Nama Nama Gubernur Jenderal dari VOC Sampai dengan Nederlandsch Indiё


Banyak yang kadang keliru menganggap Jan Pieterszoon Coen adalah Gubernur Jenderal VOC yang pertama di Oost Indiё. Memang ia yang mendirikan kota Batavia pada 30 Mei 1619, setelah mengalahkan pasukan Inggris yang bersekutu denganvasal kerajaan Banten pimpinan Pangeran Jayawikarta. Namun demikian Coen adalah gubernur Jenderal VOC yang ke-4 di Oost Indiё. Bagi yang senang sejarah dan ingin cek silang data, di bawah ini adalah daftar nama-nama Gubernur Jenderal Belanda dalam masa periode VOC dan Nederlandsch Indie. 

Gouverneurs-generaal VOC op rij:
Benoemd door de Heeren XVII (diangkat oleh Heeren XVII):
1610-1614    Pieter Both 
1614-1615    Gerard Reynst
1616-1619     Laurens Reaal
1619-1623    Jan Pieterszoon Coen
1623-1627    Pieter Carpentier
1627-1629    Jan Pieterszoon Coen
1629-1632    Jacques Specx
1632-1636    Hendrik Brouwer
1636-1645    Antonio van Diemen
1645-1650    Cornelis van der Lijn
1650-1653    Carel Reyniersz
1653-1678    Joan Maetsuycker
1678-1681    Rijcklof van Goens
1681-1684    Cornelis Speelman
1684-1691    Johannes Camphuys
1691-1704    Willem van Outhoorn
1704-1709   Joan van Hoorn
1709-1713    Abraham van Riebeeck
1713-1718     Christoffel van Swoll
1718-1725    Hendrick Zwaardecroon
1725-1729    Mattheus de Haan
1729-1731    Diederik Durven
1732-1735    Dirk van Cloon
1735-1737    Abraham Patras
1737-1741    Adriaan Valckenier
1741-1743    Johannes Thedens (waarnemend)
1743-1750    Gustaaf Willem Baron van Imhoff
1750-1761    Jacob Mossel
1761-1775    Petrus Albertus van der Parra
1775-1777    Jeremias van Riemsdijk
1777-1780    Reinier de Klerk
1780-1796    Willem Arnold Alting

Periode Nederlandsch Indie
Benoemd door de Nederlandse overheid:
(Diangkat oleh pemerintah Belanda):
1796-1801    Pieter Gerardus van Overstraten
1801-1805    Johannes Siberg (in 1801 waarnemend)
1805-1808    Albertus Henricus Wiese
1808-1811    Herman Willem Daendels
1811              Jan Willem Janssens
1811              Lord Minto (gouverneur-generaal van Brits-Indië)
1811-1816     Thomas Stamford Raffles (luitenant-gouverneur)
1816              John Fendall (luitenant-gouverneur)
1816-1826    G.A.G.Ph. Baron van der Capellen
1826-1830    L.P.J. Burggraaf du Bus de Gisignies (comm.-generaal)  
1830-1833    J. Graaf van den Bosch (comm.generaal 1833-1834)
1833-1836    J.C. Baud (aanvankelijk waarnemend)
1836-1840    D.J. de Eerens
1840-1841    C.S.W. Graaf van Hogendorp (waarnemend)
1841-1844    P. Merkus (waarnemend tot 1843)
1844-1845   J.C. Reynst (waarnemend)
1845-1851    J.J. Rochussen
1851-1856    A.J. Duymaer van Twist
1856-1861    C.F. Pahud
1861              A. Prins (waarnemend)
1861-1866    L.A.J.W. Baron Sloet van de Beele
1866             A. Prins (waarnemend)
1866-1872    P.Mijer
1872-1875    J. Loudon
1875-1881    J.W. van Lansberge
1881-1884    F. ‘s Jacob
1884-1888    O. van Rees
1888-1893    C. Pijnacker Hordijk
1893-1899    C.H.A. van der Wijck
1899-1904    W. Rooseboom
1904-1909   J.B. van Heutsz
1909-1916    A.F.W. Idenburg
1916-1921     J.P. Graaf van Limburg Stirum
1921-1926    D. Fock
1926-1931    jhr. A.C.D. de Graeff
1931-1936    jhr. B.C. de Jonge
1936-1945    jhr. A.W.L. Tjarda van Starkenborgh Stachouwer      
                     (1942-1945 Japans gevangene – tawanan Jepang)
1942 en 1944-1948 H.J. van Mook (luitenant-gouverneur-generaal)
1948-1949    L.J.M. Beel (Hoge Vertegenwoordiger van de Kroon)
1949             A.H.J. Lovink (Hoge Vertegenwoordiger van de Kroon)
*waarnemend = pengganti – sementara

Related Posts :

0 komentar:

Poskan Komentar

 

AKU DI PERSIMPANGAN JALAN

Kebingungan saat ini berkecamuk di otak dan dada. Yang kubingungkan adalah kebenaran paling benar itu apa? Siapa? dan Bagaimana? Termasuk tawaran konsep kehidupan setelah mati yang ditawarkan para agamawan yang bersumber dari kitab suci masing masing. Bahkan dalam satu agamapun terdapat berbagai penafsiran tentang kehidupan ke depan setelah mati. Ataukah setelah mati ya habis dan selesai, sebagaimana konsep yang ditawarkan oleh ilmuwan yang tidak beragama, yang mendasarkan pada penelitian fakta fakta alam? Itulah kini yang kadang berkecamuk di otakku, dan kukira banyak berkecamuk pada jutaan manusia lain di bumi ini.
Untuk agar kita tidak teromabang ambing kita harus meyakini dan memilih konsep konsep itu yang kita anggap paling benar. Baik itu yang berdasarkan agama maupun yang bukan berdasarkan agama.
Dan mungkin kalau aku memilih yang berdasarkan agama yang kuanut, meski kadang masih terombang ambing. Dalam hal ini. dosa besarkah aku?

SURAT NOORDIN M TOP KEPADA BAGUS TV

Ekslusif BAGUSTV.com kami redaksi bagustv.com menerima e-mail dari seseorang yang mengaku Noordin M top berikut isi e-mail tersebut: Assalamualaikum Wr. Wb Saya Noordin M Top mau membenarkan bahwa yang meninggal di temanggung Adalah Ibrohim Alias Boim,Sebenarnya saya memang pada waktu itu berada di Temanggung dengan kedua pengawal Saya dan Ibrohim,Tetapi pada waktu Pegepungan saya berhasil lolos dari kepungan polisi.Saya tidak akan pernah menyerah sebelum amerika beserta sekutunya keluar dari irak atau negara islam lainnya.Kami mempunyai landasan mengapa kita akan terus meneror orang asing: 1. Sebagai Qishoh (pembalasan yang setimpal) atas perbuatan yang dilakukan oleh Amerika dan antek-anteknya terhadap saudara kami kaum muslimin dan mujahidin di penjuru dunia 2. Menghancurkan kekuatan mereka di negeri ini, yang mana mereka adalan pencuri dan perampok barang-barang berharga kaum muslimin di negeri ini 3. Mengeluarkan mereka dari negeri-negeri kaum muslimin. Terutama dari negeri Indonesia 4. Amaliyat Istisyhadiyah ini sebagai penyejuk dan obat hati buat kaum muslimin yang terdholimi dan tersiksa di seluruh penjuru dunia Yang terakhir ….. bahwasanya Amaliyat Jihadiyah ini akan menjadi pendorong semangat untuk ummat ini dan untuk menghidupkan kewajiban Jihad yang menjadi satu-satunya jalan untuk menegakkan Khilafah Rosyidah yang telah lalu, bi idznillah. Dan kami beri nama Amaliyat Jihadiyah ini dengan : “SARIYAH JABIR” الله أكبر ولله العزة ولرسوله والمؤمنون Amir Tandzim Al Qo’idah Indonesia Abu Mu’awwidz Nur Din bin Muhammad Top

PUTRIKU NURUL ILMI AINUT TIJAR HAMAMI

PKS JADI PARTAI TERBUKA BAGI NON MUSLIM, BLUNDERKAH?

Langkah PKS yang menjadi partai terbuka dengan memberikan peluang kepada non muslim menjadi anggota dan malah menjadi pengurus partai sangat beresiko.

Demikian dikatakan peneliti LSI Burhanuddin Muhtadi menyikapi strategi marketing politik yang dilakukan PKS dengan merubah citra dari partai konservatif menjadi partai terbuka. Sebagai bukti, PKS membuka pintu bagi kaum non muslim untuk bergabung. Soal mendulang perolehan suara ini, Burhanuddin Muhtadi pesimis. Kalau itu dilaksanakan, kata dia, PKS akan menghadapi dua resiko.

Pertama, tidak mudah bagi PKS untuk menyakinkan basis tradisional PKS yang konservatif terhadap perubahan citra tersebut, apalagi membuka bagi non muslim untuk bergabung. Kalau mereka tidak menerimanya karena merasa perubahan itu membuat PKS jauh dari tujuan awal didirikan, maka basis tradisional PKS, kata Burhanuddin, beramai-ramai pindah ke partai lain.

Kedua, non muslim sendiri tidak mudah dibujuk untuk bergabung, atau diyakinkan untuk bergabung. Pasalnya, karena PKS sudah terlanjur diindentikkan dengan partai Islam yang konservatif.

Sebelumnya di arena Munas ke II PKS, Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaq mengatakan, pihaknya tidak perlu risau akan ditinggalkan kaum muslim dengan terbukanya PKS bagi non muslim. Ini lantaran, PKS masih tetap berasaskan Islam dan Pancasila.

ANAKKU BELAJAR AKTING, BAJU MLOROT

AROGANSI AMERIKA SERIKAT


Argumentasi Amerika Serikat (AS) selaku kiblat demokrasi yang sudah tertanam di benak masyarakat perlu dievaluasi lagi. Pasalnya, implementasi di Indonesia jauh lebih maju ketimbang AS dalam banyak persoalan. Buktinya, AS belum menerapkan sistem pemungutan suara one man, one vote, one value (satu orang satu suara, satu pilihan, dan satu nilai).Demokrasi kita jauh lebih maju dari Amerika. Kita lihat sampai saat ini belum sekalipun calon presiden yang berasal dari kaum hawa, apalagi presiden. Begitu juga dengan calon wakil presiden, hanya kali ini perempuan yang diusung menjadi wakil presiden. Selainnya belum pernah

Kita bisa lihat, Israel terlalu dianak-emaskan terutama dalam persoalan nuklir. Sedangkan Iran yang baru akan membuat instalasi sudah dipersoalkan. Padahal tujuan pembangunan pembuatan reaktor nuklir tersebut murni untuk damai dan kebutuhan energi listrik

Sekarang kita tak butuh lagi penatar demokrasi dari Paman Sam. Amerikalah yang perlu belajar demokrasi dengan Indonesia. Namun semua ini belum sepenuhnya difahami sebagian besar pemimpin bangsa. Sehingga, kita masih mengagung-agungkan implementasi demokrasi Amerika. Padahal itu tidak bagus

Sudah saatnya pemerintah mengalihkan perhatiannya kepada Negara Timur Tengah. Kita mengetahui, krisis global sekarang ini tak terlalu berimbas terhadap negara-negara Teluk. Bursa mereka malah naik, bukan melorot. Jadi tak salah kiranya pemerintah membangun hubungan yang lebih hangat dengan Timur Tengah