Thursday, 7 March 2013

Hugo Chavez, Manusia 'Setengah Dewa' dari Venezuela

Ribuan warga Venezuela turun ke jalan usai kematian Hugo Chavez
"Berikan aku mahkota duriMu, Tuhan Yesus, sehingga aku terluka. Berikan aku 100 salibMu dan aku akan membawanya untukMu, tetapi jangan ambil nyawaku, karena aku masih ingin melakukan berbagai hal untuk rakyat dan negaraku. Jangan dulu ambil nyawaku."
Itulah doa seorang pria dalam sebuah misa yang diadakan untuk pengobatan penyakit kanker yang dideritanya pada 5 April 2012. Pria itu bukan orang sembarangan. Dia adalah Hugo Chavez, Presiden Venezuela. Pemimpin kharismatik sekaligus kontroversial yang telah memimpin negeri itu selama 13 tahun.
Semenjak didiagnosis menderita kanker pada Juni 2011, Chavez telah menjalani empat kali operasi di Kuba. Operasi terakhir dilakukan pada 8 Desember 2012. Saat itulah, Chavez mungkin sudah merasa perjuangannya untuk melawan kanker menjelang berakhir. Dan dia pun berpesan, "Pilih Maduro sebagai presiden republik ini. Aku meminta ini dari hatiku yang terdalam.”

Chavez meminta rakyat Venezuela untuk memilih Wakil Presiden Nicolas Maduro sebagai penggantinya dalam pemilu mendatang jika dirinya tidak lagi mampu memimpin Venezuela akibat operasi kanker yang harus dijalaninya.

Tiga bulan kemudian, tepatnya Selasa, 5 Maret 2013,  pemimpin yang sangat dicintai rakyatnya itu akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Chavez meninggal di usia 58 tahun setelah memimpin Venezuela selama 14 tahun.
Chavez meninggal setelah beberapa jam terakhir mengalami kesulitan bernafas.  Kematiannya menyisakan kepedihan yang mendalam bagi jutaan rakyat Venezuela. Ribuan orang turun ke jalan-jalan memberikan penghormatan yang terakhir, usai pengumuman kematian Chavez.
Membawa poster-poster dan foto Chavez, mereka mengagung-agungkan pemimpinnya. "Chavez hidup selamanya! Perjuangan masih berlanjut!" teriak mereka. "Kami akan menunjukkan bahwa yang dia lakukan tidak sia-sia," kata Jamila Rivas, 49, sambil menangis.
Rakyat Venezuela, terutama yang berasal dari wilayah miskin mengikuti dengan seksama perjuangan Chavez melawan kanker.  Mereka seakan tidak bisa terima ia meninggal. "Dia adalah ayah kami. 'Chavismo' tidak akan berakhir. Kami adalah rakyatnya. Kami akan terus berjuang," kata Nancy Jotiya, 56, di alun-alun Bolivar, Caracas
Ingin Jadi Pelukis
Chavez lahir dari sebuah keluarga miskin pada 28 Juli 1954 di sebuah wilayah kumuh di Sabaneta. Itulah yang membuat Chavez memiliki keterikatan batin yang kuat dengan rakyat miskin Venezuela yang menganggapnya sebagai keluarga.
Cita-citanya waktu belia adalah menjadi pelukis dan pemain baseball untuk Liga Amerika Serikat. Jalan hidup akhirnya justru menuntunnya ke dunia militer dengan tugas pertamanya menjadi komandan komunikasi peleton.
Inilah mengapa dia dipanggil dengan sebutan 'Comandante'. Jabatan terakhirnya adalah Letnan Kolonel. Bersama dengan anggota militer lainnya yang berpaham kiri. Tahun 1992, dia gagal mengkudeta Presiden Carlos Andres Perez. Namun, aksi ini melejitkan karier politiknya.
Pendukung Chavez semakin besar. Dua tahun kemudian dia dibebaskan dari penjara dan membentuk Partai Sosial Demokrat yang juga dinamai "Gerakan Republik Kelima". Tahun 1998, dia berhasil memenangkan pemilu dan menjabat Presiden. Bagi warga miskin yang memilihnya, Chavez adalah simbol permulaan baru setelah pemerintahan sebelumnya dianggap korup dan tidak memihak rakyat.
Tahun 2002, Chavez dikudeta dan dipenjara oleh kelompok oposisi dan tentara. Dua hari kemudian, militer yang loyal padanya berhasil membebaskannya dan kembali mengangkatnya sebagai pemimpin. Chavez menuduh Amerika Serikat berada di balik kudeta tersebut.
Ia mendeklarasikan diri sebagai musuh AS dengan memaki Presiden George W. Bush dengan sebutan "setan" di hadapan Sidang Majelis Umum PBB. Berkali-kali Chavez mengancam akan menghentikan kiriman minyak ke AS, meski terbukti belum pernah jadi dilakukannya.
Venezuela tetap menjadi pasar ekspor minyak terbesar AS. Kendati demikian, Chavez juga meningkatkan kiriman minyak ke negara-negara rival AS, seperti China, Belarus, Iran dan Suriah.
Terinspirasi oleh kawan dan gurunya di Kuba, Fidel Castro, Chavez menerapkan cara-cara radikal dalam memperbaiki perekonomian negaranya. Dia menasionalisasi perusahaan-perusahaan swasta untuk membiayai negaranya. Caranya ini menuai kecaman dari kelompok oposisi.
Ayah tiga putri dan seorang putra ini dikenal dengan pidatonya yang panjang dan menawan. Tahun 2012, dia berpidato selama 10 jam. Sedikit yang diketahui soal kehidupan pribadinya. Namun dia adalah penggemar baseball, suka membaca dan mendengarkan musik folk.
Sejak didiagnosis kanker, Chavez jarang menampakkan dirinya. Jutaan rakyat menunjukkan dukungannya dengan kembali memilihnya pada pemilu Oktober 2012 lalu. Chavez menang 55 persen suara. Pamor Chavez semakin meroket. Dia bak manusia setengah dewa yang dicintai para pengikutnya. "Chavez adalah segalanya, tanpa Chavez kami tidak ada apa-apa," kata seorang pendukungnya.
Namun, meskipun dipuja banyak orang, Chavez dikecam lantaran gaya kepemimpinannya yang diktator. Human Right Watch mengatakan bahwa saat memimpin tahun 1999-2013, Chavez menafikan jaminan hak asasi manusia. Banyak yang tidak tahan pada perlakuan rezim Chavez melarikan diri ke luar negeri, salah satunya ke Amerika.
Nicholas Maduro
Sepeninggal Chavez, 30 hari kemudian Venezuela akan memilih Presiden baru. Wakil Presiden,Nicolas Maduro, akan menjadi penjabat Presiden, seperti disampaikan Menteri Luar Negeri Venezuela, Elias Jaua.
Nama Maduro sebagai penerus Chavez semakin menguat setelah awal Oktober lalu dia didapuk Chavez sebagai Wakil Presiden. Sebelumnya, bekas sopir bus ini adalah Menteri Luar Negeri. "Saya tidak merekomendasikan seorang pun untuk posisi Wakil Presiden," kata Chavez bergurau saat mengumumkan Maduro sebagai Wakil Presiden Venezuela awal Oktober 2012 lalu.
"Berhadapan dengan saya tidak mudah," kata Chavez. Namun, bagi Chavez, latar belakang Maduro yang pernah bekerja sebagai sopir truk itu memiliki pesona sendiri.
Maduro yang kini berusia 50 tahun dikenal sebagai sekutu terdekat Chavez sejak membantu Chavez keluar dari penjara setelah upaya kudetanya yang gagal pada tahun 1992. Maduro besar di Ibukota Venezuele, Caracas, di tengah sebuah keluarga sederhana. Ayahnya berkecimpung di politik sayap kiri dan gerakan buruh.
Sebagai remaja, Maduro pun aktif di gerakan kiri pula. Setelah lulus sekolah menengah, Maduro pergi ke Kuba untuk menjalani pendidikan politik. Kembali ke Venezuela, dia bekerja sebagai sopir bus namun kemudian aktif di serikat pekerja transportasi.
Ketika Chavez masuk penjara setelah kudeta yang gagal di tahun 1992, Maduro aktif di gerakan Chavez. Di saat itulah dia berkenalan dengan Cilia Flores, seorang pengacara yang membantu upaya pembebasan Chavez dari penjara. Dan setelah itu, Maduro menjadi sekutu dekat Chavez. Ketika Chavez menjadi Presiden di tahun 1999, dia menjadi anggota parlemen. Tahun 2005, Maduro menjadi Ketua Parlemen.
Setahun kemudian, mantan sopir truk itu pun menjadi Menteri Luar Negeri Venezuela. Sebagai juru bicara pemerintahan Venezuela di luar negeri, Maduro tampil lebih kalem daripada Chavez yang berapi-api.  "Dia seorang moderat, pragmatis," kata mantan Menteri Luar Negeri Kolombia, Maria Emma Mejia, yang pernah bekerja sama dengan Maduro di organisasi bangsa-bangsa Amerika Selatan.
Mejia mencatat peran penting Maduro memperkuat hubungan Venezuela dengan Kolombia setelah ketegangan bertahun-tahun. "Dia tidak dogmatis dalam hal menolak semua pendapat orang," katanya.
Seorang bekas diplomat Amerika Selatan melihat Maduro lebih seperti pembawa pesan Chavez. "Saya selalu melihatnya sebagai pembawa pesan dan tidak pernah melihat sinyal dia seperti seorang pemimpin. Namun, saya kira dia belajar banyak dari Chavez, karena sangat dekat."  Sumber: ReutersBBCUSA Today dan New York Times

Wednesday, 6 March 2013

Mereka yang Kaya Raya Karena Otomotif

Susanne Klatten
Siapakah orang terkaya di industri otomotif? Banyak yang mengira dunia otomotif itu identik dengan laki-laki. Kenyataannya, justru kaum hawa sukses menjadikan otomotif sebagai sumur kekayaannya.

Dilansir Forbes, Selasa 5 Maret 2013, dari sejumlah nama orang terkaya di dunia, nama Susanne Klatten rupanya menjadi salah satu orang paling tajir di planet ini khususnya di bidang otomotif.

Tak heran, wanita yang merupakan ekonom dan pewaris saham perusahaan BMW dari sang ayah, Herbert Quandt, pada 2012, berada di posisi ke-59 orang terkaya di dunia versi forbes dengan kekayaan mencapai US$13 miliar.

Namun, kali ini Forbes kembali mencatat, di 2013 kekayaan Klatten naik menjadi US$14,3 miliar. Posisinya sebagai orang terkaya dunia pun naik ke-58.

Selain Klatten, sang saudara laki-lakinya yang juga mewarisi saham mobil asal Jerman, BMW, Stefan Quandt, berada di urutan kedua, dengan total kekayaan sebesar US$11,9 miliar.

Tidak mau kalah dari Klatten dan Stefan, sang ibu yang juga istri dari Herbert Quandt, Johanna Quandt berada di posisi ketiga dengan jumlah kekayaan US$10,6 miliar.

Tidak hanya dari BMW, orang terkaya dunia di bidang industri otomotif, juga ditempati salah seorang petinggi perusahaan otomotif asal Korea Selatan, Hyundai, yaitu Chung Mong-Koo.

Salah satu tokoh penting dari Hyundai itu, disebut forbes memiliki kekayaan sebesar US$6,3 miliar.

Berikut 21 orang terkaya dunia di bidang otomotif menurut majalah Forbes:

1. Susanne Klatten – Kekayaan US$14,3 miliar (BMW)

2. Stefan Quandt – Kekayaan US$11,9 miliar (BMW)

3. Johanna Quandt – Kekayaan US$10,6 miliar (BMW)

4. Chung Mong-Koo – Kekayaan US$6,3 miliar (Hyundai)

5. Wei Jianjun – Kekayaan US$5,3 miliar (Great Wall Motors)

6. Bruce Halle – Kekayaan US$4,2 miliar (Discount Tire Store United States)

7. Jye Luo – Kekayaan US$3,9 miliar (Tires Taiwan)

8. Chung Eui-Sun - Kekayaan US$3,1 miliar (Hyundai)

9. Shahid Khan – Kekayaan US$2,9 miliar (Jaguar)

10. Elon Musk – Kekayaan US$2,7 miliar (Tesla Motor)

11. Wang Chuanfu – Kekayaan US$2,3 miliar (Industri baterai untuk mobil listrik)

12. Li Shufu – Kekayaan US$2,2 miliar (Geely Motor)

13. Brujmohan Lall Munjal – US$2,2 miliar (Hero MotoCorp)

14. Rahul Bajaj – Kekayaan US$2 miliar (Bajaj Group)

15. Thomas Friedkin – Kekayaan US$1,7 miliar – (Memiliki hak eksklusif untuk mengimpor dan mendistribusikan kendaraan Toyota di beberapa negara bagian di AS)

16. Abdullah Al Futtaim – Kekayaan US$1,65 miliar (United Arab Emirates)

17. Norman Braman – Kekayaan US$1,6 miliar (Membeli dealer Cadillac, saat ini dealernya 17 unit di Florida dan Colorado)

18. Huang Yi – Kekayaan US$1,45 miliar (Auto Distribution Hong Kong)

19. Sjamsul Nursalim – Kekayaan US$1,2 miliar (Ban Gajah Tunggal)

20. Roger Penske – Kekayaan US$1,2 miliar (Tim balap Penske Racing untuk ajang balap Indy Car dan Nascar)

21. Frank Stronach – Kekayaan US$1,2 miliar – (Produsen onderdil mobil dunia, Magna International Inc)

Nasib Nasabah Investasi Emas Bodong. Menghayal akan mendapatkan untung besar, malah menuai kerugian

Emas batangan
Berandai-andai akan mendapatkan untung besar, malah menuai kerugian rupiah yang tak sedikit. Hal itu, kini yang sedang dialami sejumlah nasabah PT Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS).

Mereka mempertanyakan nasib investasinya, menyusul kabar kaburnya Taufiq Michael Ong, pemilik sekaligus presiden direktur perusahaan dengan bisnis investasi emas berbau syariah.

Salah satu nasabah, DZ, kepada VIVAnews mengaku bahwa dirinya sudah tidak mendapat transferan bagi hasil dari investasi itu seperti yang dijanjikan sebelumnya.

Seharusnya, DZ yang menanamkan investasi Rp35 juta akan mendapat imbalan Rp1,9 juta per bulan. "Kini, saya tidak tahu nasib investasi ini," katanya.

Saat ini, agennya masih terus menenangkan nasabah-nasabah lain dengan dalih Michael Ong tidak mungkin lari dari tanggung jawab. Hanya saja, GTIS sudah tak membayar bagi hasil seperti yang dijanjikan.

DZ mengaku tertarik investasi ini lantaran imbal hasil yang ditawarkan sangat besar, sampai 2-5,4 persen per bulan alias 24-64,8 persen per tahun. "Sangat tinggi," katanya.

Sebelumnya, dirinya sudah mencari-cari investasi emas paling menguntungkan. Mulai berkebun emas, angsa, hingga gadai emas. Semua menarik, tetapi imbal hasilnya tidak setinggi tawaran GTIS.

Selain itu, untuk menarik nasabah baru, GTIS yang mengklaim sudah sesuai syariah ini juga menggunakan agen-agen cantik. DZ mengaku didatangi sepasang agen yang keren dan molek yang kemudian menjelaskan berbagai keuntungan investasi di GTIS. 

Selain cewek cantik yang menggunakan rok pendek, GTIS juga menawarkan tokoh-tokoh ulama negeri ini. Ia menggandeng beberapa nama kiai di jajaran perusahaan. "Ada Kiai Ma'ruf Amin dan Marzuki Alie sebagai Dewan Penasehat," kata DZ. "Itu yang membuat kami yakin dan tertarik dengan investasi ini."

Ma'ruf Amin merupakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan sedangkan Marzuki Alie merupakan politisi Partai Demokrat dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat.

Memang, ketika dikonfirmasi, Ma'ruf tidak mau menjelaskan posisinya di GTIS. "Saya sedang di Makkah," katanya langsung mematikan telepon genggamnya. Sedangkan Marzuki mengatakan bahwa dirinya hanya mengislamkan Michael Ong, bos GTIS. Bantahan, Marzuki menjadi pemegang saham bisa dilihat ditautan ini.

Ternyata, penipuan investasi tak hanya dialami para nasabah PT GTIS, nasabah PT Raihan Jewellery, perusahaan serupa yang berlokasi di Surabaya, juga mengalami hal serupa.

Mereka menyatakan tidak mendapat pembagian keuntungan 2,5 persen dari dana yang mereka tanam di sana. Kini, Polda Jawa Timur sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.


Sikat Habis

Kasus investasi emas bodong ini, ternyata turut membuat pihak pemerintah berang. Apakah, karena para petinggi PT GTIS itu disebut-sebut dekat dengan lingkungan pemerintah atau bukan?

Yang pasti, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa meminta agar aparat penegak hukum segera memproses kasus penipuan berkedok investasi emas tersebut. 

"Kalau semuanya bodong, disikat saja karena merugikan  masyarakat," kata Hatta saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa 5 Maret 2013.

Hatta menganjurkan agar lembaga investasi di Indonesia dicermati karena menyangkut uang masyarakat. Selain pengawasan, dirinya juga mengatakan pentingnya pengaturan perizinan, akuntabilitas, dan kredibilitas perusahaan investasi. "Sehingga saat ada masalah, bisa cepat diatasi," ujarnya.

Dia juga menganjurkan agar calon nasabah lebih waspada terhadap tawaran-tawaran investasi yang sangat menggiurkan. 

Sedangkan Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi menilai investasi emas adalah perkara perdata. Namun, jika sudah menyangkut investasi bodong, itu sudah termasuk kasus pidana. Untuk itu, pihaknya bisa saja mencabut izin perdagangan transaksi tersebut. 

"Sebenarnya, investasi emas ini adalah masalah perdata. Itu kan transaksi dua pihak untuk sepakat jual beli tertentu, misalnya emas," kata Bayu di tempat terpisah.

Namun, menurutnya, masalah ini bisa berubah menjadi masalah pidana karena berkaitan dengan praktik pengumpulan uang yang diatur undang-undang, misalnya UU tentang Perbankan dan UU tentang Perkoperasian.

"Investasi bodong itu sama dengan pengumpulan uang. Itu mekanisme menghimpun dana masyarakat dan terkait dengan UU, misalnya perbankan, koperasi, dan pasar modal. Itu pidana kalau ada penyimpangan atau tindakan yang tidak sesuai," kata Bayu.

Bayu menambahkan kementeriannya bisa saja mencabut izin perdagangan suatu perusahaan. Namun, karena berkaitan dengan pidana, pelakunya harus diproses oleh pihak yang berwajib lebih dulu.

Sementara itu, maraknya investasi bodong yang terjadi saat ini dinilai mengancam rencana pemerintah untuk memperluas keterbukaan akses financial inclution atau keuangan inklusif  bagi masyarakat hingga segala lapisan.

Kepercayaan masyarakat terhadap akses keuangan dapat terkikis dengan kasus-kasus tersebut.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang mengkaji dampak apa saja yang bisa terjadi akibat hal tersebut. "Saya masih menunggu laporan dan kajian dari BKF (Badan Kebijakan Fiskal) terkait itu," kata Agus Marto di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa.

Dirinya juga meminta otoritas terkait untuk berperan aktif dalam menangani permasalahan tersebut, sehingga keuangan inklusif bagi masyarakat dapat dipercepat dan akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi ke depannya. "Mungkin yang relevan untuk memberikan respon itu adalah dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atau dari Kemendag," tuturnya.


Cara Mencegah

Sementara itu, OJK merasa gerah terhadap segala bentuk investasi bodong yang menimbulkan kerugian pada masyarakat. Untuk itu, OJK akan bekerja sama dengan lembaga pemerintah lain untuk mengedukasi masyarakat agar tak mudah tergiur tawaran investasi yang memberi iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat.

"Biasanya masyarakat tergiur oleh investasi yang cepat," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad.

Selain itu, OJK akan bekerja sama dengan kepolisian untuk memperkuat penyidikan kasus-kasus di industri keuangan. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai peresmian kerja sama dengan kepolisian ini akan dilaksanakan pekan depan.

"Dengan demikian, kepolisian dan OJK dapat menangani isu-isu yang terkait kegiatan ilegal lembaga keuangan," ujar Muliaman.

Namun, menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap ragam investasi tetap perlu ditingkatkan. Dengan mengetahui bagaimana berinvestasi yang baik, masyarakat akan lebih waspada terhadap penipuan dan terhindar dari kerugian. Ini cara yang paling efektif untuk mengurangi kasus-kasus investasi bodong.

Pendidikan pada masyarakat, menurut Muliaman, perlu melibatkan banyak kementerian-kementerian terkait, terutama kementerian pendidikan agar bisa menambahkan kurikulum baru terkait sistem keuangan.

Analis investasi emas PT Indosurya Securities, Mulyadi Tjung juga berharap agar masyarakat sebaiknya tidak mudah tergiur dengan investasi dengan imbal hasil yang tinggi serta mencermati segala aspek legalitas lembaga investasi tersebut.

"Kalau dijanjikan bunga di atas deposito, dan dijanjikan fixed rate harus pikir seribu kali untuk masuk," kata kepada VIVAnews.

Ia meminta masyarakat untuk mengecek kebenaran setiap investasi yang ditawarkan perusahaan. Selain itu, masyarakat sebaiknya memastikan investasi tersebut berada di bawah lembaga keuangan dengan legalitas yang sesuai dengan perizinan. 

Jika ingin berinvestasi emas dengan aman, menurut Mulyadi, masyarakat bisa membeli emas dari pialang berjangka yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Dia menyarankan untuk memilih produk investasi yang sesuai kebutuhan, sehingga tidak terjebak dalam fluktuasi harga.

"Jual beli kontrak melalui pialang berjangka yang terdaftar di Bappebti," katanya.

Jika berminat menahan emas dalam waktu lama, ia menyarankan untuk berinvestasi emas batangan setidaknya minimal lima tahun. "Karena, secara data historis, harga emas setiap lima tahun akan meningkat dua kali lipat," katanya. 


Manajemen Janji Selesaikan Kasus

Sementara itu, manajemen baru PT Golden Traders Indonesia Syariah berjanji segera menyelesaikan kasus investasi bodong yang menimpa para nasabahnya, saat masih dipimpin Taufiq Michael Ong, yang diduga kabur.

Menurut KH Aziddin, Dewan Syariah MUI, yang ditunjuk sebagai direktur PT GTIS yang baru, perseroan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS-LB) memutuskan akan mengatasi kasus yang sedang didera perseroan.

Selain itu, dalam RUPS-LB juga diputuskan segera dibentuk manajemen GTIS yang baru.

Aziddin mengatakan, manajemen baru bersama-sama dengan pemegang saham baru akan mengadakan pertemuan lanjutan untuk membahas skema pembayaran kewajiban perusahaan yang tertunda kepada seluruh nasabah GTIS.

"Termasuk, langkah-langkah untuk menjalankan kembali roda perusahaan seperti sediakala," kata dia, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa

Arief Hidayat, Pengganti Mahfud MD Pilihan DPR

Arief Hidayat terpilih gantikan Mahfud MD di Mahkamah Konstitusi
Arief Hidayat terpilih menjadi hakim konstitusi. Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Diponegoro Semarang itu menggantikan Mahfud MD yang akan habis masa tugasnya sebagai hakim konstitusi pada 1 April 2013.

Arief Hidayat ditetapkan sebagai hakim konstitusi setelah melewati fit and proper test dan proses voting di Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat, Senin malam, 4 Maret 2013.
Arief akan bergabung dengan hakim konstitusi lainnya mulai 1 April 2013, dan ikut serta dalam pemilihan ketua MK yang baru. Ketua MK akan dipilih oleh 9 hakim MK.

Pemilihan hakim konstitusi dilakukan dengan cara voting yang dilakukan oleh 54 anggota komisi III DPR. Namun, ada 6 anggota yang tidak menggunakan hak suaranya karena tak hadir dalam voting. Sehingga jumlah suara yang sah sebanyak 48 suara.

Dari hasil pemungutan suara itu, Arief  mendapat sebanyak 42 suara. Dua calon hakim MK lainnya kalah dukungan. Sugianto memperoleh 5 suara dan Djafar Al Bram hanya 1 suara.

"Artinya saya kira rasional pemilihan Komisi III mayoritas ke Arief Hidayat. Dengan demikian beliau lah yang akan menggantikan kursi kosong yang akan ditinggalkan Pak Mahfud," kata Ketua Komisi III, Gede Pasek Swardika.

Pasek menuturkan, Arief Hidayat memang yang paling menonjol dibandingkan dengan dua calon hakim konstitusi lainnya. Selain basic ilmu pengetahuannya yang mumpuni, Arief juga dinilai memiliki karakter dan sikapnya yang menonjol.

"Tampaknya itu yang membuat teman-teman tertarik. Ketika diajukan masalah kasus, dia bersikap tegas, keberanian itu yang di harapkan saat menjadi hakim konstitusi," katanya.

Pasek berpesan kepada Arief Hidayat agar bisa menjaga kewibawaan hakim konstitusi. Dia minta jika sudah resmi menjadi hakim, tidak melontarkan pernyataan-pernyataan politis.

"Jangan kebanyakan jadi pengamat politik. Kalau mau jadi pengamat politik jadi pengamat politik saja. Jangan semua hal ditanggapi, karena tidak semua masalah perlu ditanggapi hakim MK," tuturnya.

Mahkamah Konstitusi menyambut baik terpilihnya Arief Hidayat. Juru bicara MK, Akil Mochtar menilai, Arief memang memiliki kompetensi yang baik untuk menjadi hakim konstitusi.

"Dari basic keilmuan saya kira cukup, tinggal bagaimana implementasinya menjadi hakim," kata Akil di Gedung DPR, Selasa 5 Maret 2013.

Meski begitu, Akil mengingatkan, menjadi hakim konstitusi tidak cukup hanya bermodal pandai secara akademis. Tapi juga harus punya mental baja untuk menghadapi tekanan dan godaan. "Terutama harus bisa menjaga independensi. Saya kira Arief bisalah mengatasi masalah itu," kata dia.

Profesor Arief Hidayat adalah guru besar sekaligus Ketua Program Magister Ilmu Hukum di Universitas Diponegoro. Pria kelahiran Semarang, 3 Februari 1956 itu menamatkan program doktor ilmu hukum di Undip pada tahun 2006, sarjana strata dua (S2) tahun 1984 dan sarjana strata satu (S1) tahun 1980.

Arief memliki bidang keahlian yakni, Hukum Tata Negara, Hukum dan Politik, Hukum dan Perundang-undangan, Hukum kingkungan, Hukum Perikanan.

Arief juga aktif dalam organisasi. Dia menjadi Ketua Asosiasi Pengajar dan Peminat Hukum Berperspektif Gender Indonesia, Ketua Asosiasi Pengajar HTN-HAN Jawa Tengah, Ketua Pusat Studi Hukum Demokrasi dan Konstitusi Fak Hukum UNDIP, Ketua Pusat Studi Hukum Lingkungan Fakultas Hukum UNDIP dan Anggota Pusat Studi Hukum Kepolisian Fak Hukum UNDIP.

Arief Hidayat menikah dengan Dr. Tundjung Herning Sitabuana, S.H.,C.N.,M.Hum dan dikaruniai dua anak yakni, Adya Paramita Prabandari,S.H.,MLI.,M.H dan Airlangga Suryanagara, S.H.

Tolak Keras Pernikahan SejenisSaat menjalani fit and proper test, Arief mendapatkan pertanyaan dari anggota Komisi III soal sikapnya terkait pernikahan sejenis dan Undang-Undang Pernikahan.

Arief menjawab, jika menjadi hakim konstitusi, dia akan membatalkan dan menolak adanya pernikahan sejenis yang dilakukan di Indonesia. Dia punya alasan. Menurutnya, pernikahan sejenis tidak dibenarkan oleh Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila. Bahkan semua agama juga melarang pernikahan sesama jenis.

"Dalam konteks di negara Amerika silakan. Tapi secara teologis itu (pernikahan) harus dilakukan laki-laki dan perempuan, maka harus dibatalkan jika ada yang melakukan pernikahan sejenis," tegasnya.

Meski banyak yang menilai, pernikahan sejenis adalah hak asasi manusia. Tapi menurutnya, di Indonesia hak asasi manusia harus berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa dan prinsip kearifan lokal. "Jadi tidak dimungkinkan kawin sesama jenis itu termasuk dalam hak asasi manusia," kata dia.

Hal yang perlu diingat, kata Arief, seseorang memang memiliki hak asasi. Namun, hak itu tidak bisa berdiri sendiri. Sebab, orang lain juga memiliki hak asasi yang perlu dihormati.

"Jadi jangan melupakan kewajiban hak asasi manusia yang melekat dalam diri, keselarasan harus dijaga berdasarkan Ketuhanan dan yang termaktub dalam Pancasila," ujar dia.

Selain itu, dia juga menilai, meski setiap warga negara berhak untuk berekspresi termasuk soal agama, tapi berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, tidak memperbolehkan warga negaranya tidak memiliki agama.

"Kita tidak boleh meletakkan konteks kebebasan beragama untuk memperbolehkan warga negara untuk tidak menganut agama. Maka orang Indonesia tidak boleh atheis," kata Arief.

Harta 25 Orang Terkaya RI Rp530 Triliun

R Budi Hartono masih menempati peringkat teratas orang terkaya RI.
Majalah bisnis terkemuka, Forbes, melansir 1.426 orang kaya dunia yang memiliki total kekayaan bersih US$5,4 triliun. Carlos Slim Helu, konglomerat dari Meksiko, masih menjadi orang terkaya sejagat. Total kekayaannya mencapai US$73 miliar.

Di belakang Carlos Slim, masih bertengger nama-nama lama seperti Bill Gates dengan kekayaan US$67 miliar, dan Amancio Ortega sebagai pemilik fashion Zara. Kekayaan Ortega tercatat mencapai US$57 miliar.

Selain itu, terdapat nama-nama orang kaya baru dan anak muda dengan kekayaan berlimpah.

Dari daftar orang terkaya versi Forbes itu, 25 nama berasal dari Indonesia. Total kekayaannya mencapai US$55,25 miliar atau setara Rp530,4 triliun (kurs Rp9.600 per dolar AS).

Dua bersaudara dari Grup Djarum R Budi Hartono dan Michael Hartono, masih mengamankan singgasananya sebagai orang terkaya di Tanah Air. R Budi Hartono menumpuk kekayaan senilai US$8,5 miliar, sedangkan Michael Hartono US$8,2 miliar.
Selain mengelola perusahaan rokok, keluarga Hartono adalah pemilik saham mayoritas di PT Bank Central Asia Tbk. Pundi-pundi kekayaannya sebagian besar berasal dari bank swasta terbesar di Indonesia itu. Keluarga Hartono juga menggeluti bisnis properti dan internet.
Grand Indonesia adalah salah satu properti mewah miliknya, yang dilengkapi dengan pusat perbelanjaan mewah, perkantoran, dan hotel.

Menurut Forbes, harta 25 orang terkaya RI itu dihimpun dari berbagai sektor. Mulai dari bisnis rokok, batu bara, real estate, minyak kelapa sawit, perbankan, hingga ritel. Sebagian besar dari mereka adalah pengusaha senior yang sudah lama bertengger di daftar Forbes itu. Hanya tiga orang yang berusia di bawah 50 tahun.

Mereka adalah Hary Tanoesoedibjo dengan kekayaan bersih US$1,7 miliar. Pengusaha berusia 47 tahun itu bergerak di bidang media. Selain itu, terdapat Garibaldi Thohir yang menghimpun kekayaan US$1,15 miliar. Pria berusia 47 tahun itu memperoleh penghasilan besar dari bisnis batu bara. Sementara itu, Santosa Handojo yang berusia 48 tahun memiliki kekayaan US$1 miliar dari bisnis daging unggas.

Berikut daftar 25 orang terkaya RI itu:

1. R. Budi Hartono
Kekayaan bersih: US$8,5 miliar
Usia: 72 tahun
Bisnis: Perbankan dan tembakau
Peringkat dunia: 131

2. Michael Hartono
Kekayaan bersih: US$8,2 miliar
Usia: 73 tahun
Bisnis: Perbankan dan tembakau
Peringkat dunia:138

3. Sri Prakash Lohia
Kekayaan bersih: US$3,4 miliar
Usia: 60 tahun
Bisnis: Polyester
Peringkat dunia: 395

4. Chairul Tanjung
Kekayaan bersih: US$3,4 miliar
Usia: 50 tahun
Bisnis: Berbagai sektor
Peringkat dunia: 395

5. Sukanto Tanoto
Kekayaan bersih:US$2,8 miliar
Usia: 63 tahun
Bisnis: Berbagai sektor
Peringkat dunia: 503

6. Peter Sondakh
Kekayaan bersih: US$2,5 miliar
Usia: 61 tahun
Bisnis: Investasi
Peringkat dunia: 589

7. Martua Sitorus
Kekayaan bersih: US$2 miliar
Usia: 53 tahun
Bisnis: Minyak sawit
Peringkat dunia: 736

8. Tahir
Kekayaan bersih: US$2 miliar
Usia: 60 tahun
Bisnis: Berbagai sektor
Peringkat dunia: 736

9. Low Tuck Kwong
Kekayaan bersih:US$1,7 miliar
Usia: 64 tahun
Bisnis: Batu bara
Peringkat dunia: 882

10. Theodore Rachmat
Kekayaan bersih: US$1,7 miliar
Usia: 69 tahun
Bisnis: Batu bara
Peringkat dunia: 882

11. Hary Tanoesoedibjo (47), US$1,7 miliar
12. Achmad Hamami dan keluarga (82), US$1,6 miliar
13. Murdaya Poo (72), US$1,6 miliar
14. Djoko Susanto (63), US$1,6 miliar
15. Ciputra dan keluarga (81), US$1,5 miliar
16. Edwin Soeryadjaya (64), US$1,3 miliar
17. Kiki Barki (73), US$1,2 miliar
18. Sjamsul Nursalim (72), US$1,2 miliar
19. Garibaldi Thohir (47), US$1,15 miliar
20. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono (84), US$1,1 miliar
21. Benny Subianto (70), US$1,1 miliar
22. Soegiarto Adikoesoemo (74), US$1 miliar
23. Santosa Handojo (48), US$1 miliar
24. Harjo Sutanto (86), US$1 miliar
25. Alexander Tedja (67), US$1 miliar

Tuesday, 5 March 2013

20 Orang Kaya Baru di Daftar Forbes. Ada 210 orang kaya baru yang bergabung dalam daftar triliuner itu

Margarita Louis-Dreyfus, salah satu jajaran orang kaya baru versi Forbes.
Majalah bisnis terkemuka, Forbes, kembali melansir daftar orang-orang terkaya di planet bumi. Jajaran orang kaya dunia membengkak menjadi 1.426 orang dengan total kekayaan bersih US$5,4 triliun, dan mencuat beberapa nama baru.

Carlos Slim Helu, masih menjadi orang paling kaya di muka bumi ini, diikuti oleh Bill Gates dan Amancio Ortega sebagai pemilik fashion Zara. Namun, di balik nama-nama lama, muncul 210 orang kaya baru yang bergabung dalam daftar triliunerForbes. Siapa saja mereka? Berikut 20 nama di antara para miliuner baru Forbes itu:

1. Margarita Louis-DreyfousKekayaan bersih: US$6 miliar.
Asal: Swiss
Margarita Louis-Dreyfus mengendalikan bisnis suaminya, Robert, yang meninggal pada 2009 akibat leukimia. Suaminya dikenal sebagai orang yang melambungkan nama Adidas sebagai produk peralatan olahraga terkemuka. Selain itu, Robert memiliki saham mayoritas di klub sepakbola Olympique de Marseille.
Margarita membawa bisnisnya untuk fokus ke komoditas pertanian dan langkahnya tidak salah di tengah meroketnya harga komoditas. Margarita lahir di Rusia, sehingga menobatkannya sebagai wanita terkaya di Rusia.

2. Renzo RossoKekayaan bersih: US$3 miliar.
Asal: Italia

Renzo Rosso dikenal sebagai guru celana jeans. Renzo mendirikan produk fashion "Diesel" 35 tahun lalu, yaitu saat ia menginjak usia 23 tahun.

Rosso tidak lulus kuliah University of Venice, lalu bekerja di pabrik pakaian lokal, Moltex. Rosso mengambil ilmu dari Moltex lalu mendirikan Diesel. Sejak itu, Diesel telah menjadi merek gaya hidup dengan pendapatan mencapai US$2 miliar pada 2012.

3. Fernando BelmontKekayaan bersih: US$2,2 miliar.
Negara: Peru

Belmont merupakan pemilik Yanbal International, perusahaan kosmetik yang berkembang dari penjualan langsung (door-to-door). Penjualan Yanbal pada 2012 mencapai US$720 juta. Perusahaannya berkembang dari Peru, menuju Spanyol dan delapan negara Amerika Latin lainnya.

4. Domenico Dolce & Stefano GabbanaKekayaan bersih: US$2 miliar per orang.
Negara: Italia

Siapa yang tidak kenal dengan Dolce&Gabbana? Produk fashion asal Italia yang telah mendunia. Dolce&Gabbana didirikan oleh duo desainer Italia, Domenico Dolce dan Stefano Gabbana.

Keduanya bergabung dalam daftar Forbes akibat lonjakan pendapatan Dolce&Gabbana hingga US$1,5 miliar pada 2011. Dua pria ini meluncurkan perusahaan 28 tahun lalu dan terus tumbuh hingga hari ini.

5. Michael Pieper.Kekayaan bersih: US$2 miliar
Negara: Swiss

Michael Pieper adalah presiden Artemis Grup, yang terdiri atas pembuat sistem dapur, Franke Artemis Group, dan memiliki saham mayoritas di Feintool Group, perusahaan yang bergerak di bidang pemotongan presisi.

Perusahaan miliknya memproduksi peralatan memasak asal Swiss yang dikenal berkualitas tinggi. Pada 2011, Pieper berhasil membukukan penjualan hingga US$2,4 miliar. 
6. Isabel dos Santos
Kekayaan bersih: US$2 miliar
Asal: Angola

Isabel dos Santos adalah putri tertua dari presiden terlama Angola, Jose Eduardo dos Santos. Dia memiliki saham di beberapa perusahaan di Angola dan Portugal. Isabel tercatat sebagai miliuner pertama Angola dan wanita terkaya di Afrika. Aset paling berharga --dengan perhitungan konservatif mencapai US$1 miliar-- adalah kepemilikan 25 persen saham di Unitel, satu dari dua perusahaan jaringan telepon seluler di Angola. Di perusahaan itu, Isabel menjabat anggota dewan direksi.

7. Lei Jun
Kekayaan bersih: US$1,75 miliar
Asal: China

Lei Jun disebut-sebut sebagai "Steve Job versi China". Dia menjadi miliuner pada 2012 berkat valuasi yang melonjak dari Xiaomi, salah satu perusahaan yang paling cepat berkembang di industri smartphone China. Lei adalah co-founder, chairman, dan chief executive officer(CEO) di perusahaan itu.

8. M.A. Yusuff Ali
Kekayaan bersih:US$1,5 miliar
Asal: India

Yusuff Ali melalui perusahaannya, LuLu Group, adalah salah satu penguasa bisnis ritel di Timur Tengah. Bermarkas di Abu Dhabi, perusahaannya mampu meraup penjualan US$4,25 miliar melalui jaringan bisnis ritelnya. Baru-baru ini, menurut Deloitte, LuLu Group tercatat sebagai satu dari sepuluh perusahaan ritel yang paling cepat berkembang di dunia. Ali lahir dan dididik di India, sebelum pindah ke Abu Dhabi pada 1970 untuk bergabung dengan bisnis perdagangan eceran keluarganya.

9. Pham Nhat Vuong
Kekayaan bersih: US$1,5 miliar
Asal: Vietnam

Pendiri Vingroup ini adalah miliuner pertama Vietnam pada usia 44. Konglomerat di industri real estate itu meraih keberuntungan pertamanya saat berbisnis mi instan di Ukraina.

10. Koh Wee Meng
Kekayaan bersih:US$1,4 miliar
Asal: Singapura

Taipan properti ini menjadi miliuner setelah harga saham perusahaannya,
Fragrance Group, yang terdaftar di Bursa Efek Singapura melonjak selama tahun lalu.

Selanjutnya, 10 miliuner baru lainnya adalah:
11. Ranjan Pai Kekayaan bersih: US$1,3 miliar
Asal: India
Bisnis: Pendidikan

12. Silvio SantosKekayaan bersih: US$1,3 miliar
Asal: Brasil
Bisnis: Televisi

13. Nicholas WoodmanKekayaan bersih: US$1,3 miliar
Asal: AS
Bisnis: Kamera video

14. Ronald JoyceKekayaan bersih: US$1,2 miliar
Asal: Kanada
Bisnis: Restoran

15. Arkady VolozhKekayaan bersih: US$1,15 miliar
Asal: Rusia
Bisnis: Internet
16. Edward StackKekayaan bersih: US$1,1 miliar
Asal: AS
Bisnis: Dick's Sporting Goods
17. Hamdi UlukayaKekayaan bersih: US$1,1 miliar
Asal: Turki
Bisnis: Yogurt
18. Tory BurchKekayaan bersih: US$1 miliar
Asal: AS
Bisnis: Fashion

19. Binod ChaudharyKekayaan bersih: US$1 miliar
Asal: Nepal
Bisnis: Berbagai sektor

20. Pollyana Chu Kekayaan bersih: US$1 miliar
Asal: Hong Kong
Bisnis: Keuangan

Waduh...!!!! Konflik Sulu di Sabah Kian Meluas

 Mendagri Malaysia pantau wilayah yang diduduki kelompok bersenjata di Sabah
Konflik bersenjata antara pasukan Kesultanan Sulu dan tentara Malaysia terus terjadi hingga Minggu malam lalu. Puluhan korban dilaporkan tewas, warga setempat dan tentara Malaysia mewaspadai masuknya orang-orang Kesultanan Sulu ke berbagai daerah di Sabah.

Konflik yang awalnya terisolir di Lahad Datu, kini meluas hingga ke wilayah Semporna yang jaraknya terpaut 300 kilometer. Konflik itu menambah panjang daftar korban tewas dari kedua kubu. Menurut Minda News, sebuah kantor berita di Mindanao, korban telah mencapai 27 orang. Sebanyak 14 di antaranya adalah orang Sulu, tujuh tentara Malaysia, seorang pemilik rumah tempat Agbimuddin tinggal di desa Tanduo, dan Imam Maas dan keempat putranya.

Korban terakhir tewas di desa pesisir Simunul, Semporna, pada Sabtu lalu. Tidak ada media Malaysia yang memberitakan perihal kematian imam Maas dan keempat putranya. Media di Filipina ABS-CBN News memberitakan, Imam Maas ditembak tentara Malaysia karena diduga membantu dua kerabat Kesultanan Sulu, yaitu Datu Alianapia Kiram, adik Sultan, dan Datu Amer Bahar Kiram, keponakan Sultan.

Menurut juru bicara Sulu, Abraham Idjirani, keduanya memang telah tinggal selama bertahun-tahun di Sabah dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan pendudukan Lahad Datu yang dipimpin Raja Muda Agbimuddin Kiram.

Idjirani mengatakan, untuk mencari anggota keluarga Kesultanan Sulu, kepolisian Malaysia menggunakan dalih pemeriksaan pendatang ilegal dari Filipina. Polisi Malaysia memasuki rumah-rumah warga dengan paksa dan sampai ke rumah imam Maas. Imam yang berasal dari Filipina ini mengaku melayani kedua Datu, nyawanya pun dihabisi.

Akibat pembunuhan ini, warga desa yang kebanyakan warga pendatang dari Filipina marah. Mereka menyerbu kantor polisi di Semporna pada Sabtu malam. The Star menuliskan, lima orang polisi Malaysia tewas saat memasuki desa tersebut. Idjirani mengatakan, seorang pejabat tinggi militer Malaysia, seorang anggota  polisi dan seorang pejabat sipil dilaporkan disandera.

Alim Hashim Mudjahab, ketua Komite Dewan Islam Front Pembebasan Islam Moro (MNLF) dilansir Inquirer membenarkan pernyataan Idjirani. Menurutnya, para pendukung Kesultanan Sulu menyerbu pos polisi dan membebaskan lebih dari 100 orang Muslim Filipina yang ditahan sejak konflik pecah Jumat
lalu.

Konflik meluas ke Tawau, daerah sekitar 84km dari Semporna. Mudjahab mengatakan bahwa orang-orang Kesultanan Sulu menyerang konvoi truk militer Malaysia dengan melemparkan dinamit yang biasa dipakai untuk memancing ikan.

"Ketika kita berbicara saat ini (Minggu), ketegangan tersebar hingga Sandakan dan ada laporan bahwa warga asal Tausug (Moro, Filipina) yang tinggal di Kota Kinabalu siap melawan tentara Malaysia," kata Mudjahab.

"Penjahat dalam konflik ini adalah pemerintah Malaysia. Bukan Kesultanan Sulu yang meningkatkan konflik, tapi pemerintah Malaysia. Jika saja polisi Malaysia menunjukkan toleransi, belas kasihan, mereka seharusnya tidak melakukan tindakan ini," ujar Idjirani.

Menanggapi banyaknya perlawanan dari masyarakat, Kesultanan Sulu berlepas diri. Idjirani mengatakan, kemarahan warga itu adalah karena penyerbuan tentara Malaysia ke desa mereka. Padahal, warga Filipina di tempat itu sama sekali tidak terlibat pendudukan di Lahad Datu.

"Ini adalah upaya tidak terorganisir dari rakyat, yang tidak bisa lagi terima perlakuan pemerintah Malaysia terhadap mereka sejak tahun 1982," kata Idjirani.
Pemerintah Malaysia enggan disalahkan. Menurut versi mereka, lima orang polisi Malaysia terbunuh saat mencari sekelompok pasukan Sulu bersenjata yang masuk wilayah itu.

Menurut laporan polisi Malaysia ada sekitar 10 orang bersenjata dari Sulu yang terlihat berkeliaran di wilayah Kunak pada Sabtu malam lalu. Sebanyak 10 orang ini diketahui memasuki desa Long Malor dan desa Dasar Lama di Kunak.

Menurut Zulkifeli, pasukan Sulu ini datang menggunakan perahu kecil dari pulau Sibutu, sekitar 25 menit dari Semporna, beberapa minggu lalu. Itulah mengapa pasukan Malaysia sulit mendeteksi kedatangan mereka ini.

"Mereka datang menggunakan pakaian sipil, masuk ke Sabah, berkumpul dan mengganti ke seragam militer mereka. Kami menemukan dua tas berisi pakaian sipil," kata dia.

Malaysia siagaIdjirani mengatakan bahwa saat ini banyak orang Sulu yang berangkat dari Basilan, Sulu, Tawi-tawi dan Semenanjung Samboanga telah masuk ke Malaysia. Mereka, kata dia, telah berada di Sabah dan ikut menyaksikan pemakaman para pengikut Agbimuddin yang tewas.

Masuknya para pengikut Kesultanan Sulu ini juga tercium oleh tentara Malaysia yang langsung menambah pasukannya di Sabah. Dua batalion dikirimkan ke Semporna dan Kunak.

Warga di Sabah juga meningkatkan kewaspadaan mereka. Pemerintah Sabah meminta seluruh wilayah untuk menerapkan siskamling dan mencurigai setiap orang yang tidak dikenal. Di antara yang menerapkan kesiagaan penuh adalah kota Marudu, Pitas dan Kudat di sebelah utara Sabah.

Bahkan di Pitas dan Kudat, polisi-polisi tidak diperbolehkan mengambil cuti atau liburan untuk ikut mengamankan desa. Selama 24 jam sehari, kota-kota di Sabah akan dijaga dengan ketat oleh warga dan polisi.

Situs berita Free Malaysia Today menuliskan bahwa beberapa pesawat tempur Malaysia terlihat diluncurkan dari Bandara Internasional Kota Kinabalu sepekan terakhir ini.

Kehadiran polisi dan militer di beberapa wilayah tidak juga mampu meredam ketakutan warga Sabah. Rumah-rumah di Semporna kosong setelah bentrokan Sabtu. Warga memilih mengungsi ke tempat aman.
Warga yang memilih tinggal, tidak berani menyalakan lampu malam-malam. "Sekarang warga desa mematikan lampu lebih dini, khawatir nyala lampu malah mengundang orang asing dari laut ke rumah mereka," kata seorang warga Kinabalu, Siti, yang memiliki orangtua di Semporna.

Warga tidak ingin kecolongan. Sebelumnya, dengan percaya diri, tentara Malaysia mengatakan semuanya akan baik-baik saja. Namun yang terjadi sebaliknya, bentrokan pecah Jumat lalu dan menewaskan beberapa orang. Warga semakin kaget mendengar laporan orang-orang Sulu berada di beberapa tempat, tidak hanya di Lahad Datu.

Berbicara di Manila, Sultan Jamalul Kiram III mengatakan bahwa ada sekitar 400 orang mereka di Sabah. Ini jauh sekali dari pernyataan Malaysia yang mengatakan bahwa hanya ada 130 orang Sulu, pria dan wanita di Tanduo.

Seruan perdamaian
Pemerintah Filipina Sabtu pekan lalu kembali mendesak Kesultanan Sulu menarik pasukannya di Sabah. "Menyerah sekarang, tanpa syarat," kata Presiden Benigno Aquino.

Filipina menegaskan bahwa permasalahan ini harus diselesaikan dengan negosiasi di tanah air. Pemerintahan Aquino juga menekankan bahwa mereka tidak mengabaikan klaim Kesultanan Sulu atas Sabah.

"Tidak pernah sekalipun kami mengabaikan klaim mereka. Kami tahu bahwa keluarga Kiram mengklaim Sabah dan kami tidak merendahkannya," kata Sekretaris Komunikasi Strategis Istana Malacanang Ricky Carandang kepada Radyo Inquirer kemarin.

Seruan untuk berdamai juga datang dari berbagai organisasi Muslim di Filipina. Salah satunya adalah Komisi Nasional Warga Muslim Filipina (NCMF) yang menyerukan seluruh pihak di Filipina dan Malaysia untuk menahan diri dan melakukan langkah diplomatis tanpa kekerasan.

Ketua Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF), Nur Misuari, mengatakan bahwa kedua pihak harus berkepala dingin dan segera menyudahi pertumpahan darah. Dia juga menyerukan pada Perdana Menteri Malaysia Najib Razak untuk berhenti mengirimkan pasukannya dan merendahkan suaranya dalam menghadapi masalah ini.

Untuk Sultan Sulu, Misuari menghimbau untuk tidak membuat situasi bertambah parah dengan komentar-komentarnya. "Kita harus berbicara seperti layaknya saudara," kata dia.

Institut Al Qalam untuk Identitas Islam dan Dialog di Asia Tenggara, sebuah organisasi di Universitas Davao, menyerukan dihentikannya kekerasan di Sabah. Institusi ini mengingatkan bahwa hidup dalam Islam berarti hidup damai.

"Wujud paling tinggi dari jihad adalah jihad melawan diri kita sendiri dan keinginan-keinginan kita. Sekarang waktunya untuk berbicara perdamaian. Jika kita tidak melakukan ini, maka kita akan mengulang kesalahan yang sama," tulis pernyataan Al Qalam.

Anas Sebut 4 Nama Terlibat Skandal Century, Apa Langkah DPR?

Anas Urbaningrum
Skandal Bank Century kembali ramai dibicarakan. Nyaris tenggelam dua tahun belakangan, kasus ini menyembul lagi setelah Anas Urbaningrum mulai "bernyanyi". Anas adalah Ketua Umum Partai Demokrat yang mengundurkan diri sesudah menjadi tersangka dalam kasus Hambalang. Akhir Februari lalu, Anas berjanji mengungkap skandal Century ini. Rencana itu disampaikan Anas kepada sejumlah kawan yang datang berkunjung ke rumahnya di Duren Sawit Jakarta. 
Demi menelusuri informasi sepotong itulah sejumlah anggota Tim Pengawas (Timwas) Kasus Bank Century berkunjung ke rumah Anas, Senin 4 Maret 2013. Tim Pengawas itu dibentuk Dewan Perwakilan Rakyat(DPR) setelah rapat Paripurna dewan itu memutuskan kasus ini diproses secara hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sudah mengaudit kasus ini. Dan menurut DPR ada kerugian negara dari dana talangan pemerintah kepada Bank Century. Dana talangan itu sebesar Rp6,7 triliun. KPK sudah menetapkan dan memeriksa sejumlah tersangka dalam kasus ini. Selain sejumlah nama itu, bakal ada nama -nama baru yakni mereka yang disebut Anas Urbaningrum itu. 
“Ada nama-nama yang sebelumnya disangka tidak ada kaitannya (dengan kasus Century), ternyata ada kaitannya,” kata anggota Timwas Century  DPR dari Fraksi PPP, Ahmad Yani, usai berkunjung ke rumah Anas.  “Nama-nama yang disebut Anas itu sangat relevan. Tapi spesifiknya kami masih tunggu bukti,” kata anggota Timwas yang lain Fraksi PDIP, Hendrawan Supratikno.

Selain Yani dan Hendrawan, anggota Timwas yang juga mendatangi rumah Anas adalah Fahri Hamzah dari Fraksi PKS, Syarifuddin Suding dari Fraksi Hanura, dan Chandra Tirta Wijaya dari Fraksi PAN. Kelima anggota Timwas itu tak hanya menerima informasi soal empat nama baru itu, tapi juga mempertanyakan dan mendiskusikan peran keempatnya dalam kasus Century.

Berdasarkan hasil diskusi Timwas dengan mantan Ketua Umum Partai Demokrat tersebut, Timwas menemukan beberapa fakta yang selama ini terlewat oleh DPR. “Fakta itu selama ini tidak dianggap penting, tapi setelah dilihat dengan cara pandang berbeda, fakta itu menjadi penting. Jadi informasi ini harus dikaji lagi,” kata Hendrawan.

Siapakah empat nama yang disebut Anas kepada Timwas Century? Sayangnya Timwas belum mau mengungkapkannya. Yani mengatakan, Timwas harus lebih dulu memverifikasi nama-nama itu. Untuk itu, Timwas menyatakan ini bukan kali terakhir mereka menjumpai Anas. Kemungkinan besar Timwas akan kembali mengunjungi Anas, atau bahkan memanggilnya ke DPR dalam rapat resmi Timwas.

Yani berharap Anas mau mengungkapkan nama-nama baru itu dalam forum resmi Timwas Century atau Komisi Pemberantasan Korupsi. Namun untuk saat ini Timwas akan lebih dulu mengkaji informasi baru yang disampaikan Anas sebelum memanggilnya ke DPR dalam forum rapat resmi.

Timwas pun melihat Anas mau bekerja sama dengan mereka. Anas bersedia dipanggil ke DPR dan bersedia mengumpulkan bukti-bukti untuk menunjang informasi yang ia sampaikan. “Timwas harus meminta dan mengejar informasi itu. Anas bilang, bukti-bukti sedang dikumpulkan,” kata Hendrawan.

Timwas tak heran dengan informasi penting yang dimiliki Anas, sebab selama ini Anas punya posisi cukup penting di peta politik tanah air. “Dia mantan Ketua Umum Partai Demokrat, mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR, dan mantan anggota Panitia Khusus Hak Angket Century DPR. Itu membuatnya tahu banyak soal kasus Century,” kata Fahri Hamzah.

Menurut Fahri, Anas sendiri ingin agar kasus Century tuntas pada akhir tahun 2013, karena tahun depan anggota DPR sudah berganti mengkuti hasil Pemilu 2014. “Dia mewanti-wanti kami, pokoknya tahun ini harus beres,” ujar politisi PKS itu.

Kunjungan Timwas Century ke rumah Anas berawal dari pernyataan mantan Wakil Direktur Eksekutif Partai Demokrat, M. Rahmat, yang mengatakan Anas punya cukup banyak informasi soal Century. Ucapan Rahmat itu diperkuat oleh Yuddy Chrisnandi, politisi Hanura yang juga sahabat Anas di Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Yuddy menyebut Anas akan menjadi pionir dalam membongkar misteri kasus Century.

Apa yang dicari Timwas?

Rencana Timwas mengunjungi rumah Anas sempat dipertanyakan oleh salah satu Ketua Timwas Century DPR, Marzuki Alie. Marzuki berpendapat, Timwas tak perlu bersusah-payah mendatangi rumah Anas karena kasus Century saat ini sudah masuk ke ranah penegakan hukum. “Untuk apa lagi? Tugas Timwas jangan disimpang-siurkan,” kata anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu.

Marzuki mengatakan, tugas Timwas adalah mengawasi jalannya proses pengusutan Bank Century oleh aparat penegak hukum, yaitu KPK, Kejaksaan Agung, dan Kepolisian RI. Dengan demikian, menurutnya, Timwas tidak lagi berhak untuk memanggil siapapun di luar penegak hukum yang kini menangani kasus Bank Century.

Apapun, Timwas tetap jalan menemui Anas. Anggota Timwas Ahmad Yani mengatakan, Timwas mendatangi Anas bukan untuk mencari fakta hukum, melainkan untuk mencari informasi yang lebih penting dan spesifik, yaitu soal aliran dana Century. Sampai saat ini, Timwas menganggap soal aliran dana Century sebagai missing link (bagian yang hilang) dari kasus Century.

“Yang kami butuhkan bukan peristiwa atau fakta hukum lagi, tapi sampai sejauh mana Anas bisa memberikan informasi tentang aliran dana Century,” ujar Yani. Jika hanya sekedar fakta hukum, kata Yani, Timwas bisa mendapatkannya di KPK karena data KPK jauh lebih lengkap. Apalagi KPK telah menemukan dua peristiwa pidana dalam kasus Century, yaitu penyalahgunaan wewenang dalam penyaluran Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) untuk Bank Century, dan penyalahgunaan wewenang dalam penentuan Bank Century sebagai bank gagal dan berdampak sistemik.

Tapi memang bukan fakta hukum yang dicari Timwas Century. Anggota Timwas Hendrawan Supratikno mengatakan, sesuai hasil investigasi Panitia Khusus Century DPR, terdapat dua hipotesis dalam kasus Century. Hipotesis pertama, peningkatan kasus dari penyelidikan ke penyidikan. “Hipotesis itu sudah diterima, merujuk pada penetapan tersangka Budi Mulia dan Siti Fajriah oleh KPK dalam kasus Century,” kata Hendrawan.

Hipotesis kedua, adanya aliran dana Century yang beraifiliasi kepada kelompok tertentu. Inilah yang masih menjadi misteri. Informasi soal hipotesis kedua itulah yang diyakini Timwas ada pada Anas. Yani mengatakan, Timwas sudah melakukan berbagai cara untuk membongkar aliran dana tersebut, namun bahkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pun kesulitan menelusurinya.

Timwas membantah memanfaatkan momentum berhentinya Anas dari Demokrat untuk mengorek “luka lama” Century. Hendrawan mengatakan, Timwas rutin menggelar rapat setiap dua pekan. Kebetulan keluarnya Anas dari Demokrat berdekatan dengan jadwal rapat Timwas. Oleh sebab itu, Timwas menyatakan tidak berniat mencampuradukkan persoalan hukum dengan politik seperti kekhawatiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Yang dilakukan Timwas, menurut Hendrawan, justru menyinergikan hukum dan politik. “Hukum tanpa politik itu lumpuh. Politik tanpa hukum itu liar. Jadi keduanya harus sinergis menuju Indonesia yang kita cita-citakan,” ujar dia. Jangan sampai kasus Century bernasib seperti kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang sampai saat ini tidak pernah tuntas sehingga menyisakan beban bagi setiap rezim yang berkuasa.

Pesan Anas untuk Timwas

Dalam pertemuan dan diskusi panjang dengan Timwas Century di rumahnya, Anas Urbaningrum meninggalkan satu pesan untuk mereka, yaitu meminta semua pihak untuk menghormati SBY. Anas menegaskan bahwa dia sema sekali tidak sedang berupaya merusak citra baik SBY.
“Anas berkali-kali berkata, tolong hormati dan jaga SBY. SBY pemimpin kita, jadi harus kita hormati,” kata Ahmad Yani. Menurutnya, Anas juga mengatakan “Saya tidak pernah menyerang personal.” Apabila ada nama baru yang diungkapkan dalam kasus Century, maka itu semata-mata dilakukan agar persoalan Century cepat tuntas.

Pesan Anas kepada Timwas Century itu dinilai wajar sejumlah kalangan  mengingat Partai Demokrat menjadi pihak yang paling dirugikan dengan kasus Century. Hipotesis kedua soal aliran dana Century yang mengalir ke kelompok tertentu, sejak tahun 2009 menjadi api dalam sekam bagi Demokrat karena partai itu diisukan menerima aliran dana Century untuk membiayai kampanye Pemilu 2009.

Ketua Umum Partai Demokrat sebelum Anas, Hadi Utomo, membantah tudingan aliran dana Century ke Demokrat. Ketika itu, aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) menuduh dana Century sebesar Rp700 miliar mengalir ke kas Demokrat.

Hadi Utomo membantah keras semua tudingan tidak berdasar itu. “Saya sama sekali tidak terima tudingan itu. Demokrat tidak menerima uang itu,” kata dia, 17 Februari 2011, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terhadap dua terdakwa aktivis Bendera atas kasus pencemaran nama baik. Hadi Utomo lah yang melaporkan kedua aktivis itu ke polisi.

Mantan Sekjen Partai Demokrat, Amir Syamsuddin, juga membantah Demokrat punya rekening di Bank Mutiara (dulu Bank Century) seperti yang dituduhkan aktivis Bendera itu. Selain kepemilikan rekening di Bank Century,  aktivis Bendera juga menuding sejumlah tokoh Partai Demokrat menerima aliran dana Century, termasuk Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).

Sebelum itu, Ketua Dewan Pembina Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono juga membantahtudingan tersebut. “Itu fitnah, berita yang tidak berlandaskan pada kebenaran, berita yang saya anggap keterlaluan. Berita itu 100 persen tidak benar. Tidak ada aliran dana itu. Silakan dicek,” kata SBY, 1 Desember 2009.

Tiga bulan kemudian, Panitia Khusus Angket Century DPR menyelesaikan pekerjaannya menginvestigasi kasus Century. Mereka tidak berhasil menemukan bukti adanya aliran dana Century ke kelompok tertentu, baik partai politik maupun tim sukses capres-cawapres. Hasil penyelidikan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Bank Indonesia juga tidak menemukan adanya aliran dana Century ke parpol.

SBY pun bersyukur. “Jelas-jelas tuduhan Penyertaan Modal Sementara (PMS) pemerintah (ke Bank Century) untuk menyokong kampanye capres-cawapres tertentu nyata-nyata tidak terbukti dan benar-benar tidak ada,” kata SBY, 4 Maret 2010.

Monday, 4 March 2013

Luaarrr Biasa ....!!! .Ayah Mati Kedinginan Demi Lindungi Putrinya

Menyedihkan! Seorang ayah mati kedinginan demi melindungi putrinya dari cuaca dingin parah yang melanda Jepang utara. Anak perempuan berumur 9 tahun itu kini sebatang kara karena ibunya telah meninggal dua tahun lalu.

Mikio Okada meninggal saat mencoba melindungi anak semata wayangnya, Natsune dari terpaan angin dingin berkecepatan 109 km per jam, di saat suhu udara anjlok ke angka minus enam derajat Celsius.

Okada termasuk satu di antara 9 orang yang tewas dalam berbagai insiden terkait badai salju yang melanda Pulau Hokkaido. Seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (4/3/2013), jasad Okada ditemukan oleh tim penyelamat yang mencarinya setelah menerima laporan dari kerabat keluarga yang khawatir akan mereka. 

Saat ditemukan di depan sebuah bangunan gudang di Yubetsu, Hokkaido pada Minggu, 3 Maret pagi waktu setempat, Natsune mengenakan jaket ayahnya dan berada dalam pelukan ayahnya.

Diketahui bahwa pada Sabtu, 2 Maret sore, Okada menjemput putrinya dari sekolah. Okada kemudian menelepon keluarganya dan mengatakan bahwa truknya tak bisa berjalan karena terjebak salju tebal.

Dia pun mengatakan bahwa dirinya dan Natsune akan berjalan kaki untuk menuju rumah mereka. Keduanya ditemukan pada Minggu (3/3) sekitar pukul 07.00, hanya sekitar 300 meter dari truk mereka.

Menurut media Jepang, Yomiuri Shimbun, tim penyelamat mendapati Okada tengah memeluk erat putrinya. Dia menggunakan tubuhnya dan tembok sebuah gudang untuk melindungi anak gadisnya. Okada bahkan melepas jaketnya dan memakaikannya pada bocah itu. 

Saat ditemukan, Natsune menangis lemah dalam pelukan ayahnya. Gadis kecil itu pun dilarikan ke rumah sakit dan diketahui tidak mengalami luka-luka yang serius.

Menurut Yomiuri, ibu Natsune meninggal dua tahun lalu karena menderita sakit. Para tetangga menyebut Okada sebagai ayah yang sangat menyayangi putrinya. Dia kerap memilih terlambat bekerja demi bisa menikmati sarapan pagi bersama putrinya.