Saturday, 8 December 2012

Wanita Ini Bercinta Dengan Kerangka Mayat Manusia. Polisi menduga, wanita berusia 37 tahun ini menderita necrophilia


Berhubungan dengan lawan jenis adalah hal yang biasa bagi manusia berusia dewasa dan sudah menikah. Namun,  Seorang wanita asal Swedia ini, justru lebih tertarik  bercinta dengan kerangka tulang manusia. Jaksa di negara tersebut menudingnya telah mengganggu ketenangan orang mati. 

Mulanya, wanita yang tak diketahui namanya ini memang telah jatuh cinta pada sejarah. Entah apa yang terjadi padanya, hingga ia memutuskan untuk membeli tulang-tulang  melalui internet dan menyimpannya di apartemen. 

Polisi menduga, wanita berusia 37 tahun ini menderita necrophilia atau kelainan seksual dengan memiliki hasrat seksual terhadap mayat. Dugaan ini semakin diperkuat dengan penemuan CD yang berisi tentang pengalamannecrophilia. Ada pula foto-foto wanita yang sedang terlibat dalam kegiatan seksual dengan berbagai kerangka manusia. 

"Ini termasuk kasus yang langka dan saya sebelumnya juga tidak pernah mendengar kasus serupa. Dia tertarik pada orang mati," kata seorang Jaksa, Kristina Ehrenborg-Staffas, seperti dikutip dari nydailynews dan nollywood.

Kerangka tulang yang dibeli pelaku berasal dari berbagai belahan dunia. Diperkirakan, tengkorak dan sejumlah tulang tersebut berusia lebih dari 50 tahun. 

Melihat tindakan anehnya, wanita ini harus menghadapi hukuman sekitar dua tahun penjara. Namun, dia mengaku bahwa dirinya sama sekali tak bersalah. Ia juga mengklaim bahwa sejumlah kerangka dan tulang itu bukan miliknya.

Rhoma: Dari Raja Dangdut ke Presiden Republik?. Dengan 680 lagu berisi “visi dan misi”, Rhoma siap ke kursi RI-1.

Hujan turun di Kemanggisan, Jakarta Barat, Ahad malam, 2 Desember 2012. Ratusan orang, di tengah hujan yang kian deras, tetap  berjalan menuju Jalan KH Syahdan. Hujan tak menyurutkan langkah mereka menuju panggung berukuran 7x8 meter. Lokasinya tak jauh dari Universitas Bina Nusantara.
Sekitar setengah sembilan malam, sebuah mobil Mercedes Benz hitam tiba di belakang panggung. Seorang lelaki berbaju gamis putih, berpeci hitam dan bersorban keluar dari mobil mewah itu. Terdengar suara rapal doa menyambut seorang alim yang juga pemusik itu. Dia adalah Rhoma Irama, yang akrab disapa Bang Haji.
Di sana, turut hadir 96 anak yatim. Kehadiran mereka dianggap penting. Paling tidak begitulah saat pembaca acara membuka acara.  "Ada santunan dari Bang Haji Rhoma kepada anak-anak yatim. Jangan lupa kita semua mendoakan agar jalan Bang Haji menuju kursi Presiden dilancarkan," kata pembawa acara.
Lalu Bang Haji naik ke atas panggung. Dia mulai berceramah. Beberapa kali dia menyentil kesiapannya memimpin negara Indonesia. Sentilan itu seakan mempertegas ambisi Rhoma,  menjadi orang nomor satu di republik.
Soal Rhoma melirik kursi RI-1 sudah muncul sejak November lalu. Adalah Wasiat Ulama (Wasilah Silaturahim Asatidz Tokoh dan Ulama), yang pertama mencetuskan ide itu. Ketua Umum DPP Wasiat Ulama, Fachrurrozy Ishaq, menyatakan Rhoma paling tepat sebagai calon presiden alternatif bagi umat Islam di Indonesia.
Kepemimpinan Rhoma, kata Wasiat Ulama itu,  tak perlu diragukan. "Dia memimpin Soneta grup selama 40 tahun lebih," kata Fachrurrozy. Dan seakan membandingkan dengan banyak partai poltik yang pecah,  grup dangdut pertama di Indonesia itu justru solid sampai sekarang. Memimpin beberapa orang di kelompok musik dangdut itu, bagi Wasiat Ulama, sudah cukup menjadi alasan mengusung Rhoma ke kursi presiden.

Lompat jendela
Kalau Rhoma berani maju, tentu dia punya “modal” politik yang kiranya memadai. Meski karirnya sendiri sebetulnya diawali sebagai pemusik, yang belakangan tergoda ke politik.
Lahir 11 Desember 1947 di Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan nama Oma Irama. Dia anak kedua dari 12 bersaudara. Ayahnya Raden Burdah Anggawirya, dan ibunya R.H. Tuti Juariah. Setelah naik haji pada 1975, namanya diubah menjadi Raden Haji Oma Irama, disingkat Rhoma Irama.
Lahir sebagai keluarga kelas menengah di Jawa Barat, minat Rhoma pada musik sudah dimulai sejak kecil. Nama belakangnya “Irama” diberi karena dia dilahirkan usai  ayah dan ibunya menonton pagelaran musik.
Pada pertengahan 1960-an, dia sempat kuliah di Universitas 17 Agustus Jakarta. Jurusannya Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Tapi kuliah itu dia tinggalkan karena dia lebih suka pada musik.
Demi musik ini, dia suka membolos saat masa sekolah di SMA. Caranya, melompat dari jendela sekolah. Tujuannya, untuk berlatih dengan band yang dia dirikan. Kelompok band pertama yang dia dirikan adalah Gayhand pada 1963.
Pada pertengahan 1970, dia mulai tertarik pada musik rock dan India. Dia pun mendirikan kelompok musik Soneta. Dengan campuran musik Melayu, rock dan India maka lahirlah lagu-lagu yang dikenal orang dengan nama dangdut. Ini karena ada campuran gitar listrik, drum, gendang dan suling.
Rhoma bertangan dingin. Sudah berpuluh album dibuat, dan tak kurang 600 lebih lagu dia ciptakan. Itu sebabnya,  dia dikenal sebagai Raja Dangdut.
Baru pada 1977, setelah suara gitar dangdut “sang raja” itu mulai kuat menyihir massa, partai politik pun meliriknya. Pada tahun itu, dia digaet Partai Persatuan Pembangunan menjadi juru kampanye. Rupanya langkah itu bikin rezim Suharto gerah. Rhoma “dicekal” selama 11 tahun tak boleh masuk TVRI Dia baru masuk televisi pada tahun 1988, saat Suharto mulai mendalami Islam. (Lihat Infografik: Goyang Politik Rhoma Irama)
Motivasi
Lalu apa motivasinya kini maju ke kursi RI-1? Kepada wartawan VIVAnewsMohamad Adam, Rhoma menuturkan alasannya. Kendengarannya sederhana, bahwa negara ini sudah jauh dari nilai Pancasila. Terutama nilai ketuhanan, kemanusian dan persatuan. Dia pun merasa terpanggil. “Kita dulu bangsa ramah sekarang menjadi bangsa yang pemarah,” ujarnya. (Lihat Wawancara Rhoma: "Soal Capres, Saya Nothing To Lose).
Ia prihatin melihat anarkisme makin meluas. Tiada hari tanpa tawuran, dan tiada hari tanpa konflik horisontal. Itu sebabnya, dia memutuskan maju menjadi capres pada 2014.
Soal visi, Rhoma tak khawatir. Selama 40 tahun, seperti diakuinya,  dia sudah berkampanye visi dan misinya ke sekujur negeri. "Saya rasa visi misi saya sudah puluhan tahun tersebar melalui lagu-lagu saya,” ujar Rhoma. Semua lagunya, punya muatan “dakwah”. Itu artinya, sebanyak 680 lagu dia ciptakan selama berkarir di musik sarat pesan “politik” juga.
Bukan jazz
Tapi sejauh mana niat politik Rhoma itu disambut partai politik? Sejauh ini baru Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menjajaki keinginan Rhoma. Pimpinan PKB, Muhaimin Iskandar, menyempatkan diri bertemu Bang Haji. Tapi, belum tentu pertemuan itu berujung pada ketetapan partai. “Rhoma itu hanya dilirik,” kata Ketua DPP PKB, Abdul Malik Haramain.
Menurut Abdul, PKB sekarang tengah menimbang-nimbang Capres. Selain Rhoma, ada nama Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud Md. Menurut Abdul Malik, dibanding Rhoma, nama Mahfud lebih banyak diusung kader PKB. Alasannya, kredibilitas Mahfud cukup baik, berpengalaman di pemerintahan, dan berdasar survei elektabilitasnya juga bagus. Karenanya, pintu Rhoma melalui PKB agaknya cukup berat.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga senada dengan PKB. Menurut anggota Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid, PKS menghargai niat Rhoma. Karena menjadi Capres adalah hak setiap warga negara. Namun, PKS menurutnya tak akan mendukung Rhoma. Alasannya sederhana. “Sebagian besar anggota PKS tidak suka dangdut,” kata Hidayat.
Partai Amanat Nasional (PAN) juga seirama. Menurut Ketua Fraksi PAN, Tjatur Sapto Edhie, PAN tak akan mencalonkan Rhoma sebagai Capres. “PAN sampai detik ini sudah memutuskan mengusung kadernya sendiri, Hatta Radjasa.”
Partai Islam terakhir, Partai Persatuan Pembangunan, juga tak jauh berbeda. Dulu partai ini pernah memakai Rhoma sebagai juru kampanye. Kini, mungkin karena zaman berganti,  partai itu tidak terlalu antusias pada si Raja Dangdut.
Sekjen PPP Romahurmuzy mengatakan,  Rhoma memang populer. Tapi bukan berarti dia bisa diterima oleh massa pemilih, dan memiliki nilai tinggi untuk pemilu presiden. “Rhoma kan baru teruji popularitasnya, kapabelnya belum,” ujarnya. Dia mengibaratkan, peminat Rhoma hanya di musik dangdut. Tapi tidak di kafe yang membawakan lagu jazz.
Bila keempat partai itu menolak Rhoma, jalan si Bang Haji menuju RI 1 jelas tidak mudah. Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia, Dodi Ambardi, mengatakan kalau Rhoma tidak punya posisi di partai dia, akan kesulitan untuk mencalonkan diri, alias tak punya kendaraan. Apalagi, “Menyanyi itu berbeda dengan pengambilan kebijakan,” ujar Dodi.
Dukungan parpol sangatlah penting. Peneliti senior Lingkaran Survei Indonesia Toto Izzul Fatah mengatakan menurut peraturan seorang Capres harus didukung oleh partai dengan perolehan suara 25 persen di DPR, atau 20 persen suara secara nasional. Jadi, hanya PDIP dan Golkar saja yang bisa. Sementara PKB yang digadang-gadang akan memajukan Rhoma, belum tentu lolos parlementary threshold.
KontroversialDi tengah belum pastinya dukungan partai politik, popularitas Rhoma juga diwarnai banyak kontroversi. Pada 2003, lewat Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia yang dipimpinnya, Rhoma mengecam secara keras “Goyang Ngebor” dari penyanyi dangdut Inul Daratista.
Pada saat itu, publik banyak yang jatuh simpati pada Inul. Penggemar dangdut pun terbelah. Ada yang pro tapi tak sedikit juga yang kontra dengan Rhoma Irama.
Saat hangat-hangatnya Rhoma vs Inul itu, publik kembali dikejutkan saat Rhoma bermalam --dari jam 23.00 – 04.00 WIB-- di apartemen pemain sinetron Angel Lelga. Peristiwa itu terekam kamera infotaimen. Saat ditanyai, Rhoma berdalih tengah memberi nasehat agama pada Angel. Belakangan dia mengaku telah menikah siri dengan Angel. Namun Angel diceraikan pada hari yang sama saat dia menikah.
Publik mencatat itu pernikahan ketiga dari Bang Rhoma. Pertama dengan Veronica (1972-1985) dan Ricca Rahim (1984-sekarang). Rhoma pun dikabarkan pernah menikahi Marwah Ali yang sudah diceraikan tahun 1993. Menurut Dodi Ambardi, soal poligami Rhoma akan mengurangi tingkat elektabilitasnya.
Kontroversi Rhoma terakhir adalah ceramah SARA saat Pemilu Kepala Daerah DKI digelar. Saat itu dia menghimbau agar umat Islam memilih pasangan Fauzi Bowo. Pasalnya pasangan Jokowi-Ahok dinilai tidak Islami. Namun, usaha itu tak bisa membendung keunggulan Jokowi-Ahok.
Jalan Rhoma menuju RI-1 memang masih berliku. Tapi dia sendiri memilih bersikap seperti sepotong kata dari lagunya yang pernah populer: santai. “Kondisi saya nothing to lose. Kalau jadi Innalillahi, tidak jadi ya Alhamdulillah,” ujarnya.
Memang jalan ke Istana kali ini lebih ruwet. Tak heran jika Rhoma butuh banyak doa. Seperti dimintanya dari para anak yatim, di Kemanggisan, saat hujan turun itu.Rhoma: Dari Raja Dangdut ke Presiden Republik?

Peraturan Dagang Baru AS Buat Rusia Berang. Rusia mengatakan AS masih memberlakukan kebijakan Perang Dingin

Vladimir Putin dan Barack Obama
Senat Amerika Serikat pada Kamis waktu setempat menyetujui rancangan undang-undang yang memberangus para pelanggar HAM Rusia untuk berbisnis di negara tersebut. Peraturan ini adalah persyaratan senat untuk normalisasi hubungan dagang AS dengan Rusia yang baru masuk Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Dengan RUU yang bernama Magnitsky Law ini, AS bisa menolak visa dan membekukan aset orang-orang yang terlibat dalam pelanggaran HAM dan kematian Sergei Magnitsky, pengacara anti korupsi yang mati di penjara Rusia pada 2009. Bagi pelanggar HAM lainnya di Rusia juga akan terkena peraturan ini.

Rencananya, Presiden Barack Obama akan segera menandatangani dan mengesahkannya menjadi undang-undang.
"Pemerintahan saya akan terus bekerja dengan Kongres dan para mitra untuk mendukung masa depan demokrasi di Rusia serta mempromosikan penegakan hukum dan HAM di seluruh dunia," kata Obama, dilansir Reuters, Jumat 7 Desember 2012.

Magnitsky Law diberlakukan untuk mengganti amendemen Jackson-Vanik yang diterapkan AS sejak 1974. Amendemen Jackson-Vanik adalah pembatasan hubungan dagang dengan negara-negara Uni Soviet dan pemberian tarif murah bagi warga Yahudi serta minoritas lainnya di Soviet untuk pindah ke AS. Amendemen ini juga merupakan simbol dari Perang Dingin kedua negara yang berakhir 1991.

Rusia baru masuk WTO pada Agustus lalu. Dengan Amendemen Jackson-Vanik sebagai ganjalannya, AS adalah satu-satunya negara anggota WTO yang tidak bisa menikmati sistem dagang baru Rusia di bawah WTO, yaitu pasar bebas dan penurunan tarif bagi anggota.

Dengan peraturan peninggalan Perang Dingin, perusahaan AS seperti Caterpillar, Ford, JP Morgan Chase, dan lainnya akan tertinggal dengan perusahaan pesaing dari negara lain.
Melalui desakan dari para pebisnis, akhirnya Senat menghapuskan Amendemen Jackson-Vanik, dengan syarat menggantinya dengan Magnitsky Law. Tapi, keputusan AS ini membuat berang pemerintahan Vladimir Putin yang mengatakan bahwa AS masih memegang kebijakan Perang Dingin.

"Washington telah lupa tahun berapa ini dan berpikir Perang Dingin masih berlangsung. Keputusan AS ini akan memberikan efek terbalik dari prospek hubungan bilateral kedua negara," kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam pernyataannya.

Rusia adalah mitra dagang terbesar AS ke-20, dengan total nilai perdagangan mencapai US$43 miliar. Ekspor AS ke Rusia mencapai total US$8,3 miliar tahun lalu. Dengan kebijakan WTO terhadap Rusia, AS berharap nilai dagang kedua negara bisa meningkat dua-tiga kali lipat dalam lima tahun ke depan.

Pengunduran Diri Menteri Andi

Hanya  dalam kurun sekitar 16 jam sejak diumumkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Andi Alifian Mallarangeng mengundurkan diri dari jabatan menteri pemuda dan olahraga. Dia menyatakan akan fokus menghadapi kasus hukum terkait dengan dugaan korupsi proyek Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional di Hambalang, Bogor, yang menjeratnya. 

Andi menjadi menteri aktif pertama yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi sejak KPK berdiri pada 2003. Ia juga sekaligus menjadi pejabat aktif pertama yang mengundurkan diri begitu diumumkan sebagai tersangka. 

Selama ini, jika seorang pejabat dinyatakan sebagai tersangka oleh penegak hukum, dengan dalih asas praduga tak bersalah mereka ogah mundur. Mereka berlindung di balik peraturan yang menyebutkan bahwa hanya pejabat yang sudah mendapatkan vonis berkekuatan hukum tetaplah yang harus mundur. 

Bahkan, ada gejala kian konyol yang kini menjangkiti birokrat negara, yakni tak merasa terganggu dipromosikan kendati baru saja menjalani hukuman dalam kasus korupsi. Data Kementerian Dalam Negeri menunjukkan ada 153 PNS yang masuk penjara karena korupsi dalam lima tahun terakhir. Sebagian dari PNS yang menjadi terpidana korupsi dan telah menjalani hukuman itu justru mendapat promosi dan menduduki jabatan eselon II di tingkat provinsi atau kabupaten. 

Setidaknya ada 14 PNS bekas terpidana korupsi yang justru mendapat promosi jabatan strategis di daerah. Hanya dua orang yang mengundurkan diri dari jabatan. Itu pun setelah mendapat tekanan dari publik. 

Maka, langkah Andi Mallarangeng yang mundur dari jabatan menteri secepat-cepatnya setelah ditetapkan sebagai tersangka patut kita apresiasi. Di tengah begitu kuatnya syahwat mempertahankan kekuasaan, bahkan ketika telah dijerat kasus korupsi, kerelaan untuk mundur adalah langkah yang amat membantu. 

Membantu para penegak hukum memproses kasus Hambalang secara adil, transparan, dan tanpa tekanan. Selain itu, membantu jajaran kementerian untuk tetap dapat bekerja secara tenang. 

Langkah mundur Andi juga layak menjadi momentum bagi pejabat di negeri ini untuk memahami dalam-dalam etika kepublikan. Bahkan, lebih jauh lagi, setelah Andi, alangkah eloknya jika ada pejabat yang baru diduga terkait dengan kasus etika apalagi pidana mau mengundurkan diri. 

Itulah yang banyak dilakukan oleh pejabat publik di negara dengan tingkat peradaban yang amat tinggi. Tanpa menunggu menjadi tersangka, bahkan tak perlu susah-susah mendebat bahwa tudingan itu salah dan fitnah, mereka dengan suka rela melepaskan jabatan. 

Sekali lagi, jika semua pejabat di negeri ini berani mundur bahkan ketika baru dituding terlibat, pada titik itu bangsa ini sedang menuju tingkat martabat yang tinggi. 

Langkah ke arah itu sudah dirintis seorang Andi Mallarangeng.

Rumah Dinas Andi Mallarangeng Terus Dikosongkan. Andi mundur dari jabatan Menpora setelah ditetapkan sebagai tersangka

 
Sehari setelah pengunduran diri Andi Mallarangeng dari jabatan Menteri Pemuda dan Olahaga, rumah dinas Andi di Komplek Perumahan Menteri, Jalan Widya Chandra III, Jakarta Selatan, terus dikosongkan.

Berdasarkan pantauan VIVAnews, di teras rumah itu tampak tumpukan kardus, sebuah sofa hitam besar, empat sepeda, dan satu kereta dorong bayi. Deretan mobil masih terlihat terparkir di garasi, yaitu Honda Freed, CR-V, dan dua mobil Toyota berkelir hitam, MPV premium Alparhd dan sedan Camry.

Seorang wanita berkerudung yang tidak ingin disebutkan namanya tampak beberapa kali keluar-masuk dari rumah dinas tersebut. Namun wanita itu mengaku tidak tahu keberadan Andi dan keluarga. “Di dalam sepi, hanya saja ada Bu Ivana Lie, staf ahli Kemenpora,” kata dia.

Menurutnya, sampai saat ini proses pengepakan di rumah dinas itu masih terus berlangsung. Beberapa petugas keamanan pun tetap berjaga di rumah itu.

Andi mengundurkan diri dari jabatan Menpora setelah ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolan Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang.

Kini Andi siap bekerja sama penuh dengan KPK setelah melepas semua jabatan politiknya di kabinet maupun partai. “Sejak mahasiswa, saya ingin menegakkan pemberantasan korupsi di Indonesia. Sampai hari ini, idealisme saya masih dalam dan saya pegang teguh. Selama menjadi menteri dan sepanjang karir profesional saya, saya menjalankan tugas sebenar-benarnya dan selurus-lurusnya,” kata Andi.

Transisi Redenominasi Rupiah Butuh Delapan Tahun Selama masa transisi, berlaku dua harga nominal lama dan baru

Daftar harga di kedai makanan yang menyederhanakan angka ribuan menjadi satuan
Kementerian Keuangan menyatakan penyederhanaan penyebutan nilai mata uang atau redenominasi membutuhkan waktu transisi selama delapan tahun. Dalam masa transisi tersebut, akan ada dua nominal yang berlaku dalam transaksi keuangan.

Direktur Jenderal Perbendaharaan Negara, Kementerian Keuangan, Agus Suprijanto, menjelaskan, redenominasi ditargetkan akan dimulai pada 2014 jika pembahasan aturan dengan DPR pada 2013 berjalan sesuai yang diharapkan.

"Redenominasi itu penyederhanaan cara penulisan tanpa mengurangi nilai daya beli. Uang itu disederhanakan, dipangkas digitnya, tapi nilainya sama. Beda dengan sanering, itu tekanan pada dominasi mata uang kita," ujar Agus di Jakarta, Jumat 7 Desember 2012.

Agus menjelaskan, ada beberapa alasan kenapa penyederhanaan mata uang ini harus dilakukan Indonesia. Alasan pertama adalah nilai tukar rupiah saat ini menimbulkan inefisiensi dengan mata uang internasional. 

Ketidakefisienan itu terlihat dari dibutuhkannya memori yang besar dalam perangkat informasi teknologi (IT) untuk mengkalkulasikan perhitungan anggaran. Ia mencontohkan, kalkulator kadang tidak menyediakan bilangan nol yang cukup dalam menghitung transaksi dengan mata uang rupiah.

"Selain itu, redenominasi untuk memberikan rasa bangga masyarakat terhadap mata uang sendiri," tambahnya.

Pemerintah, Agus melanjutkan, telah menyiapkan skema transisi penyederhanaan mata uang tersebut. Enam bulan sebelum diberlakukan pada 2014, penyesuaian harga di pasaran dengan menggunakan dua harga yang berlaku, yaitu nominal lama dan baru.

"Pada 2014 mulai diedarkan uang baru, gambarnya dan bentuk sama. Cuma ada kata dan nominal rupiah baru yang sudah dipangkas tiga digit, dan itu berlangsung hingga 2018," katanya.

Uang baru yang telah disesuaikan tersebut antara lain pecahan Rp100 ribu menjadi Rp100, kemudian Rp50 ribu menjadi Rp50, dan selanjutnya sisanya terus menurun dengan pemangkasan digit sampai besaran yang paling kecil saat ini.

"Seribu itu sudah logam satu rupiah, nanti ada 50 sen, 25 sen sampai 1 sen," jelasnya.

Setelah berjalan selama empat tahun, pada 2019, semua uang yang berlaku akan mulai ditarik kembali. Pemerintah akan mengeluarkan uang baru dengan gambar dan besaran yang telah disesuaikan digitnya. Diperkirakan masa transisi uang baru itu akan selesai pada 2022

Pembahasan Redenominasi di Tangan DPR. Kajian BI mengusulkan untuk menghilangkan tiga nol di belakang

Bank Indonesia
Pelaksanaan penyederhanaan penyebutan mata uang atau redenominasi ada di tangan Dewan Perwakilan Rakyat. Saat ini, draf aturan mengenai redenominasi masih mentah dan bersifat umum.

Direktur Hubungan Masyarakat Bank Indonesia, Difi A Johansyah, mengatakan Bank Indonesia tidak bisa menentukan kapan waktu pelaksanaan redenominasi. "Tahun depan UU Redenominasi akan jadi. Tapi, target selesainya ada di tangan DPR," ujar Difi di Gedung BI, Jakarta, Jumat 7 Desember 2012.

Difi mengakui, saat ini draf aturan masih mentah, meski sudah ada rancangan jelas terkait hal ini. Kajian BI mengusulkan untuk menghilangkan tiga nol di belakang. Misalnya Rp1.000 nantinya akan menjadi Rp1.
"Namun, nilai Rp1 ini akan sama dengan Rp1.000. Konsekuensinya, nilai rupiah berupa sen akan muncul kembali," ujarnya.

Menurut dia, redenominasi ini dilakukan dalam kondisi ekonomi tengah berkembang, inflasi yang stabil, sehingga tak berdampak besar bagi perekonomian. Berdasarkan hasil riset, nilai pecahan rupiah termasuk paling besar. "Sama dengan Vietnam, tapi ekonomi kita dengan Vietnam berbeda," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, redenominasi akan mulai disosialisasikan Desember ini. Setelah berkonsultasi dan berkoordinasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat, Badan Legislasi, dan Komisi XI, diputuskan bahwa pembahasan mengenai hal tersebut akan dilakukan usai konsultasi publik, yaitu sekitar Juni 2013.

Kisah Wanita Palestina Pertama Pendaki 16 Gunung. Keteguhannya terinspirasi oleh keberanian warga Gaza melawan penjajah

Suzanne Al Houby, wanita pendaki dari Palestina
Mendaki gunung adalah pengalaman yang menakjubkan bagi sebagian orang. Setelah melalui rintangan dan keletihan yang menguji tubuh, berada di puncak gunung membuat para pendakinya ketagihan.

Kiranya inilah yang dialami oleh Suzanne Al Houby, wanita Palestina pertama yang pernah mendaki 16 gunung tertinggi dunia. Dia juga menjadi wanita Arab pertama yang mendaki puncak tertinggi dunia, Gunung Everest.

Terakhir, dia berhasil menaklukkan puncak tertinggi di Papua Nugini dan di seluruh Oceania, Cartensz, yang memiliki ketinggian 4.884 meter. Pendakiannya yang lain meliputi gunung Mont Blanc, Elbruz, Aconcagua, Vinson Massif, dan menjadi wanita Palestina pertama yang mendaki puncak tertinggi Afrika, Kilimanjaro.

Menceritakan kisahnya, Houby mengatakan bahwa tidak ada yang lebih indah namun sederhana seperti gunung. Kemampuan untuk menikmati panorama yang menakjubkan adalah anugerah Tuhan yang luar biasa.

"Saya bersatu dengan gunung dan mendaki dengan rasa hormat, memahami bahwa hanya gununglah yang akhirnya memutuskan apakah saya bisa mendaki lebih jauh atau tidak," ujar Houby kepada stasiun berita al-Arabiya pekan ini.

Ibu dua anak yang kini tinggal di Uni Emirat Arab ini keranjingan mendaki gunung setelah bertemu Zed Al Refai pada 2002, seorang pendaki kawakan. Refai adalah pria Arab pertama yang memuncak Everest. Dia juga yang memberikan Houby pelajaran untuk fokus pada perjalanan, bukan pencapaian di puncak.

Houby bukan mendaki untuk dirinya sendiri. Pada 2003, dia mendaki Everest dan Kala Pattar untuk mengumpulkan dana untuk membeli unit pemindai portabel penyakit kanker payudara bagi wilayah pedesaan di UAE.
Galang Dana
Pada 2006, Houby memimpin ekspedisi mendaki pegunungan Atlas di Maroko, mendaki puncak Toubkal, gunung tertinggi di Afrika Utara dan Arabia. Pendakian ini untuk membawa wanita Arab ke puncak tertinggi di Jazirah sebagai simbol kekuatan kaum Hawa. Ekspedisi ini untuk menggalang dana bagi kamp pengungsi Palestina di Lebanon.

Houby mengaku, saat dirinya merasa letih di tengah pendakiannya, dia langsung mengingat penderitaan rakyat di Gaza. Walaupun di tengah gempuran dan penjajahan Israel yang memakan banyak korban jiwa, namun rakyat Gaza tetap sabar dan bekerja keras, ujarnya.

"Saya belajar dari pahlawan-pahlawan wanita di Palestina setiap hari. Karena saya berdarah Palestina, saya menunjukkan cinta, hasrat dan pesan saya dengan cara lain," kata Houby.

Pencakar Langit Baru untuk Jakarta. Beberapa perusahaan sudah merancang gedung tertinggi di Indonesia

Maket The Signature Tower Complex
Jika Malaysia punya ikon properti, Menara Petronas, maka Indonesia tak lama lagi juga akan memilikinya. Tidak mau kalah dengan perusahaan minyak milik negeri jiran, Petronas, PT Pertamina berencana membangun tower setinggi 80 lantai. Tower yang menelan biaya US$850 juta ini dipastikan bakal menjadi gedung tertinggi di tanah air dalam dua tahun ke depan.

Pembangunan tower itu tidak akan dilakukan di lokasi kantor pusat Pertamina saat ini, Jalan Medan Merdeka Timur. Bangunan yang nantinya dinamakan Pertamina Tower itu akan didirikan di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Alasannya, lokasi saat ini yang tidak jauh dari Stasiun Gambir masuk dalam kawasan ring satu Istana Negara. Mau tidak mau, Pertamina harus pindah ke lokasi lain, apalagi tinggi bangunan akan mencapai 400 meter. Alasan lain, ring 1 Istana tidak diperkenankan untuk bisnis. Sepanjang ring 1 hanya diperuntukkan bagi kantor pemerintah atau lembaga negara.

Direktur Utama Pertamina, Karen Agustiawan, Kamis lalu mengungkapkan, Pertamina Tower ini akan menjadi simbol gedung energi di Indonesia. Nantinya seluruh anak perusahaan Pertamina akan disatukan di gedung setinggi 80 lantai itu. "Presiden menginstruksikan gedung tersebut harus sudah rampung dalam 18 bulan mendatang," kata Karen Agustiawan.

Sebenarnya, gedung Pertamina bukan satu-satunya pencakar langit yang akan menjadi kebanggaan Indonesia. Jauh lebih dulu, beberapa perusahaan sudah merancang gedung tertinggi di Indonesia. Bahkan salah satu di antaranya bakal masuk dalam daftar gedung tertinggi dunia.

Berikut daftar pencakar langit yang bakal dibangun dalam beberapa waktu mendatang, selain Pertamina Tower:

Signature Tower

Pengusaha nasional, Tomy Winata pertengahan 2012 lalu membuat gebrakan baru. Ia akan membangun Signature Tower, gedung setinggi 638 meter dengan 111 lantai. Pencakar langit ini bakal menjadi gedung perkantoran dan hotel mewah. Lokasinya tepat di tengah Sudirman Central Business District (SCBD) atau kawasan bisnis terpadu seluas lebih kurang 45 hektare yang terletak di jantung kota Jakarta.

Bos Artha Graha ini menginginkan Signature Tower mulai dibangun pada 2012 dan selesai dalam lima tahun. Pembangunan ini diperkirakan menelan biaya US$2 miliar atau sekitar Rp18,5 triliun. Dalam membangun proyek prestisius ini, Artha Graha Network melalui anak usahanya, PT Danayasa Arthatama Tbk, menggandeng MGM Hospitality di Las Vegas, Amerika Serikat.

Menara ini dirancang konsultan-konsultan dalam dan luar negeri berkelas dunia dan berpengalaman dalam pembangunan gedung-gedung mega-tinggi. Artha Graha menggandeng Smallwood, Reynolds, Stewart, Stewart & Associates, sebuah firma arsitektur ternama dari Atlanta, AS.

Rancangan bangunan Signature Tower terinspirasi dari keindahan alam, kekayaan dan keragaman budaya Indonesia, serta perkasanya kepak sayap burung Garuda sebagai simbol negara Indonesia.

Jika merujuk daftar 100 gedung tertinggi di dunia yang dikeluarkan Council of Tall Buildings and Urban Habitat, Illinois Institute of Technology, Chicago, AS, Signature Tower akan menjadi gedung tertinggi kelima dunia. Tentu saja akan mengalahkan Petronas Tower di Kuala Lumpur, Malaysia, yang hanya memiliki ketinggian 452 meter dengan jumlah lantai 88.

Telkom Tower

Ada juga PT Telekomunikasi Indonesia Tbk yang akan membangun gedung baru yang menelan biaya sekitar Rp1 triliun. Gedung itu dibangun oleh anak usaha Telkom, PT Graha Sarana Duta.

Gedung tertinggi Telkom itu rencananya terbagi atas tiga bangunan, dengan salah satunya memiliki 50 lantai. Dua bangunan lain adalah gedung lama Telkom yang akan direnovasi dan satu gedung baru dengan tinggi di bawah 50 lantai.

Telkom beralasan pembangunan gedung baru tersebut akan lebih efisien. Selama ini, masih banyak anak perusahaan Telkom yang masih menempati gedung milik perusahaan lain dengan sistem sewa. Telkom mentargetkan pembangunan salah satu tower selesai pada 2013 dan sisanya 2014.

BUMN Tower

Perusahaan konstruksi pelat merah, PT Adhi Karya Tbk juga berniat membangun gedung tertinggi di kawasan SCBD. Gedung bernama BUMN Tower ini bakal memiliki 100 lantai, 11 lantai lebih rendah dari Signatur Tower.

"Untuk proyek itu, kami masih hold dulu," kata Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, Kurnadi Gularso, kepada VIVAnews, Kamis 24 Mei.

Kurnadi beralasan, keputusan manajemen menunda pembangunan gedung pencakar langit itu tak terlepas dari rencananya penerbitan saham baru (rights issue) perusahaan. Semula aksi korporasi ini akan dilaksanakan pada semester kedua 2012.

Dana hasil rights issue inilah yang nantinya akan digunakan sebagian untuk membiayai pembangunan gedung BUMN Tower 100 lantai.

Menurut Kurnadi, langkah perusahaan melepas saham baru sangat bergantung pada persetujuan pemerintah untuk melakukan penambahan modal melalui pemasukan (inbreng) atas aset-aset dari pemerintah. Dana yang diincar dari penambahan modal itu sekitar Rp500 miliar.

Perjalanan Karir Andi Mallarangeng. Pria Bugis ini sudah membantu Susilo Bambang Yudhoyono sejak 2004

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Andi Mallarangeng
Namanya Andi Alifian Mallarangeng namun lebih dikenal sebagai Andi Mallarangeng, seperti nama ayahnya. Di kalangan orang dekat dipanggil "Anto", namun publik mengenalnya sebagai "Andi" yang sebenarnya gelar bangsawan Bugis yang diwariskan secara turun-temurun.

Anto yang dilahirkan di Makassar, 14 Maret 1963, ini dibesarkan di tengah keluarga yang tak jauh dari politik. Ayahnya sudah menjadi Wali Kota Pare-pare di usia 32 tahun, sementara kakeknya, Andi Patoppoi, pernah menjadi Bupati Grobogan, Jawa Tengah, dan Bupati Bone, Sulawesi Selatan.

Saat Anto berusia 9 tahun, ayahnya, yang ketika itu Wali Kota Pare-pare, Sulawesi Selatan, meninggal. Sejak itu, Anto dan dua adiknya, Rizal Mallarangeng dan Andi Zulkarnain Mallarangeng, dibesarkan ibunya,  Andi Asni Patoppoi, dan kakeknya.

Setelah menamatkan sekolah menengah, Anto pergi kuliah di Universitas Gadjah Mada, mengambil jurusan sosiologi. Adiknya, Rizal Mallarangeng, beberapa tahun kemudian mengikuti jejaknya berkuliah di universitas negeri di Yogyakarta ini.

Setelah lulus tahun 1986, Anto kemudian menjadi pengajar di Universitas Hasanuddin, Makassar, sejak 1988. Beberapa tahun kemudian, dia melanjutkan sekolah ke Northern Illinois University (NIU) Dekalb, Illinois, Amerika Serikat, mengambil master of science bidang sosiologi yang kemudian dilanjutkan ke jenjang doktoral ilmu politik yang berhasil diraihnya pada 1997. Disertasinya mengenai "Contextual Analysis on Indonesian Electoral Behavior".

Pulang ke Indonesia, Andi Mallarangeng menemukan situasi sedang bergejolak. Soeharto yang sudah berkuasa selama 32 tahun menjelang lengser. Ketika reformasi bergulir pada 1998, Andi menjadi anggota Tim Tujuh yang dipimpin Ryaas Rasyid, menggodok paket Undang-undang Politik yang menjadi landasan bagi  Pemilu yang demokratis di Era Reformasi. Tim Tujuh ini juga yang menggodok Undang-undang Pemerintahan Daerah yang melandasi otonomi dan desentralisasi.

Tahun 1999, Anto duduk di Komisi Pemilihan Umum mewakili pemerintah. Komisi ini sukses menyelenggarakan Pemilu pertama di Era Reformasi, bahkan dikenang sebagai salah satu Pemilu paling demokratis di Indonesia.

Setelah Pemilu, dia mundur dari KPU dan menjadi staf ahli Menteri Negara dan Otonomi Daerah. Namun, setelah 10 bulan, kementerian ini dibubarkan, Anto kemudian bergiat di lembaga swadaya masyarakat sambil terus mengajar di Institut Ilmu Pemerintahan sambil mengembangkan diri sebagai pengamat dan kolumnis politik.

Menjadi Politikus

Namun, politik rupanya memang darahnya. Juli 2002, bersama Ryaas Rasyid, Anto membentuk Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan (PPDK). Namun di Pemilu 2004, PPDK hanya meraih 1,16 persen suara dan lima kursi Dewan Perwakilan Rakyat.

Sebulan setelah Pemilu 2004, keputusan Rapat Pimpinan Nasional PPDK untuk ikut mengusung Wiranto sebagai calon Presiden mengecewakannya. Pada 11 Mei 2004, Anto yang pernah aktif di Himpunan Mahasiswa Islam dan Senat Mahasiswa UGM itu menyatakan mundur dari PPDK.

Rupanya, ia lebih mendukung calon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang berpasangan Jusuf Kalla pada Pemilihan Presiden 2004 itu. Dia pun menjadi juru bicara Tim SBY-JK. Ketika SBY dipastikan menang, Anto pun terlibat dalam pembicaraan pembentukan kabinet.
Suami dari Vitri Cahyaningsih ini kemudian menjadi Juru Bicara Presiden, sebuah jabatan yang membuat namanya melambung. Tahun 2007, ia direkrut masuk Partai Demokrat di mana SBY merupakan Ketua Dewan Pembinanya.

Pemilihan Presiden 2009, Anto kembali masuk tim sukses SBY yang kali ini berpasangan dengan Boediono. Bahkan adik-adiknya, Rizal dan Choel, juga ikut berperan menyukseskan SBY. Rizal yang biasa dipanggil Cheli adalah Juru Bicara Tim, sementara Choel merupakan pemilik konsultan politik yang disewa SBY, Fox Indonesia.

Di masa kampanye ini, Anto menunjukkan loyalitasnya pada SBY. Pernah, pria  yang jelas-jelas berdarah Bugis terebut membuat heboh ketika menyatakan, "Belum saatnya orang Bugis menjadi Presiden" dalam sebuah kampanye SBY di Sulawesi Selatan. Statemen ini menghebohkan, karena jelas-jelas ditujukan pada calon Presiden Jusuf Kalla yang juga Bugis.

SBY kembali menang. Di periode kedua ini, Anto masuk kabinet sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Ketika Demokrat menggelar Musyawarah Nasional tahun 2010, dia pun mencalonkan diri jadi Ketua Umum meski kemudian kalah telak oleh dua calon lainnya, Anas Urbaningrum dan Marzuki Alie. Dia kemudian menjadi Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat, lagi-lagi tak jauh dari posisi SBY, Ketua Dewan Pembina.

Kasus Hambalang

Kisah sukses Andi Mallarangeng tersandung oleh sebuah proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga: Proyek Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang, Bogor.
Dugaan kongkalingkong proyek ini terbongkar setelah Bendahara Umum (saat itu) M. Nazaruddin yang duduk di Badan Anggaran DPR diduga menerima suap terkait proyek ini.

Di pengadilan, Nazaruddin menyebutkan bahwa ia bersama Angelina Sondakh dan beberapa politisi Partai Demokrat, diperintahkan Anas untuk mengurus proyek Hambalang. Dalam persidangan, Nazaruddin menyebut pembagian fee dilakukan dengan besaran Rp20 miliar untuk Andi Mallarangeng, untuk Anas Urbaningrum Rp50 miliar, dan untuk DPR senilai Rp30 miliar (Baca: Sidang Nazaruddin tanggal 5 Juni 2012). Dalam berbagai kesempatan sebelumnya, Anas sudah membantah keras semua tuduhan Nazaruddin itu.

Akan halnya Andi Mallarangeng, disebut Nazaruddin sebagai orang yang menyusun anggaran proyek Hambalang ini. "Rencana anggaran itu sudah di-setting dengan Menpora bersama Anas Urbaningrum. Jadi kalau mereka bilang tidak tahu, itu semua bohong," kata Nazaruddin di kantor KPK, Jakarta, Selasa 6 Juni 2012. (Baca keterangan Nazaruddin soal itu: di sini)

Namun, Anto membantah tudingan itu. Dia menyebut proyek itu sesuai prosedur dan mempersilakan KPK mengusut tuntas kasus ini. Dia juga menegaskan akan sepenuhnya membantu para penyidik guna menuntaskan kasus ini.

Selain Andi Mallarangeng, Menteri Keuangan Agus Martowardojo dan mantan Kepala BPN Joyo Winoto pun disebut dalam laporan Badan Pemeriksa Keuangan. Dalam laporan itu, Andi diduga melakukan pembiaran.
BPK mengatakan bahwa Andi tidak melaksanakan tugas dan kewenangannya sebagai menteri dalam proses persetujuan kontrak tahun jamak. Sehingga, Sekretaris Kemenpora, Wafid Muharram, mengusulkan permohonan kontrak tahun jamak kepada Menteri Keuangan. Padahal itu melampaui kewenangan Sekretaris Kemenpora.

Audit BPK juga menyebut Andi tidak melaksanakan wewenangnya dalam penetapan pemenang lelang pengadaan barang dan jasa di atas Rp50 miliar. Dia dinilai membiarkan Seskemenpora melakukan penetapan pemenang lelang proyek Hambalang ini.

Dan Nazaruddin sudah seperti bola putih di permainan biliar, berefek beruntun ke bola-bola lainnya. Terhitung 3 Desember 2012, KPK menetapkan Andi sebagai tersangka baru kasus ini. "Konstruksi yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka sama dengan konstruksi hukum pada tersangka DK," kata Ketua KPK, Abraham Samad, di kantornya, Jakarta, Jumat 7 Desember 2012.

DK atau Deddy Kusnindar adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kemenpora. Dia terlebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Menurut Abraham, penetapan Andi sebagai tersangka merupakan pengembangan penyidikan terhadap Deddy Kusnindar. "KPK mempunyai dua alat bukti yang berkekuatan hukum," katanya.

Andi dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 Undang-undang No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 KUHP. Andi diduga melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, orang lain, atau orang lain yang mengakibatkan kerugian negara dengan cara menyalahgunakan kewenangan sebagai Menpora.

Selain Andi, KPK juga mencegah dua orang lainnya, Andi Zulkarnain Mallarangeng (Choel) dan M Arif Taufiqurahman dari PT Adhi Karya. Pencegahan itu berlaku selama enam bulan ke depan. Choel yang adik bungsu Andi ini berstatus sebagai saksi.

Dan sebelum menerima surat penetapan sebagai tersangka, Andi Mallarangeng telah mengajukan pengunduran diri sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga pagi tadi. Sebelum mengumumkan pengunduran diri, dia menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden. Pengunduran diri ini sudah direstui SBY.

Lebih jauh, Andi juga menyatakan mundur dari segala posisi di Partai Demokrat dan sekaligus sebagai anggota Partai Demokrat.  "Mulai besok, saya akan berkonsentrasi untuk mempersiapkan diri mengikuti proses hukum, kalau perlu sampai ke pangadilan," kata Andi dalam jumpa pers di kantornya untuk terakhir kali pada Jumat 7 Desember.

"Saya masih percaya bahwa pengadilan di negeri kita adalah tempat mencari keadilan dan kebenaran. Menyangkut diri saya, insya Allah, pada waktunya nanti kebenaran dan keadilan akan terungkap dengan seterang-terangnya," kata pria berkumis itu.

Tak lupa, Andi menyatakan, "Pada kesempatan ini, dari hati yang tulus, saya berterimakasih kepada Bapak Presiden dan Wakil Presiden atas kepercayaan dan bimbingan yang diberikan kepada saya selama ini."

Dan selang satu jam setelah itu, Presiden SBY pun menggelar jumpa pers, menyatakan menghargai dan menghormati pilihan pria yang telah membantunya sejak tahun 2004 itu.