Thursday, 14 February 2013

INILAH ISI LENGKAP PERNYATAAN IBAS (EDHI NASKORO YUDHOYONO) SAAT PENGUNDURAN DIRINYA SEBAGAI ANGGOTA DPR RI


Per hari ini, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) tak lagi berdinas di DPR. Sekjen Partai Demokrat (PD) tersebut ingin fokus mengurus partainya yang dilanda prahara. 

Ibas menyampaikan pidato pengunduran dirinya di ruang Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR, Kamis (14/2/2013). Ketua FPD DPR Nurhayati Alie Assegaf mendampingi Ibas. Berikut pernyataan lengkap pengunduran diri Ibas dari DPR:

Bismillahirrohmanirrohim. Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh. Salam sejahtera bagi kita semua.

Pada Kesempatan yang baik ini, izinkan saya untuk menyampaikan penjelasan dan pernyataan, yang sesungguhnya saya tujukan kepada masyarakat luas, sehingga besar saya penjelasan ini disampaikan kepada rakyat apa adanya, dengan demikian rakyat akan dapat memahami-nya dengan utuh dan benar.

Yang pertama, saya ingin menjelaskan apa yang terjadi pada tanggal 12 Februari 2013 yang lalu, yang oleh sebagian pers dan media masa digambarkan seolah saya tidak menandatangani daftar hadir, termasuk tidak melakukan 'finger identification' dalam rangkaian sidang paripurna tersebut.

Kejadian yang sebenarnya adalah sebagai berikut.

Saya benar-benar menandatangani daftar hadir dan sekaligus melakukan 'finger identification'. Sebenarnya tidak ada niatan saya untuk tidak mengikuti sidang, tetapi berhubung sidang paripurna belum dimulai, maka saya naik ke ruang saya di lantai 9,untuk melakukan pembicaraan dengan sesama anggota DPR RI.

Selanjutnya, berhubung ada tugas dan pekerjaan yang mendesak dan penting, yaitu menyangkut persiapan dan kesiapan Partai Demokrat untuk melaksanakan Rapimnas pada hari Minggu 17 Februari 2013, atau 3 hari mendatang, maka sebagai sekjen partai saya harus melakukan sejumlah pekerjaan berkaitan dengan Rapimnas tersebut. Dengan demikian,memang saya tidak bisa mengikuti sidang Paripurna DPR RI hari itu.

Oleh karena itu, terhadap hal ini, atas kekhilafan dan kekeliruan saya tersebut, saya mohon maaf kepada Pimpinan DPR RI dan ketua Fraksi Partai Demokrat.

Saudara-saudara,

Terus terang, hari-hari ini, saya pribadi tengah menghadapi berbagai persoalan yang berat, khususnya berkaitan dengan tugas penyelamatan PD yang saat ini elektabilitas-nya sedang merosot.

Sebagai sekjen partai, tentu saya ikut bertanggung jawab dan harus bekerja sangat keras untuk melakukan langkah-langkah penyelamatan partai tersebut, membantu ketua majelis tinggi partai dan ketua umum Partai Demokrat dalam melakukan penataan, penertiban dan konsolidasi, yang menjadi prioritas Partai Demokrat saat ini.

Saya menyadari bahwa ketua majelis tinggi tentu tidak akan mungkin terus menerus dan apalagi mengambil waktu khusus untuk memimpin langkah-langkah penyelematan dan konsolidasi partai kami, karena pasti akan mengutamakan dan memprioritaskan tugas-tugas beliau sebagai Kepala Pemerintahan sebagaimana yang dilakukan selama ini.

Sementara itu, saya juga menghadapi persoalan atas keluarga saya, karena anak saya Airlangga sedang di rawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo, untuk esok hari akan menjalani tindakan medis, atau operasi , akibat gangguan pada pencernaan yang dialami.

Dengan keadaan ini, sekali lagi saya minta maaf, jika tugas saya sebagai anggota DPR menjadi terganggu.

Saudara-saudara.

Pada kesempatan ini, saya juga ingin menyampaikan hal penting lainnya. 

Saya sungguh menyadari betapa pentingnya dan mulianya bertugas sebagai anggota DPR RI. Itulah yang saya rasakan menjadi wakil rakyat selama ini.

Sementara , sebagai sekjen partai, saya juga memikul tugas dan tanggung jawab yang tidak ringan. Apalagi , menghadapi keadaan partai yang tengah mengalami persoalan dan tantangan yang berat dewasa ini.

Sehubungan dengan itu, maka dengan niat yang baik dan dengan pertimbangan yang seksama, serta di dasari oleh rasa tanggungjawab saya yang mendalam, saya ingin menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

Secara resmi saya mengundurkan diri dari keanggotaan saya sebagai anggota DPR RI. Selanjutnya saya akan berkonsentrasi untuk menjalankan tugas sebagai sekjen partai Demokrat, yang di hari-hari mendatang akan banyak menyita waktu, pikiran,dan energi saya secara keseluruhan. Kalau saya masih menjadi anggota DPR RI maka hampir pasti tugas saya sebagai anggota DPR tidak akan berjalan dengan baik.

Dengan demikian saya tidak akan memberikan beban dan persoalan kepada Fraksi Partai Demokrat DPR RI yang tidak kecil tantangannya di dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dan sekaligus mengkritisi dan mendukung kebijakan dan program-program pemerintah, yang sebenarnya juga untuk kepentingan rakyat.

Saya berharap dan bertekad bisa merampungkan tugas dan kewajiban saya sebagai Sekjen Partai Demokrat hingga selesai Pemilihan Umum Tahun 2014 mendatang.

Surat pengunduran diri saya sebagai anggota DPR RI ini akan saya sampaikan hari ini juga kepada ketua DPR RI , ketum Partai Demokrat, ketua Fraksi Partai Demokrat dan ketua Komisi I DPR. 

Kepada saudara-saudara saya, yang memilih saya dalam pemilu 2009 yang lalu, saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasamanya. Saya juga minta maaf karena 1,5 tahun yang akan datang ini saya terpaksa mengundurkan diri, karena harus berkonsentrasi pada tugas politik saya yang lain.

Insya Allah , apa yang saya perjuangkan dan lakukan selama ini, khususnya untuk masyarakat Kabupaten Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan dan Trenggalek, akan diteruskan oleh pengganti saya dalam PAW yang akan datang.

Insya Allah saya juga akan tetap berkunjung ke Dapil VII Jawa Timur sebagaimana yang saya lakukan selama ini, meskipun tentunya tidak seaktif dan sesering dulu.

Kepada rekan-rekan dari Fraksi Partai Demokrat saya ucapkan selamat berjuang untuk kepentingan rakyat. Dan kepada rekan-rekan anggota DPR dari fraksi manapun, khsusnya yang sering bersama-sama mengemban tugas selama ini, saya ucapkan pula terimakasih dan selamat berkarya. Saya mohon maaf jika dalam pergaulan dan kebersamaan selama ini ada hal-hal yang kurang berkenan.

Demikian penjelasan saya, terima kasih.
Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Surat cerai Soekarno untuk Inggit

Surat cerai Soekarno untuk Inggit
Inggit Garnasih harus menelan pil pahit manakala sang suami Soekarno mengungkapkan keinginannya untuk menikah lagi. Tegas Inggit menolak untuk dipoligami. Akhirnya perceraian pun tak bisa dihindarkan.

Soekarno dan Inggit menikah pada tahun 1923, kala itu usia Inggit jauh lebih tua. Inggit setia mendampingi Soekarno muda yang masih berapi-api memperjuangkan kemerdekaan dari tangan kolonial.

Hampir setiap hari Soekarno yang biasa dipanggil Kusno oleh Inggit keliling Bandung untuk memberikan orasi politiknya. Tanpa mengenal lelah sedikit pun Inggit selalu menemani. 

Sampai pada akhirnya, kekhawatiran Inggit menjadi kenyataan, Soekarno bersama rekannya yang baru dari Yogyakarta diturunkan di Stasiun Cicalengka, Bandung. Selanjutnya dengan pengawalan ketat polisi, Soekarno dijebloskan ke Penjara Banceuy.

Didorong rasa cinta, Inggit berulang kali mencoba membesuk, namun ditolak. Dengan setia dia menunggu sampai Soekarno bebas. Ternyata Penjara Banceuy bukanlah yang terakhir,Soekarno kemudian dibuang ke Flores, diasingkan ke Bengkulu. Dalam kondisi itu Inggit masih setia mendampingi.

Di Bengkulu, prahara rumah tangga Inggit dan Soekarno mulai terkoyak. Soekarno kepincut sosok wanita muda berparas ayu. Wanita itu bernama Fatimah. Soekarno yang terlanjur jatuh cinta, meminta izin ke Inggit untuk menikah lagi.

"Aku tidak bermaksud menyingkirkanmu. Merupakan keinginanku untuk menetapkanmu dalam kedudukan paling atas dan engkau tetap sebagai istri yang pertama, jadi memegang segala kehormatan yang bersangkutan dengan hal ini, sementara aku dengan mematuhi hukuman agama dan dan hukuman sipil, mengambil istri kedua agar mendapatkan keturunan," ujar Soekarno ke Inggit seperti dikutip dalam buku Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia karya Cindy Adams. 

Berbagai alasan yang diungkapkan Soekarno tak juga dapat menggoyahkan prinsip Inggit yang menolak dimadu. Akhirnya setelah hampir dua puluh tahun bersama, keduanya sepakat bercerai. Soekarno mengembalikan Inggit ke orangtuanya di Bandung.

Soekarno pun membuat surat perjanjian yang ditandatangani juga oleh Inggit. Dalam surat itu Soekarno menjatuhkan talak kedua, dan berjanji memberikan sebuah rumah, tunjangan hidup dan membayar hutang Rp 6.230 rupiah, tapi tak semua dipenuhi. Mohammad Hatta,Ki Hadjar Dewantoro, dan Hadji Mas Mansoer menjadi saksi perjanjian itu.

Kemudian, pada 1 Juni 1943, Soekarno menikahi Fatimah yang belakangan namanya diubah menjadi Fatmawati. Saat itu Fatmawati berusia 20 tahun sedangkan Soekarno berusia 41 tahun. Dari pernikahan itu mereka dianugerahi lima, anak yakni Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukmawati, dan Guruh. 

Lagi-lagi Soekarno jatuh hati pada seorang wanita. Keinginan Soekarno menikahi Hartini, ditolak oleh Fatmawati yang memang memiliki prinsip menolak dimadu. Fatmawati lebih memilih menanggalkan status ibu negara, dan hidup tenang bersama anaknya.

Pembocor Sprindik KPK Bisa Terancam Pidana Informasi

Bocornya dokumen surat perintah penyidikan (sprindik) Komisi Pemberantasan Korupsi yang memuat status tersangka Anas Urbaningrum dapat dikenakan pidana informasi.

Demikian dikatakan Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) Abdul Rahman Ma'mun, saat dihubungi, Jakarta, Rabu (13/2). Selain bisa dikenai sanksi pelanggaran kode etik, pembocor sprindik diinternal KPK dapat dijerat dengan ancaman hukuman dua tahun penjara.

Hal itu diatur dalam UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informai Publik (UU KIP). "Meski mengatur tentang keterbukaan informasi, UU KIP juga memuat ancaman pidana bagi pihak-pihak yang mengakses dan menyebarluaskan secara tidak sah informasi yang dikecualikan atau rahasia," kata Aman, panggilan Abdul Rahman Ma’mun.

Lebih jauh Aman mengungkapkan dalam UU KIP diatur perahasiaan atau pengecualian informasi. Seperti pada Pasal 17 huruf a yang menyatakan "Setiap Badan Publik wajib membuka akses bagi setiap Pemohon Informasi Publik untuk mendapatkan Informasi Publik, kecuali: a. Informasi Publik yang apabila dibuka dan diberikan kepada Pemohon Informasi Publik dapat menghambat proses penegakan hukum, yaitu 1. menghambat proses penyelidikan dan penyidikan suatu tindak pidana."

Aman menambahkan dalam Pasal 54 ayat 1 UU KIP, yang mengatur pidana informasi dikatakan, "Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mengakses dan/atau memperoleh dan/atau memberikan informasi yang dikecualikan sebagaimana diatur dalam Pasal 17 huruf a, huruf b, huruf d, huruf f, huruf g, huruf h, huruf i, dan huruf j dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun  dan pidana denda paling banyak Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah)."

Hingga saat ini RUU Rahasia Negara masih akan dibahas di DPR, sehingga perlindungan terhadap informasi rahasia yang dapat merugikan kepentingan negara diatur dalam berbagai undang-undang sektoral.

Namun yang spesifik mengatur ancaman pidana informasi antara lain adalah UU  KIP. UU tersebut mengatur keterbukaan informasi dan juga mengatur perlindungan terhadap informasi yang dikecualikan atau rahasia, seperti rahasia negara, rahasia bisnis, dan rahasia pribadi. (Donny Andhika 

Bentrok Ormas di Depok, Kenapa Mudah Tersulut?. Pemicu bentrok persoalan sepele, dari soal parkir sampai cabut pendera

Polisi bubarkan massa yang terlibat bentrokan
Perselisihan antar anggota organisasi masyarakat sering terjadi di Depok, Jawa Barat. Persoalan sepele kerap menjadi pemicu keributan. Tidak hanya dengan adu otot. Senjata tajam dan bom molotov makin sering digunakan dalam setiap aksi tawuran di kota penyangga Jakarta itu.

Rabu dini hari, 13 Februari 2013, bentrokan kembali terjadi. Keributan di Jalan Pitara, Kecamatan Pancoran Mas, melibatkan anggota ormas Forum Betawi Rempug (FBR) dan Pemuda Pancasila (PP).

Tawuran itu dipicu pencopotan bendera salah satu ormas di wilayah itu. Bentrokan tidak dapat dihindari, tiga orang luka-luka, sebanyak 23 orang ditangkap dari lokasi kejadian, dan tiga orang ditetapkan sebagai tersangka.

Dari 23 orang yang ditangkap, tidak semua berasal dari Depok. Mereka justru berasal dari Tangerang Selatan, Banten, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.
Polisi menyita puluhan senjata tajam, bom molotov, dan pistol mainan, delapan sepeda motor, 30 telepon genggam, tiga buah tas hitam, dua dompet dari anggota ormas yang terlibat tawuran.

Menurut Kepala Satuan Reskrim Polres Depok, Komisaris Febriansyah, belum sempat terjadi bentrokan. Patroli polisi yang kebetulan melintas langsung membubarkan massa yang berdekatan dengan pom bensin di kawasan Cipayung. Sebanyak 15 anggota polisi langsung melakukan penangkapan terhadap puluhan orang yang akan melakukan aksi tawuran.

"Kami sigap mengantisipasi ormas yang akan saling serang. Saat patroli keliling," katanya.

Meski begitu, Kepolisian Resor Depok belum bersedia memberikan komentar lebih lanjut terkait kasus ini maupun penetapan ketiga tersangka yang ditangkap karena membawa senjata tajam.

Ketua Pemuda Pancasila Depok, Rudi Samin, membenarkan bahwa keributan terjadi akibat pencopotan bendera. Namun permasalah itu sudah diselesaikan polisi agar tidak meluas.

"Permasalahan sepele, hanya masalah bendera. Kami justru saling menghormati dan bendera siapa saja tidak boleh dilepas," katanya.

Namun, Rudi Samin tidak membantah banyak anggota Pemuda Pancasila dari luar wilayah Depok yang datang untuk membantu. Menurutnya, ada orang yangbermain di air keruh dan menyebarkan pesan melalui sms mengenai kejadian keributan ini. Pesan ini kemudian memancing anggota dari wilayah lain untuk datang.

Karena itu, dia meminta agar polisi menangkap pelaku yang menyebarkan informasi mengenai kejadian serangan yang akan dilakukan kelompok lain kepada anggota Pemuda Pancasila di wilayah Depok.

Tidak bermaksud membela diri, Rudi Samin yang sedang berada di luar kota itu mendapat laporan bahwa keributan berawal saat anggota PP yang sedang melintas di kawasan Pitara, Depok, diserang sejumlah orang yang membawa senjata tajam.

"Ini harus diusut tuntas, siapa saja yang salah diperiksa. Bila salah ditahan," katanya.

Rudi Samin juga tidak membantah bahwa kejadian keributan di Depok juga ada yang dipicu karena perebutan lahan parkir. Menurutnya, ada wilayah-wilayah yang sebenarnya sudah menjadi tanggungjawab PP dan kerap diusik kelompok lain.

Karena itu, polisi diminta bertindak tepat dan cepat. Melakukan musyawarah untuk menghidari bentrokan susulan. Saat ini, sekitar 5.100 anggota PP wilayah Depok berada di bawah kendalinya dan tidak akan melakukan tindakan yang dapat merusak citra organisasi.

"Ada tiga anggota kita masuk rumah sakit dan kondisinya parah. Tapi tidak ada anggota PP yang jadi tersangka," katanya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah FBR Depok, H Nawi juga tidak membantah bahwa anggotanya terlibat keributan dengan anggota Pemuda Pancasila. Pemicu keributan juga disebabkan karena aksi pencabutan bendera.

"Tapi kenapa bendera FBR nya dibuang. Menurut informasi yang mencabut itu pakai baju loreng. Bukan PP dan FBR saja, ada anggota ormas Forkabi juga," katanya.

Sebelum terjadi keributan besar, seluruh anggota ormas yang mengalami gesekan sempat datang ke Polsek Pancoran Mas untuk berdialog dan melakukan perdamaian. Saat terjadi kesepakan perdamaian, sejumlah orang justru terlibat bentrokan di tempat lain.

"Ada anggota ormas yang bukan dari Depok membuat ricuh," katanya.

H Nawi juga memastikan bahwa 8.000 anggota FBR Depok tidak akan melakukan penyerangan. Seluruh anggota sudah diminta untuk menenangkan diri dan tidak terpancing dengan isu yang menyesatkan.

"Saya minta agar tidak main hakim. Kami juga mencegah anggota FBR dari wilayah lain untuk masuk ke Depok," katanya.

Kerap terjadi keributan di Depok
Keributan antara anggota Pemuda Pancasila (PP) dan Forum Betawi Rempug (FBR) memang kerap terjadi di wilayah Depok, Jawa Barat. Bahkan beberapa kejadian saling merusak dan membakar posko. Aksi saling serang ini kadang langsung meluas dan melibatkan anggota ormas itu yang berasal dari wilayah lain.

Massa dari dua ormas ini terlibat keributan di kawasan kompleks Grand Depok City (GDC) pada 30 Juli 2011. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, satu sepeda motor yang terpakir tanpa pemilikhancur jadi sasaran amuk massa.

Anggota ormas PP dan FBR juga terlibat bentrokan yang diduga karena perebutan lahan parkir di Depok Trade Center (DTC), Jalan Raya Sawangan. Satu orang mengalami luka bacok dan satu motor dibakar dalam kejadian ini.

Sepanjang tahun 2012 juga terjadi sejumlah keributan yang melibatkan massa dari dua ormas itu. Aksi saling serang dengan malakukan pembakaran posko terjadi di kawasan Beji dan Sawangan. Keributan selalu terjadi setelah lewat tengah malam. Meski tidak ada korban jiwa, kondisi ini sempat membuat Kota Depok tegang.

Guna meredam keributan, sejumlah ormas di Depok sempat menyepakati perdamaian. Kampanye 'ogah' bentrok dilakukan dan ditandai dengan pemasangan bendera ormas masing-masing di fly over Jalan Arief Rahman Hakim (ARH), secara bersama-sama.

Tapi itu tidak bertahan lama, pada Minggu, 18 November 2012, FBR dan warga dari Maluku terlibat keributan di kawasan Jalan Margonda Raya. Satu kios pulsa dan satu warung rokok rusak akibat terkena lemparan batu.

Tidak hanya di Depok, sejumlah kejadian keribuatan antar ormas juga kerap terjadi di kawasan Tangerang Selatan. Pada Rabu, 27 Juni 2012,  posko FBR Pondok Aren diserang puluhan orang yang datang menggunakan mobil dan motor. Muhidin alias Picuk, Ketua FBR Gardu 287 Pondok Betung, meninggal dunia karena luka bacok.

Sepekan sebelumnya,  aksi penyerangan serupa juga terjadi di gardu FBR 223 di kawasan Kebon Kopi, Bintaro sektor III. Dua orang mengalami luka bacok di bagian kepala paha dan kaki. Dari kedua kejadian itu, mereka mencurigai pelakukanya adalan anggota ormas PP.

Setelah pemakaman Muhidin, ratusan anggota FBR melakukan aksi sweeping. Di kawasan Pamulang, massa FBR merusak posko milik ormas Pemuda Pancasila. Tak cukup merusak posko, ratusan anggota ormas Betawi itu melempari rumah Karnadi, tokoh ormas Pemuda Pancasila yang juga wakil ketua DPRD Kota Tangerang.

Rumah tersebut dilempat dengan bom molotov. Massa yang beringas juga membakar dua mobil jenis Suzuki Escudo warna biru B 1236 KM dan sedan Volvo biru tua B 735 JJ. Belum puas, mereka kemudian membakar motor merek Kaisar B 3201 NUH.

Kepolisian Daerah Metro Jaya memastikan untuk melakukan penegakan hukum terhadap pelaku tindak kekerasan dan aksi anarkis yang menganggu ketertiban umum.

Dari catatan polisi, kedua ormas ini kerap terlibat bentrokan di kawasan Ciputat, Pondok Aren, Pesanggaran, Bintaro, dan Ciledug. Hampir seluruh kawasan itu adalah daerah perbatasan antara Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan. Tidak jarang keributan dua ormas ini juga terjadi di kawasan Depok Baru, Sawangan, dan Beji.

Aksi saling serang posko antara dua organisasi massa ini belakangan memang kerap terjadi. Selain menyebabkan kerusakan, kejadian penyerangan juga kerap menimbulkan korban jiwa.

Dari catatan polisi, bentrok antara ormas FBR dan Pemuda Pancasila, tidak jarang karena masalah sepele berupa pencabutan bendera dari salah satu ormas tersebut. Penggunaan bendera, biasanya digunakan sebagai penanda penguasaan wilayah.

"Misalnya seperti pos dirusak, atau bendera organisasi yang dicabut. Sepele, tapi itu menyangkut simbol teritorialnya," kata Kepala Humas Polda Metro Jaya, Rikwanto.

Batas teritorial itu dibuat oleh masing-masing ormas dalam peraturan tidak tertulis. Sehingga, jika ada anggota ormas lain yang melewatinya, maka membuat salah satu pihak merasa dilangkahi. Motif seperti ini, sering terjadi dalam bentrokan antara ormas Front Betawi Rempug (FBR) dan Pemuda Pancasila (PP).

Antisipasi Bangkitnya Asia, AS-Eropa Ingin Bentuk Perdagangan Bebas

Presiden Komisi Eropa, Jose Manuel Barroso (kanan)
Amerika Serikat dan Uni Eropa berencana membuat pakta perdagangan bebas kedua pihak. Perdagangan bebas AS-UE ini dipandang sebagai antisipasi bangkitnya kekuatan-kekuatan ekonomi baru di Asia, terutama China. 

Menurut stasiun berita BBC, perdagangan bebas AS-UE ini diumumkan Presiden Komisi Eropa, Jose Manuel Barroso, sehari setelah pidato kenegaraan tahunan Presiden Barack Obama di Washington DC, Selasa malam waktu setempat. Bila tercapai, ini merupakan kesepakatan perdagangan bebas terbesar di dunia yang menyangkut kedua pihak. 

"Kesepakatan yang akan dibuat oleh dua kekuatan ekonomi paling penting di dunia ini akan menjadi penentu perubahan, sekaligus mendongkrak perekonomian kedua pihak di kawasan Lintas Atlantik," kata Barroso. 

Saat ini, volume perdagangan AS-UE sebesar 455 miliar euro (US$613 miliar) per tahun. Bila tercapai, kesepakatan perdagangan bebas ini akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi kedua pihak masing-masing sebesar 0,5%. 

Dalam pidato kenegaraan tahunan, Obama menyatakan bahwa pakta perdagangan bebas dengan Eropa itu sangat penting bagi negaranya. "Ini akan mendongkrak ekspor Amerika sekaligus mendukung penciptaan banyak lapangan kerja di negeri ini dan menandingi pasar-pasar yang berkembang di Asia," kata Obama. 

Kepala ekonom di Bank Barclays, Phillipe Gudin, menilai bangkitnya China dan negara-negara berkembang lain sebagai kekuatan ekonomi baru telah mendorong AS dan Eropa bertindak agar tetap dipandang sebagai pemimpin ekonomi dunia. 

Namun, Kepala Komisi Eropa bidang perdagangan, Karel De Gucht, secara diplomatis membantah klaim bahwa langkah ini untuk menandingi munculnya China. "Kami tetap merupakan kekuatan ekonomi terkemuka dan penting untuk mempertahankan posisi itu, namun dengan cara membiarkan yang lain juga terus berkembang," kata De Gucht. 

Sebenarnya AS-UE telah membentuk kelompok kerja pada 2011 untuk membicarakan prospek kesepakatan perdagangan bebas. Namun, kini kesepakatan itu harus secepatnya terwujud. 

Menurut kantor berita Reuters, para pejabat AS dan UE akan memulai perundingan untuk mengupayakan percepatan itu pada Juni mendatang. Namun, belum ada target kapan bisa segera terwujud karena masih ada beberapa sektor yang bisa memakan perundingan yang alot, salah satunya soal produk pertanian.

14-2-1939: Pembantaian di Hari Valentine. Gerombolan Al Capone bantai tujuh anggota sindikat kriminal pesaingnya

Al Capone
Pada 84 tahun yang lalu, Kota Chicago menjadi saksi bisu pembantaian antar mafia. Gembong kriminal yang disegani di AS saat itu, Al Capone, memerintahkan pembunuhan atas tujuh orang anggota sindikat penjahat pimpinan George "Bugs" Moran.

Menurut The History Channel, kasus itu dikenal dengan sebutan "Pembantaian di Hari Valentine" karena, ironisnya, bertepatan dengan perayaan hari kasih sayang yang menjadi tradisi di negara-negara Barat seperti AS.  

Pembantaian itu berlangsung di dalam sebuah gudang di kawasan North Clark Street dan bermotif persaingan bisnis. Ketika itu pemerintah AS menerapkan larangan peredaran dan penjualan minuman keras. Larangan itu dimanfaatkan para gembong kriminal seperti Al Capone dan Bugs Moran untuk menjual minuman beralkohol secara ilegal.  

Bisnis ini mendatangkan keuntungan besar sehingga menimbulkan persaingan di kalangan gembong kriminal yang menjadi distributor. Persaingan memperebutkan pasar minuman beralkohol dan kegiatan ilegal lainnya ini kerap diwarnai dengan kekerasan bersenjata, seperti yang ditunjukkan antara Capone dan Moran.

Capone berada di Florida saat memerintahkan pembunuhan atas Bugs Moran. Pada 13 Februari 1929, orang bayaran Capone berupaya memancing Moran dengan menawari dia penjualan wiski berkualitas tinggi dengan harga murah. Moran pun bersedia bertemu untuk bernegosiasi di suatu gudang keesokan harinya.

Mujur bagi Moran, dia berhasil menyelamatkan diri setelah melihat para anak buahnya diberondong peluru oleh gerombolan Capone yang sudah menyergap mereka di gudang. Enam orang tewas seketika dan seorang lagi sempat sekarat selama kurang dari satu jam.

Publik Amerika terkejut bercampur marah setelah mengetahui berita soal Pembantaian di Hari Valentine. Dengan mandat dari Presiden AS, Herbert Hoover, Departemen Keuangan lantas membentuk tim khusus untuk memburu Al Capone. Dia akhirnya berhasil ditangkap pada Mei 1929 oleh tim pimpinan Eliot Ness.

Pada 1931, pengadilan AS menjatuhkan vonis 11 tahun penjara dan denda US$800.000 kepada Capone. Dia lalu bebas pada 1939 setelah dianggap berkelakuan baik. Namun, ketika itu kesehatannya mulai memburuk setelah menderita syphilis.

Capone meninggal di usia 48 tahun pada 1947 di rumahnya yang terletak di Palm Island, Florida. Rivalnya, Bugs Moran, menghembuskan nafas terakhir pada 25 Februari 1957 setelah menderita kanker paru-paru. Dia saat itu sedang menjalani hukuman penjara selama sepuluh tahun setelah merampok bank di Kansas.

Tahun 2106, Asteroid Besar Hantam Bumi?. Benda angkasa itu sedang dalam perjalanan. Kiamat?

Asteroid
Bulan lalu, Badan Antariksa Amerika Serikat NASA memastikan Bumi akan aman dari benturan asteroid selebar 300 meter, yang memiliki nama Apophis, pada tahun 2036 nanti.

Hasil observasi menunjukkan, batu besar itu tak sampai menabrak Bumi, hanya melintas dalam jarak relatif dekat. Ilmuwan memastikan, jarak asteroid itu dari Bumi masih dalam kategori aman, yakni sekitar 36.000 kilometer dari Bumi. 

Kabar baik itu tidak berlangsung lama, dua minggu lalu astronom Rusia Andrey Oreshko dan Timur Kryachko, menemukan asteroid besar lain yang diramlkan akan menabrak Bumi.

Asteroid yang diberi nama 2012 YQ1 itu diperkirakan akan berbenturan dengan Bumi sekitar tahun 2106 mendatang.

Dua astronom Rusia itu mengaku telah melihat asteroid baru yang sebelumnya tidak tercatat di dalam lensa remote control, yang terdapat pada Teleskop Elena di Gurun Atamaca, di Chili.

Sebelumnya, teleskop Elena telah menemukan selusin asteroid lain di luar angkasa, namun kedua astronom itu sangat gelisah dengan penemuan barunya.

Meski begitu, Oreshko dan Kryachko tetap mempelajari asteroid 2012 YQ1. Dengan penuh rasa cemas, kedua astronom itu mempelajari ukuran dan lintasan asteroid itu.

Hasilnya sangat mengejutkan. Asteroid berukuran 230 meter dan memiliki periode orbit 1040 hari itu sangat mungkin akan mendarat di Bumi.

Diperkirakan asteroid 2012 YQ1 akan sampai ke Bumi pada bulan Januari tahun 2106 nanti. Kemungkinan analisis kedua astronom itu salah sangat rendah, mengingat Teleskop Elena merupakan salah satu teleskop termutakhir yang digunakan saat ini.

"Jika lintasan asteroid itu tidak diubah, maka akan jadi bencana besar bagi Bumi," kata Kryachko, dilansir Spacedaily, 13 Februari 2013.

"Pada Januari 2106, asteroid itu akan melewati lubang kunci gravitasi, yang jaraknya setengah jarak bulan ke Bumi. Jarak itu cukup dekat dengan gravitasi bumi, sehingga sangat memungkinkan akan tertarik oleh gravitasi dan menghantam planet ini," jelasnya.

Dia memperkirakan, kekuatan ledakan asteroid itu akan sama dengan 25.000 kali ledakan bom atom. Tentu ini akan menjadi bencana global mengingat dampak dari ledakan nuklir puluhan ribu kali lipat akan sangat luas.

"Ukuran asteroid 2012 YQ1 setara dengan asteroid Apophis yang diperkirakan menghamtam bumi pada tahun 2036. Sementara menurut NASA, dari 17 asteroid yang ditemukan di luar angkasa, asteroid 2012 YQ1 adalah yang paling berbahaya," tutur Kryachko.

Sementara menurut Oreshko, teknologi memainkan peranan penting dalam mengeksplorasi ruang angkasa. Namun, tetap harus didukung dengan keterbukaan pemikiran.

"Jujur saja, penemuan ini mengganggu malam hari saya dan Kryachko. Jika tidak ada Teleskop Elena, mungkin keberadaan asteroid 2012 YQ1 tidak diketahui selama satu dekade," kata Oreshko.

Asteroid 2012 YQ1 adalah benda angkasa ke 556.678 yang ditemukan manusia. Asteroid pertama yang pernah ditemukan oleh manusia adalah pada dua abad lalu, asteroid yang diberi nama Ceres itu ditemukan oleh astronom Itali, Giuseppe Piazzi.

Benarkah Ada Harta Soekarno di Bank Swiss?. Koran Austria memberitakan simpanan Rp1,74 triliun Soekarno di UBS


Puan Maharani yang merupakan cucu Presiden RI pertama, Soekarno, menepis kabar soal harta sang kakek yang diberitakan sebuah koran di Austria tersimpan di sebuah bank di Swiss.

“Kami pihak keluarga tidak tahu-menahu. Sampai sekarang soal itu belum pernah terbukti, dan tak ada hubungannya dengan keluarga kami,” kata Puan saat menemani ayahnya, Ketua MPR Taufiq Kiemas, berkunjung ke kantor Wakil Presiden Boediono di Jakarta Pusat, Rabu 26 Desember 2012.

Isu mengenai harta Soekarno bukan sekali ini terdengar. Kali ini isu tersebut kembali mengemuka ketika sebuah koran Austria, Kronen Zeitung, memberitakan soal harta warisan Soekarno senilai US$180 juta atau Rp1,74 triliun yang sampai saat ini disebut masih tersimpan di bunker bank terkemuka di Swiss, Union Bank of Switzerland (UBS).

Kronen Zeitung menurunkan berita soal harta Soekarno dalam dua edisi, yaitu tanggal 17 dan 19 Desember 2012. Namun tidak disebutkan harta Soekarno itu ada dalam bentuk apa. Dalam berita itu, wartawan penulisnya, Klaus Loibnegger, mewawancarai seorang mediator keuangan asal Austria bernama Gustav Jobstmann.

Jobstmann mengaku punya dokumen pendukung yang menjadi bukti eksistensi harta Soekarno di bank Swiss. Jobstmann juga mengatakan bisa membantu mencairkan harta Soekarno itu, dengan syarat keluarga Soekarno bersedia menginvestasikan semua harta warisan itu di Austria yang saat ini membutuhkan suntikan modal.

Jobstmann bahkan mengatakan sudah menghubungi salah seorang keluarga Soekarno bernama Seno Edy Sukanto untuk membicarakan perihal harta itu. Namun Puan mengatakan, keluarganya justru tidak kenal dengan orang bernama Seno Edy Sukanto itu.

“Kami tak mengenal siapa Edy, dan dia tidak masuk dalam keluarga Soekarno. Sepengetahuan saya sejak lahir sebagai cucu Bung Karno, saya tidak pernah tahu dan mengenal siapa dia,” ujar Puan. Ketua Fraksi PDIP itu pun mengatakan keluarganya tak mau terlibat dan ikut campur soal pemberitaan mengenai harta Soekarno itu.

Menurut Puan, ibunya sendiri yang merupakan putri Soekarno, Megawati Soekarnoputri, pernah mengatakan kepadanya bahwa tidak ada harta Soekarno seperti yang diberitakan media asing. “Kalaupun ada orang yang mengatasnamakan keluarga Soekarno (dalam berbicara soal harta itu), bukan berarti dia benar keluarga Soekarno,” kata Puan.

Kabar Angin

Dubes Republik Indonesia di Swiss, Djoko Susilo, pernah mengatakan bahwa kabar soal harta Soekarno di UBS itu tidak benar. Djoko mengaku sering dihubungi sejumlah pihak di Indonesia maupun di tempat-tempat lain yang mengklaim menyimpan data soal warisan Soekarno di Swiss berupa emas dan uang.

Djoko pun kemudian menelusuri informasi itu. Ia bahkan menghubungi salah satu pejabat terkemuka di Bank UBS. Namun ternyata semua kabar tersebut tidak terbukti kebenarannya.

Djoko juga meragukan informasi soal harta Soekarno yang dimuat dalam Kronen Zeitung. Menurutnya, Kronen Zeitung sejenis koran kuning di Indonesia yang memberitakan lebih banyak berita sensasi ketimbang informatif.

Sejarawan LIPI Asvi Warman Adam pun meragukan soal harta Soekarno ini. “Semua cuma isu, tidak pernah jelas dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” kata Asvi.

Ia lantas mengisahkan ketika tahun 1960 ada proyek pembangunan Monumen Patung Dirgantara yang lebih dikenal dengan nama Patung Pancoran di Jakarta Selatan. Saat itu pemimpin proyek Patung Pancoran, Edhi Sunarso, mengeluh kekurangan dana kepada Soekarno.

Namun Soekarno malah menyarankan Edhi untuk menjual mobilnya guna biaya pembangunan Patung Pancoran. Dari cerita itu, Asvi berkesimpulan Soekarno sendiri tak punya banyak harta. “Kalau punya banyak uang dan emas batangan, Soekarno kan tinggal ambil emasnya untuk dana proyek,” ujar Asvi.

Ajang Menipu

Kabar angin soal harta Soekarno memang tidak pernah jelas. Namun justru menginspirasi sejumlah penipu dalam menjalankan aksinya. Salah satu yang paling terkemuka mungkin adalah James Lindon Graham asal Selandia Baru.

Seperti dilansir nzherald.co.nz, 29 September 2011, Graham adalah penipu ulung. Tak tanggung-tanggung, ia mengaku sebagai anak angkat dua Presiden RI, Soekarno dan Soeharto. Graham membual telah diadopsi resmi oleh keluarga Soekaro. Ia pun mengaku memiliki kuasa atas harta simpanan keluarga Soekarno senilai US$50 juta dan US$100 juta dalam bentuk emas batangan di bank Swiss.

Kepada para korbannya, Graham mengklaim dekat dengan Interpol. Dalam modus penipuannya, Graham mengatakan butuh uang dari para korbannya untuk mencairkan simpanan keluarga Soekarno di bank Swiss itu. Graham juga membual memiliki piutang sebesar US$13 juta pada PBB. Ia menyebut PBB meminjam uangnya untuk menegakkan demokrasi di sebuah wilayah Afrika.

Graham lantas mendorong korban-korbannya untuk berinvestasi dalam jumlah besar lewat dirinya, dengan kesepakatan kompleks. Meski terdengar tak masuk akal, tapi banyak korban terjerat. Sebagian besar korban Graham merupakan investor lanjut usia.

Graham menjalankan modus itu selama sepuluh tahun. Penipu kakap ini sempat ditangkap di Bandara Auckland, Selandia Baru, Juli 2009 saat hendak bertolak ke Singapura. Ia dibebaskan karena membayar uang jaminan, dan mengulangi aksi penipuannya lagi. 

Ketika akhirnya ditangkap lagi dan diproses hukum, Graham dinyatakan bersalah atas 99 kasus penipuan senilai US$1,6 juta. Pria berusia 68 tahun itu pun divonis penjara selama tiga tahun dua bulan. Vonis itu dipotong dari yang seharusnya enam tahun dengan pertimbangan usia Graham yang sudah tua dan ia menderita beberapa penyakit.

Hakim juga menyatakan Graham tak bertindak sendirian. Ia adalah anggota jaringan penipuan. Graham mengaku menipu karena perlu banyak uang untuk membiayai gaya hidup jetsetnya. 

Pengklaim juru kunci keluarga Soekarno juga kerap terdengar di dalam negeri. Tahun 2011 misalnya, seorang kakek bernama Zakaria Sukaria Pota yang mengaku berusia 126 tahun dan berasal dari Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, mengklaim memiliki sejumlah emas batangan dan surat berharga berisi kekayaan RI yang tersimpan di bank Swiss.

Zakaria juga menunjukkan pedang, tongkat komando, dan empat emas batangan yang menurutnya milik almarhum Presiden Soekarno. Kakek ini bahkan mengaku memiliki obligasi triliunan rupiah yang dicap dengan tinta emas bergambar Garuda. Obligasi itu dikatakannya siap dicairkan di sebuah bank internasional untuk diberikan kepada negara.

Zakaria mengaku punya hubungan darah dengan Presiden Soekarno dan selama 60 tahun belakangan menutupi identitasnya dengan menyamar sebagai petani, pengumpul botol, dan pencari rotan di hutan-hutan Bolaang Mongondow. Ia mengatakan mendapat wahyu untuk membuka semua harta Soekarno itu karena perekonomian Indonesia terpuruk.

Pengakuan seperti ini tak hanya datang dari Zakaria. Beberapa orang di tanah air juga pernah mengaku sebagai pewaris Soekarno yang bisa mencairkan hartanya di bank Swiss. Namun akhir cerita seperti ini bisa diterka. Sampai saat ini belum ada kisah lanjutan bahwa mereka telah berhasil mencairkan harta Soekarno itu. Kisah-kisah ini berlalu dengan cepat seiring angin berhembus

Wednesday, 13 February 2013

Menyiapkan Calon Pengganti Paus Benediktus XVI

Paus Benediktus XVI saat berjalan dengan bantuan asisten
Senin pagi waktu Vatikan, Paus Benediktus XVI, membuat pernyataan yang mengejutkan bagi lebih dari 1,1 miliar umat Katolik di muka Bumi. Dalam pidato singkat secara tertulis selama dua menit, dia menyatakan mundur sebagai pemimpin umat Katolik sedunia sekaligus pemimpin Tahta Suci Vatikan - yang menjadi pusat kepemimpinan bagi penugasan para rohaniwan Katolik di mancanegara.

Berbicara sambil duduk dengan bantuan pengeras suara, Paus Benediktus menyatakan pengunduran diri ini akan berlaku efektif pada 28 Februari 2013 pukul delapan malam waktu setempat. "Setelah berulangkali menguji kata hati saya di depan Tuhan, saya telah memutuskan bahwa kekuatan saya ini, dikarenakan usia lanjut, tidak layak lagi untuk meneruskan tugas pelayanan," kata Paus Benediktus seperti dikutip CNN.

Lahir dengan nama Joseph Aloisius Ratzinger, rohaniwan agung asal Jerman ini memang sudah berusia sepuh, 85 tahun. Usianya pun sudah terbilang sangat lanjut ketika delapan tahun lalu dipilih menggantikan Paus Yohanes Paulus II, yang wafat di usia 84 tahun.

Di tengah kekagetan banyak umat Katolik dan kalangan petinggi dunia atas keputusan Paus Benediktus, para rohaniwan senior yang menjadi pejabat tinggi Vatikan sudah harus mempersiapkan pemimpin baru mereka.

Pihak Vatikan, seperti dikutip kantor berita Reuters, mengungkapkan bahwa Paus yang baru sudah akan muncul sebelum Hari Raya Paskah, yang tahun ini jatuh pada tanggal 31 Maret. Pemilihan ini dikenal dengan sebutan konklaf, yaitu pertemuan khusus yang dihadiri para kardinal atau Uskup Agung, yang merupakan rohaniwan Katolik senior dari mancanegara. Mereka akan memilih pemimpin baru lewat pemungutan suara.

Menurut peraturan Vatikan pada 1966, konklaf harus dimulai antara 15 hingga 20 hari setelah wafatnya Paus. Namun, itu termasuk sembilan hari masa berkabung dan pemakaman.

Mengingat Paus Benediktus yang mengundurkan diri ini masih hidup, periode berkabung dan pemakaman di Vatikan tidak berlaku. Maka, konklaf bisa dimulai antara 6 hingga 11 hari setelah pengunduran diri Paus Benediktus pada 28 Februari mendatang.

Siapa yang cocok menjadi pengganti Paus Benediktus? Kalangan pengamat, seperti dikutip BBC, menilai bahwa rohaniwan Eropa masih menjadi favorit, seperti tradisi selama ini.

Maka sudah ada beberapa nama yang mengemuka di kalangan media, yaitu Uskup Agung Milan, Angelo Scola, dan Christoph Schoenbron, rohaniwan Austria yang merupakan mantan murid Paus Benediktus dan kini merupakan Uskup Agung di Wina.

Namun, menarik bila Vatikan bisa mendobrak tradisi dengan memilih rohaniwan di luar Eropa. Dari Afrika ada dua yang menjadi favorit, yaitu Kardinal Peter Turkson dari Ghana dan Kardinal Francis Arinze dari Nigeria.

Dari Asia pun muncul nama calon pengganti Paus Benediktus. Di Filipina, negara Asia yang mayoritas rakyatnya beragama Katolik, terdapat rohaniwan kharismatik. Dia adalah Kardinal Luis Antonio Tagle.

Umurnya pun masih cukup muda, yaiitu 55 tahun. "Mungkin beliau masih lama diproyeksikan, namun bisa saja masuk pertimbangan karena dulu masuk dalam lingkar dalam Vatikan dan mantan penasihat bagi Paus," kata Joselito Zulueta, jurnalis yang juga analis urusan gereja di Filipina, seperti dikutip kantor berita Reuters.

Kalangan rohaniwan senior dari Amerika Latin pun bisa punya pengaruh besar dalam menentukan Paus yang baru. Kawasan itu justru memiliki paling banyak umat Katolik, yaitu 42 persen dari jumlah keseluruhan yang masuk dalam lingkup Vatikan.

Maka dari Amerika Latin, kalangan media sudah memunculkan nama Kardinal Odilo Pedro Scherer. Dia adalah Uskup Agung di Sao Paulo, Brazil. Sejarah baru pun akan tercipta di Vatikan bila nanti terpilih Paus yang berasal dari luar Eropa.

Sejarah Baru
Paus Benediktus sendiri bakal mencetak sejarah baru. Dalam kurun hampir 600 tahun terakhir, dia pemimpin pertama di Vatikan yang mengundurkan diri.
Menurut BBC, ratusan tahun lampau sebelum Benediktus, juga ada pemimpin Vatikan yang mundur saat masih hidup. Dia adalah Paus Gregory XII, yang mundur pada 1415 setelah terjadi kemelut di tubuh Vatikan saat itu.

Biasanya, jabatan Paus berganti saat yang bersangkutan wafat. Namun, menurut kode etik tata pemerintahan Gereja Katolik, yang dikenal dengan Hukum Kanon, Paus yang bersangkutan bisa mengundurkan diri sejauh dia memutuskannya tanpa paksaan dari siapapun dan diumumkan sesuai prosedur. Paus Benediktus memenuhi hukum itu.

Namun, tetap saja keputusan Paus Benediktus mengejutkan banyak pihak. Sejumlah umat yang sedang berziarah ke Alun-alun St. Peter, Vatikan, mengutarakan kekagetan mereka.
"Saya kira Paus adalah komitmen seumur hidup. "Saya khawatir dia berada dalam kondisi kesehatan yang buruk. Saya tidak tahu," kata seorang pria yang dihubungi BBC. "Saya sangat kecewa dan terkejut pagi ini, sebagai seorang Katolik," ujar seorang perempuan.

"Tidak ada yang mengira keputsan itu, meskipun beliau sudah sangat lelah," Nani Leon, seorang profesor sejarah di Madrid, Spanyol, seperti yang dikutip kantor berita Reuters.

Para pemimpin dunia pun terkejut mendengar Paus Benediktus XVI hendak meletakkan jabatannya pada 28 Februari 2013. Mereka melontarkan kekagetannya tak lama setelah juru bicara Vatikan, Federico Lombardi, mengumumkan keputusan Paus itu Senin kemarin.

Presiden Perancis Francois Hollande menghormati keputusan Paus untuk mundur dari jabatannya. Pernyataan senada juga datang dari Kanselir Jerman Angela Merkel. Merkel menaruh rasa hormat besar atas keputusan sulit Paus asal Jerman tersebut. “Dia akan tetap dikenang sebagai salah satu pemikir religius dunia di zaman kita,” kata Merkel.

Sebelumnya, juru bicara Merkel mengatakan Paus berhak menerima penghargaan setelah hampir delapan tahun mengabdi untuk gereja dan umat Katolik di seluruh dunia. “Dia telah meninggalkan jejak pribadi di gereja sebagai pemikir dan pelindung umat,” ujar juru bicara Merkel.

Sementara itu David Cameron, Perdana Menteri Inggris – negara di mana pemeluk Katolik adalah minoritas dibanding Anglikan, mengatakan Paus XVI akan dikenang sebagai pemimpin spiritual bagi jutaan orang di seluruh dunia. “Dia tidak pernah lelah untuk mempererat hubungan Inggris dengan Keuskupan,” kata Cameron.

Kepala Gereja Katolik Polandia, Uskup Wojciech Polak, mengatakan pengunduran diri Paus Benediktus mengejutkan seluruh rakyat Polandia. Menurut Uskup Polak, Paus telah melakukan refleksi mendalam atas keputusan yang diambilnya kemarin.

Bahkan para pejabat Vatikan pun mengaku sebelumnya tidak tahu menahu bahwa Paus Benediktus bakal mengumumkan keputusan yang mengejutkan.

Namun, Otoritas Gereja Katolik di Vatikan menegaskan bahwa sikap Paus Bendediktus ini bukan akibat ada tekanan dari pihak manapun.

Demikian ungkap juru bicara Vatikan, Federico Lombardi, seperti dikutip kantor berita Reuters. Lombardi juga menyatakan bahwa pengunduran diri rohaniwan asal Jerman itu bukan karena sakit, melainkan karena dia merasa sudah tidak mampu lagi untuk memimpin mengingat usianya sudah terbilang sangat senja, 85 tahun.

Menurut Lombardi, normal bila manusia sudah kehilangan kekuatan tubuhnya secara signifikan bila sudah di usia demikian. "Dalam beberapa bulan terakhir, tenaga beliau sudah terlihat sangat rapuh, baik fisik dan semangatnya," kata Lombardi kepada para wartawan.

"Pengunduran ini merupakan keputusan pribadi, yang sepenuhnya diambil secara bebas sehingga patut dihormati secara penuh," lanjut Lombardi.

Kontroversial
Di masa kepemimpinannya sebagai Paus Benediktus XVI, Ratzinger sempat dianggap sebagai tokoh yang kontroversial karena pernah melontarkan pernyataan yang dinilai kerap menyinggung umat Muslim, Yahudi dan Kristen Protestan melalui pidatonya.
Namun para pendukungnya mengatakan pidato Paus Benediktus tersebut sering disalahartikan oleh publik, karena dia hanya ingin memperkuat hubungan antaragama di dunia.

Komitmennya yang tinggi dalam menjalin hubungan antarumat dibuktikan Ratzinger selama menjabat sebagai Paus. Dia pernah mengunjungi Mesjid Biru di Istanbul, Turki dan Kubah Batu di Yerusalem dan berdoa untuk perdamaian di Terowongan Western Well.

Namun, di masa kepemimpinannya pula, banyak skandal yang terkuak ke publik. Mulai dari skandal tuduhan penyalagunaan wewenang di jajaran Gereja Katolik dan pelecehan seksual yang dilakukan pastor.

Dalam menghadapi isu pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang pastor, Ratzinger lagi-lagi mengejutkan publik, karena untuk pertama kalinya, dia meminta maaf kepada korban dan meminta kepada kepolisian setempat untuk memproses kasus tersebut.

Banyak kritik yang dialamatkan kepadanya yang menyebut Ratzinger tidak memberikan perhatian pada kasus pelecehan yang dilakukan oleh para pastor karena kepausan  tidak pernah secara terbuka mengklarifikasi peristiwa yang sebenarnya terjadi.

Namun pendukungnya menepis anggapan itu dan menganggap apa yang dilakukan oleh Ratzinger sudah lebih dari cukup.

Dalam menghadapi berbagai konflik dan skandal, Ratzinger selalu berpegang teguh kepada kekuatan gereja yang berasal dari kebenaran absolut yang tidak dapat dipatahkan oleh apa pun. Namun filsofi tersebut dianggap mengecewakan beberapa kalangan yang merasa gereja perlu segera dimodernisasi.

Sejauh Mana Keterlibatan Mentan dalam Kasus Impor Daging Sapi

Presiden SBY memanggil Mentan Suswono terkait impor daging sapi di Kantor Presiden, Rabu 13/2/2013.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak mengusut kasus kuota impor daging sapi yang terjadi di Kementerian Pertanian. KPK pada Rabu, 13 Februari 2013 memeriksa Baran Irawan, Sekretaris Menteri Pertanian, untuk menelusuri keterlibatan pejabat-pejabat Kementan.

Baran diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Luthfi Hasan Ishaaq, mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera. Dia sudah tiba di gedung KPK sekitar pukul 09.30 WIB. Baran diperiksa KPK selama delapan jam, dan sekitar pukul 18.00 WIB, ia terlihat keluar meninggalkan gedung KPK. Dia tidak berkomentar kepada wartawan terkait pemeriksaan hari ini.

Selain memeriksa Sekretaris Mentan, KPK juga memanggil saksi lainnya, yakni Jerry Roger dan Nurhasan. Keduanya dari pihak swasta. Pada pemeriksaan kali ini, penyidik KPK juga memeriksa Ahmad Fathanah, orang dekat Luthfi Hasan, sebagai tersangka.

Di hari yang sama, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memanggil Menteri Pertanian, Suswono, ke kantornya untuk meminta penjelasan langsung terkait kasus kuota impor daging sapi. Seusai pertemuan, Suswono menjelaskan secara regulasi, impor daging sapi telah sesuai dengan koridor yang ditentukan. 

"Dari sisi kebijakan dan regulasi tidak ada yang menyimpang," katanya.

Ia mengklaim seluruh celah untuk memuluskan upaya penyelewengan sudah tertutup rapat. Kuota impor daging, penetapannya sudah dilakukan pada Desember tahun lalu. Penetapan tersebut termasuk mengenai perusahaan-perusahaan mana saja yang diberi kewenangan untuk melakukan importasi.

Kuota tahun 2013 juga telah ditetapkan dan tidak akan ditambah, untuk sementara ini. Hal itu sudah disampaikan kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa, tepatnya 22 Januari lalu.

Keputusan tidak menambah kuota itu dikeluarkan karena sentra-sentra produksi daging di beberapa daerah menyanggupi untuk memenuhi kebutuhan tahun ini, khususnya di Jakarta dan sekitarnya.

"Bulan ini akan ada penandatanganan MoU dari sentra produksi daging untuk memenuhi kebutuhan Jakarta dan sekitarnya. Jadi itu akan terpenuhi. Kecuali daerah mangkir," ujar Suswono di Istana Negara, Rabu.

Suswono menegaskan keputusan-keputusan yang telah dibuat tersebut tidak bisa diintervensi, kecuali melalui pembahasan dalam rapat Kementerian Perekonomian yang melibatkan tiga menteri terkait, yaitu Kementan, Kemendag, dan Kemeperin.

Ia menjelaskan perusahaan-perusahaan yang melakukan importasi juga sudah tidak ada ruang lagi untuk 'bermain' soal kuota. Karena selain syarat yang ketat, kuota sudah ditetapkan. "Tidak mungkin perusahaan abal-abal dapat alokasi besar untuk keperluan industri. Bahkan sudah ada rekomendasi dari Kementerian Perindustrian," tuturnya.

Karena itu, Suswono mengaku heran atas kaitan Lutfi Hasan dengan kasus suap impor sapi. "Pak Lutfi sendiri tidak bisa mempengaruhi kebijakan saya. Saya sudah mengirim surat kepada Menko untuk menetapkan tidak ada penambahan kuota," katanya.

Suswono juga membantah telah melakukan pertemuan di Medan bersama Lutfi dan salah satu tersangka yang telah ditahan KPK saat ini, guna membahas masalah impor daging sapi.

"Saya tidak pernah rapat dengan Hilda di Medan, tidak ada kaitannya kalau mengenai masalah itu. Kan Pak Luthfi waktu itu lagi safari dakwah di Medan," ujarnya.

Suswono mengaku telah melaporkan kepada Presiden SBY secara detail, baik tertulis maupun lisan mengenai masalah ini. Presiden menginstruksikannya untuk tetap bekerja secara profesional dan bersikap kooperatif kepada penegak hukum yang sedang mengusut kasus tersebut. "Presiden meminta saya tetap bekerja," katanya.

Ia yakin dirinya tidak terlibat dalam kasus suap impor daging yang menjerat sang mantan Presiden PKS. "Saya yakin tidak, sama sekali tidak terkait dengan kasus Luthfi," Suswono menegaskan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa, juga membantah ikut-ikutan dalam penentuan kuota impor daging setiap tahunnya. Menurut dia, keputusan yang diambilnya hanya sebatas koordinasi di tingkatannya.

"Menko tidak menunjuk apa-apa, rakor itu hanya mengkoordinasikan," kata Hatta di kantornya, Jakarta, 1 Februari 2013.

Koordinasi di tingkat Menko dilakukan guna memastikan stabilitas harga dan agar ketersediaan komoditas tersebut terjaga sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi.