. disebut Yahudi – menurut salah satu marga dari bangsa Israel yang paling banyak keturunannya, yakni Yehuda, dan akhirnya bangsa Israil – tanpa memandang warga negara atau tanah airnya – disebut juga orang-orang Yahudi.

1000 SM – 922 SM

Nabi Daud A.s. (anak Nabi Musa A.s.) mengalahkan Goliath (Jalut, Qur’an) dari Filistin. Palestina berhasil direbut dan Daud dijadikan raja. Wilayah kerajaannya membentang dari tepi sungai Nil hingga sungai Efrat di Iraq. Sekarang ini Yahudi tetap memimpikan kembali kebesaran Israel Raya seperti yang dipimpin raja Daud. Bendera Israel adalah dua garis biru (sungai Nil dan Eufrat) dan Bintang Daud. Kepemimpinan Daud A.s. diteruskan oleh anaknya Nabi Sulaiman A.s. dan Masjidil Aqsa pun dibangun.

922 SM – 800 SM

Sepeninggal Sulaiman A.s., Israel dilanda perang saudara yang berlarut-larut, hingga akhirnya kerajaan itu terbelah menjadi dua, yakni bagian Utara bernama Israel beribukota Samaria dan Selatan bernama Yehuda beribukota Yerusalem.

800 SM – 600 SM

Karena kerajaan Israel sudah terlalu durhaka kepada Allah Swt maka kerajaan tersebut dihancurkan oleh Allah Swt melalui penyerangan kerajaan Asyiria.

“Sesungguhnya Kami telah mengambil kembali perjanjian dari Bani Israil, dan telah Kami utus kepada mereka rasul-rasul. Tetapi setiap datang seorang rasul kepada mereka dengan membawa apa yang tidak diingini hawa nafsu mereka, maka sebagian rasul-rasul itu mereka dustakan atau mereka bunuh.” (QS 5:70)

Hal ini juga bisa dibaca di Injil (Bible) pada Kitab Raja-raja ke-1 14:15 dan Kitab Raja-raja ke-2 17:18.

600 SM – 500 SM

Kerajaan Yehuda dihancurkan lewat tangan Nebukadnezar dari Babylonia. Dalam Injil Kitab Raja-raja ke-2 23:27 dinyatakan bahwa mereka tidak mempunyai hak lagi atas Yerusalem. Mereka diusir dari Yerusalem dan dipenjara di Babylonia.

500 SM – 400 SM

Cyrus Persia meruntuhkan Babylonia dan mengijinkan bangsa Israel kembali ke Yerusalem.

330 SM – 322 SM

Israel diduduki Alexander Agung dari Macedonia (Yunani). Ia melakukan hellenisasi terhadap bangsa-bangsa taklukannya. Bahasa Yunani menjadi bahasa resmi Israel, sehingga nantinya Injil pun ditulis dalam bahasa Yunani dan bukan dalam bahasa Ibrani.

300 SM – 190 SM

Yunani dikalahkan Romawi. Maka Palestina pun dikuasai imperium Romawi.

1 – 100 M

Nabi Isa A.s. / Yesus lahir, kemudian menjadi pemimpin gerakan melawan penguasa Romawi. Namun selain dianggap subversi oleh penguasa Romawi (dengan ancaman hukuman tertinggi yakni dihukum mati di kayu salib), ajaran Yesus sendiri ditolak oleh para Rabbi Yahudi. Namun setelah Isa tiada, bangsa Yahudi memberontak terhadap Romawi.

100 – 300

Pemberontakan berulang. Akibatnya Palestina dihancurkan dan dijadikan area bebas Yahudi. Mereka dideportasi keluar Palestina dan terdiaspora ke segala penjuru imperium Romawi. Namun demikian tetap ada sejumlah kecil pemeluk Yahudi yang tetap bertahan di Palestina. Dengan masuknya Islam kemudian, serta dipakainya bahasa Arab di dalam kehidupan sehari-hari, mereka lambat laun terarabisasi atau bahkan masuk Islam.

313

Pusat kerajaan Romawi dipindah ke Konstantinopel dan agama Kristen dijadikan agama negara.

500 – 600

Nabi Muhammad Saw lahir di tahun 571 M. Bangsa Yahudi merembes ke semenanjung Arabia (di antaranya di Khaibar dan sekitar Madinah), kemudian berimigrasi dalam jumlah besar ke daerah tersebut ketika terjadi perang antara Romawi dengan Persia.

621

Nabi Muhammad Saw melakukan perjalanan ruhani Isra’ dari masjidil Haram di Makkah ke masjidil Aqsa di Palestina dilanjutkan perjalana Mi’raj ke Sidrathul Muntaha (langit lapis ke-7). Rasulullah menetapkan Yerusalem sebagai kota suci ke-3 ummat Islam, dimana sholat di masjidil Aqsa dinilai 500 kali dibanding sholat di masjid lain selain masjidil Haram di Makkah dan masjid Nabawi di Madinah. Masjidil Aqsa juga menjadi kiblat umat Islam sebelum dipindah arahnya ke Ka’bah di masjidil Haram, Makkah.

622

Hijrah Nabi Muhammad Saw ke Madinah dan pendirian negara Islam – yang selanjutnya disebut khilafah. Nabi mengadakan perjanjian dengan bangsa Yahudi yang menjadi penduduk Madinah dan sekitarnya, yang dikenal dengan “Piagam Madinah”.



626

Pengkhianatan Yahudi dalam perang Ahzab (perang parit) dan berarti melanggar Perjanjian Madinah. Sesuai dengan aturan di dalam kitab Taurat mereka sendiri, mereka harus menerima hukuman dibunuh atau diusir.

638

Di bawah pemerintahan Khalifah Umar Ibnu Khattab ra. Seluruh Palestina dimerdekakan dari penjajah Romawi. Seterusnya seluruh penduduk Palestina, Muslim maupun Non Muslim, hidup aman di bawah pemerintahan khilafah. Kebebasan beragama dijamin sepenuhnya.

700 – 1000

Wilayah Islam meluas dari Asia Tengah, Afrika hingga Spanyol. Di dalamnya, bangsa Yahudi mendapat peluang ekonomi dan intelektual yang sama. Ada beberapa ilmuwan terkenal di dunia Islam yang sesungguhnya adalah orang Yahudi.

Pesawat China Laris Manis di Pameran Penerbangan. Pesawat buatan Comac mampu menandingi Boeing dan Airbus

Pesawat pabrikan China siap menandingi pesawat yang sama di kelas Boeing dan Airbus. Ini terbukti dengan larisnya pesawat negeri Tiongkok dalam pameran penerbangan di Zhuhai, China, yang rampung Sabtu kemarin.
Pesawat C919 buatan perusahaan China, Comac
Diberitakan CNN, Senin 19 November 2012, pesawat yang banyak dilirik adalah tipe C919 yang diproduksi oleh perusahaan pembuat kapal Comac (Commercial Aircraft Corporation of China). Pesawat 168 kursi dan bertubuh ramping ini dibuat untuk menandingi Airbus A320 dan Boeing 737.

Menurut pernyataan resmi Comac, Perusahaan GE Capital Aviation Service telah memesan 10 pesawat C919. Sementara itu, dua maskapai China, Hebei Airlines dan Joy Air, telah memesan masing-masing 20 buah pesawat.

Pesanan yang diduga senilai beberapa miliar dolar ini adalah pesanan terbanyak dalam pameran yang digelar antara 13-18 November itu.

Eastern Air Lines, sebuah maspakai penerbangan kargo, adalah perusahaan AS pertama yang akan memakai pesawat Comac. Dalam pameran tersebut, perwakilan dari Eastern Airlines telah menandatangani MoU pembelian pesawat di masa yang akan datang.

Maskapai China seperti Air China, China Eastern dan China Southern, adalah pembeli terbesar pesawat Comac hingga saat ini. Dari ketiga maskapai ini, Comac berhasil menjual 380 pesawat.
Comac mengatakan siap memenuhi permintaan dunia akan pesawat penumpang berkualitas. Menurut prediksi Comac, dunia hingga tahun 2031 masih perlu 31.739 pesawat baru. Pasar terbesar diprediksi datang dari dalam negeri China, yaitu 4.273 pesawat hingga 2031.

Uji terbang C919 dijadwalkan dilakukan pada 2014, sementara pengiriman pesanan pertama akan mulai diterima pada tahun 2016

Cara Pesawat Terbang Hindari Bahaya Petir. Petir adalah salah satu fenomena alam paling kuat dan menghancurkan

Musim hujan sudah datang, gelegar petir di angkasa bisa membuat suasana mencekam. Dan seperti banjir bandang, petir juga bisa meminta korban jiwa.
Pesawat sedang terbang
Petir merupakan salah satu fenomena alam yang paling kuat dan menghancurkan. Kekuatan petir yang pernah tercatat yakni mulai dari ribuan ampere sampai 200.000 ampere. Angka ini setara dengan kekuatan yang dibutuhkan untuk menyalakan 500 ribu lampu bohlam 100 watt.

Bagaimana dengan petir yang dapat menyambar pesawat terbang?

Dilansir dari Lifeslittlemysteries, memang ada sejumlah pesawat jet yang telah diledakkan oleh petir, termasuk penerbangan Pan American pada tahun 1963 yang menewaskan 83 orang.

Tapi, para ilmuwan telah menemukan cara untuk menangkal kemarahan alam tersebut. Pada awal tahun 1980-an, NASA menerbangkan pesawat jet kearah badai pada ketinggian 38.000 kaki. Pesawat tersebut dihantam petir sebanyak 72 kali dalam waktu 45 menit, dan banyak hal yang dipelajari dari kejadian itu.

Menurut Profesor Manu Haddad, dari Universitas Cardiff yang baru-baru ini membuka labolatorium khusus untuk melindungi pesawat dari petir, mengatakan bahwa pesawat harus sesegera mungkin mendarat saat terkena serangan petir. "Hal itu dilakukan sebagai pencegahan pada badan pesawat terhadap panas yang dihasilkan oleh petir," kata Manu Haddad, dilansir dari Guardian.

Rata-rata pesawat-pesawat komersial mendapatkan serangan petir sekali setahun, dengan beberapa perkiraan. Biasanya serangan terjadi di hidung, ujung sayap atau ekor, dan mengalir melalui permukaan pesawat yang terbuat dari alumunium, yang merupakan konduktor yang baik.

Untuk melindungi pesawat dari serangan petir, saat ini banyak pesawat terbang modern menggunakan material komposit atau campuran serat dan logam yang canggih, dan dirancang untuk membaca arus listrik pada petir.

Tujuan dari campuran serat dan logam alumunium yang dibuat para insinyur ini adalah untuk memastikan arus petir tetap berada di luar pesawat, dan tidak merusak sistem elektronik pesawat.

"Biasanya para penumpang tidak akan melihat apa-apa ketika terjadi serangan petir pada pesawat. Mereka hanya melihat kilatan cahaya dari luar pesawat," kata Manu Haddad.

Permukiman Tertua Skotlandia Terungkap Tak Sengaja. Situs ini diyakini dari m laluasa Mesolithic, atau 10.000 tahun

Penemuan sisa-sisa bangunan yang diyakini sebagai salah satu rumah kuno asli Skotlandia dilakukan secara tidak sengaja. Ini bermula saat perusahaan kontraktor melakukan penggalian untuk membuat konstruksi bangunan.
Ilustrasi temuan permukiman tertua di Skotlandia
Situs kuno ini diyakini berasal dari masa Mesolithic, yaitu sekitar 10.000 tahun yang lalu.

Pekerjaan penggalian arkeologi kemudian dilakukan di sebuah lapangan di daerah Echline, di South Queensferry, Skotlandia. Di sebuah lubang sepanjang 7 meter ditemukan sisa-sisa bangunan seperti rumah, lengkap dengan tungku-tungku dapur, batu-batu yang digunakan pada zaman prasejarah, dan anak panah.

Permukiman Pertama
Arkelolog Senior dari Historic Scotland, Rod McCullagh, mengatakan bahwa penemuan ini menambah data-data untuk analisis laboratorium yang bermanfaat untuk memberikan sedikit informasi berharga kepada masyarakat tentang pembangunan permukiman pertama di Skotlandia. Terutama, setelah terjadi pergeseran gletser di atas permukaan bumi sekitar 10.000 tahun lalu.

"Penanggalan radiokarbon dari benda-benda di situs tersebut, menunjukkan bahwa bangunan itu merupakan bangunan tertua di Skotlandia. Dan ini menambah pengetahuan kita," kata Rod McCullagh, dilansir dari BBC.

Di situs tersebut terdapat beberapa lubang pondasi yang dimasukan kayu untuk pembuatan atap dan dinding, yang kemungkinan ditutupi dengan rumput. Selain itu ditemukan sejumlah tungku perapian, lebih dari 1.000 artefak batu dari zaman prasejarah, dan bahan-bahan yang digunakan sebagai alat panah.

Penemuan lainnya seperti kulit kacang hazelnut yang hangus terbakar, menunjukkan bahwa itu merupakan sumber makanan bagi penghuni rumah. Para arkeolog juga mempercayai bahwa rumah ini ditinggali secara musiman, mungkin ditinggali hanya pada musim dingin, dan tidak ditinggali sepanjang tahun.

Manajer Proyek Arkeologi Headland (perusahaan yang melakukan penggalian), Ed Bailey, mengatakan penemuan ini sangat langka. Situs tersebut bisa memberikan kesempatan kepada kita untuk mengembangkan pengetahuan tentang kehidupan orang-orang prasejarah.

"Para ahli arkeologi dan palaeo-environmental masih meneliti di lokasi penemuan. Ini akan memungkinkan kita mengetahui gaya hidup dan bentuk rinci dari bangunan pada zaman Mesolithic," kata Ed Bailey.

Menteri Transportasi Skotlandia, Keith Brown, mengatakan bahwa ini merupakan hunian kuno. Penggalian ini merupakan pemeriksaan rutin yang dilakukan sebelum pekerjaan konstruksi bagunan, dan ini adalah penemuan penting dan menarik.

"Sekarang kami memiliki catatan penting dari temuan ini, sehingga dapat menambah pengetahuan kita tentang suatu periode pada sejarah Skotlandia kuno," kata Keith Brown

Planet Berukuran 13 Kali Jupiter Berhasil Ditemukan. Jupiter merupakan planet terbesar di tata surya

Para astronom telah 'menemukan' sebuah planet yang ukurannya 13 kali lebih besar dari planet Jupiter, yang merupakan planet terbesar di tata surya. Planet itu mengorbit pada sebuah bintang bernama Kappa Andromedae, dan ditemukan berkat foto langka yang diambil dari teleskop Subaru ukuran 8 meter milik Jepang di puncak Mauna Kea, Hawaii.
Kappa Andromedae b
Mengutip Space.com, planet itu berukuran 2,5 kali massa matahari dan terletak 170 tahun cahaya dari bumi. Dengan berpatokan bintang Kappa Andromedae, maka planet itu pun dinamakan Kappa Andromedae b. Sebagai planet gas raksasa yang lebih besar dari Jupiter, planet ini diklasifikasikan sebagai "Super-Jupiter".

Kappa Andromedae b memang memiliki ukuran planet raksasasa, atau dikategorikan sebagai bintang yang dikenal dengan sebutan 'katai coklat' (brown dwarf). 

Para ilmuwan mengatakan objek tersebut merupakan sebuah uji kasus yang
menarik bagi teori pembentukan planet. Berdasarkan pengamatan pada sistem ini, Super Jupiter tampaknya terbentuk dengan cara yang sama, seperti yang terjadi pada planet lain yang berada di luar sistem tata surya (exoplanet), yang memiliki massa rendah.

Planet itu terbentuk melalui penggabungan dari sebuah "protoplanetary disk"  (cakram protoplanet), dari material yang mengorbit sebuah bintang yang baru lahir. Cakram protoplanet biasa disingkat proplyd. Secara sederhana, proplyd dianggap sebagai pabrik planet.

Karena itu, orbit planet tersebut agak lebih lebar dari garis edar Neptunus di sekitar matahari kita. Objek ini berada pada jarak yang sebanding dengan orbit planet di tata surya.

Selain itu, bintang planet ini, Kappa Andromedae, lebih muda dari matahari di planet kita, sekitar 30 juta tahun. Sebagai perbandingan, matahari kita berumur sekitar 5 miliar tahun. Petunjuk ini mengarah ke cerita pembentukan khas dari planet yang lebih kecil.

Sebelumnya, beberapa ilmuwan telah meragukan bahwa bintang-bintang besar bisa melahirkan planet-planet dalam prolyd. Temuan baru tersebut menunjukkan bahwa bintang tersebut mungkin tidak hanya itu saja, dan masih ada yang lain.

Planet asing memang sangat sulit untuk diambil gambar secara langsung. Sebab, bintangnya selalu lebih terang dan lebih cemerlang dari planet itu sendiri.

Untuk mengambil gambar ini, para astronom melihat dalam cahaya inframerah, dan menggunakan sebuah teknik untuk menyembunyikan silau bintang tersebut. Ini untuk mengungkapkan titik cahaya yang relatif samar dari planet ini. Lebih dari 800 planet telah ditemukan di luar tata surya, tetapi sejauh ini hanya segelintir yang telah dicitrakan secara langsung.

Konflik di Gaza Bisa Ganggu Ekonomi Dunia. Harga minyak di pasar internasional sudah mulai naik

Konflik bersenjata antara Israel dengan kelompok Hamas di Jalur Gaza dalam lebih dari lima hari terakhir tidak saja menimbulkan banyak korban jiwa, terutama di kalangan warga sipil. Konflik itu pun turut menghantam perekonomian Israel dan Palestina.
Serangan udara Israel ke Gaza November 2012
Tidak hanya itu, muncul kekhawatiran di kalangan media massa dan pengamat bahwa - seperti konflik sebelumnya di Timur Tengah - serangan Israel di Gaza berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi ekonomi dunia.
Harga minyak di pasar internasional sudah mulai naik, walau belum signifikan. Namun, kenaikan harga minyak terjadi saat ekonomi global masih belum pulih sepenuhnya dari resesi dan permintaan justru bakal bertambah menjelang musim dingin di AS dan Eropa serta negara-negara lain pada akhir tahun. 

Apalagi sudah muncul pula seruan dari milisi yang disegani Israel, Hisbullah, kepada negara-negara Arab agar mengurangi produksi minyak mereka, atau menaikkan harganya di pasar dunia. Ini dianggap cara efektif untuk membuat para konsumen utama yang merupakan sahabat Israel, seperti AS dan Eropa, agar bisa menekan negara zionis menghentikan serangan ke Gaza.   

Konflik ini - yang disebut Israel sebagai operasi militer Pillar of Defense untuk menghantam kelompok Hamas di Gaza yang bersenjatakan roket - sudah menimbulkan keresahan di kalangan pelaku  industri wisata, baik di Israel maupun Palestina.

Banyak turis yang kini berpikir dua kali untuk mengunjungi kota-kota wisata di dekat zona perang, seperti Yerusalem di Israel dan Betlehem di Tepi Barat, Palestina. Menurut kantor berita Reuters, sejumlah hotel di Israel dan maskapai penerbangan El Al dalam beberapa hari terakhir mengalami pembatalan pesanan kamar maupun jadwal penerbangan dari para turis.

Jumlah pembatalan kunjungan ini akan terus bertambah bila konflik berlanjut. "Konflik yang berlanjut di kawasan selatan bakal memukul industri pariwisata, yang merupakan salah satu andalan pendapatan di wilayah itu," kata Menteri Pariwisata Israel, Stas Misezhnikov pada Minggu waktu setempat. Pemerintah negara zionis itu mengaku bahwa sektor wisata hanya menyumbang 2-3 persen dari pertumbuhan ekonomi mereka.

Israel melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza sejak Rabu 14 November 2012. Negara zionis itu beralasan bahwa kelompok militan Hamas di Gaza melancarkan serangan roket secara sporadis ke wilayah mereka di pesisir sehingga perlu ada serangan balasan.

Sejumlah tembakan roket Hamas mengarah ke Tel Aviv, kota yang menjadi pusat dagang dan keuangan Israel. Ini merupakan kejutan karena sebelumnya roket-roket Hamas tidak mampu melaju sejauh itu.

Di Yerusalem, pihak keamanan Israel pun rutin membunyikan sirine peringatan tembakan rudal dari Gaza sejak Jumat pekan lalu. Situasi itulah yang membuat para turis mengurungkan niat mengunjungi Yerusalem.

Pemerintah Israel menyatakan masih terlalu dini untuk menaksir kerugian yang diderita akibat konflik ini. Namun dampak kerugiannya bisa besar.

Seorang juru bicara Fattal, jaringan hotel terbesar di Israel, mengaku telah menerima beberapa pembatalan pesanan kamar. "Kami melihat awal dari tren, namun perlu beberapa hari berikut untuk bisa memperkirakan arah tren keseluruhan," kata juru bicara itu.

Hotel American Colony di Yerusalem juga mengungkapkan pembatalan pesanan kamar di menit-menit akhir. Pembatalan ini juga muncul dari para turis lokal di Israel. Mereka memilih tinggal di rumah ketimbang jalan-jalan.

Kapal pesiar yang biasa berlabuh di Pelabuhan Ashdod pun tidak berani boleh mendekat. Selain itu rute penerbangan ke dan dari Bandara Ben Gurion di Tel Aviv dialihkan ke kawasan utara untuk memberi ruang lebih luas bagi jet-jet tempur Israel dalam menggempur Gaza.

Sebelum munculnya kembali konflik di Gaza, Israel telah menikmati tingginya kunjungan turis. Selama Januari-September 2012, sebanyak 2,6 juta turis mengunjungi negara itu. Ini rekor baru dan 7 persen lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu.

Tidak saja Israel yang mengalami kerugian di sektor wisata akibat konflik. Turisme menyumbang 12 persen dari produk domestik bruto Palestina.

Kota Betlehem, yang berada di wilayah Palestina, memiliki situs-situs suci bagi umat Kristen. Gereja Kelahiran Yesus Kristus, misalnya, selama ini menarik minat banyak umat Kristen di penjuru dunia untuk ziarah ke sana.

Sejak konflik berlangsung, Betlehem kehilangan hampir setengah dari total turisnya. "Menurut saya persentase pembatalan kunjungan sekitar 40-50 persen hingga akhir November dan bulan depan," kata Elias al Arja, ketua Asosiasi Arab untuk jaringan hotel di Betlehem.

Pendapatan Turun 
Media massa Israel juga mencatat bahwa konflik di Gaza turut merugikan perekonomian mereka. Dalam lima hari terakhir sudah ratusan juta shekel (NIS) yang hilang, baik berupa potensi pendapatan dan biaya produksi yang harus ditanggung.

Selain banyak turis yang batal ke tempat-tempat wisata di Israel, kerugian ekonomi ini berupa banyaknya pekerja rutin yang tiba-tiba harus dipanggil berdinas militer lantara mereka berstatus sebagai tentara cadangan. Bagi yang tetap bekerja, semangat pun turun karena terganggu oleh kekhawatiran akan keamanan mereka dan keluarga dan ini berdampak negatif bagi produktifitas.

Kerugian juga melanda para pebisnis di Jalur Gaza. Tidak sedikit tempat usaha maupun rumah mereka dan pegawai mereka hancur karena serangan udara militer Israel. Target mereka adalah para militan Hamas, namun rudal-rudal mereka juga menembaki bangunan-bangunan warga sipil.

Kerugian total di segi ekonomi akan tergantung pada seberapa lama konflik ini berlangsung. Perusahaan informasi bisnis, BDI, kepada harian Haaretz mengungkapkan bahwa operasi militer Pillar of Defense ini diperkirakan menyebabkan kerugian ekonomi di Israel sebesar NIS 1,1 miliar atau sekitar Rp2,6 triliun per minggu.

Perhitungan itu berdasarkan angka kerugian aktual yang ditanggung Israel saat menggelar operasi militer Cast Lead beberapa tahun lalu. Targetnya juga sama, kelompok Hamas di Jalur Gaza. Operasi Cast Lead berlangsung sekitar tiga pekan, dari 27 Desember 2008 hingga 18 Januari 2009.

Menurut BDI, sebagian besar biaya yang harus dikeluarkan Israel pada serangan militer kali ini untuk membiayai amunisi dan bahan bakar. Untuk kerusakan properti, seperti rumah dan dan tempat bisnis milik warga Israel, BDI memperkirakan kerugiannya sekitar NIS 25 juta (sekitar Rp60,9 miliar).

Operasi militer kali ini juga mengganggu bisnis iklan di Israel. Menurut Yifat, perusahaan yang meriset media, pendapatan iklan di televisi turun 20% sejak dimulainya operasi Pillar of Defense.

Pada Rabu hingga Sabtu pekan lalu, belanja iklan di televisi hanya US$17,5 juta. Jumlah ini lebih rendah dari periode yang sama pada pekan sebelumnya, yang sebesar US$22 juta.

Para klien rata-rata menunda tayangan iklan mereka di siaran televisi untuk sementara waktu, karena para pemirsa lebih antusias mengikuti berita-berita terkini mengenai perang di Jalur Gaza dan panggilan tentara cadangan untuk berdinas. Ironisnya, anjloknya belanja iklan itu justru terjadi saat jumlah pemirsa di televisi di Israel bertambah banyak dalam beberapa hari terakhir untuk mengikuti perkembangan konflik.

Menurut survei BDI, banyak konsumen di Israel yang belakangan ini mengurangi belanja untuk kegiatan bersantai maupun hiburan. Banyak pula dari mereka yang saat ini dipanggil berdinas militer karena berstatus tentara cadangan. Maka, bila pemerintah tetap pada rencana mengerahkan 30.000 tentara cadangan, ongkos perang yang ditanggung Israel bertambah NIS 70 juta per minggu.

Sementara itu, tidak ada perhitungan secara spesifik atas kerugian ekonomi yang ditanggung Palestina di Jalur Gaza akibat serangan Israel. Tidak seperti Israel, infrastruktur ekonomi Palestina di Gaza masih jauh dari ukuran normal karena terus-menerus diblokade oleh militer zionis sehingga, kalaupun ada, aktivitas bisnis dan perdagangan di sana masih sulit untuk diukur.

Belum lagi pulih akibat serangan Israel selama akhir Desember 2008 - awal Januari 2009, Kota Gaza dan sekitarnya kembali digempur jet-jet tempur Israel. Tidak ada kerugian yang bisa diukur di sana kecuali korban jiwa dan rumah-rumah warga yang hancur.

Apalagi wilayah Palestina, untuk saat ini, terbelah oleh Israel. Jalur Gaza dan Tepi Barat dipisahkan oleh Israel, yang berada di tengah-tengah, sehingga perekonomian Palestina tidak berjalan normal. Kota Gaza di sebelah barat, sedangkan Ramallah di timur.

Memang masih ada aktivitas ekonomi di Tepi Barat. Namun, ekonomi di wilayah itu turut terganggu oleh krisis di Gaza, belum lagi akibat aksi-aksi sporadis pasukan Israel dan pemukim Yahudi yang sering menyerobot tanah milik warga Palestina.   

Harga Minyak 
Konflik terkini di Timur Tengah itu tidak saja merugikan ekonomi Israel dan Palestina. Dunia pun cemas karena konflik ini bisa berpengaruh pada naiknya harga minyak.

Menurut laman RTE, harga minyak dalam transaksi elektronik untuk perdagangan Asia di bursa New York pada Senin pagi 19 November naik di atas US$87 per barel. Di bursa London, harga minyak Brent juga naik, yaitu sebesar 55 sen menjadi US$109,5 .barel. Jumat pekan lalu sudah naik menjadi US$108,95 per barel.

Kalangan pengamat menilai bahwa para investor sudah khawatir bahwa pasokan minyak di Timur Tengah bisa terganggu bila konflik Israel-Palestina di Gaza terus berlanjut. Naiknya harga minyak bisa menjadi masalah besar bila muncul sikap yang frontal dari negara-negara Arab penghasil minyak di Timur Tengah.

Apalagi sudah ada seruan dari pemimpin milisi Hisbullah agar negara-negara Arab menggunakan segala cara untuk mendukung Palestina dari serangan Israel. Ini termasuk menaikkah harga minyak. Ini dipandang menjadi langkah efektif untuk menekan Israel dan sekutu-sekutu yang mendukungnya, termasuk AS, demi menghentikan konflik itu. 

"Kurangi ekspor minyak kalian atau naikkan sedikit harganya, pasti bakal mengguncang AS dan Eropa. Dengan tekanan demikian, maka tidak perlu mengerahkan bala tentara, tank atau pesawat tempur," demikian saran pemimpin Hisbullah, Hassan Nasrallah, pekan lalu seperti dikutip Reuters.

Entah apakah negara-negara Arab penghasil minyak itu mau mendengarkan saran Hisbullah, yang selama ini pro-Iran, mengingat mereka terhalang perbedaan ideologi politik sehingga sulit bersatu. Namun saran itu cukup mengundang perhatian media massa dan juga pengamat pasar minyak dunia.

Berbasis di Lebanon, Hisbullah merupakan milisi yang disegani Israel. Mereka terakhir berperang pada 2006. Berlangsung selama 34 hari, perang itu menewaskan 1.200 warga sipil di Lebanon dan 160 warga Israel, sebagian besar tentara.

SKANDAL SELINGKUH PALING MENGHEBOHKAN. JENDERAL CIA RONTOK

Nila setitik, rusak susu sebelanga. Demikianlah nasib David Petraeus. Reputasi jenderal kebanggaan Amerika itu luruh dalam sekejap.  Dia tak lagi dilihat sebagai panglima militer yang sukses. Jasanya memimpin,  dan berhasil memulangkan ratusan ribu tentara AS dari Irak dan Afganistan, mendadak lenyap.
Sejak satu pekan terakhir, sang jenderal dirundung aib. Perselingkuhannya dengan seorang perempuan terbongkar. Dan celakanya, skandal itu terjadi saat dia menjadi bos lembaga intelijen top Amerika, Direktur CIA.
Petreaus, jenderal berusia 60 tahun itu, harus mundur dengan kepala tertunduk. Padahal dia baru setahun menjabat sebagai Direktur CIA setelah pensiun dari dinas militer. Dia pun mengaku telah selingkuh dengan perempuan lain.

"Setelah menikah selama lebih dari 37 tahun, saya telah menunjukkan hal yang sangat buruk dengan terlibat hubungan di luar ikatan perkawinan," kata Petraeus dalam pesan kepada jajaran staf CIA pada 9 November 2012. Pesan itu akhirnya disebarluaskan kepada umum. 

Sehari sebelumnya, Petraeus sudah menyampaikan pengunduran diri kepada Presiden Barack Obama, yang baru saja menang Pemilu 2012. Namun, saat itu, Obama tak langsung mengambil keputusan.  Sang presiden, seperti diungkapkan Reuters, baru merelakan pengunduran diri Petraeus esok harinya.

Petraeus sadar skandal selingkuhnya bakal terbuka sejak Biro Penyelidik Federal (FBI) mulai menelisik kasus itu. Terkuaknya skandal itu bermula dari seorang agen FBI yang “tak sengaja” menerima laporan dari seorang perempuan, bahwa ia menerima surel bernada mengancam dengan akun anonim di laman umum Gmail. Setelah diselidiki, pengancam itu adalah perempuan yang terlibat skandal asmara dengan Petraeus.

Petraeus sendiri sudah bersiap skandal ini akan terbongkar, setelah dia ditanyai oleh penyelidik FBI pada 28 Oktober lalu. Dia dan selingkuhannya akhirnya mengaku, dan aparat hukum tak akan membawa masalah ini ke pengadilan. Pengakuan itu tentu membuat publik Amerika Serikat terhenyak.
Bagi Amerika Serikat, Petraeus adalah jenderal andalan. Dia dipercaya dua presiden memimpin tentara di dua medan perang.  George W. Bush menunjuknya memimpin tentara AS di Irak selama 2004-2008. Lalu, Barack Obama mengandalkan Petraeus memimpin pasukan NATO dan AS di Afganistan, dari 2010 hingga 2011. Setelah itu, Obama memintanya duduk sebagai Direktur CIA.
Dia berpengalaman di medan tempur, dan pernah cidera akibat operasi militer. Dia menerima sejumlah medali penghargaan. Petraeus tak saja menjadi jenderal yang cemerlang. Dia juga bergelar doktor, dan sempat menjadi asisten professor untuk ilmu hubungan internasional.
Presiden Obama mengaguminya. “Dilihat dari ukuran apapun, melalui pengabdiannya, David Patreaus telah membuat negeri kita lebih aman dan lebih kuat,” kata Obama. Sayangnya, dia mengatakan itu saat melepas pengunduran diri Petraeus dari CIA.
Lalu siapa perempuan yang menjadi selingkuhan Petraeus? Dia adalah Paula Broadwell. Dia menulis biografi sang jenderal yang berjudul “All In: The Education of General David Patreaus.”
Disusun bersama seorang editor koran The Washington Post, buku itu memuat kisah inspiratif sang jenderal dengan karir militernya yang cemerlang. Bersuamikan seorang dokter dan punya dua anak, Broadwell sendiri juga seorang perempuan idaman – pintar, cantik, dan punya karir yang bagus. (Lihat Kisah Wanita dari Charlotte).

Terbongkarnya surel
Skandal ini bermula dari saling kirim surel (email) antara Petraeus dengan Broadwell. Menurut stasiun berita BBC, berdasarkan penyelidikan FBI, mereka rutin berkirim pesan lewat surel. Di dunia maya, mereka menjalin hubungan dengan memiliki satu akun pribadi di laman jasa surel populer milik Google, yaitu Gmail.
Pesan-pesan itu lah yang menjadi kunci bagi investigasi FBI menguak skandal. Tak begitu jelas bagaimana FBI membongkar pesan pribadi Petraeus dan Broadwell di Gmail, apakah bekerjasama dengan Google, atau mengerahkan spesialis peretas (hacker).

Awalnya, para penyelidik FBI tak mengira dampak penelusuran mereka di jagat maya itu. Penyelidikan dimulai saat seorang perempuan aktivis di Kota Tampa, Florida, Jill Kelley, mengadu kepada seorang temannya di FBI bahwa dia sering menerima surel yang tidak mengenakkan dari seorang pengirim.

Pesan itu berisi ancaman agar Kelley tidak lagi mencampuri urusan seorang petinggi militer AS. Belakangan diketahui yang dimaksud petinggi militer itu adalah Jenderal Petraeus. Kelley dan suaminya, kebetulan teman dekat keluarga Petraeus.

Sebagai teman, agen FBI itu akhirnya menyanggupi permintaan Kelley untuk menelusuri siapa yang mengirim surel tersebut, demikian seperti diungkap stasiun berita NBC. Tadinya FBI hanya menganggap itu sekadar kasus perbuatan tidak menyenangkan di dunia maya (cyber).      

Setelah ditelusuri, penyelidik FBI penasaran. Mereka menelisik lebih jauh. Soalnya sejumlah surel ancaman kepada Kelley menyebut-nyebut jenderal penting di Komando Militer AS kawasan Tengah dan Selatan.

Investigasi itu hampir buntu. Akun surel dari mana pesan itu berasal ternyata tidak mengungkapkan identitas asli. Namun, FBI masih bisa melacak alamat protokol internet (IP address) dari komputer si pengirim surel.

Ini sebetulnya bukan soal rumit. Seorang pakar keamanan komputer dari Webroot, Jacques Erasmus, mengatakan melacak sebuah alamat IP adalah titik awal penting  dalam investigasi forensik digital. "Itu pastinya wajib dilakukan pertama kali," kata Erasmus, seperti dikutip BBC.

Lanjut Erasmus, alamat IP itu penting dalam membuka Internet, dan diperlukan agar bisa berkirim data. "Begitu punya alamat IP, kita bisa mengoperasikan internet untuk mendapatkan informasi," kata Erasmus.

Selain alamat IP, komponen penting lain dalam investigasi forensik digital terkait pengungkapan skandal perselingkuhan Petraeus adalah "perkakas domain" (domain tools). Fitur ini mengungkap siapa yang memiliki alamat IP.

Hampir semua alamat IP sudah diperoleh perusahaan, lembaga pemerintah, maupun penyedia jasa internet (ISP). Fitur ini membantu mempersempit pelacakan jaringan yang memunculkan pesan dari surel tertentu.

Fitur penting lainnya, ungkap Erasmus, adalah Maxmind. Ini berguna untuk melacak lokasi fisik dari alamat IP tertentu. "Ini cukup akurat walaupun tidak akan mengungkapkan nama jalan dan nomor rumah," dia menambahkan.

Bermodalkan informasi sumber asal pesan-pesan itu dikirim, FBI diyakini menyusun sebuah daftar. Isinya sejumlah nama yang diduga berada di lokasi, saat pesan tertentu dikirim dari alamat IP yang sudah diidentifikasi. 

Nama yang kerap muncul di daftar  itu adalah Paula Broadwell. Ini kian jelas, saat surel tertentu dikirim dari beberapa hotel yang pernah dihuni Broadwell selama tur promosi buku yang dia tulis mengenai biografi Jenderal Petraeus.

Begitu tahu Broadwell sebagai tersangka kuat pengirim surel ancaman kepada Kelley, FBI mendapat izin tertulis dari pihak berwenang agar bisa mengakses dari suatu akun anonim di Gmail. Akhirnya ini mengarah kepada pengungkapkan bukti perselingkuhan dan juga muslihat yang digunakan Petraeus dan Broadwell dalam menutup-nutupi hubungan mereka.

Bagi Erasmus, yang dikutip BBC, kalangan intelijen dan kriminal siber menganggap muslihat itu sebagai upaya menghalangi pengintaian. Caranya, dua orang mengetahui login dan kata sandi yang sama di suatu akun surel berbasis web.

Petraeus yang Direktur CIA itu cukup cerdas “mengakali” kenungkinan terlacak. Caranya sangat sederhana. Ketimbang mengirim pesan dari email lain, mereka berdua menulis pesan berkatagori masih rancangan (draft) yang tidak pernah dikirim ke alamat surel lain. Pesan-pesan itu tetap tersimpan di server layanan surel Gmail, sehingga bisa dilihat oleh salah satu dari mereka saat membuka akun di mana pun.  

Karena tidak ada lalu lintas pesan di akun tersebut, muslihat ini bisa mempersulit investigasi penyelidik.  Namun sukses tidaknya muslihat ini tergantung keahlian pihak lain dalam menerobos akses ke akun yang bersangkutan.  

Menurut Erasmus, banyak orang mengira berkirim pesan secara rahasia bisa mudah dilakukan dengan berbagi suatu akun di laman terbuka untuk publik seperti Gmail. Mereka kira itu cara aman untuk tidak dilacak oleh aparat hukum seperti FBI. Namun muslihat ini bisa terbongkar juga. 

Paviliun rahasia


Bagi komunitas keamanan dan intelijen, skandal perselingkuhan itu tidak sekadar membuat aib. Status Petraeus sebagai petinggi CIA membuat rahasia negara bisa bocor ke orang yang tidak berhak mengetahuinya, seperti Broadwell.

Tidak heran bila para politisi di Kongres berencana memanggil pimpinan FBI, yang menggelar investigasi atas skandal Petraeus dan Broadwell, seberapa jauh masalah ini bisa mengancam kepentingan keamanan AS.
Tapi jadwal di Kongres agak kacau. Sebetulnya pekan ini mereka menjadwalkan rapat dengan Petraeus soal kontroversi serangan massa ke Konsulat AS di Benghazi, Libya, beberapa waktu lalu. Namun Petraeus sudah mundur sebagai Direktur CIA, rapat pun batal. Kemungkinan dia akan tetap dipanggil ke Kongres untuk memberi keterangan walau tidak lagi menjabat. 

Sejumlah pengamat menyatakan masih belum ada bukti kuat bahwa kepentingan keamanan AS terancam akibat skandal ini. Namun, muncul spekulasi di media massa AS bahwa Broadwell bisa saja telah mendapat informasi rahasia akibat tidak sengaja dilontarkan Petraeus selama mereka menjalin hubungan.

Apalagi Broadwell diduga rutin mendapat "akses yang tak terduga" dari Petraeus selama mereka berhubungan. Menurut stasiun berita CNN, spekulasi itu mulai ramai sejak Senin 12 November 2012 setelah muncul suatu cuplikan rekaman video Broadwell saat berceramah di Universitas Denver Oktober lalu.

Di video rekaman itu Broadwell menyinggung kontroversi serangan atas Konsulat AS di Benghazi pada 11 September 2012. Bermula dari protes publik Libya atas munculnya cuplikan video film anti Islam buatan warga AS keturunan Mesir di laman YouTube, akhirnya muncul serangan berdarah, yang menewaskan Duta Besar AS Christopher Stephens dan tiga warga AS di Konsulat.
Dalam ceramahnya itu, Broadwell memberi keterangan yang selama ini tidak diketahui banyak orang. Menurut dia, Konsulat AS di Benghazi memiliki sebuah penjara rahasia yang dijalankan CIA, sehingga itulah yang menjadi motif penyerangan.  

"Saya tidak tahu kalau kalian sudah tahu mengenai hal ini, namun paviliun CIA [di Konsulat Benghazi] saat itu sedang menahan dua orang anggota suatu milisi di Libya. Mereka menilai serangan ke konsulat adalah upaya untuk mengeluarkan para tahanan itu," kata Broadwell.

Seorang pejabat senior intelijen AS kepada CNN membantah pernyataan itu. "Klaim soal penahanan itu sama sekali tidak benar. Tidak ada yang ditahan di paviliun, baik sebelum, selama, maupun setelah serangan," kata pejabat yang tak mau disebutkan namanya itu.

Tidak jelas darimana Broadwell mendapatkan informasi sensitif itu. Juga belum ada bukti yang menyatakan informasi itu berasal dari Petraeus. Selama ini, kalangan pejabat AS menyatakan insiden di Benghazi merupakan serangan teroris.
  
Harian The New York Times pun mengabarkan para penyelidik FBI menemukan sejumlah dokumen berkatagori rahasia di komputer laptop milik Broadwell. Namun, menurut penyelidik, Petraeus sendiri membantah telah membocorkan informasi kepada selingkuhannya.

Kolega Petraeus tidak percaya spekulasi itu, walau kemungkinan lain bisa terjadi. "Kemungkinan hampir nol persen peluang bahwa keamanan nasional sudah diterobos atau berisiko bocor," kata Jenderal Purnawirawan James Marks, yang mengenal Broadwell maupun Petraeus.  

Seorang pejabat senior intelijen AS juga mengungkapkan bahwa perselingkuhan yang melibatkan pejabat CIA tak langsung dianggap pelanggaran keamanan. Namun, "Itu tergantung situasi," kata pejabat itu kepada CNN. 

Pejabat anonim itu mengungkapkan Broadwell tidak punya akses apapun ke CIA. Namun, sumber lain mengungkapkan, Broadwell punya sebagian akses, namun terbatas dan tidak menyangkut kepada informasi sensitif

MUNGKINKAH NEGARA AMERIKA SERIKAT AKAN TINGGAL SEJARAH, TERPECAH BELAH? (Warga di 50 Negara Bagian AS Ingin Memisahkan Diri)

Keutuhan negara federal Amerika Serikat (AS) terancam dengan adanya tuntutan pemisahan diri secara damai dari rakyatnya. Berawal dari negara bagian Texas, kini keseluruhan 50 negara bagian di AS ingin merdeka atau mendesak pemisahan diri secara damai dari AS melalui petisi.
Seperti dilansir examiner.com, Selasa (20/11/2012), petisi-petisi tersebut ditujukan langsung secara individual bagi pemerintahan Presiden AS Barack Obama. Dalam situs resmi pemerintah AS,
WhiteHouse.gov, setiap AS rakyat memiliki hak untuk mengajukan petisi atas suatu isu tertentu.
Agar petisi yang mereka ajukan bisa ditampilkan pada situs tersebut, mereka memiliki waktu selama 30 hari untuk mendapat minimal 150 tanda tangan. Kemudian agar pemerintahan Obama menaruh perhatian pada petisi tersebut, diperlukan minimal 25 ribu tanda tangan.

Karena petisi diajukan secara online, maka tanda tangan bisa didapatkan secara online. Petisi pemisahan diri yang diajukan negara bagian Texas menjadi yang paling populer dalam situs tersebut karena berhasil menarik 97.103 tanda tangan hingga saat ini.

Petisi Texas inilah yang menginisiasi petisi pemisahan diri puluhan negara bagian AS lainnya. Dalam petisinya, negara bagian Texas menyatakan ingin memisahkan diri dari wilayah AS dan membentuk negara sendiri atas dasar persoalan ekonomi AS yang merajalela.

"AS terus mengalami kesulitan ekonomi yang dipicu oleh kelalaian pemerintah federal dalam mereformasi pengeluaran domestik maupun asing. Rakyat AS menderita atas penyalahgunaan hak-hak mereka, seperti National Defense Authorization Act (NDAA), Transportation Security Administration (TSA) dan sebagainya. Mengingat bahwa negara bagian Texas mampu mempertahankan anggaran yang seimbang dan tercatat sebagai wilayah dengan perekonomian terbesar ke-15 di dunia, maka cukup praktis dan layak bagi Texas untuk memisahkan diri dari serikat, dan keputusan tersebut akan melindungi kesejahteraan rakyat dan mengamankan hak dan kebebasan mereka sesuai dengan gagasan dan keyakinan dasar AS yang tidak lagi diterapkan oleh pemerintah federal," demikian bunyi petisi Texas.

Selain Texas, berikut sejumlah negara bagian AS lainnya yang juga mengajukan petisi pemisahan diri: Louisiana dengan 33.086 tanda tangan, Florida dengan 29.038 tanda tangan, Georgia dengan 27.462 tanda tangan, Alabama dengan 26.595 tanda tangan, Tennessee dengan 26.559 tanda tangan, dan North Carolina dengan 25.863 tanda tangan. Jika petisi ini sudah mencapai batasan untuk diperhatikan oleh pemerintah, maka selanjutnya bisa dilakukan pemungutan suara di setiap negara bagian untuk menentukan sikap warga.

Pengajuan petisi ini cukup mengejutkan karena mencuat tepat beberapa minggu setelah Obama terpilih kembali sebagai Presiden AS periode kedua. Namun jika dinilai bahwa petisi ini berkaitan dengan pilpres AS, tidak bisa dibenarkan. Karena diketahui bahwa negara bagian Florida justru dimenangkan oleh Obama dalam pilpres 6 November lalu.

Penting juga untuk dipahami bahwa petisi ini didorong oleh warga sendiri dan bukan oleh pemerintah setiap negara bagian. Selain itu, dalam situs tersebut juga disebutkan bahwa setiap petisi yang diajukan bertujuan 'damai'. Oleh karena itu, jika memang petisi pemisahan diri ini dikabulkan maka setiap warga negara harus melepas kewarganegaraannya secara damai